NovelToon NovelToon
Cintanya Sang Ketua BEM

Cintanya Sang Ketua BEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author:

Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.

episode 12 CSKB

Velycia mengangguk dan menceritakan kejadian tadi dikamar dari perdebatan nama sampai ke foto BTS itu, genta yang mendengar itu tertawa terbahak-bahak yang membuat kevin kesal dengan sendirinya.

Setelah pembicaraan yang tiada ujungnya akhirnya pasangan yang baru menikah itupun naik ke atas untuk istrahat dan benar benar istrahat tanpa ada perdebatan lagi karena raga dan tubuh mereka benar-benar lelah.

❛ ━━━━━━・❪ ❁ ❫ ・━━━━━━ ❜

Tidak terasa hari sudah menjelang malam semua anggota keluarga baik dari keluarga kevin maupun keluarga velycia sudah berkumpul dimeja makan, mereka makan dengan tenang tanpa ada yang tersisa sedikit pun hanya bunyi suara dentuman sendok di piring saja.

Setelah selesai makan mulai lah mereka mengobrol disofa meraka membicarakan tentang perpindahan velycia ke kota B ke kota A sampai ke kampus ganesha. Velycia yang sejak tadi didapur pun berjalan ke arah meja dengan membawa nampan berisi minuman dan cemilan.

"Dek belum kenyang tuh perut? " tanya winda.

"Sebenernya sih udah mah tapi kalau ngobrol tanpa cemilan gak apdol rasanya kaya ada yang kurang gitu. "Ucapnya santai dan lansung duduk di sebelah suaminya.

" oh ya pa, grandfa tidak papa beri tahu kalau adek nikah? "Tanya vely.

" sudah kok sayang "jawab alan.

" oh ya, kok adek gak lihat ya emang grandfa gak kangen sama adek "tanya vely kembali.

" grandfa tidak bisa datang masih lagi sibuk, adek tau grandfa mu sibuknya seperti apa!, kalau ada waktu luang dia bakal kemari liat kamu langsung "ucap alan dan diangguki velycia.

" dih.. Emang grandfa yang sih paling sibuk apa tidak ingat kalau dia sudah tua"sahut vely yang membuat kevin terkejut.

"Benar kalau abang kesana sudah mengeluh sakit pinggang, tapi bilang nya masih gagah" kekeh raffi yang membuat kevin melongo.

Mereka pun berbincang dan bercanda ria  hingga tak terasa waktu sudah semakin larut waktu untuk berpisah masuk ke kamar masing masing dan sini lah kamar pasutri baru.

Kevin yang sudah selesai mandi dengan setelan kaos putih polos dan celana pendek selutut, terlihat segar.

" jadi siapa ni yang tidur disofa"tanya velycia. Kevin langsung mengerutkan keningnya.

"Emang lo mau mau? " tanya kevin.

"Ya kagak lah bisa remuk badan gue kalo tidur disitu" tunjuk vely ke arah sofa yang lumayan besar.

"Ya gue juga tidak mau " jawab kevin.

"Jadi.. " belum siapa ngomong sudah dipotong oleh kevin.

"Ya sudah apa susahnya sih kalau tidur di ranjang lagian tuh ranjang cukup besar bisa muat sampai tiga orang" ucap kevin masih menggosokan rambutnya memakai handuk.

Benar juga apa yang dikatakan kevin ranjang velycia sangat besar velycia memutar bola matanya malas dan langsung naik ke tempat tidur.

"Ya sudah sini awas tangan lo macem-macem? "Velycia memperingati kevin.

Kerena velycia tidak setega itu menyiksa seseorang apalagi seseorang itu suaminya sendiri. Setelah mengatakan itu velycia menaruh guling ditengah-tengah ranjang mereka.

" idih siapa juga yang mau macem macem tangan gue juga pilih pilih kali, dari lo rata semua kaya triplek "ucap kevin santai. Velycia yang mendengar itu pun melotot

"Wah wah deabak awas lo ya terpesona sama gue, gue pegang ucapan lo" sesungungut vely sambil bertepuk tangan.

