NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Suamiku

Dokter Tampan Itu Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dokter Genius / Cintapertama / Dokter
Popularitas:64k
Nilai: 5
Nama Author: Kaynaira

Jihan Aisha Ramadhani yang dijodohkan oleh ayahnya dengan Dokter muda tampan. awal mereka menikah saling bermusuhan, tetapi seiring berjalannya waktu cinta mulai bersemi diantara keduanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaynaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 | Lagi dan Lagi

Jihan melihat ke arah jam tangannya dan ternyata ia sudah mulai telat.

"Mas maaf ya, kali ini aku ngga bisa sarapan bareng sama kamu. Soalnya aku udah telat, tapi aku bakalan sarapan di kampus kok," ujar Jihan.

Tari pun berjalan menemui Jihan dan Eric.

"Jihan ayo!" Ajak Tari yang sudah siap.

"Iya bentar,"

"Mas, aku pamit dulu ya?" Jihan mencium punggung tangan Eric dan mencium pipi Eric.

"Hati-hati sayang, jangan lupa makan!" Pesan Eric.

"Iya mas," Jihan pun segera berdiri dan berjalan bersama Tari.

"Pamit dulu Dokter tampan!" Ucap Tari sambil berjalan dengan Jihan.

"Jagain bini gue Tar!" Teriak Eric.

"Siapp!" Jawab Tari.

Saat Jihan dan Tari sudah jalan menuju kampus, bertepatan Celine sudah selesai masak.

"Mas Eric, makanannya udah siap nih," ucap Celine dari dapur.

Eric pun langsung segera berjalan ke ruang makan dan duduk di kursi. Tak tunggu lama, Eric pun langsung memakan makanan yang sudah disiapkan oleh Celine. Bukan tanpa alasan Eric lahap memakan makanan itu, tetapi saat ini Eric sangat lapar dan tak bisa dipungkiri lagi memang masakan Celine sangat lezat.

Melihat Eric yang tengah makan, Celine pun ikut duduk di samping Eric dan makan bersama Eric.

"Ngapain lo makan disini? Kan lo itu cuman pembantu disini?" Sindir Eric.

"Ya emangnya kenapa kalau aku pembantu disini? Buktinya aja kamu mau kan sama aku?" Ucap Celine santai.

"Siapa juga yang mau sama lo? Ngga usah kepedean jadi orang!" Ketus Eric.

"Kalau ngga mau, semalem kenapa main nyosor aja? Kalau suka sama aku bilang aja, aku aja ngaku kalau suka sama kamu," ujar Celine.

"Lo duluan ya yang nyosor! Gue cuma kebawa napsu aja," balas Eric.

"Berarti kamu napsu sama aku ya?" Tanya celine mendekatkan wajahnya ke arah Eric.

"Ngga," jawab Eric.

Eric tidak sengaja melihat tali baju Celine yang terbuka, sehingga nampak terlihat sedikit branya. Ia sedikit tergoda, namun ia berusaha menahan agar tidak kebablasan lagi seperti semalam.

Celine yang melihat Eric sedang melihat ke arah dadanya sambil memakan makanannya pun langsung tertawa.

"Kenapa lo?" Tanya Eric.

"Kalau mau bilang aja mas, bakal aku kasih kok," ucap Celine.

"Ngga, pasti itu bekas om om genit," Eric mengalihkan pandangannya.

"Dih, kata siapa? Kan yang terakhir nyobain kamu," tepis Celine.

"Sebelum gue pasti banyak kan?" Tanya Eric.

"Ngga sih, terakhir dia doang," jawab Celine.

"Dia? Selingkuhan lo?" Tanya Eric.

"Iya,"

"Kalau kamu mau, abis makan aku kasih," ujar Celine.

"Ngga ah, gue mau tidur aja. Masih ngantuk," tolak Eric.

"Yaudah aku temenin," ucap Celine.

"Kamu kapan menuhin janji kamu semalem?" Lanjut Celine.

"Janji apaan?" Tanya Eric.

"Kamu janji, katanya mau nikahin aku," mendengar perkataan Celine, Eric pun tersedak.

"Aduh mas," Celine lantas memberikan Eric air putih.

"Siapa yang ngomong begitu?" Tepis Eric.

"Kamu sendiri loh yang ngomong, kamu ngga inget?" Tanya Celine.

"Ngga,"

"Aku mah gapapa kok kalau jadi yang kedua. Yang penting sama kamu," ujar Celine.

"Tapi gue ngga mau punya istri dua!" Tegas Eric.

"Yaudah, ceraiin aja Jihan. Lagian mantepan punya aku kan?" Ucap Celine ringan.

"Enak aja lo kalo ngomong!" Ketus Eric.

Saat mereka berdua sudah selesai makan, Eric segera berjalan menuju kamarnya. Sedangkan Celine mengambil piring Eric untuk dicuci di dapur.

