NovelToon NovelToon
Gairah Sang Janda

Gairah Sang Janda

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Konflik etika / Selingkuh / Romantis / Trauma masa lalu / PSK
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Warning!! Hanya untuk pembaca 21 tahun ke atas.

Lyra menjadi wanita yang haus akan kasih sayang setelah kepergian suaminya. Usia pernikahannya baru berjalan 2 bulan, namun harus berakhir dengan menyandang status janda di tinggal mati. Bertemu Dika seorang lelaki yang bekerja di daerah tempat tinggalnya. Membuat mereka terlibat dengan hubungan cinta yang penuh dosa.Tapi siapa sangka, ternyata Dika sudah menikah, dan terobsesi kepada Lyra.
Lyra akhirnya memutuskan untuk sendiri menjalani sisa hidupnya. Namun ia bertemu Fandi, rekan kerjanya yang ternyata memendam rasa padanya.

Bagaimana kisah kehidupan dan cinta Lyra selanjutnya?
Yuk simak kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Pagi yang panas

Bab 1

Pagi Yang Panas

Pagi itu seperti biasa, Dika bersiap berangkat ke kantor. Pakaian dan barang-barangnya hampir seluruhnya sudah berpindah ke rumah Lyra.

Lyra masih tertidur lelap di balik selimut tebal. Ia terlihat kelelahan akibat aktivitas malam sebelumnya yang menghabiskan banyak tenaga.

Lyra terbangun ketika aroma parfum khas Dika mengisi ruangan. Ia perlahan membuka mata dan melihat Dika yang hampir siap untuk bekerja.

"Mas..." Suaranya masih berat akibat baru bangun tidur saat memanggil Dika.

Dika menoleh ke arahnya dan memberikan senyuman hangat.

"Sudah bangun, sayang?"

"Mas kok sudah rapi saja?" ucap Lyra dengan nada sedikit merengut sambil membuka selimut dan berjalan menuju kamar mandi dalam ruangan, meskipun hanya berpakaian dalam.

Dika merasa terhipnotis melihat sosoknya. Meski sudah sering bersama, ia tetap merasa terpikat oleh bentuk tubuh Lyra yang indah. Dasi yang baru saja ia kencangkan kini terasa mengendur kembali. Suara tetesan air dan aroma sabun dari kamar mandi membuatnya semakin terpengaruh.

"Sial!!" gumam Dika pelan.

Ia perlahan membuka kancing kemeja satu per satu, lalu melepas celananya yang terasa sesak. Pikirannya kini hanya terpaku pada Lyra, seolah-olah waktu dan jadwal kerja sudah terlupakan. Dika merasa telah terikat dalam hubungan yang membuatnya sulit lepas.

Pintu kamar mandi tidak pernah dikunci saat Dika ada di rumahnya. Begitu cara Lyra ketika bersama lelaki yang membuatnya jatuh cinta, meskipun ia tahu hubungan mereka bukanlah yang seharusnya.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Dika masuk ke kamar mandi dan langsung mendekap tubuh Lyra dari belakang. Aroma tubuhnya yang sudah terkena sabun membuatnya semakin terpesona. Kedua tangannya dengan lembut menyentuh bagian dada Lyra yang kenyal, sementara tubuhnya sedikit menyentuh punggungnya.

"Maaas...." desah Lyra dengan nada lembut.

"Mmm..." jawab Dika tanpa mengucapkan banyak kata.

Ia mulai mencium leher Lyra dengan lembut, kemudian melanjutkan menyentuh bagian tubuhnya dengan bibirnya hingga mencapai bagian dada. Ia menunjukkan kasih sayangnya dengan penuh perhatian tanpa terlalu rakus.

"Emhh... Mas..."

Lyra menggeliat merasakan sentuhan yang diberikan Dika. Sambil masih memperhatikan bagian dada Lyra, salah satu tangannya perlahan menjelajahi area tubuhnya yang sensitif. Ia merasakan kelembapan yang muncul bukan karena air keran, melainkan cairan alami yang menandakan bahwa Lyra juga merasakan hal yang sama.

Dika dengan lembut memasukan satu jari ke dalamnya dan mulai menggerakkannya dengan pelan. Lyra menghela napas dan akhirnya bibirnya ditemukan oleh bibir Dika, mereka saling mencium dengan penuh kasih sayang.

Setelah beberapa saat, Lyra menghentikan ciuman tersebut dan perlahan menurunkan tubuhnya hingga sejajar dengan pinggang Dika. Ia melihat ke arah Dika dengan senyuman lembut, kemudian dengan lembut memegang bagian tubuhnya yang sudah terasa kencang.

