NovelToon NovelToon
My Chicken Girl

My Chicken Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen School/College / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Enemy to Lovers
Popularitas:17.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jindael

Seorang gadis biasa bernama Shim Hyeri akhirnya berhasil mewujudkan impiannya untuk pergi ke sekolah bergengsi di Daegu city. Sekolah yang sangat berpengaruh besar dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa masuk ke sana. Mr Kim adalah seorang siswa tahun pertama yang berhasil menguasai sekolah dan bahkan guru tak berani melawannya atau menghukumnya. Ia adalah dalang dari semua aksi bullying yang terjadi di sekolah. Kim Hyeri yang disebut juga sebagai gadis ayam karena selalu memakai topeng ayam saat mengantar pesanan restorannya tak sengaja menolong tuan berpengaruh itu pada suatu insiden. Karena insiden tersebut, Mr Kim menjadi penasaran dengan gadis yang menolongnya dan berusaha mencarinya. Akankah Mr Kim menemukan pahlawannya dan bahkan menjadikan dia sebagai kekasihnya? Saksikan kehidupan Hyeri bersama Tuan berpengaruh di sini 👉👈.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jindael, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menebus Kesalahan

"Yah, kau senang kan?" tanya Gong Chil menggoda Yeol yang tersenyum malu.

"Ok Hyeri, tolong rawat Yeol dengan baik ya. Kita pergi dulu," pesan Jung-il sebelum berpamitan.

"Ayo Hyung, kita lanjutkan yang tadi. Bye Yeol!" Gong Chil dengan cepat merangkul Jung-il sambil berjalan serta melambaikan tangan pada sahabatnya itu.

Yeol mengangkat tangannya sambil tersenyum. Sementara Hyeri masih berdiam diri di tempat karena bingung.

"Yah gadis ayam, jangan diam saja. Cepat ambilkan aku minum!" Uhuk uhuk!" suruh Yeol langsung bernada serak dan batuk kembali.

"Ah iya." Hyeri yang tersadar langsung mengambil gelas yang ada di meja samping tempat tidur. Tunggu sebentar! Yeol mengangguk-angguk sambil menahan senyumnya.

Setelah Hyeri keluar untuk mengambil air. Pria muda ini mendadak berdiri di atas kasur sambil loncat-loncat kegirangan. Rasa sakitnya bahkan seperti hilang seketika.

Di dapur, Hyeri segera mencari panci untuk merebus air karena tak ada air hangat di sana. Ia sedikit menambahkan bumbu rempah seperti jahe serta gula merah untuk menghangatkan tenggorokan si tuan muda. Merasa cukup, gadis cantik ini dengan hati-hati menuangkannya ke gelas dan segera naik ke atas kembali.

Yeol yang masih kegirangan, mendengar langkah Hyeri kembali dan langsung merebahkan tubuhnya lagi. Sedikit senyum ia sematkan kepada sang gadis yang baru saja sampai di kamarnya itu.

"Maaf lama, ini minumlah, agar tenggorokanmu tak sakit lagi," suruhnya sambil menyodorkan gelas ke arahnya.

"Apa ini? Aku tak mau sepertinya tak enak. Kenapa bukan air putih saja sih?" protes si tuan muda menyingkirkan pelan gelasnya.

"Haish minumlah! Ini membantu, aku jika sakit minum ini langsung sembuh. Enak kok," bujuknya sambil meniup gelas agar tak terlalu panas di minum.

Yeol yang ragu-ragu mencoba untuk meminumnya. Seteguk ia rasakan dan beberapa saat pemuda ini meminumnya kembali. Hyeri tanpa sadar mengelus rambut tuan muda yang halus dengan lembut. "Oo anak baik. Enak kan?"

Yeol mengangguk-angguk senang sambil menghabiskan sisa minumannya. Setelah selesai tuan muda ini memberikan gelasnya pada si pengasuh kecilnya.

"Yeol, maafkan aku! Aku tak tahu jika kamu benar-benar datang menungguku. Karena ini salahku, aku akan merawat mu sampai sembuh," ucap Hyeri sungguh-sungguh sambil membungkuk.

"Baiklah aku maafkan, karena kamu ingin merawat ku itu tandanya kamu harus stay di sini bersamaku," putusnya.

"Hah, aku menginap di sini maksudmu?" Hyeri tersentak menatap ke arahnya.

Yeol mengangguk.

"Yah! Tak bisa aku belum izin ke ayahku," protes Hyeri segera menolak.

Dret....Dret....Dret!

Suara ponsel dari saku Hyeri bergetar. Itu ternyata dari Bong Chan yang ingin tahu kondisi sahabatnya. Gadis cantik ini, mengangkat teleponnya setelah mendapat izin darinya.

