NovelToon NovelToon
Teluh ( Pelet Mati )

Teluh ( Pelet Mati )

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Balas Dendam
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Katanya sakit hati seseorang itu adalah ketika dia diam dan pergi tanpa banyak bicara. Itu yang di lakukan Anjas, dia sakit hati pada istrinya yang selingkuh, tapi bukan pergi untuk menata hati yang hancur, dia justru pergi ke dukun untuk membalas sakit hati.
"Saya ingin dia mati Mbah"
"Ada penyiksaan yang lebih mematikan dari kematian"
"Apa itu Mbah?"
"Rasa cinta yang tak berbalas"
"Bagaimana saya melakukannya?"
"Teluh... Pelet mati"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khal mulai keluar

"Halo kak Yuna" sapa Adisti dari balik sambungan video call

‎ Satu minggu kenal Yuna, selama satu minggu itu juga dia tidak absen untuk menelpon Yuna, bahkan Anjas dan Aisyah sampai tertawa karena ternyata Tante yang di pilih Adisti adalah gadis yang baru lulus SMA dan merupakan orang yang di bantu Juno di perusahaan, di tempatkan sebagai asisten Juno menggantikan Olivia karena sekarang sekertaris Juno juga seorang laki laki, sama seperti sekertaris Anjas.

‎"Halo juga cantik, kamu sedang sarapan dengan papa?" tanya Yuna yang sedang bersiap ke kantor bersama Titi yang bekerja sebagai asisten Gunawan.

‎"Iya kak, kakak tidak kuliah?" tanya Adisti

‎"Hari ini tidak ada kelas, jadi kakak akan full seharian bekerja di kantor" jawab Yuna

‎"Yes, Adis boleh ikut ke kantol pa?" tanya Adisti

‎"Boleh, nanti berangkat langsung dengan mama kamu, papa tidak bisa jemput karena ada meeting di luar kantor, kamu dan mama langsung ke ruangan papa saja ya" jawab Anjas

‎"Mama, kapan papa Juno menikah lagi?" tanya Yuna heran karena setahunya Juno adalah duda.

‎"Ini mama Aisyah, kakak ipalnya papa Juno kak" jawab Adisti memperlihatkan Anjas dan Aisyah yang sedang makan bersama.

‎"Oh... Kakak pikir papa kamu sudah menikah lagi" ucap Yuna terkekeh

‎"Kamu jangan naksir kak Anjas ya" ucap Juno

‎"Pak Anjas memang lebih tampan dari bapak ko" jawab Yuna membuat Juno lemas karena dia juga sudah mulai nyaman satu minggu itu di urus oleh gadis muda.

‎"Tapi saya tahu diri, mana mungkin saya suka dengan suami orang, itu tidak boleh pak" ucap Yuna lagi membuat Juno bahagia.

‎ Anjas menatap Aisyah yang juga ikut tersenyum, dia sekarang yakin kalau Yuna adalah pasangan yang tepat untuk Juno karena Yuna tidak memiliki ketertarikan pada Anjas. tangannya lalu menggenggam tangan Aisyah dan mengecupnya karena dia bahagia akhirnya adiknya itu akan memiliki jodoh juga.

‎"Segera halalkan saja, jangan sampai keburu di sambar orang" ucap Anjas

‎"Nanti deh kak, tunggu momen yang bagus" jawab Juno

‎"Jangan buat Adis juga jadi anak kamu, bagaimana nanti kalau Yuna menerima kamu karena Adisti, dan dia tahu kalau Adisti itu hanya keponakan kamu terus dia marah, kan kamu nanti jadi repot" ucap Marwan

‎"Papa benar" ucap Anjas dan Aisyah

‎"Iya, nanti Juno katakan yang sebenarnya sama Yuna di saat yang tepat" jawab Juno

‎ Selesai sarapan Anjas langsung mengantarkan Aisyah dan Adisti ke sekolah, tangannya tidak lepas dari tangan Aisyah dan juga mengendong Adisti, mereka bertiga semakin akrab, semakin dekat dan semakin saling menyayangi setelah Aisyah menjadi milik Anjas seutuhnya.

‎"Jangan nakal, jangan jauh jauh dari mama dan jaga mama" ucap Anjas berjongkok dan mengecup kening Adisti

‎"Iya pa, Adis akan jaga mama dali mata jahat" jawab Adisti

‎"Aku berangkat ya, kalau ada apa apa langsung hubungi aku" ucap Anjas dan Aisyah mengangguk.

‎"Iya mas" jawab Aisyah memeluk Anjas

‎"Nanti malam kamu harus tampil dengan pakaian yang aku beli, aku ingin melihat kamu tanpa kerudung ini lagi meskipun hanya di dalam kamar kita" bisik Anjas membuat Aisyah tersipu malu.

‎"Mas ih... cepat kerja sama" ucap Aisyah mencubit perut Anjas

‎"Aws... Adis lihat mama kamu sudah berani cubit perut papa" adu Anjas

‎"Bialin, kalau mama cubit papa, itu altinya papa salah" jawab Adisti membuat Anjas gemas dan langsung menciumi wajah anaknya itu begitupun Aisyah.

