Gadis kaya raya yang lugu dan kurang kasih sayang, harus menikah dengan rekan bisnis papanya, dan ternyata usia keduanya begitu jauh berbeda. Pernikahan paksa itu hanya untuk pernikahan Bisnis.
Akankah Gadis itu menemukan cinta sejatinya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Inikah Rasanya Jatuh Cinta lagi?
Pagi ini Angga sudah bersiap untuk ke kantor. Menyiapkan staminanya untuk menyelesaikan masalahnya hari ini dengan kekasihnya eh mantan kekasihnya, karena tepatnya setelah kejadian semalam, angga sudah memutuskan kalau Mulan adalah mantan kekasihnya.
Gea dan Angga berangkat bersama pagi ini. Angga mengantar Gea ke kampus sebelum ia ke kantor. Sepanjang perjalanan pun nampak biasa, Tak terlihat wajah sedih ataupun menyedihkan dari Angga.
Sampainya mereka di kampus......
"Gea turun ya kak" ucap Gea
"Eh tunggu dong" Angga menahan tangan Gea dan membuat Gea menoleh ke Arah Angga.
"Ada apa kak??" Tanya Gea
CUP
Angga langsung mengecup Gea yang langsung terdiam.
"Morning kiss" Ucap Angga dengan senyum indah di bibirnya.
Gea pun langsung memerah pipinya seketika menahan bunga bunga yang akan berlarian dari hatinya.
CUP
Gea membalas dengan kecupan kecil di pipi Angga dan membuat Angga kaget.
"Biar kerjanya semangat!" Gea langsung keluar dari mobil tanpa melihat bagaimana wajah Angga saat itu. Sudah merah, hangat dan nampak menggemaskan. Angga menyentuh pipinya yang di cium oleh istrinya yang mulai nakal itu. Ia pun begitu bahagia, ntah bagaimana rasanya bahagiannya sulit untuk dijelaskan.
"Ini kah rasanya jatuh cinta lagi???" Ucap Angga sambil mengelus dadanya sendiri nenenangkan debaran jantungnya yang berpacu cepat.
Angga menjalankan mobilnya menuju kantornya. Sepanjang perjalanan ia terus saja memegangi pipinya dan mengingat ingat bagaimana Gea menciumnya.
***
Angga tengah sibuk menngoreksi laporan di atas mejanya. Konsentrasinya buyar saat mendengar ketukan pintu
Tok
Tok
"Masuk" Ucap Angga
Ceklekkkk
Mulan berjalan perlahan mendeka ke arah Angga.
Darah Angga berdesir hebat, amarahnya memuncat hingga ke ubun ubun. Angga berusaha tetap tenang saat menatap ke Arah Mulan.
"Angga" Ucap Mulan
"Ada apa?!" Jawab Angga dengan sarkas.
"Aku ingin bicara" Nada bicara Mulan mulai bergetar.
Angga berdiri dari kursinya dan mendekat kearah Mulan.
"Apa yang perlu di bicarakan lagi?? semua sudah jelas bukan?? Bagaimana bisa kau selingkuh di belakangku Mulan?? sudah berapa banyak pria yang menjamahmu?!" Ucap Angga serayanya menggoda Mulan.
"Ini bukan seperti yang kamu fikirkan Ngga! Aku melakukan itu karena kami hanya ingin melapaskan kepuasan masing masing yang enggak aku dapet dari kamu! Tapi hatiku hanya untuk kamu Ngga!" Ucap Mulan
"Kau sudah gila Mulan!!" ucap Angga dengan penuh amarah
"Iya aku gila! Gila karena kamu!! kamu yang gak pernah menikahiku!" sarkas Mulan.
"Justru aku beruntung, bisa tau aselinya kamu sebelum kita nikah!! cantik di luar Busuk di dalam! cih!... bagaimana bisa aku begitu buta karena cintamu!!"
