NovelToon NovelToon
BUNGKAM

BUNGKAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

jeon jungkook gadis manis itu menyimpan sebuah rasa kepada sahabat masa kecilnya kim taehyung tapi sayang kim taehyung mencintai wanita lain.
hingga sebuah perjodohan membuat keduanya tinggal serumah.

akankah jungkook bisa mengungkapkan perasaannya?? atau justru dia akan memilih diam?

bagaimana nasib rumah tangga mereka dengan berbagai konflik yg hadir khususnya orang ketiga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Heboh

Jungkook membuka matanya perlahan dan dia merasakan beban berat di perutnya dan saat dirinya menoleh jungkook melihat wajah damai jaehyun. Seketika memori berputar beberapa jam yang lalu dimana jaehyun mengungkapkan perasaannya dan dirinya yang menyambut rasa itu.

Jungkook menggoyangkan lengan jaehyun perlahan.

“Jae bangun" bisik jungkook lirih.

Bukannya bangun jaehyun semakin mempererat pelukannya membuat kulit polos mereka semakin menempel.

“5 menit lagi sayang", kata jaehyun lirih di ceruk leher jungkook.

Jungkook yang mendengar nama panggilan itu seketika memerah wajah hingga telinganya.

“Ish kookie lapar jae" bisik jungkook manja sambil memainkan rambut kekasih barunya itu.

Perlahan jaehyun membuka matanya lalu tersenyum.

“Ayo kita makan malam di luar untuk merayakan hari jadi kita", ajak jaehyun dan jungkook pun mengangguk.

“Tapi sebelum itu beri aku vitamin sayang”, kata jaehyun dan tanpa menunggu jawaban dari jungkook jaehyun segera melumat bibir manis kekasihnya.

Setelah beberapa saat jaehyun menyudahi ciuman mereka dan menghapus benang saliva di bibir dan dagu jungkook.

“Sekarang mandilah aku akan menunggu", kata jaehyun.

“Kamu tidak mandi?" Tanya jungkook heran dan jaehyun pun menoleh.

“Nanti mampir ke mansionku sebentar ya buat nungguin aku mandi", kata jaehyun dan jungkook pun mengangguk.

Disinilah jungkook berada di mansion jaehyun tepatnya di ruang tamu bersama mama jaehyun sedangkan jaehyun pamit untuk mandi.

“Nama kamu siapa sayang?" Tanya nyonya Jung.

“Saya jungkook tante, tapi tante bisa memanggil saya kookie", kata jungkook.

“panggil mama saja ya sayang, Kookie nama yang lucu", kata nyonya jung dan jungkook pun mengangguk.

“Kamu tahu baru kali ini jaehyun mengajak seorang wanita ke mansion dan mengenalkannya kepada mama”, kata nyonya jung sambil menggenggam tangan jungkook.

Jungkook tersenyum malu saat mendengar apa yang dikatakan oleh mama jaehyun.

Tak beberapa lama jaehyun turun dengan pakaian rapi lalu duduk disebelah jungkook.

"Mah, jae keluar dulu yaa sama jungkook”, pamit jaehyun.

"Hati-hati kalian, dan jaga jungkook dengan baik denger kamu jae”, pesan sang mama dan jaehyun pun mengangguk.

Jaehyun mengajak jungkook ke restoran yang sudah dirinya reservasi sebelumnya.

*****

Pagi harinya terlihat jaehyun yang sudah berada di ruang tamu mansion jeon menunggu kekasihnya untuk berangkat sekolah bersama.

“Pagi jae sudah sarapan?” Sapa nyonya jeon.

"Pagi tante, kebetulan tadi sudah dirumah”, jawab jaehyun.

"Panggil mama mulai sekarang, jungkook sudah menceritakannya ke mama semalam yang terpenting jaga jungkook ya jae jangan biarkan dia kesepian”, kata nyonya jeon dan jaehyun pun mengangguk.

Skip

Jaehyun dan jungkook tiba di parkiran dan jaehyun pun memarkir mobilnya, saat jungkook ingin berjalan tiba-tiba tangannya ditarik pelan oleh jaehyun.

“Jaehyun", jungkook terkejut saat kekasihnya itu merengkuh pinggangnya posesif.

“Aku belum mendapatkan vitaminku pagi ini", kata jaehyun sambil menahan pinggang ramping jungkook.

“Hah vitamin? Vitamin apa?" Tanya jungkook bingung.

Jaehyun tersenyum lalu jari telunjuknya mengusap bibir jungkook sensual

“Ini, aku butuh ini sebagai vitaminku", bisik jaehyun tepat di depan bibir jungkook.

“Dilihat orang jae", kata jungkook lirih.

“Apa masalahnya? Kita sepasang kekasih jadi tidak ada salahnya kan jika kita berciuman", kata jaehyun.

“Tapi jae" sebelum jungkook melanjutkan kata-katanya jaehyun dengan segera menarik tengkuk jungkook dan mulai mencium bibir manis itu sedangkan jungkook yang mulai terbawa suasana mengalunkan tangan mungilnya di leher sang kekasih.

Semua siswa yang kebetulan berada di parkiran terkejut dengan pemandangan yang mereka lihat pagi ini.

Setelah beberapa saat jaehyun melepas ciuman mereka dan menghapus saliva di bibir kekasihnya dan tersenyum.