"Yah Hyeri, kau tak apa-apa? Di mana kau sekarang?" tanyanya berderet.

"Peri Bong, aku baik-baik saja dan tolong bilang ke ayah aku tak bisa pulang malam ini, aku harus merawat seseorang." Hyeri segera menutup teleponnya agar Bong Chan tak bertanya-tanya lagi.

"Yah yah, Shim Hyeri!" Bong Chan menghela nafasnya kasar sambil memasukkan ponselnya lagi ke dalam saku celananya.

"Bong Chan, kau tak pulang?" tanya Shim Yong Dae padanya.

Pemuda yang sudah mulai kembali membersihkan meja menengok ke arahnya. "Sebentar lagi paman," jawabnya.

"Tapi.... ngomong-ngomong Shim Hyeri pergi ke mana ya?" tanya Shim Yong Dae sambil melihat ke arah jam dinding. Tak terasa malam sudah tiba, pemilik restoran yang sibuk bekerja baru menyadari jika anaknya tak ada di sana membantunya dari pagi.

"Itu paman, Hyeri mengatakan dia akan menginap di rumah temannya sepertinya temannya sakit," jawab Bong Chan mencari-cari alasan.

"Ah begitu, baiklah." Shim Yong Dae mengangguk mengerti tanpa bertanya lagi.

"Ya sudah paman, aku pulang dulu," pamit Bong Chan segera.

"Tunggu, ini ayam bumbu untukmu sebagai tanda terima kasih paman," cegat Shim Yong Dae sambil memberikan bungkusan padanya.

"Tak usah repot-repot paman, tapi terima kasih," ucap Bong Chan yang menerimanya.

"Sama-sama, hati-hati di jalan ya." Ayah temannya itu mengangguk sambil berpesan.

Bong Chan ikut mengangguk lalu pergi berjalan untuk pulang ke rumahnya.

...____________🐓❤️🐓____________...

Shim Hyeri kembali ke Yeol setelah selesai menutup teleponnya. Gadis ini sedikit terkejut karena Yeol menatapnya dengan tajam.

"Heh siapa peri Bong?" tanyanya dengan sebal.

"Dia temanku, memang kenapa?" jawab Hyeri berbalik tanya.

"Tidak ada," jawabnya membuang wajahnya cemberut.

"Dasar tak jelas, tidurlah! Aku akan buatkan makanan dulu untukmu. Jika sudah mendingan turun perlahan untuk makan," perintah Hyeri padanya. Yeol hanya mengangguk tanpa berbalik.

Hyeri mulai beranjak keluar untuk turun menuju dapur kembali. Setibanya di dapur, ia mulai membuka lemari kulkas yang besar dan luas itu. Daebak! Matanya melebar karena kagum dengan isinya. Kulkas nya penuh dengan bahan masakan. Dengan senang hati, Hyeri mengambilnya dan mulai membuat beberapa macam makanan untuk si tuan muda.

Yeol ternyata tak bisa memejamkan matanya. Badannya terasa gerah karena dirinya belum mandi dari pagi. Ia pun memutuskan untuk beranjak dari tidurnya dan pergi menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya. Perlahan ia berjalan dan akhirnya sampai di kamar mandi. Ia mulai membuka bajunya lalu menyalakan shower untuk mengguyur tubuhnya.

Hyeri akhirnya selesai memasak beberapa hidangan di meja. Ada bubur juga untuk si tuan muda Kim.

"Yeol sudah bangun atau belum ya?" pikirnya sambil menatap ke arah kamar si tuan muda.

Mr Kim yang sudah selesai mandi dan sudah memakai handuknya, berjalan untuk membuka pintu. Tapi mendadak dirinya terpeleset karena lantai kamar mandi yang terlalu licin serta keadaan Yeol yang di bilang belum sembuh total.

GUBRAK!

Hyeri yang mendengarnya dari bawah langsung segera berlari naik ke kamar tuan muda. Ia bingung karena tak menjumpainya di kamar.

"Hyeri! Aww!" teriak Yeol yang kesakitan.

Mendengar panggilan dari Yeol, Hyeri bergegas menuju kamar mandi dan langsung membukanya. Ia cukup terkejut sampai menutup mulutnya melihat keadaan Yeol yang sudah tengkurap di lantai.

"Yah Yeol, kamu tak apa?"

"Cepat bantu aku," pintanya pelan. Hyeri perlahan mencoba membantu sambil menghindari pandangannya dari setengah tubuh Mr Kim yang sixpack. Gadis itu membantunya berdiri dan memapahnya hingga sampai ke tempat tidur.

"Aww!" pekiknya lagi.

