NovelToon NovelToon
Tentara Penjaga Hati

Tentara Penjaga Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Action / Romantis
Popularitas:750.1k
Nilai: 5
Nama Author: Arrum Wijaya

Hakikat cinta sesungguhnya akan terungkap dalam kisah ini. Suka, duka, dan lara menyertai drama yang memeluk manja kisah keduanya. Menjaga hati seorang insan hingga raga meninggalkannya. Berawal dari pertemuan di kereta senja kisah seorang wanita pejuang asa untuk agamanya dan seorang abdi negara disatukan dalam ikatan suci keduanya. Prinsip keduanya mengejar asa tidak luput hingga menemukan cinta, menjalani berjuta cerita penuh makna, pelajaran hidup mereka patut untuk dibagikan terkhusus untuk siapapun yang meremehkan kekuatan cinta dan cinta sejati keberadaannya.

Hakikat cinta sesungguhnya tak hanya beradu ketika bersama,
Namun tetap menjaga mahabbah walau tak bersamanya,
Kekuatan cinta bukanlah ketika saling ada,
Namun tetap menjaga rasa cinta dalam hatinya ketika telah tiada,
Hingga ancala dan anila membawa kerinduan keduanya,
Menjadi saksi bisu kekuatan cinta keduanya,
Ketika tak mampu berjumpa menyapa,
Namun tetap disatukan dalam bait pinta dan do'a,
Mengharap kelak disatukan dalam indahnya surga.


Mari membaca novel author, jangan lupa like, komen, vote, dan jadikan novel ini sebagai novel favorit ya... agar tidak tertinggal runtutan ceritanya 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arrum Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendekati Dia untuk Mencintai Aku?

Dua hari berlalu, Aisyah kini sudah di rumah kakeknya di Semarang.

"Assalamualaikum...Sore Kek...Nek.. Aisyah kangen banget..." ucap Aisyah di ambang pintu masuk rumah kakek

"Waalaikumussalam warohmatullah...uh...cucu nenek, sini peluk" Jawab nenek merentangkan kedua tangannya memasang gaya seperti mau memeluk dari jauh

"Kakek juga kangen...mau dipeluk dong Nek...." celetuk kakek, bukannya minta dipeluk Aisyah malah minta dipeluk Nenek yang setiap hari menemaninya.

"Hahahaha...dasar Kakek! kangennya sama Aisyah, minta peluknya ke Aku" gelak tawa mewarnai cucu dan kakek neneknya

"Sudah...sudah...Aisyah pasti cape, laper juga kan? mandi dulu yah...habis itu makan! Nenek udah masak kesukaan Aisyah deh...pokoknya mantul" Perintah nenek.

Kakek dan nenek Aisyah memang sudah tua namun mereka jangan ditanya lagi, pasangan humoris dan kekinian...eh...kayak makanan aja ya, maksudnya mereka itu biarpun sudah tua namun jiwa mudanya meronta-ronta, masih bahagia mengikuti bahasa gaul anak muda.

selesai mandi Aisyah beranjak ke meja makan dan mereka makan bersama, setelah itu berkumpul di ruang tamu yang berbackground army itu, rumah kakek yang di Semarang ini dibuat dengan nuansa interior ketentaraan yang didesain sendiri oleh kakek dan nenek yang mengkombinasikan dengan gaya desain interior alam pedesaan. Aisyah sangat nyaman tinggal di sini, walaupun letaknya lebih jauh daripada kos yang dintinggalinya, karena sudah ada kakek dan nenek jadi Aisyah pindah ke sini.

"Aisy...ini member card Kamu, kemarin Nisa memberikannya, katanya sih dari seorang tentara, apa itu Hamdan?" Tanya kakek padaku yang sedang fokus menatap aquarium, namun masih mendengar pertanyaan kakek

"Iya kek, ngga sengaja kebawa Dia waktu di kereta pas Aisyah pulang ke Jogja" jawab Aisyah santai

"Berapa lama kalian saling mengenal?" Tanya nenek

"Baru kenal pas di kereta nek" Jawab Aisyah yang kini berpindah duduk di samping nenek

"Nenek kira sudah lama, kalau sudah lama kan pasti sudah nyaman tinggal nikah saja..." ujar nenek menggoda

"Ah Nenek, semuanya aja dibilang nyaman, kenal juga ngga kok cuma kebetulan aja dipertemukan di suasana yang aneh dan waktu yang salah... huhu...anoying..." Jawab Aisyah manyun

