NovelToon NovelToon
Dipinang Dosen Killer

Dipinang Dosen Killer

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ana fatih

"Astangfirullah Pak, ini bukan hukuman tapi menindas namanya!" Pekik Nabila kala menatap bukuu setebal tembok di depannya.
"kalau tidak mau silahkan keluar dari daftar Siswi saya!" jawab pria yang amat di kenal kekillerannya.
huff!
Nabila tak dapat membantah selain pasrah ia tidak mau mengulangi mata kuliah satu tahun lagi hanya demi satu kesalahan.
Tetapi Nabila pikir ini bukan kesalahan yang fatal hanya dosennya memang rasa sensitiv terhadap dirinya, Nabila tidak tahu punya dendam apa Pak Farel sehingga kesalahan kecil yang Nabila perbuat selalu berujung na'as.

Yuk lanjut baca kisah Nabila yang penuh haru dan di cintai oleh dosennya sendiri secara ugal-ugalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana fatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Bacanya sambil merem.....!

Suara desahan demi desahan dari bibir mongil Nabila mulai terdengar, sebenarnya wanita itu tidak ingin tapi karena perbuatan Alka membuat Nabila tak sengaja.

Sedang Alka semakin bergairah, kecupan demi kecupan mulai dari wajah, hingga ke jenjang leher Nabila Alka menyesep pelan-pelan melalui lidahnya sehingga Nabila menggeliat karena tak tahan menahan sensasinya.

Lamat-lamat Nabila suara napasnya tak beraturan, Alka kembali melahap bibir Nabila yang sudah tak ada pekolakan, baru tangan Alka menarik pinggangnya membawa ke atas kasur ala bridal stayli.

Nabila menelan saliva kala tak bisa berkutik lagi, kini tubuhnya di lempar ke atas kasur oleh Alka yang sudah berada di atasnya, Alka mengukung sang istri.

"P-ak, saya masih magang, gimana kalau hamil?" cicit Nabila kala Alka hendak menerkam pucuk merah yang sedang tegang.

Alka menyerngit, bisa-bisanya sang istri di saat suasana begini yang di ingat magangnya.

"Memangnya kenapa kalau kamil, kamu punya suami kan? kamu pikiran saya tidak bisa bertanggung jawab!" kata Alka kembali menenggelamkan wajahnya memakan Nabila seperti hewan buas karena gemas sama tingkah Nabila yang lucu.

"Ehm! Pak," desah Nabila kala ada sesuatu yang berusaha menengkan tubuhnya.

"Bukankah tujuan ummi dan Abi memberikan hadiah bulan madu ini agar kita bisa memberikan cucu, dan saya tidak bisa mengingkari janji pada beliau."

"Tapi kan saya belum siap punya anak, Pak," balas Nabila.

"Kamu pikir sekali berbalut langsung hamil, ah kamu ini bikin rusak moment saja." Alka tidak menghiraukan ocehan istrinya lagi.

Akhirnya Alka berhasil melakukan apa yang seharusnya ia lakukan sebagai pria sejati di malam pertamanya bersama istri cantiknya.

**

Tirai jendela hampir saja di terobos oleh terik matahari tapi pasangan suami istri tersebut masih terlelap dalam mimpi indahnya, bukan karena terlena oleh mimpi saja tetapi di topang oleh letihnya tubuh setelah semalam mereka melakukan pergulatan panas berkali-kali bahkan Alka dan Nabila berkali-kali kelepesan.

Alka yang baru saja terbangun langsung tersenyum kala menoleh di suguhi pemandangan indah, Nabila masih tertidur pulas dengan tertutup selimut sedada Alka tahu di dalam sana polos karena Alka yang melepasnya.

"Terima kasih sayang, maaf kalau tadi malam aku buat kamu letih tapi aku yakin kamupun merasakan puas, kan!" gumam Alka tersenyum tipis sambil mengusap kepala Nabila lembut.