"Sangat manis”, bisik jaehyun sambil tersenyum sedangkan jungkook memukul dada bidang jaehyun pelan.

"Dasar mesum”, bisik jungkook lirih.

"Mesum hanya denganmu sayang”, goda jaehyun lalu setelahnya menggandeng tangan jungkook berjalan menuju kelas mereka.

Begitu tiba di kelas suara lisa terdengar memekakkan telinga.

"NAAHHH INI DIA PASANGAN BARU KITAAAA”, teriak lisa semangat yang mendapat tepukan tangan dari semua siswa yang ada di kelas tersebut.

"Ga ada gitu niatan traktir buat syukuran”, kata jennie tiba-tiba.

"Hah syukuran apaan sih?” Tanya jungkook bingung.

"Syukuran ini nih”, goda jennie sambil membuka foto di ponselnya, melihat hal itu mata jungkook langsung membulat sempurna.

"Yaaaak kim jennie bisa-bisanya nyuri foto orang”, teriak jungkook kesal sambil berlari mengejar jennie yang menghindar.

"Lihatlah kookie manis sekali foto ini bukan”, goda jennie sambil memperlihatkan foto tersebut.

Disaat kedua gadis itu sedang main kejar-kejaran tidak sengaja punggung jennie menabrak taehyung yang baru memasuki kelas.

"Aaahhh, sorry tae ga sengaja”, kata jennie sedangkan taehyung hanya diam dan tak sengaja netranya melihat foto di ponsel jennie.

"Siapa yang ngedit foto kayak gini”, kata taehyung tiba-tiba sambil merebut ponsel itu dari tangan jennie.

"Itu foto asli taehyung dan baru tadi pagi”, kata jennie.

Taehyung menatap ke arah jungkook yang tiba-tiba saja terdiam membeku di tempatnya.

“Apa maksudnya foto ini kookie?" Tanya taehyung tiba-tiba ke arah jungkook.

“Maksudnya adalah aku dan jungkook adalah sepasang kekasih", kata jaehyun yang tiba-tiba memeluk pinggang ramping gadisnya.

“Jangan bercanda jeon jungkook", kata taehyung 

“Aku ga bercanda taehyung, aku dan jaehyun adalah sepasang kekasih sekarang dan aku sepenuhnya adalah milik dia", kata jungkook sambil menunjukkan tanda merah di bagian leher yang awalnya dirinya tutupi dengan syal.

Mata taehyung membulat sempurna saat melihat banyaknya tanda di leher jungkook dia tidak bodoh untuk tidak paham tanda itu.

“Kenapa kamu tidak meminta pendapatku dulu soal pacaran dengan jaehyun? Bukankah kita sahabat", kata taehyung.

“Dulu waktu kamu mulai pacaran dengan irene apakah kamu bertanya padaku tae? Tidak bukan, jadi sekarang untuk apa aku harus bertanya dulu padamu soal hubunganku dengan jaehyun?". Tanya jungkook.

“Aku hanya takut dia hanya memanfaatkan dan menyakitimu kookie", kata taehyung sambil menatap lekat wajah sahabat kecilnya.

"Dia tidak pernah menyakitiku seperti seseorang, dia sudah mengobati lukaku, menghiburku, menjagaku dan mengutamakan diriku di atas segalanya dan yang terpenting”, perkataan jungkook terhenti lalu dirinya melangkah pelan ke arah taehyung.

"Yang terpenting adalah dia perlahan menggantikan posisimu dihatiku", kata jungkook pelan sambil menatap lurus ke netra pria di depannya.

Setelah mengatakan hal itu jungkook membalikkan badannya dan tersenyum.

“Baiklah nanti jam istirahat jaehyun skan traktir kalian semua", kata jungkook sambil berjalan ke arah jaehyun.

“Kamu hebat sayang", bisik jaehyun di telinga jungkook sedangkan jungkook hanya tersenyum.

Tanpa aba-aba jaehyun menarik pinggang ramping kekasihnya lalu menarik tengkuk jungkook dan sebuah ciuman manis terjadi di kelas pagi itu yang disaksikan oleh semua siswa.

Jungkook membalas ciuman tersebut dengan mengalunkan tangan mungilnya ke leher kokoh jaehyun, ciuman tersebut berlangsung beberapa menit hingga jungkook menepuk pelan bahu jaehyun tanda dirinya membutuhkan oksigen.

“Haaah….haahhh kamu mau membunuhku ya”, kata jungkook kesal.

“Salahkan saja bibirmu yang terlalu manis sayang", kata jaehyun dengan senyum jahilnya.

“Dasar", gumam jungkook lirih sambil memukul pelan bahu jaehyun.

Disaat siswa yang lain tertawa bahagia, justru hal berbeda dirasakan oleh taehyung.

Tanpa banyak bicara taehyung meninggalkan kelas dengan dada yang bergemuruh, sebuah perasaan yang tidak dia sadari.

Jisoo yang melihat taehyung keluar kelas dengan ekspresi dingin hanya bisa tersenyum lalu menggumam pelan.

“Bukankah sudah terlambat taehyung ah" 

1
Nadia Apriyanti
semoga tae nyesel se nyesel nyesel nya
Aisyah Nabila
keren
Nadia Apriyanti
semoga tidak ada badaiiiiiiii
Nadia Apriyanti
sakitin trus biar jk pergiiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!