"Ya ampun sepertinya tanganmu terluka," ucap Hyeri yang mengecek lengannya.

"Hah, aw sakit sekali." Yeol terkejut langsung mengecek lengannya. "Aw! Cepat telepon dokter pribadiku, nomernya ada di ponselku," perintah si tuan muda yang khawatir.

Hyeri yang panik langsung menghubungi dokter atas perintahnya.

Beberapa jam kemudian, dokter yang ditunggunya datang dan langsung memeriksa keadaan Mr Kim. Hyeri di suruh untuk menunggunya di luar.

Dengan gelisah serta khawatir gadis cantik ini menjadi mondar-mandir sambil menunggu dokter keluar

Ceklek!

"Dok bagaimana keadaannya?" tanya Hyeri segera.

"Anda sebaiknya lihat sendiri. Saya permisi dulu," jawab sang dokter lalu berpamitan.

Hyeri mengangguk dan di balas dengan senyuman olehnya. Dokter tadi mulai berjalan pergi dengan masih tersenyum karena mengingat permintaan pasiennya tadi.

Melihat sang dokter sudah pergi, segera mungkin Hyeri masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan si tuan muda.

"Ya ampun apa tulangmu patah?" Kaget Hyeri setelah melihat keadaan tangan si tuan muda yang di balut perban.

Yeol mengangguk-angguk sambil memasang wajah memelas. Tangan si tuan muda ini harus di gips karena ada sedikit tulang yang bergeser walau sebenarnya tak begitu parah.

"Hyeri, aku lapar bisa tolong suapi aku," pintanya manja.

"Hah?" Hyeri terbengong.

"Kamu tak lihat tanganku sudah begini, tolong lah," ucapnya kembali memelas.

"Haish baiklah, tunggu sebentar!" suruh Hyeri yang terpaksa.

Yeol tertawa kecil saat Hyeri sudah keluar. Ia mencoba menggerakkan tangannya sedikit. Aw lumayan sakit juga!

Tak lama Hyeri datang kembali sambil membawa semangkuk bubur yang ia buat tadi. Belum juga gadis ini duduk, Yeol sudah mempersiapkan diri sambil membuka mulutnya lebar-lebar.

"Aaa!"

Hyeri meniup bubur yang masih sedikit panas agar menjadi dingin. Gadis ini dengan malas menyuapi Yeol

"Hap! Hem enak. Aaa lagi dong," suruh Yeol padanya.

Hyeri membuang nafasnya kasar sebelum dirinya kembali menyuapi si tuan mudanya. "Hufh.... Aaa!"

Dengan senang si tuan muda ini menerima satu suapan lagi darinya. Yeol tersenyum padanya karena sangat senang gadis ayamnya merawatnya dengan baik. Hyeri sedikit terpaksa membalas senyumannya lalu tak lama kemudian dirinya tertawa malu.

Setelah selesai menyuapi tuan mudanya, Yeol di suruh istirahat sementara dirinya pergi ke sofa yang ada di kamar untuk menidurkan dirinya di sana.

..................................🐓❤️🐓.................................

...Bersambung...

1
🔵Ney Maniez
semangat upny author Jinda🙏🤗🥰
🔵Ney Maniez
waduhhh knp ayah ny hyeri 🤔🤔🤔🤔
🔵Ney Maniez
yeee usaha tdk mengkhianati hasil yeol....
congratulations
🔵Ney Maniez
semangat yeol💪💪💪💪
🔵Ney Maniez
kecanduan yaa 😂😂
🔵Ney Maniez
ekstra sabarrr hyeri
🔵Ney Maniez
enk bgt orkayyy tinggal minta
🔵Ney Maniez
sukur di hukum
🔵Ney Maniez
😂😂😂😂
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh,
Kamu harus menolong keluarga Hyeri 😁
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Cobain dulu dong rasanya 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Semoga Yeol dapat nilai bagus 👍
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Yeol harus dihukum nih 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Yeol bakalan seneng nih kl tau guru privatnya Hyeri 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
dasar Yeol,kena hukuman kan 🤣
Ney 🐌
knp jg datang hyeri 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
𝐀⃝🥀🥑⃟Jind🤎🍒⃞⃟🦅❀∂я☘𝓡𝓳😘: wkwk namanya juga penasaran
total 1 replies
🔵Ney Maniez
di tunggu upny author quhh🙏🤗😍
Ney 🐌
somiii😡😡😡😡
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
sekolah apa bully berleluasa, untung hyeri bisa manjat huhu salah org kalian kerjain.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
orang yg ingin diindari malah itu yg dijumpai adeh masalah hyeri. marah besar tuh Mr.KIM.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!