Tak lama Nabila mengeliat, ia terkejut saat mendapatkan dirinya tidak memakai baju, di tambah Alka masih setiap menatapnya intens.

"Kenapa di tutupi, bukankah semalam saya sudah tahu semua," ujar Alka jahil.

Nabila benar di buat malu oleh ucapan sang suami, mengingat kejadian semalam rasanya Nabila ingin menenggelamkan Alka hidup-hidup.

Semalam Nabila juga larut dalam permainan Alka, karena Alka melakukan dengan lembut dan Nabila merasa di cintai tapi tetap saja saat ini ia merasa sangat malu apa lagi kalau sampai Alka menyadari jika dirinya semalam juga ikut terbawa perasaan.

"Mau, kemana?" tanya Alka, Nabila bergerak hendak turun.

"Saya mau mandi Pak," jawab Nabila.

"Tunggu," cegah Alka.

"Kenapa, Pak?"

Alka bangun dari tidurnya, lalu menyingkirkan selimut dan turun ke bawah.

" Saya siapkan air hangat dulu, biar kamu mandinya lebih nyaman," ucap Alka tahu kalau bagian area sensitiv Nabila pasti masih perih, diam-diam Alka sudah belajar melalui artikel bagaimana kondisi pengantin wanita setelah malam pertama.

Nabila masih terdiam di atas kasur, ia tak menyangka kalau Alka masih punya hati yang lembut, sehingga mengerti kalau dirinya memang butuh air hangat, jujur area sensitive Nabila masih terasa nyeri tapi Nabila harus kuat nanti yang ada Alka mengejeknya lemah.

"Auw," ringis Nabila saat ia hendak turun.

"Sudah saya bilang, tunggu," kesal Alka saat keluar mendapatkan Nabila turun yang nyatanya dirinya masih sakit.

"Saya bisa kok Pak," cicit Nabila.

"Tidak usah sok kuat, kalau kamu sampai jatuh saya ada saya yang repot," sahut Alka, padahal dirinya hanya ingin menunjukkan kasih sayangnya pada Nabila.

"Kenapa sih, masih saja songong," batin Nabila pasrah.

Alka langsung menggendong Nabila ala bridal styli masuk ke dalam kamar mandi, wajah Nabila langsung merona berada dalam gendongan tangan Alka yang ia sendiri melingkarkan tangannya ke leher Alka takut jatuh.

Alka menaruk Nabila ke dalam bethup yang sudah di siapkan air hangat biar Nabila merendam dirinya sebentar, karena itu bisa mengurangi rasa nyerinya.

Selesai itu Alka keluar, dan cepat-cepat mandi sendiri di kamar mandi yang satunya, dekat dapur.

Selesai mandi Alka sholat sendiri karena ia harus menyiapkan sarapan untuk Nabila.

Dan benar saja saat Nabila keluar dari kamar Alka sudah menyiapkan sarapan dan juga susu putih, lengkap dengan vitamin.

Nabila tertegun karena Alka ternyata perhatian dan tahu kalau saat ini dirinya memang lagi lemah, tadi saja Nabila hampir mau pingsan karena tenaganya menipis ulah Alka semalam.

Gimana tidak, semalam Alka menggempurnya kurang lebih tujuh kali, sampai Nabila kehabisan tenaga baru Alka berhenti.

Nabila berusaha kuat untuk melaksanakan sholat subuh dua raka'at terdahulu.

Alka memperhatikan gerak-gerik Nabila yang sedang sholat, ternyata Nabila masih lemas itu terlihat dari tubuh Nabila yang gemetteran.

"Apa semalam saya sudah keterlaluan banget, ya." batin Alka.

Selesai Nabila sholat Alka sudah memindahkan sarapan untuk Nabila di atas nakas, agar isterinya sarapan di atas kasur saja.

"Maaf Pak, kenapa ditaruh di situ?" tanya Nabila heran.