"Angga.... aku tuh beneran sayang sama kamu. Aku dan mereka tidak sampai melakukan ke hal......" ucap Mulan belum selesai sudah di potong Angga.
"Dari mulai kemarin aku lihat kau bersama Alex saat itu juga, KITA PUTUS!! Cepat pergi dari sini!!!" Angga sudah tak bisa lagi menahan amarahnya.
"Ngga,, Aku gak mau putus sama kamu" Mulan bersimpu di kaki Angga dengan berderai air mata.
"Singkirkan tangan kotormu itu!! Cepat pergi!!!" Ucap Angga sambil menarik kakinya hingga Mulan terjatuh di lantai.
Dengan masih berderai air mata, Mulan berdiri sempoyongan menyesali perbuatannya, dengan langkah gotai, ia keluar meninggalkan ruangan Angga. Angga memijit kepalanya yang sudah hampir pecah karena amarahnya.
Mulan masuk keruangannya dan membereskan barang barangnya, ia sudah menyiapkan surat pengunduran dirinya pagi pagi tadi. Ia sudah tau kalau hari ini pasti akan terjadi hal buruk seperti ini. Namun ia tak pernah khawatir, karena Kekasihnya yang lain sudah menantinya. Mulan menghapus air matanya dan membusungkan dadanya untuk tetap tegar menghadapi semuanya. Dengan langkah yang kembali percaya diri ia melangkah ke Ruangan Angga kembali.
Ceklekkkk
Mulan masuk kedalam ruangan Angga dengan langkah tegap. Angga pun melihat Mulan terheran,
"Ini surat pengunduran diriku pak Angga Surya Agung!" Ucap Mulan dengan menahan air matanya.
"Oke!" Jawab Angga singkat.
Mulan berbalik akan pergi namun kembali lagi.
"Ingat satu hal! kau akan menyesal telah memutuskanku!". Mulan menatap tajam ke arah Angga dan meninggalkannya pergi.
Angga terduduk di kursi dan menengadahkan kepalanya ke atas kemudian memejamkan matanya. Sekilas ia kembali terbayang bagaimana awal mereka pacaran, semua terasa manis. Lamunan Angga pun buyar saat ponselnya berbunyi...
Bip! Bip!
Angga mengambil ponselnya dan melihat panggilan dari Gea. Angga mengangkat telfonnya
"Hallo Assalamualaikum Ge" ucap Angga
"Wa'alaikumsalam kak, kak Angga lagi sibuk ya??" Tanya Gea melalui sambungan telfon
"Sedikit. Ada apa sayang?" jawab Angga.
"Tadi mama nelfon kak, katanya nanti pulangnya langsung ke rumah mama soalnya kak Bram baru sampai ke rumah mama kak. Tapi kalau kak Angga sibuk, nanti biar Gea aja yang kesana" Ucap Gea
"Jam berapa kamu selesai kuliah??" tanya Angga
"Habis Zuhur kak" Jawab Gea
"Ohh ya udah, nanti kita kerumah mama ya" Ucap Angga.
"Iyahhh. Ya udah Gea matiin ya telfonnya. Assalamualaikum" Ucap Gea
"Wa'alaikumsalam" jawab Angga.
Gea pun mematikan sambungan ponselnya.
****
Setelah sholat Zuhur, Angga dan Gea pulang kerumah mama Gea untuk bertemu dengan keluarga kakak Gea yang baru pulang dari LN. Sepanjang perjalanan Angga hanya diam dan Gea tau, pasti terjadi sesuatu di kantor tadi hingga membuatnya jadi diam begitu. Gea meraih satu tangan Angga dan mengengamnya erat, sesekali di letakkannya tangan Angga di pipinya kemudian Gea tersenyum manis untuk mengobati luka di hati suaminya. Angga membalasnya dengan senyuman. Angga tahu kalau Gea berusaha menguatkan dirinya.
"Terima kasih sayang" batin Angga
.
.
.
Akhirnya Putus juga sama mak lampir😑😑