NovelToon NovelToon
Untuk Lolita (MCW2)

Untuk Lolita (MCW2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:13.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Indri Antika

• No Plagiat
• Budayakan Vote dan Like setelah baca
• Budayakan sabar

Happy reading semua🤗


Sequel dari My Crazy Wife, menceritakan hubungan Aldi dan Lolita setelah mempunyai anak pertama mereka yang di beri nama Aksa Randian Putra.

Bagaimana kehidupan Aldi dan Lolita yang sudah berganti status menjadi papa muda dan mama muda?

Akankah mereka tetap bisa mempertahankan hubungan mereka di kehidupan selanjutnya? Dengan status Aldi yang masih mahasiswa dan menjadi incaran semua para cewek?

.
.
.
.
.

gas baca kuyyy!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indri Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sad Boy

"Ayah, Bunda" Sapa Aldi ketika mereka bertiga sudah sampai di ruang keluarga. Dimana Ayah dan Bundanya sedang duduk mesra berdua sambil menonton acara televisi.

Kedua orang tua Aldi pun menoleh kearahnya. "Kalian sudah siap?" Tanya Wilna sambil merubah posisinya menjadi berdiri dan menghampiri Aldi.

"Iya Bund" Jawab Lolita sambil memegangi tangan Aksa yang terus saja dimasukkan kedalam mulutnya.

"Kalian jadi menginap?" Tanya Wilna lagi. "Emm iya bund, Bunda ngga marah kan kalau malam ini kita nginap dirumah mama?" Tanya Lolita dengan tak enak hati.

"Ya jelas ngga marah lah bunda. Kenapa harus marah kan kalian nginep di rumah mama sendiri, cuma bunda bakal kangen sama cucu bunda yang comel ini" Ujar Wilna sambil mencoel pipi chubby Aksa.

Aksa yang dicoel pipinya itu pun kemudian menatap kearah neneknya.

"Ya ampun ma, orang cuma semalam doang juga" Timpal Putra, laki laki paruh baya yang sedari tadi hanya menyimak kini ikut nimbrung.

"Iya Yah iya" Ucap Wilna. "Hallo cucu grandpa" Ucap Putra sambil mencoel pipi Aksa kemudian menciumnya. Aksa yang tadinya menatap Wilna kini beralih menatap sang kakek.

"Auuaaaa....." Celetoh Aksa hingga membuat siapa saja yang melihatnya itu menjadi gemas.

"Aduh gemas banget nih jadinya" Ucap Wilna sambil mencium gemas pipi Aksa.

"Ya udah lah, buruan kalian berangkat, nanti keburu malam, rumah Lolita kan dari sini lumayan jauh" Seru Putra.

"Iya Yah, Bund, ya udah kalau gitu kita duluan ya" pamit Lolita. Wanita itu kemudian mencium tangan Wilna dan Putra secara bergantian. Begitu pula dengan Aldi.

***

Wilna dan Putra mengantarkan Lolita dan Aldi sampai dihalaman depan.

Setelah menyimpan barang barang Aksa dijok belakang, Aldi membantu Lolita membukakan pintu depan.

Setelah Lolita masuk kedalam mobil dam Aldi membantu memasangkan seltbelt nya Aldi pun segera menutup pintu mobilnya lalu berlari mengitari mobilnya dan masuk kedalam mobil.

Aldi menghidupkan mesin mobilnya, laki laki itu kemudian melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumahnya, membelah jalanan yang lumayan senggang.

Selama perjalanan hanya di temani obrolan antara Aldi dan Lolita, namun tak jarang juga Lolita mengajak Aksa untuk mengobrol.

Hingga akhirnya mobil yang dikendarai Aldi berhenti tepat di depan rumah yang yang tak kalah mewah dari rumahnya.

***

Setelah di bantu Aldi membukakan pintu, Lolita pun berjalan mendekati pintu bercat coklat itu. Tangan wanita itu bergerak untuk menekan bel yang ada disebelah pintu.

"Ehh cucu mama sudah sampai" Ucap Nita ketika ia membukanya pintu rumahnya dan menampilkan sosok Lolita, Aldi dan juga baby Aksa yang berada di dalam gendongan Lolita.

Aldi dan Lolita menyalami tangan Nita terlebih dahulu.

"Katanya datangnya siang, kenapa jadi molor sore?" Tanya Nita.

"Iya ma, kita kan sekalian mau nginep" Jawab Lolita. "Oo ya udah lah, ayo masuk" Ajak Nita. Lolita dan Aldi pun menurut, lalu masuk kedalam rumah yang sudah lama Lolita tinggal itu.

"Sini Aksa sama nenek" Ujar Nita. Lolita pun menyerahkan Aksa kepada mamanya itu.

