ini adalah kelanjutan cerita dari Dinda dan sistem,,dimana ini tentang kehidupan akhir bahagia wanita yang bernama Dinda Kirana,,setelah banyak rintangan dalam hidupnya,, akhirnya dia menemukan cinta yang benar-benar dia harapkan.
jangan lupa mampir ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menjalankan misi sebagai Ratu vampir
Kembali lagi di sisi lain,pemuda yang sudah terduduk dan memegang kepalanya yang terasa sakit, tiba-tiba tangannya mengepal kuat saat dia mengingat kejadian tadi malam.
" aku akan membalaskan semua perlakuan mereka,,,dan untuk ibu maafkan aku karna tidak bisa menyelamatkan mu,,tapi aku berjanji akan menjemput adikku secepatnya dari para bajingan itu,aku juga akan membunuh mereka semua ! ' ucap pemuda itu, dan mata hijau pekat pemuda itu terlihat bergetar karna merasa marah.
" sepertinya air sungai ini yang membawa ku kemari,aku harus mencari tempat yang lebih aman siapa tau mereka masih mengejar ku" gumamnya dan dia berjalan dengan hati-hati melihat hutan yang terasa sunyi.
setelah dia berjalan beberapa menit, didepan sana dia melihat bangunan tua yang besar dan juga luas, terlihat juga pepohonan yang seperti terbakar mengelilingi bangunan tua itu.
" sepertinya aku harus beristirahat dulu disana,dan kenapa ada bangunan tua di tengah-tengah hutan sunyi ini ? ini benar-benar aneh sekali,tapi tidak ada pilihan lain selain aku beristirahat di sana" gumamnya sembari berjalan melihat bangunan tua itu dengan rasa penasaran.
********
didalam kamar terlihat didalam peti mati itu wanita yang sedang tertidur dengan pulas tiba-tiba badannya terlihat bergetar hebat, peti yang melindunginya tiba-tiba hancur berkeping-keping.
wanita yang masih menutup mata itu terbang mendekati ranjang,di samping ranjang itu terlihat peti yang sangat indah,tubuh wanita itu memasuki peti mati indah itu dengan angin berhembus kencang.
pemuda yang sedang berada di dapur tersentak merasakan getaran dari dalam kamar ratunya,dia berlari dengan wajah pucat nya,setelah sampai disana dia melihat peti yang sudah hancur dan melihat peti baru yang sudah ada disana.
senyuman pemuda itu mengembang dia melirik kearah ruang tamu dengan pandangan yang sulit diartikan.
" sebentar lagi,, sebentar lagi dia akan datang dan ratu akan segera sadar,, ratu bersabar lah dia sudah berada di dekat mu dan makanan mu sudah menemukan jodohnya " ucap nya dengan tersenyum menyeringai.
setelah itu dia menghilang dari sana,yang hanya tertinggal asap hitam pekat yang mengisi ruangan sunyi itu.
pemuda tampan yang baru masuk melihat ruang tamu dengan perasaan tidak karuan, dia melihat kesana kemari dan mengelus tengkuk nya dengan wajah datarnya.
" apakah disini ada penghuninya? tapi aku melihat disini seperti tidak ada kehidupan " gumamnya melihat kelantai atas,
" kenapa aku ingin sekali keatas sana ? sebenarnya ada apa denganku kenapa aku bisa begitu lancang memasuki rumah orang lain " gumamnya lagi dan dia tidak mengerti tentang perasaan nya yang terus saja ingin memasuki rumah ini lebih dalam lagi.
setelah memutuskan untuk menaiki lantai atas, pemuda itu berjalan dengan perlahan dan melihat benda-benda aneh yang berwarna hitam pekat menghiasi lantai atas yang terlihat mencekam.
" ini sangat mengerikan siapa yang menyukai semua warna yang begitu gelap ? pasti yang punya bangunan tua ini seorang laki-laki,aku sangat yakin itu " gumamnya tiba-tiba matanya melihat kamar yang terlihat luas, langkah kakinya berhenti tepat di hadapan kamar itu,
yang pertama dia lihat peti yang terlihat hancur berkeping-keping dan kemudian dia melihat peti didekat ranjang yang di hiasi bunga mawar yang berwarna hitam pekat.
