NovelToon NovelToon
Pilihan Terakhir

Pilihan Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: empat semanggi

Alya, wanita cantik yang sudah lelah dengan kisah kehidupannya, mencoba untuk membuka hatinya kembali untuk seorang pria yang dijodohkan oleh bos di kantornya. Ia berharap itu yang menjadi cinta terakhirnya. Namun, siapa sangka ternyata pria itu menyimpan sebuah masa lalu yang membuat Alya, kembali berpikir apakah ia harus hidup tanpa cinta untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon empat semanggi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kembali berulah

Seharian ini Alya tak keluar kamarnya sama sekali. Raka bahkan mengajak Alya ke perusahaan, namun ditolak oleh wanita cantik itu.

Entah mengapa, Alya merasa sangat malas harus melihat wajah nenek Carrol.

ia begitu kesal karena terus dibentak oleh wanita paruh baya itu, hanya karena masalah sepele. Tak boleh melakukan ini, tak boleh melakukan itu. semua harus sesuai keinginan wanita paruh baya itu.

untuk makan, Alya hanya meminta beberapa buah dan snack dari Raka. Alya sudah tak peduli dengan penilaian nenek dan kakek Aaron pada dirinya.

harapannya saat ini adalah Raka segera mendapatkan rumah agar secepatnya ia bisa keluar dari rumah besar ini. Alya tak masalah, jika harus tinggal dirumah yang kecil, karena baginya hidup dengan nyaman dan tanpa dikekang adalah impian Alya setelah menikah.

Alya hanya membaca beberapa novel yang sempat ia bawa dari kota Deo. Setidaknya hal itu, bisa membuatnya sedikit tenang. Selebih dari itu, ia hanya berbaring seharian penuh.

^^^^

"Enggak Raka, kakek nggak setuju. Menurut kakek, pengalaman Alya tak begitu luas, untuk langsung dijadikan sekertarismu. perusahaan disini berbeda dengan dikota Deo. kakek harap kamu bisa memikirkannya kembali" ucap Kakak Aaron.

saat ini, kedua pria berbeda usia itu, sedang berada diruang Raka. mereka sedang mencari seorang sekertaris yang cocok dan pas untuk Raka.

Raka menginginkan seorang sekertaris laki-laki, ia hanya mau sekertaris wanita asalkan itu adalah Alya isterinya, namun ditolak oleh kakeknya.

"kau juga harus pikirkan, bagaimana jika ada yang tahu kalau Alya adalah isterimu,? mereka akan menilaimu kurang profesional" tambah kakek Aaron lagi membuat Raka terdiam.

Ia tahu, ini memang perusahaan ayahnya, namun Raka tak boleh asal dalam mengambil keputusan, karena bagaimanapun banyak investor yang sudah bekerja sama dengan perusahaan ini, jadi sudah pasti mereka tak mau mengalami kerugian jika Raka salah mengambil keputusan.

"pikirkan dengan baik ucapan kakek, kakek hanya nggak mau kau salah mengambil keputusan." ucap kakek Aaron lagi.

"hm,,baiklah Kek. aku akan memikirkan ucapan kakek. tapi, selagi kita mencari seorang sekertaris yang cocok denganku, ku rasa nggak masalah jika Alya bekerja untuk sementara denganku. aku akan menyembunyikan identitasnya untuk saat ini" ucap Raka lagi.

"baiklah, semua terserah padamu" ucap Kakek Aaron pasrah.

Raka menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan perlahan. Ia memang belum pernah bekerja sama dengan Alya. Namun, Raka bisa menilai kinerja dari wanita cantik itu yang kini telah menjadi isterinya. Apalagi, sosok Alya hampir mirip seperti ibunya, membuat Raka semakin yakin bahwa ia tak mungkin salah memilih Alya sebagai sekertarisnya.

Raka juga memilih Alya, bukan karena wanita itu adalah isterinya melainkan karena kinerja kerja Alya sewaktu menjadi sekertaris ibunya.

walaupun perusahaan ibunya di kota Deo, tak sebesar di Seba, namun Raka sangat yakin dengan kemampuan isterinya itu.

"ingat, kita ada meeting dengan pak Rudolf sebentar, kakek harap kau nggak terlambat. Ia cukup berjasa dengan perushaan ini, jadi kau harus bisa membuatnya percaya pada kemampuan mu, sebagaimana ia yang begitu percaya pada ayahmu." jelas kakek Aaron panjang lebar.

"kau tahu kan, kakek nggak selamanya akan ada disampingmu, kakek hanya sekedar membantu, dan mengarahkan mu, selebihnya akan menjadi tanggung jawabmu" tambah pria paruh baya itu lagi.

Hari ini, ada begitu banyak wejangan yang diberikan oleh kakek Aaron pada cucu satu-satunya itu. ia hanya berharap, Raka mampu mengelola perushaan yang telah susah payah ia bangun bersama anaknya Max.

....

"Sampai kapan pun nenek nggak akan setuju dengan keputusan mu Rakaa,,!! Ini perusahaan bersama dan bukan perusahaan keluarga,,!" protes nenek Carrol, saat Raka menyampaikan pendapatnya.

saat ini, mereka tengah duduk diruang keluarga. awalnya Raka tak ingin membicarakan ini, karena baginya hanya untuk sementara Alya bekerja, jadi neneknya tak perlu tahu, tapi sepertinya kakeknya sudah memberitahukan hal itu pada neneknya sehingga membuat amarah wanita itu menjadi-jadi.

