"kita jalani pernikahan ini hanya sampai satu tahun, setelah itu kita bercerai".(zevan rafindra abraham).
" baiklah, kalau itu maumu, tapi aku punya syarat selama satu tahun kita bersama".(agnisa adeline auron)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
MUNCHEN, JERMAN 🇩🇪
suasana kota munchen pagi ini sangat bersahabat,semoga akan berlanjut pada siang harinya, masalahnya hujan mulai turun sejak kemarin sore hingga tadi malam.hari ini adah hari bersejarah untuk ziano,dia sudah menyelesaikan pendidikan nya di salah satu Univeristas di munchen Jerman.mom widya dan dad Abraham sudah tiba sejak tadi malam, mereka tidak akan melewatkan momen bersejarah putra bungsu nya.acara berlangsung mulai siang hingga sore hari. zevan dan agni tidak bisa hadir karena masalah pekerjaan,mereka memberi ucapan selamat melalui video call yang di lakukan agni tadi malam.rencananya mereka akan langsung terbang ke Indonesia setelah acara selesai.tapi mom widya bersikeras untuk tinggal beberapa hari lagi.maklum lah dia sangat merindukan sahabat sekaligus besannya itu.mommy rena memang tinggal di lauterbrunnen swiss,tapi jaraknya dari kota munchen tidak terlalu jauh,dengan menggunakan kendaraan pribadi, mereka bisa sampai ke lauterbrunnen kurang lebih 6 jam jarak tempuh.
dan di sinilah mereka sekarang, di kediaman keluarga auron di lauterbrunnen, swiss.menurut mommy widya kota kecil di kaki pegunungan Alpen ini sangat indah,tujuh puluh dua air terjun yang mengelilingi sungguh membuat hati kita tenang dan damai.
ziano yang baru pertama kali nya datang ke lauterbrunnen merasa sangat takjub dengan pemandangan nya.
"tidak heran kenapa tante rena memutuskan tinggal di sini, aku aja yang baru ke sini langsung jatuh cinta dengan suasana nya yang sangat asri dan tenang."
...****************...
pagi ini zevan bangun lebih awal dari biasa nya. dia pun langsung menuju dapur mencari sesuatu yang bisa membasahi kerongkongan nya yang terasa kering.dia pun mengambil air dari dalam kulkas dan meminumya. setelah selesai dengan aktifitas nya,dia kembali ke kamar nya.
"biasanya jam segini dia sudah bangun. " gumam zevan sambil menatap pintu kamar agni yang terletak di samping kamarnya yang masih tertutup rapat.
jam delapan pagi zevan sudah bersiap.saat akan berangkat dia melihat ke arah dapur yang masih bersih tanpa ada aktifitas sama sekali membuatnya mengurungkan niatnya untuk segera ke kantor.dia melihat kamar agni yang masih tertutup rapat.zevan berdiri di depan pintu kamar agni, ragu ingin mengetuk pintu tapi akhirnya dia melakukannya juga.
tok... tok... tok....
zevan mengetuk pintu kamar agni, tapi tidak ada jawaban. zevan mengetuk kembali dengan frekuensi yang lebih cepat dan agak keras. tapi tetap sama,sunyi.zevan memberanikan diri membuka pintu kamar agni.
ceklek........
"syukur lah tidak di kunci." zevan menatap ke sekeliling kamar agni,bersih dan rapi,aroma vanila menyeruak masuk ke dalam indra penciuman nya.itulah kesan pertama zevan saat memasuki kamar gadis cantik itu.zevan mengunci pandangannya tepat di atas tempat tidur. di sana dia hanya melihat kepala agni saja karena seluruh tubuhnya di tutupi dengan selimut tebal. zevan mendekati agni
"agni...." tidak ada jawaban dari si empunya nama.
"kau baik baik saja kan? " zevan memegang kepala agni dan....
"astaga kamu demam tinggi agni, kenapa tidak memberi tahu ku?"
"kak zevan, kaukah itu?" agni berbicara setengah sadar,tubuhnya yang mengalami demam tinggi tidak mampu mengenali orang sekitar nya, kadang dia malah mengigau.
"iya, aku zevan".zevan menyebutkan namanya sambil mengukur suhu tubuh agni dengan termometer.
" empat puluh koma lima, ayo kita ke rumah sakit. "
zevan membuang selimut agni ke samping, dia kemudian menggendong agni menuju ke mobilnya.
"kau melanggar perjanjian tuan zevan, jangan menyentuhku. "dengan tubuh yang sangat lemah agni masih sempat mengomeli zevan, mengingatkan perjanjian nikah kontraknya beberapa bulan lalu. "
"diamlahhh...!!!!kau seharusnya berterima kasih kepadaku, bukan menceramahi ku!! "
zevan menggendong agni masuk ke dalam mobil dan membawanya ke rumah sakit
"dion kau hubungi rumah sakit edelstein,aku segera kesana".zevan berbicara di balik telpon.
" apakah tuan sedang sakit, kenapa tidak panggil dokter ardian saja tuan? "
"bukan aku b*d*h !!!! tapi istri ku!!! "telpon di tutup sepihak oleh zevan.
" apa aku tidak salah dengar? "dion tersenyum
" apa tuan sudah menerima nona muda jadi bagian dari hidupnya?"
DION ARSENIO
...****************...