NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 Penegasan Mike

"Oh, itu, aku tidak tahu tentang masalah itu. Apa iya," Mike melihat ponselnya.

Mike memejamkan mata ternyata memang benar apa yang dikatakan Lavanya.

"Sepertinya bukan Kakak yang menulisnya?" tebak Lavanya.

"Kamu benar, saya juga tidak tahu kenapa kontaknya tertulis seperti ini," jawab Mike.

"Lalu Arumi yang menulisnya?" tebak Lavanya.

"Hah!" Mike semakin terpojok yang diintimidasi secara elegan oleh suami istri.

"Memangnya ponsel kakak dibebaskan untuk dipegang klien .... Arumi hanya klien, kan?" tanyanya memastikan.

Mike kehilangan akal, panik dan bahkan sampai keringat dingin, Mike berusaha untuk tenang menghadapi Lavanya menatapnya penuh curiga, Mike menarik nafas panjang dan membuang perlahan ke depan, lalu menghampiri Lavanya.

"Lavanya, mungkin saja ada kesalahan di saat aku membuat kontaknya dan kontak ini sudah tertulis sebelum kita menikah, kamu tahu sendiri bahwa aku dan Arumi berteman begitu dekat dari dulu," ucap Mike seolah-olah ingin menenangkan perasaan Lavanya agar tidak berpikiran buruk.

"Lalu apa arti yang tertulis s itu? Apa itu sayang?" tanya Lavanya to the point.

Mike kesulitan menelan ludah.

"Lavanya kita tidak harus membahas ini, ini hanya masalah kecil dan mungkin ada kesalahan," ucap Mike berusaha untuk mencairkan situasi di tengah kecurigaan Lavanya yang saat ini hanya berpura-pura bodoh.

"Ya, seharusnya memang tidak membahas masalah kecil," sahut Lavanya tersenyum berusaha untuk tenang, padahal hatinya sangat dongkol.

******

Mike yang duduk di atas ranjang bersandar di kepala ranjang terlihat gelisah.

"Kenapa juga Arumi harus menelpon malam-malam? Aku tidak tahu apa yang saat ini dipikirkan Lavanya, semua pertanyaannya kepadaku mengarah pada kecurigaannya, bagaimana jika Lavanya mencurigai hubungan kami," batin Mike benar-benar menakutkan sesuatu yang membuatnya tidak bisa tenang.

Krekkkk,

Suara pintu kamar mandi yang terbuka Mike menoleh ke arah pintu kamar mandi sebentar dan kembali melihat ke arah depan, tetapi Mike kembali melihat ke arah kamar mandi ketika memastikan sesuatu hal.

Istrinya tampak berdiri di depan pintu kamar mandi menggunakan dress piyama sepanjang mata kakinya dengan lengan piyama berbahan satin dan yang membuat Mike kaget. Lavanya ternyata berbeda, rambutnya tampak digerai, benar-benar sangat cantik.

Lavanya tampak gugup dengan menunduk, Lavanya sebenarnya ragu untuk memperlihatkan penampilannya yang semakin terbuka, tetapi dia menyadari selama ini apa yang telah dia lakukan adalah kesalahan besar karena bagaimanapun dia adalah seorang istri.

"La- Lavanya....." ucap Mike terbata.

Lavanya berusaha untuk tenang dan kemudian melangkah menghampiri ranjang dan mendekati Mike. Lavanya dengan sangat gugup menduduki tempat tidur.

"Lagi-lagi kamu berpenampilan berbeda," ucap Mike.

"Selama ini jika ingin tidur, Lavanya memang sebenarnya berpenampilan seperti ini," ucapnya gugup.

"Lalu mengapa waktu itu di saat kita pertama kali menikah, kamu di kamar ini ada dalam keadaan apapun tidak seperti ini dan jujur saja ini pertama kali dengan jelas saya melihat sosok yang berbeda," ucap Mike.

"Bukankah Lavanya mengatakan ingin memperbaiki segalanya dengan kesempatan yang diberikan Tuhan. Lavanya ingin lebih tahu diri dalam pernikahan, tahu tugas istri menjaga rumah tangga, rumah tangga benar-benar penuh kehangatan dan semestinya, bukan bertahan hanya karena keadaan tetapi karena keinginan keduanya," jawab Lavanya dengan bijak.

Mike mendengarnya hanya mengangguk-anggukkan kepala.

"Kak Mike, kak Mike juga mau bukan mempertahankan rumah tangga ini dengan keinginan, mau berubah?" tanya Lavanya.

"Berubah, memang saya seperti apa?" tanya Mike.

"Hmmmmm, seperti apapun itu. Tetapi Lavanya pengen kita berdua sama-sama berusaha untuk rumah tangga kita," ucap Lavanya.

"Ya, kita kan sama-sama berusaha," sahut Mike dengan mengangkat kedua barunya.

"Aku berharap kamu benar-benar meninggalkan Arumi," batin Lavanya.

