NovelToon NovelToon
Om Duda Yang Perjaka

Om Duda Yang Perjaka

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

"Kau tidak bisa pergi dariku, mana mungkin aku melepasmu setelah aku bisa merasakan hasratku bangkit, kau tidak bisa hanya datang karena ingin merasakan kepuasan! Selena Agatha." Lirih Bentley Leister.

Selena Bianca Agatha seorang mahasiswi cantik berumur (22 tahun) ia terkejut tat kala orang yang begitu ia kenal dan sudah beristri menanyakan hal dewasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya baik dia maupun pria tersebut.

Di samping itu keanehan terjadi pada pria tampan berkuasa yaitu Bentley Max Leister (32 tahun) dimana hasrat bercintanya malah membara ketika bertemu dengan adik dari sahabatnya sendiri yang seharusnya ia rasakan bersama sang istri.

Lantas bagaimana hubungan Bentley dan Selena ke depannya? dan apakah Ben mampu menahan gejolak pada dirinya yang ia anggap bermasalah?

SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
.
Note: Cerita yang disajikan masih banyak kekurangan dan kesalahan, mohon dimaklumi. Ambil sisi positifnya, buang sisi negatifnya.^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Setelah kelahiran baby Zayyan keluarga Martin terus berada di rumah Ricky, menghabiskan waktu di sana bermanja-manja hingga tak terasa sudah satu minggu berlalu.

Karena banyak kesibukan lain papa Martin dan mama Bella pulang ke rumah lagi, namun sesekali mereka pasti akan menjenguk ke sana tentunya.

Selama satu minggu itu Selena juga melakukan bimbingan langsung dengan kakaknya sendiri.

"Kau juga akan pulang dik?." Tanya Ricky saat melihat adiknya bebenah.

"Iya kak aku butuh waktu sendiri untuk menyelesaikan skripsi juga, nanti pasti sering ke sini buat ketemu Zayyan." Balas Selena.

Ricky mengacak-acak rambut Selena, adik kecilnya ini ternyata sudah dewasa jika dilihat-lihat. "Tiga hari lagi kau terjun ke lapangan mulai ikut andil dalam perusahaan, banyak harapan kakak di kamu Sel kakak percaya kamu bisa melebihi kinerjaku."

Selena terkekeh sekilas mendengar nada serius abangnya. "Tumben? iya mari bekerja sama kak."

"Of course."

Setelah pamitan Selena meninggalkan pelataran rumah Ricky untuk pulang menuju kediamannya menyusul Martin dan Bella.

Di tengah perjalanan Selena teringat sesuatu..

Ia menatap ke arah handphonenya yang terletak tidak jauh dari posisi kemudi.

Sudah satu minggu tidak bertemu dengan Bentley, pria itu menghilang tanpa kabar bahkan chatan terakhirnya tiga hari yang lalu. "Kemana om Ben?."

Seperti ada yang hilang karena biasanya Selena selalu adu mulut dengan pria blasteran itu. "Kenapa aku memikirkannya? dia juga sibuk Sel."

Namun tak bohong Selena ingin mengetahui bagaimana kabar pria itu, ia ingin memberi pesan duluan tapi Selena tidak pernah melakukannya.

"Anggap saja dia om-ku tak ada salahnya kan bertanya kabar?." Pikir Selena, ia frustasi sendiri memilih berhenti di pinggir jalan.

Di ambilnya handphone untuk memberi pesan pada Ben.

"Om..." Isi pesan itu, hanya itu saja.

Setelahnya Selena meletakkan kembali handphone, namun wanita cantik itu tampak memikirkan sesuatu. "Terserah lah mau dibalas atau tidak, aku hanya ingin menyetorkan bimbingan."

Selena menancap gas mobil kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang.

.

Australia

Joshua menghampiri Ben di apartemennya. "Penerbangan sebentar lagi, ayo tuan."

Bentley mengangguk mengikuti langkah asisten pribadinya.

Setelah sampai di lantai utama, keduanya di sambut dua bodyguard yang akan mengantarkan ke bandara yang tidak jauh dari sana.

"Bagaimana kabarnya?." Tanya Ben mengingat Selena, karena ada urusan mendadak juga mendesak di Australia Ben tak sempat memberi tahu dulu.