Tanpa menunggu lama lagi velycia langsung merebahkan dirinya di samping sisi ranjang begitu juga kevin. Lama mereka berdiam diri tanpa melakukan apa apa dan kevin mulai memejamkan matanya tiba tiba velycia berbicara.

"Jadi nanti gue bakal ikut lo gitu"

"Emm" ucap kevin singkat dan masih mata terpejam.

"Nanti gue tinggal bareng mama sania dan papa Jonathan" tanya velycia lagi.

"Gak gue ajak lo tinggal diapart gue " ucap dengan posisi sama.

"Ah lo punya apart? Duit dari mana? "

"Ha..lo kira suami lo ni pengangguran apa walaupun gue pewaris tapi juga perintis" ucap kevin bangga. Sambil duduk menatap ke arah velycia.

"Oh ya tap.. "Belum siap velycia berbicara sudah dipotong oleh kevin.

" sudah tidur gue ngantuk"lalu merebahkan kembali tubuhnya ke ranjang. Velycia membecik mulutnya ke depan.

"Vin? "

"Tidur vel "

"Iya iya " ucap velycia.

Pagi pun menyambut dunia dengan sinar matahari yang hangat disertai embun pagi  yang sejuk. Di sini kamar pasangan pasutri baru itu masih bergulung dengan selimut yang saling memeluk satu sama lain, bahkan guling sebagai penengah itu entah lari kemana. entahlah siapa yang mulai dulu tidak ada yang tau.

"Emmm silau" rancau velycia dengan mata terpejam yang masih memeluk kevin bahkan dirinya membenamkan wajahnya ke bidang dada kevin untuk menghindari silaunya matahari pagi.

"Kok bantal guling gue beda ya lebih tinggi dan keras, ah bodoh amat" ucapnya  dengan masih mata terpejam. Lama lama velycia tersadar dan membuka matanya secara perlahan dan betapa terkejut dirinya, hingga melotot yang sendang memeluk kevin begitupun sebaliknya.

"Aaaaaaaa...."teriak velycia dan langsung menendang kevin sampai sang empu jatuh kelantai.

Brakk

"Oh shittt lo kalau bangun kira kira dong jangan asal dorong " ucap kevin yang merasa nyeri pada pinggangnya. Velycia tidak peduli dan dirinya malah meraba raba tubuhnya.

"Huu selamat untung masih utuh" ucap vely yang melihat pakaiannya masih melekat pada tubuhnya.

"Hah? " heran kevin.

"Eh trompet tahun baru, lo kira gue ngapain lo gitu dih ogah sama badan lo yang kaya triplek gitu" sinis kevin.

"Eh cicak angkasa lo buta kali orang badan gue yang bagus gini bak gitar Spanyol lo bilang triplek oh atau jangan jangan itu hanya bualan lo sebenernya lo itu mau tapi sok nolak, makanya lo gak lepas lepas lo peluk gue "sindir velycia.

" enak aja lo bilang duluan, lo yang peluk peluk gue kenapa lo yang nyolot sama gue? "

" lo duluan ya peluk peluk gue"

"Eh lo lupa ya lo duluan yang peluk gue tadi malam malah lo sendiri yang buang tuh bantal guling"tunjuk kevin.

" ahh entahlah bodoh amat gue mau mandi"kesal velycia

Brakk

" nape tuh orang malah ngambekan dasar aneh" ucap kevin geleng geleng kepala.

pintu kamar mandi dibanting dengan sekuat tenaga sehingga kevin dibuat terkejut. Setelah mereka selesai membersihkan diri mereka pun turun untuk menemui kedua keluarga mereka.

"Magi mah pah " sapa kevin dan velycia berbarengan.

"Cie cie pengantin baru nih telat datangnya" goda genta

"Apaan sih gaje" ucap kevin.

"Sudah sudah mari kita makan sebelum makanan jadi dingin." lerai alan.

"Itu suami kamu di ambilkan makan vel" ucap winda.

Meski terpaksa velycia pun menuruti permintaan sang mama dan mengambil porsi yang cukup banyak.

"Segini cukup atau mau nambah lagi? " tanya velycia, kevin melotot melihat nasi yang cukup banyak bisa dimakan untuk dua orang.

"Kebanyakan itu? " ucap kevin. Sambil menatap ke arah velycia.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!