"Jangan begitu, nanti kalau jodoh siapa yang repot? Qodarullah kalian dipertemukan, wallahua'lam kalian berjodoh" ucap Kakek singkat dan padat namun menembus relung hati Aisyah

'perkataan kakek semacam ada sesuatu yang tersirat membuat hatiku mengatakan ada sesuatu yang akan terjadi dibalik perkataannya, tapi aku tidak mau menebak yang tidak-tidak, jika sudah qadarullah insyaallah akan ku terima dengan mudah' pikir Aisyah menelusuri ruang pikiran dan qolbunya

"Ya lihat nanti saja lah Kek, semoga sih tidak...Aisyah pengen nikahnya sama dokter kecantikan aja, biar Aisyah tambah cantik... hahaha" jawab Aisyah memecah suasana yang mulai menjurus ke arah yang serius.

Satu Minggu berlalu, Nisa adalah tetangga kakek, Dia kuliah juga semester 6 di kampus Aisyah jurusan Manajemen Bisnis Islam beberapa hari ini dia terlihat dekat dengan Hamdan setelah Hamdan diberi alamat rumah oleh Kakek, seminggu sebelum kakek pindah ke sini Hamdan sudah mengunjungi rumah Kakek namun didapatinya masih sepi, waktu hendak mengetuk ada seseorang yang menghampirinya, dialah Nisa. Sejak saat itu mereka saling mengenal.

Beberapa hari yang lalu Aisyah sering melihat Hamdan bersama dengan Nisa, entah apa yang sedang mereka lakukan, Aisyah tidak sedikitpun penasaran 'bukan urusanku' pikirnya.

"Aisyah, Nisa sama Hamdan cocok ya.... kelihatannya mereka serasi" ucap nenek ketika duduk di teras dan tidak sengaja melihat Hamdan dan Nisa berjalan bersama dengan jarak satu meter

"Iya nek, mereka cocok semoga berjodoh..." ucap Aisyah yang masih serius memberi makan ikan di kolam ikab depan rumah Kakek

"Kalau Hamdan dengan Nisa, kamu dengan siapa Aisy?" Tanya kakek

"Ya nda tau, yang di lauful Mahfudz" ucapnya ringan

*****

Di rumah Nisa

"Jadi kamu sama Aisyah udah berteman sejak kecil, bahkan semua tentang Aisyah kamu tahu benar-benar sahabat yang baik" ucap Hamdan memuji Nisa

"Iya...ah biasa ajalah bang...selamat berjuang menaklukkan hati Aisyah, kalau sudah didapat jangan lupa dijaga juga hatinya jangan cuma bisa jaga keamanan negara, tapi juga keamanan hati wanita yang dicinta...hehe" responnya menggoda

"Siap komandan, Terima kasih banyak sudah membantuku mengenal Aisyah dari kecil sampai dewasa, ini benar-benar informasi yang sempurna" jawab Hamdan memasang gaya hormat

"Iya, sama-sama...semoga kalian berdua berjodoh...aamiin" ucapnya mendo'akan

"aamiin" balas Hamdan

*****

Keesokan harinya Aisyah mengibrol santai dengan Nisa di tepi Empang belakang rumah Kakek

"Aisyah, ada salam dari Bang Hamdan..." ucapnya di tengah-tengah obrolan mereka

"Bang Hamdan?, siapa? yang mana?" Tanya Aisyah yang kebingungan karena tidak merasa mengenal seseorang yang bernama Hamdan

"Yang tentara itu, Dia yang nitipin member card Kamu..." jawabnya memperjelas

"Owh...iya..wa'alaikumussalam..." jawab Aisyah singkat

"Kok respon mu biasa aja sih Aisyah?" Tanya Nisa penasaran

"Ya terus aku harus gimana? girang? lompat-lompat? kenal juga ngga...baru ketemu beberapa kali itupun terpaksa...heuh" Jawab Aisyah yang mulai kesal

"Jadi kau baru mengenalnya? Aku kira kalian sudah kenal lama...Aduh...aku udah terlanjur blak-blakan lagi cerita tentang kamu ke Aku..." Jawabnya yang mulai uring-uringan karena baru tahu bahwa Aisyah belum dekat dengan Hamdan

"Apa?" Tanya Aisyah yang semakin kesal

"Iya Aisyah, maafkan Aku... Aku tahu kamu tipe yang benar-benar jaga privasi, tapi terbuka dengan orang terdekat...ku kira Hamdan teman dekatmu...Dia mendekatiku untuk mencintaimu" ujarnya memberikan penjelasan

