cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah sasaran
Di lorong koridor hotel bintang 5 kini Dimas dan para petugas keamanan tengah berjalan menuju tempat angel berada.
Dimas dan para petugas keamanan kini memulai aksi heroiknya, salah satu petugas keamanan mencoba mendobrak pintu kamar hotel tersebut.
BRAAKK....
Dengan satu hentakkan pintu telah terbuka, nampaklah seorang wanita yang kini menangis di pojokan kamar dengan wujud tak acak-acakan.
" Astaghfirullah...." ucap Tono
" Alhamdulillah.... " ucap Deri
ucap para petugas keamanan setelah melihat penampilan Angel yang rambut acak-acakan plus baju mini yang lengan atasnya nampak robek.
Jangan lupakan gunung kembar yang sedikit terekspos dan p4ha mulus milik Angel yang nampak menggoda membuat syahwat pria yang melihat menjadi meluap.
Dengan langkah gontai Angel berlari menghampiri Dimas, dan menangis di dalam pelukannya, bukan Dimas yang memeluk tapi Angel yang nemplok kayak tokek.
" Dimas makasih kamu sudah datang" ucap Angel yang sengaja menaruh wajahnya di ceruk leher Dimas
" Sudah Angel, mari kita keluar dari sini" ucap Dimas sambil melangkah mundur sedikit menjaga jarak dari Angel
Angel yang melihat Dimas yang sekarang membuat niat jahatnya kembali membara, Angel bertekad akan mendapatkan Dimas dengan cara apapun.
" Tunggu sebentar Dimas, aku akan pergi ke toilet dulu sebentar dan para petugas keamanan terimakasih sudah mau membantuku dan tolong tinggalkan kamu berdua" ucap Angel sambil tersenyum
"No pak! Tolong jangan pergi dari sini dulu, tolong tunggu sebentar kita akan keluar bersama-sama dari sini, saya takut Nico yang mempunyai niat jahat ke angel akan datang kembali jadi tolong tunggu sebentar" ucap Dimas, karena Dimas memiliki firasat buruk akan kondisi Angel sekarang
Bukan tanpa alasan, jika angel sudah berada di sini dari tadi, kenapa baru sekarang dia mau ketoilet, dan mengapa hanya Dimas saja yang di suruh menunggunya bukankah lebih banyak orang yang menunggu akan semakin aman dia di sini?
Angel yang mendapatkan penolakan dari Dimas sebisa mungkin mencoba untuk tetap tersenyum meski di dalam hatinya kini menggerutu bahkan melayangkan sumpah serapah kepada Dimas.
Dua orang petugas keamanan kini tengah duduk di sofa yang berada dalam kamar tersebut, sedangkan Dimas kini berada di depan kamar dia nampak tengah menelfon Casandra dan memberikan kabar kalau dia tidak jadi datang karena ada sedikit masalah.
Tetapi Dimas tidak mengatakan masalah apa dan bersama siapa, setelah beberapa menit kemudian Dimas yang memang belum makan siang kini berpamitan kepada petugas keamanan untuk meninggalkan mereka berdua menuju restoran yang ada di hotel tersebut untuk sekedar makan siang sebentar.
Setelah beberapa menit kemudian para petugas keamanan yaitu Tono dan Deri mulai merasakan hal aneh pada tubuhnya, karena aroma terapi yang di tujukan untuk menggoda Dimas nyatanya kini pindah haluan.
" Ton kok panas banget ya?, perasaan ACnya nyala deh" ucap Deri
" Iya Der, perasaan aku juga gak meriang tapi kok badanku rasanya gak enak banget ya nafasku juga agak berat" ucap Tono
Sedangkan Angel yang tadi sudah meminum obat per4ngs4ng juga kini nampak kelojotan di dalam toilet.
Baju yang tadi di pakai segera dia lepas dan di lempar kesembarang tempat.
" Akh panas banget gue butuh Dimas untuk tuntasin ini semua" ucap angel
Dengan langkah gontai karena menahan hasrat kini angel berjalan menuju ranjang yang kini nampak Tono dan Deri yang sudah On Power.
