Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Putus
Vivian segera memencet password apartemen Dika lalu segera masuk tapi dia sedikit terkejut melihat apartemen yang berantakan,ada beberapa piring kotor dan minuman keras di atas meja setau Vivian kekasih nya ini tak pernah menyentuh minuman keras tetap kenapa sekarang malah begini.
Vivian berjalan pelan dia melihat pakaian wanita di atas mesin cuci dan itu jelas bukan pakaian nya karena Vivian tak pernah meninggalkan baju nya di apartemen Dika.
"Pakaian siapa ini?"gumam nya lalu berjalan pelan ke arah kamar Dika.
Vivian membuka pintu kamar Dika perlahan dan terlihat jelas pemandangan yang membuat Vivian menutup mulut nya tak percaya,Dia melihat sosok perempuan yang tengah tertidur memeluk sang kekasih dengan di balut selimut.
Jantung Vivian berdegup kencang siapa perempuan itu karena wajahnya tak terlihat.
"Dika!"pekik Vivian hingga membuat Dika dan Olivia kaget lalu terbangun.
"Vivian" gumam Dika sedangkan Olivia tersenyum manis.
"Olivia ternyata ka-mu"
"Ya,ini aku kakak ku tercinta,aku dan Dika sepasang kekasih yang saling mencintai"
"Apa ini Dika?" tanya Vivian mencoba mendekati mereka.
"Ak-u bisa jelas kan Vi"
"Plak....." kali ini Vivian tak bisa menahan emosi nya dia menampar sang kekasih.
"Vivian,jangan lancang kamu" marah Olivia,dia hendak turun tapi tubuh nya saat ini tengah telanjang begitu juga dengan Dika.
"Lelaki bajingan kamu,kamu selingkuh dengan dia" Tunjuk Vivian pada Olivia
"Kita putus" marah Vivian lalu segera pergi sambil menangis.
"Vi...." panggil Dika hendak mengejar tapi di tahan Olivia.
Tiba-tiba ponsel Olivia berbunyi..
"Hallo yah"
"Kamu di mana, pulang sekarang"
"Kenapa yah?" tanya Olivia
"Vivian kabur, bantu ayah mencari nya"
"Kabur bagaimana,Vivian ada di sini" jawab Olivia bingung
"Tangkap dia,jangan biarkan dia lolos Oliv,ayah akan menikah kan nya dengan pak Sobirin"
"Ya yah...." jawab Olivia lalu segera bangkit dan mencari pakaian nya.
"Pakai pakaian kamu,kita tangkap Vivian" perintah Olivia pada Dika
"Kenapa?"tanya Dika tak mengerti
"Sudah cepat pakai,jangan banyak tanya"sahut Olivia kesal
*****
Vivian yang tak melihat kiri kanan saat bejalan malah tertabrak mobil.
"Awwww......" pekik Vivian
"Kenapa Lan?" tanya Bagas
"Tertabrak pak"
"Bantu segera" jawab Bagas dan diangguki Alan yang langsung keluar dari dalam mobil nya.
"Maaf sa-" Alan tak meneruskan ucapannya karena melihat wajah Vivian.
"Kamu lagi,apa mau mu?" tanya Alan kesal
"Tolong bantu saya bawa saya dari sini"pinta Vivian
"Kamu ini penipu"
"Tolong kali ini saja bantu saya"mohon Vivian membuat Alan kembali kedalam mobil dan memberitahu pada sang atasan lalu kembali lagi ke arah Vivian.
"Berdiri" ujar Alan
"Saya tidak bisa berdiri sendiri kaki saya sakit sekali" ringis Vivian,Alan segera mendekat lalu membantu nya masuk kedalam mobil.
"Vivian...." pekik Olivia
"Pak segera bawa saya pergi" pinta Vivian dan diangguki Alan.
"Sial!" kesal Olivia yang melihat Vivian pergi begitu saja.
"Jadi kami harus membawa kamu kemana?"tanya Alan
"Sa-ya.....Saya....bawa ....." Vivian bingung untuk menjawab nya dia tak tau harus kemana.
"Hiks......hiks......hiks....."tiba-tiba Vivian menangis sambil menggelengkan kepalanya membuat Alan dan Bagas bingung.
"Bawa kerumah sakit saja Lan" perintah Bagas
"Tidak usah,kaki saya hanya keseleo sedikit saja nanti akan sembuh sendiri turun kan saja saya di depan sana" pinta Vivian membuat Bagas dan Alan benar-benar bingung dengan perempuan ini.
"Maaf saya sudah menyusahkan anda hari ini" lanjut Vivian
"Tapi saya benar-benar tidak berniat memeras anda atau pun berbuat buruk kepada kalian" jelas nya lagi membuat Bagas tersentuh dia bisa merasakan kalau perempuan di hadapannya ini tengah kesulitan.
"Pulang ke apartemen Lan" ucap Bagas membuat Alan terkejut.
"Tapi pak-"
"Pulang ke apartemen" ulang Bagas dan diangguki Alan patuh.
"Untuk sementara waktu kamu tinggal di apartemen ku saja"
"Tapi kita tak saling kenal pak"ujar Vivian
"Saya bukan orang jahat"ucap Bagas membuat Vivian terdiam sejenak.
Vivian berpikir untuk saat ini tak ada tempat mengadu dia tak bisa berkeliaran seenaknya karena sudah pasti ayah nya sedang mencari dirinya untuk segera di nikahkan dengan lelaki tua bangka.
Tak ada pilihan lain jika memang lelaki di hadapannya ini orang jahat mau tidak mau dia akan menjalankan hidup dengan cara yang berbeda, Vivian hanya bisa menyerahkan diri nya pada Tuhan semoga ini pilihan yang terbaik dalam hidup nya.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya