Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kondisi Pangeran Liu Yuning
.
.
Hingga malam pun tibah Mei Lian masih terus mengeluarkan racun itu dan tubuh Pangeran Liu Yuning kini sudah tidak membiru lagi tapi wajah nya masih terlihat pucat .
Di hisapan terakhir Mei Lian kembali menarik napas nya dengan panjang penglihatan nya mulai berkunang-kunang dan setelah ia mengeluarkan racun terakhir yang ia hisap dan memuntahkan nya di wadah , bersamaan dengan itu Mei Lian terjatuh pingsan dengan wajah yang terlihat sangat pucat napasnya naik turun .
Jia Li sangat panik melihatnya nyonya nya yang tiba-tiba terbaring pingsan " Miss " ucap Jia Li ia segera menghampiri Mei Lian yang terbaring di atas lantai dengan mata yang terpejam
Kaisar Liu Che ia segera meletakkan wadah yang berisikan obat itu di atas meja dan menghampiri Mei Lian .
" Miss ... .. " Jia Li ia menepuk pipi Mei Lian dengan pelan matanya berkaca-kaca
" Piyu berikan obat nya kepada pangeran " ucap Kaisar Liu Che
" baik kaisar " ucap Piyu
Setelah nya Kaisar Liu Che ia memangku kepala Mei Lian " apa yang terjadi kepadanya " gumam Kaisar Liu Che
" sepertinya putri ikut terkena racun yang ada di dalam tubuh Pangeran, Kaisar " ucap Jia Li
" siapkan obatnya " ucap Kaisar Liu Che dan dengan cepat Jia Li ia menyiapkan obat untuk nyonya nya itu obat yang sama yang mereka berikan kepada Pangeran Liu Yuning.
Jia Li segera membawa obat yang sudah siap itu dan memberikan nya kepada Kaisar Liu Che , " pergi lah dan buat obat lebih banyak lagi " ucap Kaisar Liu Che
" baik Kaisar " ucap Jia Li dan kembali mengerjakan pekerjaan nya .
Kaisar Liu Che perlahan ia menyuapi obat itu kedalam mulut Mei Lian dengan sangat hati-hati dan ini lah pertama kali nya ia melakukan hal seperti itu kepada Mei Lian , bahkan menyentuh tubuh wanita itu pun Kaisar Liu Che merasa jijik tapi entah kenapa saat ini Kaisar Liu Che langsung memangku kepala Mei Lian dan menyuapinya obat dengan sangat hati-hati.
" uuhhukkk ... uuhhuukkk.... " suara batuk Pangeran Liu Yuning terdengar dan tentu saja membuat Kaisar Liu Che menoleh kearah Kakak nya itu
" pangeran sadar " ucap Piyu
" a..air " ucap pangeran Liu Yuning dengan suara lemah nya
dan dengan cepat Piyu mengambilkan air untuk nya dan membantunya untuk minum , Kaisar Liu Che ia menatap wajah pucat Mei Lian yang berada di pangkuan nya seketika ia kembali teringat dengan ucapan Mei Lian .
" jika aku gagal mengobati pangeran maka aku bersedia di hukum oleh mu kaisar bahkan aku rela di eksekusi secara langsung di depan banyak orang .... tapi jika berhasil maka ceraikan aku " itu lah ucapan Mei Lian sebelum ia mengambil tindakan ini
Setelah selesai meminum air Pangeran Liu Yuning menarik napasnya dengan pelan " bagaimana perasaan anda Pangeran. ? " tanya Piyu
" aku merasa sudah cukup membaik ... siapa yang mengobati ku " ucap Pangeran Liu Yuning dengan suara yang masih terdengar sangat lemah
Piyu ia melirik Mei Lian yang masih belum sadarkan diri " Uuhhukkk .... Uuuhhuukk... " Mei Lian tersadar seraya terbentuk memegangi dadah nya , perlahan ia mengangkat kepalanya dan berusaha untuk bangun
Kaisar Liu Che dengan cepat membantu nya " berikan aku air " ucap kaisar Liu Che , Piyu segera berdiri dan mengambil kan segelas air untuk Mei Lian
Kaisar Liu Che dengan cepat merai segelas air yang di berikan oleh Piyu kepada nya " minum lah " ucap Kaisar Liu Che dengan wajah nya yang terlihat masih sangat datar.