"Dia menanti mulutmu, sayang..." ucap Dika dengan nada lembut sambil menahan emosinya.

Lyra tersenyum dan mulai memberikan sentuhan lembut dengan mulutnya. Dika menghela napas merasakan kenikmatan yang diberikan olehnya. Ia dengan refleks memegang kepala Lyra dengan lembut sambil sedikit menggerakkan pinggulnya.

"Terus, sayang... uhh..."

Dika terus mengungkapkan rasa nikmat yang dirasakannya. Setelah beberapa saat, Lyra berhenti dan membersihkan tubuhnya dengan air.

"Ah, sayang... kamu paling tahu caranya membuatku penasaran seperti ini."

Lyra terkekeh manis. Kemudian Dika membawa tubuhnya masuk ke dalam bak mandi dan membantu membersihkan tubuhnya dengan lembut. Ia mencium aroma sabun mawar yang digunakan Lyra, lalu memberikan sentuhan lembut pada bagian tubuhnya yang sensitif.

Lyra menggeliat dan mengeluarkan suara lembut.

"Emmh Mas..."

Setiap sentuhan yang diberikan Dika membuat Lyra semakin merasakan kenikmatan. Ia menarik kepala Dika dan menciumnya dengan penuh kasih sayang.

"Sudah tidak tahan?" tanya Dika dengan nada lembut.

Lyra mengangguk perlahan dengan mata yang penuh makna.

Dika tidak lagi menunda. Ia dengan pelan memasukan bagian tubuhnya yang kencang ke dalam tubuh Lyra. Kedua mereka mengeluarkan suara lembut yang menunjukkan rasa kenikmatan yang dirasakan.

"Emmhh... Mas.."

Dika mulai menggerakkan pinggulnya dengan pelan namun pasti, kemudian secara perlahan mempercepat gerakannya.

"Maas..."

"Aku hampir mencapai puncaknya!"

"Mas... Oouhh..."

"Lyraaa....."

Seketika Dika menghela napas panjang dengan rahang yang sedikit mengeras. Ia merasakan kenikmatan yang luar biasa bersama Lyra.

Kedua mereka kemudian terkulai lemas di dalam bak mandi, dengan tubuh yang masih saling bersentuhan.

"Mas tidak kerja?" tanya Lyra dengan suara lembut.

"Mati aku!!" teriak Dika pelan sambil menepuk dahinya yang baru saja teringat akan jadwal kerja yang sudah pasti terlambat.

"Hehehe..." Lyra terkekeh manis, lalu segera bangkit untuk membersihkan tubuhnya kembali. Dika mengikuti langkahnya dan mereka mandi bersama-sama.

"Mandiin Mas ya..." pinta Dika dengan nada manja.

"Dasar manja!" ejek Lyra, namun dengan tatapan penuh kasih sayang.

Lyra kemudian menggosok seluruh badan Dika dengan sabun dan air dengan hati-hati, termasuk bagian tubuhnya yang sudah mulai rileks.

"Jangan sayang, Mas sudah sangat terlambat," ujar Dika yang membuat Lyra sedikit menyipitkan bibirnya.

"Siapa juga yang memulai dulu, aku juga capek lho, Mas."

"Hehehe..." Dika terkekeh geli mendengarnya.

Setelah selesai mandi, mereka keluar bersama dari kamar mandi. Tiba-tiba dering telepon terdengar ketika Lyra baru saja mematikan keran air.

"Mampus!! Pak Rahman!" ucap Dika melihat nama yang muncul di layar ponselnya.

Pak Rahman adalah atasan Dika di kantor. Dika bekerja sebagai pegawai sipil di Dinas Pertambangan.

Dika memberi isyarat dengan meletakkan jari di bibirnya agar Lyra tidak mengeluarkan suara. Lyra patuh dan membantu Dika mengenakan pakaian kerja dengan cepat.

"Halo Pak, maaf ya Pak, ponsel saya tadi silent. Lagi ini Pak, ban mobil saya bocor jadi baru bisa berangkat sekarang," bohong Dika dengan nada sungguh-sungguh. "Iya Pak, saya segera datang. Baik Pak."

Lyra terkekeh tanpa suara melihat kelincahan Dika dalam membohongi atasannya.

"Kamu ya, bikin gemes aja," ucap Dika lalu langsung mencium bibir Lyra begitu teleponnya terputus.

Lyra membalas ciuman tersebut sebelum akhirnya berhenti karena melihat tanda-tanda Dika mulai terpengaruh lagi.