" ini seperti kamar perempuan,tapi kenapa dia menyukai warna seperti ini " gumamnya dalam hati,sembari melangkahkan kakinya dengan wajah tegang nya.
setelah sampai di depan peti mati itu. jantungnya berdebar kencang nafasnya tercekat,beberapa kali dia mengucek matanya dan melihat lagi kearah peti itu dengan tidak percaya.
" apa.. kah..ini mayat..? tapi kenapa mayat ini tidak berbau busuk " ucapnya dengan terbata-bata,saat dia ingin melangkah mundur tiba-tiba tangannya tidak sengaja menyenggol bunga mawar itu yang membuat tangannya terluka.
" Isss sss...ini sangat perih,,,sial kenapa aku bisa ceroboh " ucapnya,saat melihat tangannya yang sudah mengeluarkan darah segar.
dia tidak mengetahui jika darah itu mengenai pipi wanita yang sedang menutup mata,saat pemuda itu sedang sibuk mengobati tangannya dia tidak menyadari jika wanita yang ada di peti mati itu membuka mata sambil menguap.
" hoaaammm... akhirnya aku bangun juga,aku merasa tertidur seperti ribuan tahun " gumamnya dengan wajah kejamnya.
tiba-tiba matanya melihat seorang pemuda yang sedang mengibaskan tangannya beberapa kali.
" siapa pemuda ini ? apakah dia yang sudah membangunkan tidur ku ?? atau dia adalah salah satu budakku ? " gumamnya dalam hati.
wanita itu yang dipanggil dengan sebutan Ratu Yahra itu, duduk dengan tegak dan menatap kamarnya dengan ekspresi serius.
" kenapa kamar ini sangat menyeramkan dan warna nya membuat ku merasa tidak nyaman,," ucapnya sambil berdiri kemudian keluar dari dalam peti itu.
Sedangkan pemuda yang melihat tangannya sudah tidak mengeluarkan darah lagi menghela nafasnya.
" hanya karna bunga bisa-bisa nya tanganku mengeluarkan darah, tubuh ku ini sangat lemah sekali " ucap nya dengan suara dingin.
Ratu Yahra yang mendengar itu menaikkan alisnya dan menatap pemuda itu dengan tajam.
" kamu memang sangat lemah,hanya badan mu saja yang terlihat besar dan berotot tapi sebenarnya kamu pemuda yang tidak berguna " ucap Ratu Yahra tanpa perasaan.
deg
pemuda yang mendengar suara tajam itu mematung dia berdiri dengan nafas tersengal. dan membalikkan tubuhnya,matanya melotot saat melihat seorang wanita cantik sedang menatapnya dengan tajam ,dan warna matanya membuat pemuda itu merasakan badannya bergetar hebat..
Ratu Yahra yang melihat keterdiaman pemuda itu melihat nya dengan tersenyum menyeringai..
" halo pemuda tampan apakah kamu budakku atau santapanku ? " tanyanya dengan suara keras.
pemuda yang mendengar itu sesak nafas, dia menatap Ratu Yahra sembari menunjuk ke arah wanita itu dengan tangan bergetar..
" kamu..kamu.. vampir" ucapnya dengan terbata-bata dan kemudian dia pingsan karna merasa takut melihat taring wanita itu yang terlihat sangat menyeramkan.
Ratu Yahra kebingungan mendengar ucapan pemuda itu dia berjalan menghampirinya dengan perasaan tidak enak .
" ada apa dengan pemuda ini,kenapa dia melihat ku seperti melihat hantu saja ? pasti dia tidak sanggup melihat wajah ku yang cantik ini " ucap Ratu Yahra dengan mendengus dingin..
tiba-tiba badannya berputar dan melihat kearah cermin dengan wajah wajah datarnya.
" lihatlah aku sangat cantik apalagi aku tersenyum seperti ini " ucapnya sembari tersenyum lebar yang membuatnya terlihat sangat menyeramkan.
deg
senyuman di wajah Ratu Yahra membeku dia melihat kearah cermin dengan pandangan kosong,dan jari nya menunjuk kearah kaca dengan nafas memburu..
" aku..aku...wanita.. penghisap darah,,,aku..aku sekarang...sudah...menjadi...vampir kejam " ucapnya dengan terbata-bata dan akhirnya dia pingsan karna merasa shock melihat taringnya yang panjang juga terlihat sangat runcing.
#bersambung