Hidup memang sulit tapi aku tak pernah membayangkan hidupku hancur di tangan duda tak berhati
aku telah kehilangan kebahagiaanku setelah terjerumus ke dalam neraka milik duda beranak dua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andee Rosalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KAMITENGGRNGEN
Aku percaya setan itu ada, bisa berkeliaran dimana saja dan kini setan beserta dedemitnya itu mampu menyesatkanmu, perumpamaan itu rasanya sangat cocok menggambarkan kondisiku saat ini.
tiga bulan setelah pernikahanku dengan dimas, twins tepat berusia satu tahun, kini mereka semakin aktif bergerak dan mulai mengoceh tidak jelas, tentu hal itu sangat menyenangkan untukku tapi juga membuatku sensara dengan langkah terpatah - patah mereka mulai bergerak dari ruangan satu ke ruangan lainnya dan akan menangis begitu keras jika keinginannya tidak terpenuhi.
hal ini mungkin sulit jika kulakukan sendiri namun tidak segan - segan aku meminta empat babysitter kepada dimas untuk membantuku mengurusi anaknya dan seperti biasa dimas terlalu malas berkomentar dan tidak ingin aktivitas malamnya terganggu sehingga mengiyakan semuanya.
Like father like son, aku sungguh tidak bisa mengerti bagaimana bisa dimas enggan mengakui twins sebagai darah dagingnya, karena yang kurasakan saat ini twins baru berusia 1 tahun saja sudah keras kepala dan menunjukkan sikap bossy mereka padaku dan baby sitternya.
mereka hanya akan makan jika aku yang menyuapi mereka berdua, aku sungguh tidak masalah akan hal itu untuk twins tapi hal ini berbeda di saat mereka sedang aktif-aktifnya akan sangat mudah jika bisa menyuapi twins ketika duduk tenang dirumah lalu menyuapi mereka secara bergantian hingga selesai namun yang terjadi adalah setiap pagi aku dan keempat babysitter wajib membawa mereka berjalan di taman kompleks yang tidak jauh dari rumah kami dan di sanalah mereka akan makan
oghhh iya jangan lupakan kami yang harus bermain kejar-kejaran terlebih dahulu agar makanan itu seluruhnya habis dan berpindah ke perut mereka.
setiap tumbuh kembang mereka, mereka semakin kesini semakin menunjukkan karakternya masing-masing, sungguh lelah untuk menghadapi mereka berdua.
layaknya sang ayah emosi twins cepat sekali berubah-rubah aku sendiri binggung ini mereka manusia atau bunglon ya?
danisa adalah anak yang murah senyum tapi malas bergerak sedangkan daniel sebaliknya itu anak aktifnya tidak ketolong sehingga kadang untuk menggawasi daniel saja butuh 4 orang dewasa.
jika bisa memilih diantara mereka, aku lebih suka tenang bersama danisa, danisa cerewet dan periang walau begitu dia jika sudah disuatu tempat ya disitu tempatnya sampai dia bosan dan menanggis keras.
sedangkan daniel, daniel takkan menagis tapi setiap dia berkeliaran aku yang mau nanggis keder, takut dia diculik bogkkk!! apa lagi beberapa hari lalu seseorang dari keluarga ibu ketahuan sedang menggawasi kami dari kejahuan.
aku takut penculikan akan mereka gunakan juga untuk mendapatkan uang, apa lagi beberapa bulan ini aku mengguranggi setoranku pada mereka.
bukan, bukannya pelit namun aku semakin irit agar jika dimas menggusir kami, kami masih punya simpanan hingga twins berpendidikan tinggi.
bukan hal aneh memang jika dimas menggusir kami, jadi sebelum semua itu terjadi aku sudah punya persiapan sehingga saat itu memang terjadi perubahannya tidak akan begitu menggangu dalam hidupku juga hidup twins menurutku.
itu pemikiranku tapi mereka tidak akan menggerti jadi yaa sebelum hujan aku selalu sedia payung.
di bab bab tertentu ak sampe nangis baca nya ini ak bingung ak yg menjiwai buku ya atau terlalu drama wkww
pokok nya karya ini punya keunikan tersendiri semangat Thor:)
eh pas aku buka novelnya ... ternyata judul setiap bab nya bikin ngakak.
padahal belum baca, bisa aja Akak authornya