Joshua membuka Ipad-nya. "Selena sering menghabiskan waktu bersama tuan Ricky dan Melinda, hari ini ia baru kembali ke rumah."

"Kirimkan hadiah kepada Ricky yang sudah ku persiapkan." Perintah Ben diangguki Joshua, sebagai ucapan selamat atas kelahiran putra pertama.

Bahkan saking sibuknya Ben ia tak memegang handphone, ia tiga hari yang lalu ganti nomor karena Tyla terus menghubunginya untuk bicara sesuatu.

"Kau merindukan gadis kecil itu?." Tanya Joshua.

"Sedikit." Lirih Ben dengan senyum tipis.

"Bilang saja langsung."

"Buat apa? paling dia tertawa mengejekku, di matanya aku ini pria m*sum yang siap adu gabrut di atas ranjang Jos." Timpal Ben sedikit kesal.

Joshua tak bisa menahan tawa. "Perlu extra sabar katanya kata Ricky adiknya ini ketelitiannya sangat tajam, orangnya tak mudah percaya."

"Ya i know." Bentley sudah dapat menebak.

Tak lama mobil sampai di bandara, Ben dan Joshua berangkat untuk melakukan penerbangan kembali ke Indonesia.

Malam pukul 19:34...

Setelah selesai berkutat di meja kerja, Selena hendak turun ke bawah untuk renang malam. Namun ia urungkan niatnya saat Ricky menghubungi.

"Iya kak ada apa?."

"Dimana kamu?." Tanyanya dari seberang.

"Di rumah."

"Bisa bantu kakak?."

Selena mengerutkan kening, biasanya juga kakaknya itu jika ada apa-apa ada asisten pribadinya pak Dito.

"Katakan saja kak selagi aku bisa aku bantu."

"Antarkan berkas penting yang sudah kakak tandatangani ke Max Corp. Jangan sampai lewat jam 8 malam Bentley menunggunya sebelum klien dari LA tiba." Jelas Ricky.

"Ha??." Selena terkejut karena dadakan juga.

"Ayo kakak tunggu! kakak tak bisa meninggalkan rumah pak Dito juga ke pasar mengantar bibi Belanja."

"Biasanya om Joshua bisa kan?."

"Kau ini ngeyel, mereka sedang di perjalanan menuju Max Corp dari Australia jadi tidak ada waktu, ayo adikku tersayang." Bujuk Ricky.

"Iya-iya!." Mau tak mau Selena segera pergi berlalu dari rumahnya.

Untung rumah Ricky jaraknya dekat, jadi tidak lama Selena sampai dan setelah memegang berkas itu Selena menancap gas mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju perusahaan Bentley.

15 menit di perjalanan akhirnya Selena tiba, ia lari kocar-kacir menuju lift takut tak keburu dan diomelin Ricky juga Ben.

Setelah sampai di lantai tempat Ben berada, Selena langsung masuk ke dalam ruang CEO utama dan tampak Joshua sudah menungguinya.

"Ini." Selena buru-buru menyerahkan berkas.

"Terimakasih ya." Joshua berlari kecil menuju ruangan lain.

Dengan nafas yang masih ngos-ngosan Selena hendak pergi. "Ah capek juga, mereka harus mentraktirku!."

Dalam waktu bersamaan tiba-tiba tangan kekar melingkar pada perut ramping Selena membuat wanita cantik itu melotot, apalagi saat tubuhnya diangkat dibawa ke dalam kamar pribadi. "Ikut aku!."

"Om!?.."

"Patuh saja, aku butuh bantuanmu." Ujar Bentley serius yang tiba-tiba ada di sana tanpa sepengetahuan.

"Bantuan apa??." Tanya Selena masih sedikit panik.

Selang 8 menit, terdengar pintu ruang CEO utama diketuk berkali-kali. Masuklah Tyla ke dalam. "Ben!???."

"Dimana kamu? sudah ku bilang kita perlu bicara dulu!."

"Ben??." Panggilnya lagi.

Wanita itu mencari-cari keberadaan Ben, hingga notice pintu kamar pribadi terbuka. Tanpa pikir panjang Tyla langsung berjalan ke arahnya dan masuk ke dalam. "Ben.....

Betapa terkejutnya Tyla saat melihat pemandangan di dalam kamar, ia bahkan tak bisa melanjutkan ucapannya. "K-kau..."