"Apa maksud mu?" Tanya Aisyah penasaran

"Dia sedang berjuang menaklukkan hatimu" jawab Nisa

"Bukankah dia sedang dekat dengan mu Nis?" Tanya Aisyah

"Ngga...dia mendekati ku tapi untuk mencari tahu tentang mu"

"Mendekatimu untuk mencintaiku?, rasanya tidak mungkin...aku tidak percaya! jangan cepat percaya...bisa saja dia sedang bercanda" jawab Aisyah mengelak

"Ya sudah kalau tidak percaya. Itu lebih baik, ngga musyrik juga hahhaha..." Jawab Nisa

"Besok Dia datang menemui kakek, tapi aku tidak ingin bertemu dengannya... bolehkah aku besok di rumahmu saja? sampai Dia pulang" Tanya Aisyah

"Kenapa?" Tanya Nisa kepo

"Besok aku jelaskan...." Jawab Aisyah membuat penasaran

Apakah reader juga penasaran? terus pantengin up dari author, gabung ke group ya...biar update terooos...😉

Semangat ibadah di bulan Ramadhan semoga senantiasa diberi kesehatan dan memiliki kemampuan beribadah dengan berlomba-lomba mencapai kebaikan...aamiin...🙂

1
Neni Djuhaeni
lanjutan nya mana.
Lita Pujiastuti
di sini Aisyah paham ttv legalitas hub sex, tp dikode sm suami gk paham....kok alur cerita gk sinkron sih Thor mm
Lita Pujiastuti
ortu si kembar jg aneh...enak saja nitip, setelah mampu diambil. sama saja mengobrak ngabrik perasan orang tuh
Lita Pujiastuti
Tuh...thor....aisyah bocil bgt. .di awal kukira aisyah dewasa ...ternyata blass ..
apa author gadis...sehingga penggambaran pasutri kurang pas, walau nikah dijodohkan ..tapi gk segitunya jg keles, apa lagi author menggambarkan seorang yg agamis dan keluarga ponpes, harusnya tahu bgmn hub suami dan istri itu. ini belagak gk tahu ....
Lita Pujiastuti
saya juga seorang guru, jika guru mapel. tiap hari keluar masuk kelas yg berbeda sdh hapal materinya lah, gk perlu belajarn kecuali mo bikin persiapan media atau alat oeraga pembelajaran...itu betul...

thor ..coba amati kehidupan guru di sekitarmu ..biar cerita gk terlalu mengarang bebas ..
Lita Pujiastuti
Thor ..bikin karakter Aisyah kebangetan....sudah dewasa tapi kok gk cepet tanggap....
Aisyah jgn terlalu dibik tdk tahu apa² lah ..bikin dewasa dikit kenapa....
Lita Pujiastuti
Aisyah teledor ...
Lita Pujiastuti
Nah lho, tdk tertolong, ngapain jg bawa kucing. cukup dipinggirkan sj. teledor dan gak masuk akal
Lita Pujiastuti
Aneh ....setahu saya dalam kondisi mendesak guru bisa mohon izin tdk berangkat. dan dg alasan kuat pasti diizinkan. anak dlm kondisi gawat kok, ditinggal sm baby sitter ...
Lita Pujiastuti
Ya ampun, Riko .....😄
Lita Pujiastuti
kaciaannn sihh ..Hamdan ....😄
Lita Pujiastuti
Aisyah ini sdh dewasa tp gk mudeng blass ...walau masih gadis, gk prnh pacaran....hrsy ttp paham lah ...kan sdh dewasa....
Lita Pujiastuti
jaga diri baik² selama di sana, Kapten....
Lita Pujiastuti
bikin kegiatan sendiri Hamdan dan Aisyah...😅
Lita Pujiastuti
mbaknya ini calon persit apa ya....detail bgt menulid rincian syaratnya....walaupun yg baca cape.

dan maaf, byk yg saya skip....krn bertele-tele...🙏
Lita Pujiastuti
Aisyah...aisyah....lihat contoh itu yg hidupnya bener...lihat kok yg gagal, jd ikutan trauma....
Lita Pujiastuti
bungkuuuss...
Lita Pujiastuti
usul thor...itu deretan puisinya dibukukan sj khusus antologi puisi..
yg novel, biasa saja...soalnya jadi bertele-tele ....kurang pas kalau dicampur aduk ..
Lita Pujiastuti
Kena batunya aisyah....ngajakin yg pedas²...sdrinya yg gk kuat....😅
Lita Pujiastuti
ini kok ada yg diulang² paragrafnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!