"Sudah dulu ya sayang, nanti Mas bisa dipecat nih."

Lyra tersenyum lembut. "Iya Mas, hati-hati di jalan ya."

Dika pun segera keluar dari rumah dan membuka pintu mobilnya. Begitu mesin menyala, mobilnya segera melaju meninggalkan halaman rumah menuju jalan raya.

Lyra mengamati mobil Dika yang semakin menjauh. Ia menghela napas panjang setelah menutup tirai jendela kamarnya.

Lyra tahu, hubungannya dengan Dika adalah sesuatu yang tidak pantas. Mereka melakukan hubungan yang seharusnya hanya dilakukan oleh pasangan suami istri tanpa adanya ikatan pernikahan yang sah di antara mereka.

Namun Lyra merasa tidak punya pilihan lain. Dika sudah berjanji padanya bahwa mereka akan menikah tahun ini, meskipun hanya dihadiri oleh beberapa orang terdekat sebagai saksi.

-

-

-

Bersambung...

1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅ᴳᴿ🐅Kᵝ⃟ᴸZ
dika itu udah cinta mati smaa lyra..lyra pergi pastilah hatinya ikutan pergi, masih ada harapan' buat pertahankan??
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅ᴳᴿ🐅Kᵝ⃟ᴸZ
bertahan Krn anak pasti nantinya tetap gakan baik" aja Novia..yakin kamu akan bahagia setelah kepergian lyra??
🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅♉🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Kᵝ⃟ᴸ
lyra pergi .. taunya nanti malahan hamil bawa 😄
🏘⃝Aⁿᵘ🍒⃞⃟🦅♉🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Kᵝ⃟ᴸ
hhhhhh... tersangkanya msh dikantor.🤣
pas pulang lyra udah pergi.. kayaknya bakalan nambah Maslah deh Novia.. mending ber3 bicaranya..klo sepihak gitu nantinya badan dika dikamu tapi hati dan jiwanya di lyra
Author abal-abal
setelah Lyra pergi, Novia harusnya ceraikan Dika. biar double sakitnya 😤
💜Bening🍆
percuma kamu pastiin lyra pergi klo suamimu gk bisa berubah.... yg lbh perlu itu pastiin dika tobat bkn hanya sekedar mastiin kamu berhasil nyingkirin lyra... kamu kira setelah sukses bikin lyra pergi semua bakal baik2 aja n dika jd suami idaman yg setia... preettlah, yg ada bisa aja dika malah sibuk nyari lyra atw bahkan nyari lyra2 yg lain utk menuhin egonya
💜Bening🍆
setelah lyra pergi jd kamu mau bertahan? suamimu yg inisiatif selingkuh bkn di goda wanita lain... kamu mau diem2 aja n kembali lanjutin rumah tanggamu gitu
💜Bening🍆
bojomu yg sengkelek novia.... jgn krn cinta kamu nutup kemungkinan bahwa yg buaya emang suamimu bkn wanita lain yg menggoda suamimu
💜Bening🍆
bkn e kamu dah ada curiga kemaren2 lyra... meski wajar terkejut tp hrsnya kamu punya kemungkinan soal kebohongan dika yg ini
Author.N.
kirain mau jambak2an duluuu
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
terus setelah kamu nyingkirin lyra kamu akan baik2 saja dan seperti semula sama dika begitu?
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
lyra tapi gak ngejar looo
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
harusnya kamu udah memprediksikan hal ini ly
𝐀⃝🥀𒈒⃟ʟʙᴄ🦆͜͡Lie𝐙⃝🦜🅟ᴳ᯳ᷢ
Bagus lira kebahagian kamu diluar sana pasti lebih baik, Novia sekali selingkuh tetep susah di maafkan bersama hanya karena anak? apa mungkin bisa ya??
𝐀⃝🥀𒈒⃟ʟʙᴄ🦆͜͡Lie𝐙⃝🦜🅟ᴳ᯳ᷢ
Semangat mom, ceritanya bagus gak semua pelakor itu jahat, meski salah apapun caranya.
Author.N.
Pas labraknya jangan lupa video ya wak, nanti kita up di tik tok. Biar kalau viral novia diundang di pagi2 amburadul sama podcast Danny sumarso 😆
Author.N.
Lahhhh malah nunggu dika pergi 🤣
Author.N.
😅 bakarrr Ball, iqbal. bakarrr sekalian emosi novia
Author.N.
Dika harus kamu cabik2 mah nop
Author.N.
iparku cinta pertamaku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!