.

TBC

Sebelum lanjut ingat! tinggalkan jejaknya ya😉🤗

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Weeehh sudah Tamat tah, Padahal belum puas Thor bacanya.🤣🤣🤣
tapi Aku suka ceritanya menarik dan konfliknya jiga ringan ga bikin Darting.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkgkk Calon Daddy idaman mau ngalah demi ngidam.. 🤣🤣🤣
Apa anaknya perempuan ya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Syukurlah Fred anda bisa sadar.... Mending Cerai sih dari pada terap dengan Darah tapi hubungan Toxic dan mending sendiri kalau itu lebih baik.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
E R L A M B A T... Pak nyeselnya... emang sih kalau duluan namanya kan PENDAFTARAN.
Pake membual segala lagi, bilang ga hidup bahagia denga ulat bulu... terus kalau ga bahagia kenapa sampe bertahan puluhan tahun dan terus datang buat ganggu anakmu yang sudah bahagia tanpa Anda Pak... bahkan sampe anda selalu belain Istrimu dan nurutin semua keinginan Dia demi buat kenyamanan kalian.😤😤😤

Huusss jauh jauh sana, jangan ganggu kebahagiaan Ben lagi dengan ibu dan istrinya apa lagi kayaknya Junior sudah hadir.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ampuuunn deehhh, Frederick ga kasihan apa sama Monica masih saja ganggu... pengen Karungin terus buang ke danau bUaya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ya elah Pak kenapa baru sadar sekian menit setelah ribuan menit anda nyakitin dengan kedatangan anda pada Ben dan Monica dengan tujuan ga ngotak .. 😤😤😤
sekuat² dan setegar²nya Ben juga seorang Anak biarpun laki² tapi Dia juga rapuh dan berjuang karna keadaan yang dulu anda sebabkan... eehh sekarang giliran Dia sudah sukses anda minta bantuan dengan dalih Anak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sarah Saraahh sudah murah ga tau malu lagi pake ngeledek mantan istri Sah suami mu... bener² ga ada harga dirinya sama sekali.. sekarang Anda dan Suami anda mau minta kenyaman lagi dengan kekuasaan Ben, Banguun Buk, Pak jangan mimpi tar jatuh Gedubraakkk jadinya sakiit plus maluunya ga ada Obat.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Berbakti E N D A muu... walaupun andah bapaknya Ben tapi anda sendiri yang sudah meninggalkan Isyri dan Anakmu dulu demi memilih Ulat bulu jadi salah besar kalau anda menuntut ini itu sekarang pak.😤😤😤
Pohon saja sebelum tumbuh berbuah perlu di urus, di pupuk dan di siram biar bisa panen... laaahh anda ga ada konstribusi apa² maen minta enak doang ma anak, dasar bapak Sutres.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hadeuuhhh Sel seakrab²nya dengan sahabat ga harus juga kali ngomongin urusan ranjang karna itu ranah pribadi yang seharusnya ga kamu umbar.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh pak Dirga nama papahnya Tyla, Aku sempet typo salah sebut nama jadi David karna lupa.... maaf ya Thor 🙏😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maklum Sel sudah lama puasa jadinya Bablas tuh si Ben apa lagi sudah halal.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diuihh siluman Sarah PEDE banget ya ngarep Ben tunduk pada kalian berdua.... yang ada anda dan Frederick yang akan kalah dan bangkrut... siap² saja anda masuk Rsj Sarah.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bisa² sebulan tuh Udah jadi baby tar.😁🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
BukPuasanya jangan brutal Ben, pelan² saja.🫣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Awas Lho Thor kalau sampe rencana Frederick berhasil, Aku bakal demo Kamu.🤣🤣🤣🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Duuhh Gemeesss banget sama si pak Tu Frederick dan antek²nya pengen di Bom tuh orang ngerasa paling bener padahal dia bapak durhana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gercep tangani tuh si Frederock, Ben biar ga semakin jauh mengganggu mu dan Selena.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkkk kehalang Iklan Ben, harus sabar lagi.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung pak David baik kalau Ngga sudah di babat abis tuh kami sama Ben, Tyla.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kalau siluman Sarah dan Bapakmu serta Hama Tyla berulah lagi mending di racun saja deh Ben dari pada ganggu.🤣🤣🤣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!