Deri yang melihat Angel berjalan ke arahnya tanpa memakai benang kain pun kini nampak hilang kendali, Deri segera berlari mendekap tubuh sintal angel dan segera melahap buah ceri di gunung kembar angel.
Sedangkan Tono kini segera menutup pintu dan menguncinya dari dalam agar tidak ada seorangpun yang menggangu aksi trio wek- Wek yang melakukan aksi naik-naik ke puncak gunung dan berenang di rawa samudra milik Angel.
Setelah selesai mengunci pintu kini Tono ikut bergabung dengan Deri dan juga Angel untuk berenang bersama di atas ranjang empuk.
Terdengar suara-suara haram dari ketiga mulut trio wek-Wek yang kini merasakan surga dunia meski sesaat, tapi memabukkan bagi mereka bertiga.
" Akh terus jangan kendor" ucap Angel yang mendapat serangan dari batang Tono
" Akh sempit juga punya Lo, padahal sudah gak perawan" ucap Tono
" Eh jangan gigit buah ceriku sakit" ucap angel yang kini nampak sedikit kesakitan akibat gigitan manja dari Deri di buah cerinya
" Sudah jangan banyak omong nih makan batangku cepat" ucap Deri yang kini mengarahkan batang beruratnya kedalam mulut Angel
" Aakkhh ya begitu sayang aakkhh" ucap Deri di sela-sela kenikmatan
Mereka bertiga laksana musafir yang berjalan di Padang yang tandus ketika mendapat makanan, mereka langsung menghabiskan tanpa memikirkan hal lain.
Sedangkan Dimas yang kini telah selesai makan siang berniat untuk kembali ke kamar Angel, dan segera mengajak Angel untuk mengantarkan angel pulang kerumahnya.
Tetapi sebelum Dimas sampai di kamar Angel, handphonenya berdering Dengan Keras terpampang jelas nama Hendra sang asisten pribadinya.
" Ya ada apa Hendra" ucap Dimas ketika telepon Telah tersambung
" Dimas datang ke kantor segera, ada Mr. Thomas ingin berjumpa dengan Lo sekarang juga" ucap Hendra
" Ngapain Mr Thomas ke kantor sekarang, kita gak ada janji temu dengan dia kan sekarang?" ucap Dimas
" Iya dia hanya ingin mengucapkan salam perpisahan saja dengan Lo Dimas, karena Mr Thomas akan kembali ke negaranya setelah berlibur di Bali dengan sugar Daddy-nya" ucap Hendra
" Oh ok, 15 menit lagi gue sampai" ucap Dimas dan segera mematikan sambungan telepon.
" Bagaimana dengan Angel, gak mungkin kan aku bawa Angel ke kantor bisa-bisa di amuk papa aku" ucap Dimas
Ya karena papa Leonel telah resmi memilih Azizah sebagai calon menantunya, dan Leonel telah mengumumkan acara pernikahan Dimas dan Azizah di depan seluruh karyawan kantor dan sanak keluarga.
" Biarlah Angel di sini terlebih dahulu biar para petugas keamanan nanti yang mengantarkan angel pulang" ucap Dimas sambil berjalan menuju ruang resepsionis
" Mbak nanti minta petugas keamanan yang bernama Tono dan Deri untuk mengantarkan teman saya yang bernama angel kembali kerumahnya ya mbak" ucap Dimas
" Tolong kasihkan ini kapada mereka berdua"
menyodorkan segepok uang ke hadapan petugas resepsionis
" Dan ini untuk mbak" ucap Dimas sambil menyodorkan 5 lembar uang berwarna merah
" Terimakasih pak, nanti akan saya sampaikan" ucap petugas resepsionis hotel berbintang tersebut
Kini Dimas Anggara melajukan mobilnya menuju ke kantor Aditama Group untuk menemui Mr Thomas dan tidak di ketahui oleh Dimas bahwa secara tidak langsung kini Dimas tengah di selamatkan oleh Hendra dari jeratan rubah betina Si Angel yang artinya malaikat tapi tidak untuk angel yang kini telah berubah menjadi malaikat khusus bagi Tono dan Deri yang tengah berada di lembah kenikmatan surga dunia.