NovelToon NovelToon
Anak Genius : Antara Benci Dan Rindu

Anak Genius : Antara Benci Dan Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Anak Genius / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: senja_90

"Aku pergi, Xander. Kuharap kamu akan baik-baik saja." ~ Tania Maharani

"Pergilah! Jangan pernah menampakkan dirimu lagi di hadapanku! Aku sangat membencimu! ~ Alexander Vincent Pramono

Rumah tangga harmonis yang diharapkan langgeng hingga maut memisahkan rupanya hanya angan belaka. Tania harus pergi meninggalkan suami tercinta dalam keadaan hamil.

Lantas, bagaimana kehidupan Tania setelah resmi berpisah dari Xander? Akankah Arsenio menerima Xander sebagai ayahnya setelah mengetahui pria itu akan menikah lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja_90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

V Pramono Group

Arsenio dan Surti berjalan bersisian memasuki gedung pencakar langit yang ada di kawasan Jakarta Selatan. Jemari tanga mungil tak pernah terlepas dari genggaman tangan seorang wanita dewasa berseragam di sebelahnya.

"Permisi, Nona, apa Tuan Xander ada di ruangan?" tanya Surti kepada salah satu resepsionis. Wanita itu tetap bersikap biasa saja meski sedari tadi keringat dingin mulai muncul ke permukaan.

Bagaimana tidak, ini merupakan kali pertama bagi Surti, menolong Xander menemui seseorang yang konon katanya adalah orang jahat. Walaupun ia tidak tahu kejahatan apa yang diperbuat oleh pria berdarah Indonesia Amerika, tetapi wanita itu mencoba percaya bahwa yang dikatakan oleh Arsenio merupakan sebuah kebenaran sebab anak sekecil itu tak kan mungkin berdusta.

Dua orang resepsionis saling menatap satu sama lain, kemudian mereka beralih menatap Surti. Sedikit heran kenapa ada seseorang yang menanyakan keberadaan Xander, sedangkan beberapa hari lalu pasca virus I hate you, Dad, memporakporandakan data perusahaan, lelaki bermata hazel telah diistirahatkan selama waktu yang tidak ditentukan akibat tak becus mengurus perusahaan hingga mengalami kerugian yang cukup besar.

"Ada perlu apa, Nona, datang ke sini?" tanya resepsionis berseragam batik warna coklat.

Surti tergagap. Bola mata wanita itu bergerak tak tentu arah, mencari alasan logis hingga diperbolehkan menemui CEO perusahaan tersebut. "Ehm ... s-saya ...."

"Tentu saja ada keperluan penting, Aunty! Maka dari itu aku ingin bertemu dengan Om Xander," sergah Arsenio cepat saat melihat gerak gerik Surti menunjukan kalau ia tak mampu menjawab pertanyaan dua resepsionis yang bekerja di balik meja.

Suara imut mampu mengalihkan perhatian dua resepsionis dari sosok wanita berseragam merah muda di hadapan mereka. Lantas, dua wanita itu menundukan wajahnya menatap sosok anak kecil yang mampu membuat mereka terpaku beberapa saat.

"K-kamu, siapa?" tanya salah satu dari mereka setelah pulih dari keterkejutannya. Sosok anak kecil itu mirip sekali dengan Xander. Mulai dari wajah, hidung dan iris mata hazel yang tampak jernih nan indah.

"Aku Arsenio, Aunty. Cepat katakan, apakah aku boleh bertemu dengan Om Xander?" tanya Arsenio. Kali ini ia memasang wajah memelas dengan sorot mata penuh pengharapan.

Arsenio yakin dengan sedikit mengeluarkan jurus jitu akan membuat mereka luluh dan berbelas kasih kepadanya hingga ia diperbolehkan masuk tanpa harus menjalankan segala prosedur sulit demi bertemu dengan CEO perusahaan.

"Aunty, please, boleh ya aku bertemu dengan Om Xander." Lagi dan lagi, bocah kecil bermata hazel memasang wajah memelas. Bulu mata lentik mengerjap beberapa kali dengan kedua tangan menangkup di depan dada. Bocah itu tampak begitu lucu dan menggemaskan hingga membuat kedua wanita itu tak berdaya.

Mereka saling bertukar pandang seolah sedang berkomunikasi lewat telepati. Ingin membantu, tapi teringat prosedur perusahaan yang mewajibkan setiap tamu wajib memberitahu maksud kedatangan mereka ke perusahaan. Selain itu, para tamu pun dimintai mengumpulkan ID pengenal untuk menghindari sesuatu hal buruk menimpa calon penerus perusahaan V Pramono Grup.

Wanita berseragam batik warna coklat menggeleng lemah. "Maaf, Adek, kami tidak bisa memberimu izin bertemu dengan Tuan Xander sebelum memberitahu tujuan kedatanganmu ke perusahaan ini."

"Benar, Dek. Kami tidak bisa mengambil resiko sebab jika melanggar maka pekerjaan Aunty jadi taruhannya," timpal petugas yang lain.