"Lavanya mau tidur dulu," ucap Lavanya membaringkan tubuhnya dengan menarik selimut, kemudian memiringkan tubuhnya membelakangi Mike dengan perasaannya yang sejak tadi gugup dan seolah-olah menakutkan sesuatu.

Mike masih menoleh ke arah sang istri, mungkin kagum dengan kecantikan istrinya, bukankah Mike adalah pria yang beruntung bisa melihat istrinya dengan kecantikan itu tidak bisa dibandingkan dengan apapun.

Tidak perlu memakai pakaian seksi, tetapi Lavanya benar-benar memiliki aura kecantikan tersendiri yang tidak dimiliki semua orang.

Untuk pertama kali Lavanya kembali tidur di kamar suaminya setelah 1 tahun berpisah. Lavanya sudah pasti gugup, tidak bisa tenang dan gelisah, meski sejak tadi tidak terjadi apapun, tetap pada posisinya yang berbaring miring dan sementara Mike belum tidur yang masih sibuk melihat pekerjaannya dari layar tablet.

Tetapi kegelisahan sang istri mencuri perhatiannya yang sejak tadi menoleh ke arah Lavanya.

"Kamu tidak nyaman Lavanya?" tanya Mike mengerti apa yang dirasakan istrinya.

"Hmmmm, Lavanya hanya butuh penyesuaian, mungkin sedikit gugup dan tidak terbiasa," jawab Lavanya.

"Kamu rileks saja, lagi pula saya juga tidak melakukan apapun kepada kamu, kamu anggap saja saya tidak ada di kamar ini, atau sebaiknya saya tidur di sofa saja?" tanya Mike menawarkan diri.

"Tidak kak," sahut Lavanya menjawab dengan cepat dengan berbalik badan yang menjaga keinginan suaminya.

"Lavanya pasti akan terbiasa, ini hari pertama dan jelas sedikit canggung dan aneh," ucapnya membuat Mike mengangguk-anggukkan kepala.

"Baiklah, kamu rilex dan tenang saja," ucap Mike yang memuat Lavanya menganggukkan kepala dan berusaha untuk sesama mungkin berada dalam kamar itu.

Mike juga sudah menyelesaikan pekerjaannya meratakan tablet tersebut di atas meja membaringkan tubuhnya menarik selimut dan mematikan lampu

Lavanya bisa merasakan pergerakan suaminya, tiba-tiba suasana menjadi hening dan mungkin saja suaminya sudah tidur yang membuat Lavanya perlahan memejamkan mata.

******

Tok-tok-tok.

"Iya sebentar....." Arumi menuruni anak tangga ketika pintu diketuk.

Arumi terlihat buru-buru sembari mengikat tali piyamanya. Biasa pagi-pagi seperti ini dia baru bangun tidur karena tadi malam pulang terlalu larut.

"Aduh berisik sekali!" ucapnya yang pada akhirnya membuka pintu.

"Sayang...." Arumi tampak bersemangat ketika Mike muncul di hadapannya.

"Kamu nggak bilang-bilang kalau datang ke rumahku. Aku tahu kamu pasti merindukanku bukan, ayo masuk!" ajak Arumi menarik tangan Mike sehingga keduanya sama-sama berada di ruang tamu.

"Sayang......" Arumi memeluk Mike dengan erat.

"Arumi stop!" Mike ternyata menghindar dengan melepaskan kedua tangan Arumi yang memeluk pinggangnya.

"Kamu kenapa Mike?" tanya Arumi.

"Kamu yang menulis kontak di hp-ku dengan embel-embel nama lain di belakang nama kamu?" tanya Mike ternyata memiliki tujuan untuk datang kepadanya.

"Istri kamu melihatnya ketika dengan lancang mengangkat teleponku?" Arumi bertanya kembali.

"Kamu jawab saja apa maksud kamu melakukan semua itu?" tanya Mike.

"Kamu yang apa-apaan, datang-datang tiba-tiba marah-marah tidak jelas seperti ini? Bukankah kita itu adalah sepasang kekasih dan bukankah panggilan romantis seperti itu sudah biasa di kontak ponsel masing-masing dan seharusnya aku yang bertanya kepada kamu mengapa Lavanya bisa memegang ponsel kamu?" Arumi bertanya kembali dengan menegaskan.

"Arumi sudah cukup, kamu juga tidak punya hak untuk mengotak-atik ponselku dan apalagi harus menyentuhnya!" tegas Mike.

"Mike aku ini adalah......"

"Arumi....." keduanya tiba-tiba saja kaget ketika mendengar suara yang tidak asing.

"Lavanya......" Mike mengenali suara tersebut yang seketika membuatnya panik dan begitu juga dengan Arumi mencoba untuk mengintip sedikit ke arah pintu.

Arumi semakin panik lupa menutup pintu dan lihatlah Lavanya melangkah memasuki rumah.

Bersambung.....

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!