Walaupun Celine hanya mengincar Eric saja dirumah ini. Tetapi ia tidak pernah meninggalkan pekerjaannya. Saat Celine sudah selesai mencuci piring dan menyelesaikan pekerjaan yang lainnya. Ia akan segera mandi di kamar Eric.

Celine pergi ke kamarnya terlebih dahulu untuk mengambil baju ganti dan handuk. Saat sudah, ia segera berjalan menuju kamar Eric. Ia mulai membuka pintu kamar Eric, terlihat Eric sedang rebahan di kasur sembari membaca buku.

"Mas, aku numpang mandi ya?" Izin Celine.

"Kenapa emang kamar mandi di kamar lo?" Tanya Eric.

"Jujur aku ngga terbiasa mandi di kamar mandi pembantu kayak gitu. Kamar mandinya sempit terus bau lagi! Jijik," ujar Celine.

"Ya kan lo pembantu disini Cel! Masa iya mau yang mewah?" Sindir Eric.

"Makanya mumpung ngga ada Jihan, aku mau numpang mandi disini. Boleh kan?" Tanya Celine.

"Terserah lo lah!" Ketus Eric.

Celine pun segera masuk ke dalam kamar mandi tanpa mengunci pintunya. Entah apa yang direncanakan oleh Celine kali ini.

\*\*\*

Di kampus, Tari dan Jihan sedang fokus mengerjakan tugas yang diberikan oleh Dosen. Tapi tiba-tiba perasaan Jihan mulai tidak enak, seperti ada sesuatu yang terjadi.

Jihan mulai memegang dadanya yang berdegup kencang. Tari yang melihat hal itu pun, terheran.

"Jihan lo kenapa?" Tari menyenggol lengan Jihan. Kebetulan saat ini mereka sedang membentuk sebuah kelompok.

Jihan melihat ke arah Tari, "gapapa kok," jawabnya.

"Gapapa kok muka lo kelihatan gelisah begitu?" Ujar Tari.

"Ngga tau Tar, perasaan gue ngga enak," bisik Jihan, karena takut mengganggu yang lain.

"Tenangin diri lo, fokus lagi sama tugas kita," balas Tari.

Jihan pun mengangguk.

\*\*\*

Di apartemen, saat Celine sudah selesai mandi. Ia segera menemui Eric yang sedang tertidur lelap. Celine pun duduk di pinggir ranjang sembari mengelus rambut Eric. Merasakan ada yang menyentuhnya, Eric pun membuka kedua matanya dan ternyata yang mengelus rambutnya adalah Celine.

"Maaf mas, gara-gara aku kamu kebangun ya?" Ucap Celine sembari menghentikan aktivitasnya itu.

Celine saat ini mengenakan daster mewah yang biasa ia kenakan saat di rumahnya dulu. Memang daster itu agak sedikit terbuka.

"Lo ngapain disini?" Eric mengganti posisinya menjadi duduk dan menatap Celine.

"Aku tadi habis selesai mandi mas," jawab Celine.

Celine sengaja mengibaskan rambutnya yang basah agar terkena wajah Eric.

"Eh mas, maaf ya?" Ucap Celine.

"He em," jawab Eric yang segera berdiri dan ingin berjalan ke arah luar.

Saat Eric berjalan ke arah luar, Celine pun ikut berdiri dan menarik lengan Eric hingga mereka berdekatan. Mereka saling memandang satu sama lain, Celine langsung mencium bibir Eric dengan ganas dan dibalas oleh Eric.

Tangan Eric mulai kemana-mana, ia mulai membuka baju Celine secara perlahan. Seakan belum puas, ia pun lantas menidurkan Celine di ranjangnya dan membuka bajunya dengan cepat.

"Kamu ngga akan bisa nolak pesona aku mas," batin Celine.

Eric pun langsung men\*ium kembali bibir Celine sembari membuka bra yang menutupi benda kesukaannya itu. Saat Eric sedang memainkannya. Tiba-tiba, ada yang membuka kamar Eric.

"Eric!" Teriak orang itu.

Eric dan Celine pun langsung melihat ke arah sumber suara tersebut.

1
Yus Warkop
😂😂😂😂🤭
Siti Khalimah
semangat ya thor. selamat tahun baru. moga sukses panjang umur sehat selalu. rajin up nya.
Kaynaira: huhhuu makasih yaa🥺 insyaallah bakal rajin up kok✨
total 1 replies
Siti Khalimah
makin suka deh . semangat ya kaķak
Kaynaira: terimakasih 💐
total 1 replies
Siti Khalimah
persiapkan dirimu neng jihan!!!!
Siti Khalimah
wkwkwk
Reyhan Gaming
ji89i
Maizuki Bintang
bgs
Teteh Lia
semangat Kaka... 💪 mampir jg ke "love story in SMA " yu....
Kaynaira: makasihhh kak... kakak juga semangattt yah💪
total 1 replies
Uthie
keep dulu 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!