‎"Mas..." keluh Aisyah malu karena mereka di lihat orang orang di sekolah

‎"Biarkan mereka iri pada kita, supaya mereka tahu kalau aku adalah milik Aisyah seorang" bisik Anjas karena para ibu ibu janda itu masih sering berusaha mendapatkan perhatian Anjas kalau dia mengantarkan Aisyah dan Adisti sekolah.

‎ Anjas pamit ke kantor dan jadilah di sekolah itu hanya ada Aisyah dan Adisti di temani teman teman sekelasnya.

‎"Selamat pagi anak anak, jam masuk masih setengah jam lagi, kalian kalau mau bermain di depan tidak apa apa, ibu guru mau memeriksa jadwal hari ini" ucap Aisyah

‎"Hore, baik Bu gulu" jawab semuanya segera berlari ke tempat bermain begitupun Adisti yang di tuntun temannya untuk keluar dari kelas.

‎ Aisyah memeriksa jadwal hari itu dan membuka beberapa buku pelajaran yang sudah dia berikan pada anak anak, memeriksa buku hafalan surat surat pendek anak anak itu dan menandai beberapa anak yang perlu dia perhatikan lebih serius karena jarang masuk ataupun sering membuat masalah dengan murid lain.

‎"Aisyah...."

‎ Terdengar suara berbisik di telinga Aisyah, suara asing yang belum pernah dia dengar sebelumnya, begitu berat dan membuat bulu kuduknya berdiri. Aisyah memejamkan matanya, dia membaca ayat ayat pengusir setan yang dia hafal, tapi bisikan itu masih tetap bisa dia dengar meskipun samar.

‎"Siapapun kamu jangan pernah mengangguku, aku tidak takut pada makhluk seperti kamu karena hanya Allah SWT lah yang aku takuti" gumam Aisyah menatap sudut ruangan yang memperlihatkan sesosok tinggi merah dengan pakaian kerajaan jaman dulu, matanya merah dan taringnya begitu panjang, ada pedang berkarat yang dia pegang dan wajahnya.... wajah sosok itu adalah wajah yang sempat dia mimpikan saat Lilis hilang.

‎"Kembalikan Lilis...." ucapnya

‎"Aku tidak tahu Lilis di mana, dia pulang kampung" jawab Aisyah

‎"Dia kamu bawa..... sosok Martini yang ada dalam tubuh kamu membawanya..." ucap Khal

‎"Aku tidak mengerti maksud kamu, pergilah!" ucap Aisyah menatap tajam sosok itu dan tiba tiba saja, sekelebat cahaya keluar dari tubuh Aisyah yang langsung pingsan.

‎"Kamu.... berani sekali kamu mendatangi ndoro putri!" bentak sosok Martini sudah berdiri di depan Khal

‎"Kembalikan Lilis" ucap Khal

‎"Hihihihi.... kamu ingin dia kembali? tunggu sampai hukumannya selesai, dia... sudah hampir membuat anakku tunduk padanya, dan hampir membuat ndoro putri celaka dengan masukkan racun ke dalam minumannya" jawab Martini menyeringai dengan gigi hitamnya.

"Lilis itu muridku, abadiku dan kamu tidak punya hak untuk membawanya!"

"Aku punya hak, karena perempuan sundel itu akan membunuh ndoro putri dengan tangan kotornya!" balas Martini

"Kembalikan dia dan aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan" ucap Khal

"Benarkah? hihihihi.....aku.... aku ingin anak dalam kandungan Triana, hihihihi" jawab Martini semakin menyeringai karena sekarang Khal terlihat marah.

"Jangan lancang nenek tua!" bentak Khal maju untuk menyerang Martini

1
yuyun Rahayu
ikut menyimak thooor😁
Nurr Tika
serumit itu ya
Boru Nasution
wah bagus banget kak ini
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
seneng kalo ada sahara
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
😄😄 aduuh Sahara kocak kali kamu seruuu lnjuut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
😂😂😂 seruu deh kalau ada kamu Sahara... 😂😂😂
neni nuraeni: sma" kak😁
total 2 replies
Siti Afsoh
mksh autor sahara dh kembali😍😍
Ridwan01: sama sama kak terima kasih kembali 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
sahara gemes 😄
Ridwan01: cubit kak 🙏🤭
total 1 replies
Nurr Tika
semakin seru
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
iih senangnya deh Sahara kmbli hehehe....
neni nuraeni: iya dong karena shara senang jadi kita yg bacanya juga ikut senang thor 😁😁😁
total 2 replies
Nurr Tika
siapa yang kirim santet ke juno
Ridwan01: Kunto kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
met hari raya idul fitri mohin maaf lahir batin thor, 💪 trus
Ridwan01: Sama sama kak, mohon maaf lahir dan batin juga🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
semoga anjas setia
Ridwan01: aamiin, terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
lnjut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Laila Zayn
delisha ini bukan nya anak nya abah adrian??? eh... ??? 🤔
Ridwan01: ada dua Delisha, anaknya Abah Adrian dan anaknya Bintang, ini Delisha anaknya Bintang kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeh mantaaap lnjut atuh thorr 🤭🤭
neni nuraeni: sama" thot🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
mampus kau
neni nuraeni: iya rasain loh🤭🤭
total 2 replies
Nurr Tika
lanjut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!