NovelToon NovelToon
Misteri Kecantikan Gadis Tolaki

Misteri Kecantikan Gadis Tolaki

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Cinta Terlarang / Cinta Beda Dunia / Cinta pada Pandangan Pertama / Iblis
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Try yuliana

Hana gadis tolaki berparas cantik yg menjadi incaran para pemuda,namun budaya nya yg yg masih sangat kental dengan mistis membuat para lelaki itu menjadi ciut,tapi tidak dengan danu yg mengejar cintanya hingga titik darah penghabisan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Try yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

misteri kematian lani.

Misteri kematian lani terus menjadi buah bibir masyarakat yang tak menduga lani akan mengalami nasib yg naas, Karena lani tak pernah terdengar dekat dengan laki laki lain.

"Saya sering melihat lani menuju ke rumah kosong itu dimalam hari", ucap Seorang remaja,yg tinggal di pinggiran hutan bersama kedua orang tuanya.

Sayapun Segera mengintrogasi remaja itu dan mencari kebenaran kata katanya,yg disanggah penduduk lain.

"Mana mungkin lani berani ketempat seangker itu,rumah itu sudah puluhan Tahun kosong, jangankan masuk, lewat disitu saja, jarang orang yang berani", ucap warga lainnya.

"Tapi saya betul-betul,sering melihatnya kesitu", ucap pemuda itu sungguh sungguh.

Saya yg melihat kesungguhan diwajah pemuda itu menjadi yakin,apa yg dikatakannya benar,apa adanya.

"Mustar,kak hana yakin kamu berkata benar,bisa temani kesitu", bisikku pada remaja yg bernama mustar itu.

Ia mengangguk, meskipun wajahnya masih kelihatan takut takut, mungkin karna, sebagian penduduk tidak percaya kata katanya,yg sebagian orang menganggap nya,anak keterbelakangan mental.

"Jangan takut mustar,kakak yg akan melindungimu", Ucapku.

"Kak hana,disana ada orang besar yg berbulu", ucap ya sambil bergidik ngeri.

"Jangan terlalu pada mustar Han,ia itu otaknya agak bleng", nahar mendekatiku,saat melihatku tengah berbicara dengan mustar.

Mustar,ketakutan melihat nahar,ia terus menunjuk nahar dengan bibir bergetar.

"Ka-ka kamu pembunuhan nya", ucap mustar ketakutan

Ia berlari,terbirit birit seperti dikejar hantu.

"Kamu lihat sendiri kan,ia itu gila,otaknya tidak beres", ucap nahar.

Nahar menatap tajam mustar yg menjauh,nampak kebencian di sorot matanya.entah krnapa terbersit rasa curiga yg tiba tiba.

"Saya pulang dulu ya", pamitku pada nahar.

 Nahar mengangguk dan tersenyum,tapi kutangkap ada keanehan pada tingkah lakunya,aku harus lebih hati hati menghadapi nahar,firasatku mengatakan ada sesuatu pada diri nahar tanpa setahu ku

"Hana,kamu dari mana,anakmu sedari tadi menangis terus", tanya papaku

Wajah tuanya terlihat makin nampak, kelelahannya menjalani kehidupan yg selalu tak adil baginya

"Dari jalan jalan pa,saya rencananya mau pindah kerja disini lagi,capek tinggal di kota", ucapku

Seketika wajah papa terlihat cerah,padahal baru rencana.

"Syukurlah nak", ucapnya

kasihan papa,ia tak berhenti nya menghadapi masalah yg bertubi tubi,ia kelihatan lebih banyak melamun, mungkin lantaran kepikiran lani yg meninggal tidak wajar.

"Kenapa ya, pikiranku terpusat ke nahar terus", bathinku.

Karena dorongan rasa penasaran membuatku nekat,keluar dari rumah malam ini,setelah abdi tertidur.

Dengan berbekal senter,sebilah golok panjang,kutembus kegelapan malam.menuju rumah mustar,saya ingin memanggil nya menemaniku ke rumah kosong yg katanya sering didatangi lani.

"Nahar", gumamku,mulutku ternganga melihatnya sedang mengendap endap dekat rumah mustar.

"Apa yg akan dilakukan nya,jangan jangan ia mau mencelakai atau menghabisi mustar", ucapku dalam hati.

Kuhentikan langkahku, melihat dengan seksama,apa yg dilakukan nahar selanjutnya.

Nahar,terlihat mencongkel, Sebuah jendela yg mungkin jendela kamar mustar.

Krekkk!!

Suara derit pintu itu terdengar.

"Sialan", ucap nahar lalu melompat kearah tempat persembunyianku.

Gawat,bisa bisa nahar melihatku disini, dengan sekali loncatan saya berhasil menjauh dari tempat persembunyian nahar.

samar samar kulihat ada sosok lelaki yg datang menghampiri nahar.

"Masa,cuma menghabisi pemuda bodoh itu kamu tak bisa har", kudengar suara lelaki itu yg sepertinya sangat familiar di telinga ku.

"Biar bodoh tapi licin Din", ucap nahar,yg memanggil laki laki itu dengan sebutan din,kuyakin itu pasti bidin,lalu apa maksud mereka menghabisi mustar.

"Gawat Din,hana sepertinya akan mengusut kematian lani,jika sampai mustar dibiarkan hidup,kuyakin ia pasti keceplosan mengatakan yg sesungguhnya.

"Astaghfirullah,rupanya betul, kematian lani karena dibunuh, untuk lari dari tanggungjawab", bathinku,saat mendengar obrolannya.

Saya harus pergi dari sini, sebelum mereka menyadari keberadaan ku disini.

"Sepertinya ada orang dekat sini har", ucap bidin yg bersuara keras.

"Tak mungkin Din,mana ada yg berani kesini, kita kan sudah bikin semua penduduk takut, dengan pakaian genderuwo itu", ucap nahar.

Mereka tertawa terbahak bahak, ternyata Mereka sendiri yg menciptakan ketakutan bagi penduduk.

"Awas kalian,tak kubiarkan kalian bernafas dengan tenang", ujarku dalam hati.

Dengan hati hati ku melangkah meninggalkan,tempat persembunyianku ini yg telah membuka tabir kematian lani.

Kujadi khawatir akan keselamatan mustar yg bisa jadi menjadi saksi kematian lani.

"Mustar,semoga malam ini berhasil kau lewati dek", Ucapku dalam hati.

Setelah rumah kudekati,kupasang telingaku lekat lekat, berharap papa tidak mengetahui jika malam ini kukeluar tanpa sepengetahuannya

1
Heri Wibowo
enggak dilanjutkan lagi ceritanya kak?
Heri Wibowo
update lagi Thor
calliga
Lanjut kak author, semangat ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!