Mei Lian ia mengambil gelas yang berisikan air di tangan Kaisar Liu Che itu lalu meminumnya " bagaiman perasaan mu " tanya kaisar Liu Che
" aku baik ... bagaimana keadaan pangeran " tanya Mei lain
Pangeran Liu Yuning yang saat ini masih terbaring di atas ranjang nya itu melihat kearah Mei Lian
" dia sudah sadar ..." bukan Piyu maupun Jia Li yang menjawab nya melainkan Kaisar Liu Che
Mei Lian ia menghela napasnya dengan kasar " Uuhhukk ... uuhhuukkk ... " dan setelah nya ia kembali terbatuk dan keluarlah darah dari dalam mulut nya
" Miss " Jia Li segera melangkah kearah sang nyonya dengan wajah panik nya saat melihat darah di telapak tangan Mei Lian .
Mei Lian ia tersenyum " aku baik - baik saja Jia Li ... kemungkinan aku hanya kelelahan .... " ucap Mei Lian
" tapi Miss ... darah__"
" itu adalah hal biasa Jia Li .... Kaisar pangeran aku pamit kembali ke istana sepertinya aku butuh istirahat " ucap Mie Lian terdengar dari suara wanita itu yang lemah .
Pangeran Liu Yuning ia menganggukkan kepalanya dengan tersenyum " terima kasih karena mu aku bisa sedikit lebih membaik " ucap pangeran Liu Yuning
Mie Lian hanya tersenyum " Piyu tetap berikan obat itu kepadanya dan sebelum Pangeran benar-benar pulih jangan membiarkan seorang pun untuk masuk kedalam kamar ini .... Jika mereka memaksa katakan saja jika kondisi pangeran sangat parah dan saat ini tidak bisa di temui ... " jelas Mei Lian
" baik Putri " ucap Piyu
" kita tidak bisa mempercayai siapapun saat ini , kadang orang yang terlihat baik kepada kita itu bisa saja menusuk kita dari belakang " ucap Mei Lian dan ucapan nya itu membuat Kaisar Liu Che dan pangeran Liu Yuning terdiam .
" Jia Li ... Ayo kita kembali ... Uuhhukkk ... Uuhhuukkk ... " ucap Mei Lian
" baik Miss " Jia Li ia membantu nyonya nya itu untuk berjalan .
" aku yang akan membantu nya kembali ke istana kekaisaran " ucap Kaisar Liu Che menghampiri mereka
Mei Lian ia menghentikan langkah nya " aku bisa sendiri Kaisar ... Sebaiknya kau disini saja , jagalah kakak mu " ucap Mei Lian
" ada Piyu yang menjaganya setelah kau sampai di Paviliun mu aku akan kembali lagi kesini " ucap Kaisar Liu Che
Mei Lian ia tidak mempunyai kekuatan penuh untuk berdebat karena ia merasa seluruh tubuh nya sangat lah lemah , efek racun yang ia keluarkan dari tubuh Pangeran Liu Yuning dengan cara menghisap dengan mulut nya .
Kaisar Liu Che ia membantu Mei Lian berjalan menggema tangan wanita itu , sedangkan Jia Li ia mengikuti nya dari belakang .
Pangeran Liu Yuning tersebut lembut " ternyata Putri Mei Lian menyimpan bakat yang sangat hebat ... Beruntung sekali Kaisar bisa menikah dengan nya " ucap Pangeran Liu Yuning
Piyu ia menganggukkan kepalanya "benar apa yang anda katakan pangeran .... Selain bisa mengeluarkan racun dari tubuh anda putri Mei Lian juga memiliki bakat beladiri dan cara bertarungnya sangatlah unik " ucap Piyu
" dan aku juga tidak habis pikir Piyu kenapa Kaisar Liu Che adikku belum bisa melupakan kematian putri Meng Na dan terus menyalakan Putri Mei Lian padahal pada saat itu belum tentu putri Mei Lian yang mendorong Putri Meng Na ke kolam " jelas Pangeran Liu Yuning meskipun suaranya terdengar sangat lemah
" itu karena pengaruh dari putri Xi Shi pangeran .... Entah dendam apa yang di miliki oleh putri Xi Shi sehingga dia sangat membenci Putri Mei Lian " jelas Piyu
" sepertinya ada yang tidak beres Piyu ... jika aku kembali pulih aku akan mencari bukti siapa sebenarnya yang mendorong putri Meng Na ke dalam kolam pada saat itu " ucap Pangeran Liu Yuning tatapan nya terlihat sangat serius, ia akan membantu Mei Lian supaya Kaisar Liu Che tidak lagi menuduh wanita itu yang tidak-tidak , apa lagi saat ini ia berhutang nyawa kepada Mei Lian .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