Alya yang ikut bergabung hanya terdiam mendengar protesan nenek Carrol. Ia sudah tak terkejut dengan hal itu, karena sedari awal ia cukup tahu diri, jika wanita paruh baya itu tak pernah menyukainya.

"hanya sementara nenek, hanya sampai aku menemukan sekertaris yang cocok denganku," jawab Raka dengan tenang.

"ohh,,kau butuh sekertaris. Baiklah, nenek yang akan mencarikannya untukmu. Tinggal kau katakan, sekertaris seperti apa yang kau inginkan" ucap nenek Carrol yang masih berapi-api itu.

Raka menarik nafas panjang mendengar ucapan neneknya. ia yakin, neneknya akan mencari sekertaris berdasarkan kenalan neneknya, dan bukan karena kinerja kerjanya.

"Raka yang akan mencarinya sendiri melalui perusahaan, jadi nggak usah repot dengan hal itu" ucap kakek Aaron akhirnya.

"setidaknya aku mau membantu. Dan satu hal lagi, kau sudah menikah Alya, jadi sebaiknya kau fokus saja dengan urusan rumah tangga, nggak usah berpikir terlalu tinggi untuk menjadi wanita karir setelah menikah. Uang yang Raka berikan padamu setiap bulan, enggak kurang kan?" ucap nenek Carrol tiba-tiba mengarah ke arah Alya.

"nek,,," tegur Raka.

"apa nenek salah Ka? kalian sudah cukup lama menikah, jadi sebaiknya Alya fokus untuk hamil. jangan seperti ibumu, yang hanya fokus dengan perusahaan kecilnya, hingga akhirnya hanya seorang cucu yang ia berikan pada kami" tambah nenek Carrol lagi.

kali ini, air mata Alya benar-benar sudah tak terbendung lagi. butiran bening itu, akhirnya keluar setelah cukup lama ia tahan.

Alya cukup sakit hati mendengar ucapan nenek Carrol yang seolah-olah mengabaikan perasaannya.

"aku tahu apa yang harus aku dan Alya lakukan nek, ku harap nenek jangan terlalu ikut campur tentang kehidupan pernikahan kami. Kami baru menikah beberapa bulan, jadi nggak ada salahnya jika kami belum memikirkan tentang anak" potong Raka.

Pria itu mulai kesal, saat neneknya terus membahas Alya dan apalagi kini wanita itu juga mulai membahas ibunya.

"sudah,,sudah,,sebaiknya kita hentikan ini. istirahatlah Ka, besok akan kita bicarakan masalah ini di perusahaan saja." ucap kakek Aaron menengahi.

"dan Alya, maafkan isteriku, jangan dimasukin ke hati setiap ucapannya" ucap kakek Aaron tulus.

pria paruh baya itu kemudian bangkit dari duduknya, dan meninggalkan mereka.

sedangkan nenek Carrol, wanita paruh baya itu sepertinya tak puas dengan apa yang sudah ia katakan.

"sekali lagi, nenek ingatkan Raka. Nenek nggak setuju jika Alya menjadi sekertaris mu, sebaiknya ia fokus menjadi isteri yang BAIK,!!" tekan nenek Carrol pada kata baik, sambil menatap tajam ke arah Alya.

Alya hanya mengusap air matanya kasar. Baru ia ketahui, ternyata nenek Carrol juga tak menyukai bu Rany. Pantas saja, bu Rany tak pernah mau diajak suaminya untuk datang ke kota ini. Bu Rany bahkan rela menjalani hubungan jarak jauh dengan suaminya, asalkan tidak bertemu dengan ibu dari suaminya itu.

1
Uthie
Lagiiiiii👍👍👍👍👍
Uthie
enaknya si nenek lampir itu di apain yaaa😡😡
Indah Lestari
luar biasa...semakin penasaran..up yg byk Thor hehehe
Uthie
ternyata Bu Rany mengorbankan Alya pada nenek tukang marah itu 😡
Uthie
Semoga segera pindah dehhhh.. dan harusnya Kakek didiik tuhhh istri peyotnya tukang marah2 itu 😡
Uthie
lagiii yg banyak 🙏🙏🙏🤗
Uthie
Dasar nenek-nenek peyot tukang marah2 😡
biar cepet koit tuhhhh marah-marah melulu 😤
Uthie
semoga langgeng terus 👍👍👍🤗
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT....
lanjuuttttt 💪💪💪🤩🤩
Uthie
Sukkkkaaa 👍👍👍👍👍
semoga langgeng dan harmonis terus rumah tangga nya 👍👍🤗🤗🤗
Uthie
lanjutttt 💪
Uthie
Semoga dikemudian hari Cinta Raka pada Alya tetap sama yaaa🤗
gak tergoda yg lain, atau menyakiti hati Alya 👍👍🤗
Uthie
Harusnya jangan dimaafkan 😡
en green
sekretaris punya tugas untuk menangani proyek?
Uthie
Berbahagialah selalu 👍🤗🤗
Uthie
Sukkkaaaa bangett... lanjutttt terusssss😆😆😆💪
Uthie
romansa cinta yg bikin baper
Uthie
Sukkkkaaa 💞💞
Uthie
Semoga banyak yg Like 👍👍👍👍
Uthie
Menarik 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!