"Kamu makan di sini saja tidak perlu ke dapur." Alka menuntun Nabila untuk duduk di kasur.

Nabila lagi-lagi di buat kikuk sama sikap Alka yang berubah.

"Kamu langsung makan, habis itu minum vitamin itu untuk meredakan rasa sakit anu mu," ucap Alka.

Blush!...

Wajah Nabila merona sesaat mendengar Alka mengakan hal tersebut, terbayang kembali moment di mana ia dan suaminya semalam.

Nabila mengangguk, tidak menyaut apa-apa namun saat dirinya hendak mengambil mangkok yang berisi bubur tersebut tangannya kembali gemeteran.

"Kamu nggak papa, kan?" tanya Alka menatap Nabila.

"Hah!"

" Maksud ku kamu bisa makan sendiri, saya lihat kamu masih lemas?"

"Saya nggak papa Pak," sahut Nabila cepat.

Nabila mengambil kembali mangkok yang berada di atas nakas yang sempat terhenti karena pertanyaan Alka.

Namun saat tangan Nabila menyentuh gelas, ia hampir saja menjatuhkannya kalau saya Alka tidak segera menangkapnya.

"CK Alka! Kamu itu terlalu sombong dan sok kuat, kenapa nggak ngaku aja kalau belum kita makan sendiri, saya ini suami kamu apa susahnya bilang, kalau tadi gelas itu jatuh saya juga kan yang repot," ucap Alka mengambil alih mangkok dan juga gelas yang mau ambil oleh Nabila.

Lalu membantu Nabila makan dengan cara menyuapinya, Alka ikut duduk di sebelah sang istri.

*Tuntas apa masih kurang.. Hikss...

1
Aditya hp/ bunda Lia
ck, ... nih dosen atu bawaannya nyokot Mulu 😂
Aditya hp/ bunda Lia
siksa terus Nab ... 😂
Aura kasih
gacor Nabila 🤣😄😄
Zara Fatimah
seru banget bikin skit peeut
Zara Fatimah
🤣🤣 kapok kamu Alka
Zara Fatimah
ampun dech Pak Alka 😂😂
Zara Fatimah
Lucu 😂
Aura kasih
awww. aku tidak kebayangyang di lakukan pak dosen 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
wkwkkk .... pak dosen lagi solo karier senam 5 jari? 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
balas dendam nih Nabila
Aditya hp/ bunda Lia: banyak juga gak apa-apa tuman wae suami galak 😂
total 2 replies
Aura kasih
buat Alka cemburu kejang-kejang Thor 🤣
Ana fatih: 🤣🤣 biar tahu Rasak ya kak
total 1 replies
hasatsk
cie cie yang mulai tidak mau berjauhan dengan dosen killernya...
Aura kasih
aduh kak ayolah buat Alka bucin. eh tapi aslinya dia itu sudah bucib 🤣
Aura kasih
Adakah cowok model Alka
Aditya hp/ bunda Lia
apa jangan2 ada masalah yah sama rahimnya Nabila ada miom atau kista mungkin? 🤭
Aditya hp/ bunda Lia
masa iya sih Nabila keguguran ... 🤭
Aditya hp/ bunda Lia: aku nya orangnya suka sotoy 😂😂✌️
total 3 replies
Aditya hp/ bunda Lia
emang si pak dosen ini bunglon yah kadang baik kadang jahat nyebelin pake banget ...
Aditya hp/ bunda Lia: masukin oven ajah biar meleleh 😂
total 2 replies
Nia Juniawati
bagus bagus banget ceritanya/Smile//Smile//Smile//Smile/
Aura kasih
Abi anak mu mintak di jitak kepalanya 🤣
Aditya hp/ bunda Lia
mulut si Alka ini kayaknya harus ditaplok dulu pake ulekan cabe 7kg deh dower - dower
Aditya hp/ bunda Lia: heran soalnya dosen tapi ngomong ke istri asal jeplak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!