Tampak jelas raut kekecewaan terpancar jelas di wajah Arsenio. Ia pikir dengan mengerahkan kemampuan acting yang dimiliki akan membuat kedua wanita itu luluh, tapi ternyata nihil.

"Ada apa ini kok ribut-ribut?" Suara bariton seseorang menghentikan perdebatan antara bocah laki-laki berambut pirang kecoklatan dengan dua wanita yang bekerja di bagian resepsionis. Refleks mereka menoleh ke sumber suara.

"Selamat siang, Tuan. Maaf menggangu hari Anda. Kami tidak bermaksud merusak waktu istirahat Tuan Jonathan. Hanya saja tadi sedikit masalah kecil, tapi sekarang sudah selesai," jawab wanita berseragam batik warna coklat.

Jonathan yang berdiri di dekat tiang penyangga mengamati tubuh mungil Arsenio. Posisi bocah itu membelakangi ayah kandung Alexander hingga ia tak bisa melihat jelas wajah cucunya.

Kenapa aku seakan melihat Xander versi kecil saat menatap punggung anak kecil di seberang sana? Lalu, kenapa hatiku begitu menghangat seakan kami memiliki ikatan batin? kata Jonathan dalam hati.

Tak ingin mati penasaran, pria bertubuh jangkung berdarah Amerika tulen berjalan menghampiri meja resepsionis. Kemudian ia berdiri di belakang Arsenio. "Adek kecil, sebenarnya ada keperluan apa kamu datang ke sini, Nak?" tanya Jonathan lembut. Ia membungkukan sedikit badannya hingga sejajar dengan Arsenio. Tangan pria itu menyentuh kedua pundak sang cucu. Perlahan, Jonathan membalikan badan mungil itu hingga posisi mereka saling berhadapan.

Akan tetapi, saat tubuh kecil itu menghadapnya, ia merasa bumi tempatnya berpijak tak lagi berputar pada porosnya. Rahang pendiri perusahaan V Pramono Grup terbuka lebar bahkan saja nyaris tercopot dari tempatnya. Bola mata terbelalak sempurna. Ia seakan sedang melihat anak semata wayangnya berdiri di hadapannya, tapi dalam bentuk yang berbeda.

*Ya Tuhan, i-ini ... kenapa dia mirip sekali dengan puteraku? Siapa dia? Ada hubungan apa dengan Xander? Apa mungkin dia adalah cucuku? Siapa ibuny*a? Mungkinkah anakku mempunyai anak haram di luar pernikahan dan bocah ini datang ke sini untuk meminta pengakuan?

Banyak sekali pertanyaan yang melayang di pikiran Jonathan. Sungguh, ia tak menduga jika dirinya akan bertemu dengan seseorang yang begitu mirip dengan Xander--putera semata wayangnya.

.

.

.

1
SisAzalea
cake-slice
Cinta Rodriques
kok digantung thour??
Siti Nurjanah
apa dulu Abraham dan laura pernah melakukan hub suami istri? dan menghasilkan buah cinta 1 mlm?
Siti Nurjanah
good q salud dengan kelakuanmu yg sekarang nyonya miranda Pramono karena berani meminta maaf dan berkata jujur serta taubat
Siti Nurjanah
katanya sebentar lg mau ada pesta ultah pernikahan nya papa dan mamanya lidya , apa itudi gunakan untuk mengungkapkan dalang di balik kecelakaan miranda seperti yg di lakukan waktu tunangan lidya untuk mengunkapkan kalau lidya selungkuh?
Siti Nurjanah
apa kejadian kecelakaan yg di alami miranda itu adalah perbuatan atau orang suruhan tuti ? teman sisialitanya?
Siti Nurjanah
salah siapa di suruh suami agar di rumah aja kok malah ngeyel, jdnya y di bully ma temennya
Siti Nurjanah
good kakek jo q mendukung mu untuk menghukum nenek lampir yg suka menghina orang lain
Siti Nurjanah
ayo q setuju kamu kasih pelajaran Daddy mu
Siti Nurjanah
semua laki2 di keluarga vinsen mlempem kurang tegas
Siti Nurjanah
xander pria lemah
Siti Nurjanah
good tania jangan mau di tindas. dan semoga xander atau mamanya tau kelakuan Lidya
Siti Nurjanah
arsen qyo kasih hadiah kejutan buat ayahmu yg bodoh itu
Siti Nurjanah
pasti yg di tabrak xander
Siti Nurjanah
katanya orang berpendidikan tinggi, kaya mengapa tdk cari tau kebenarannya jejadian yg menimpa tania 5 thn lalu. apakah waktu itu tania di jebak atau tdk
Siti Nurjanah
ayo semangat tania hadapi orang" yg dulu telah menyakitimu. buktikan kalau tanpa bwntuan dia kamu bisa menjalani hidup dgn baik
Ani Kartini
ok banget ,,,seruuuu😍😍
🍀🍀🍀🍀🍀
tak ada tanda2 kehidupan dari otjorr
Fitrian Delli
anak lo tu yg haram bu zainab simpan om om cucumu yg haram zainab
Nadja 🎀
lum update ya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!