"Sayang, Mama, Aldi keatas dulu ya mau menyimpan tas Aksa" Pamit Aldi. Lolita dan Nita pun mengangguk sebelum akhirnya Aldi berjalan meninggalkan ruang tamu itu.

Sejenak Nita melihat kearah Aldi yang sudah mulai berjalan menjauh menaiki anak tangga.

"Sayang, tadi siang Kevin kesini, dia mencari kamu" Ucap Nita dengan nada pelan.

"Kevin, ngapain dia cari aku ma?" Tanya Lolita. "Mama juga tidak tahu sih, tapi kayaknya dia kecewa banget waktu kamu tidak ada diruamah" Ujar Nita.

"Emm ya udah lah ma, biarkan saja lagian Lolita juga sudah tidak memiliki rasa apapun terhadap dia"

***

"Bang Satya lagi ngga dirumah ya ma?" Tanya Aldi yang baru saja kembali dari atas.

"Iya, kayaknya sekarang Satya sedang dirumah Nara, karena kemarin Nara sakit dan dirawat beberapa hari dirumah sakit" Jelas Nita.

"Loh, kak Nara sakit. Kok ngga ada yang kasih tahu Lolita sih?" Ucap Lolita.

"Mama mau kasih tahu kamu, tapi lupa. Emang Bunda Wilna ngga ada kasih tahu?" Tanya Nita.

"Ngga ada, mungkin juga bunda lupa" Jawab Lolita.

Seseorang tiba tiba muncul dari arah depan dan langsung menyalami Nita kemudian mendudukkan dirinya di sofa sebelelah Aldi.

"Eh ada kalian, kapan datang kesini?" Tanya Satya.

"Baru sampai juga kok bang" Jawab Aldi. Satya pun mengangguk. Tangan laki laki itu mengambil gelas yang berisi air berwarna orange yang kini tinggal setengah lalu meneguknya tanpa ijin.

"Woy minuman gue sat" Ucap Lolita tak terima ketika minumnya diambil paksa.

"Udah buat aja lagi, ga usah pelit pelit sama Abang sediri" Jawab Satya sambil meletakkan gelas yang kini sudah kosong diatas meja.

"Halah, kek lo ngga pelit aja" Ucap Lolita dengan nada mencibir.

"Udah ngga usah berantem, Aksa tertidur nih, bisa bangun gara gara kalian debat mulu" Ujar Nita menengahi.

"Tau tuh Satya gila yang mulai" Ucap Lolita kesal.

"Dasar emak emak" Balas Satya dengan nada mencibir.

***

Malam harinya.

"Ooo cucunya kakek" Ucap Doni yang kini sedang mengajak berbicara cucunya.

Aksa sesekali tersenyum sambil membalas celetohan kakeknya itu, tak jarang juga bayi kecil berjenis kelamin laki laki itu memasukkan jari jarinya kedalam mulutnya.

"Jangan dimasukin dong tangannya, kan kotor" Ucap Doni sambil menurunkan tangan Aksa dari mulut mungilnya.

"Pa, makan malam udah siap tuh" Ucap Lolita. Doni yang kala itu mengajak Aksa mengobrol pun mengalihkan pandangannya kearah Lolita.

"Iya, kamu panggil abang dan suami kamu dulu gih!" Perintah Doni, Lolita pun mengangguk, Ia membalikkan badannya hendak menaiki tangga untuk memanggil Abang dan Kakaknya yang ada di lantai dua.

Namun belum sempat Lolita melangkahkan kakinya, kedua orang itu terlebih dahulu berjalan menghampirinya.

"Makan malam udah siap tuh" Ucap Lolita. Lolita kemudian mengambil alih Aksa dari gendongan sang papa dan mereka pun berjalan menuju ke meja makan bersama.

***

"Kamu nggak makan sayang?" Tanya Aldi disela sela makannya ketika melihat nasi di piring Lolita masih utuh tak tersentuh sama sekali.

Wanita yang berstatus mama muda itu malah sibuk menyusui Aksa.

"Ngga nanti aja, kamu makan aja dulu, nanti gantian" Jawab Lolita.

Mendengar itu, Aldi kemudian mengambil piring Lolita dan memindahkan nasi beserta lauk pauk milik Lolita kedalam piringnya.

"Eh kenapa? Kamu mau nambah?" Tanya Lolita yang melihat kelakuan Aldi.

Bukannya menjawab Aldi malah menyedokkan nasi dan juga lauknya dan mengulurkan kearah mulut Lolita.

Lolita yang melihat itu pun tersenyum bercampur malu, gimana tidak malu, Aldi melakukan di hadapan kedua orangtuanya dan juga abangnya.

"Ayo buka mulutnya, biar tetep bareng makannya" Ujar Aldi.

"Udah kamu makan aja dulu, aku bisa nanti nanti" Tolak Lolita.

"Udah ngga apa apa, kita itu ibarat sepasang tangan dan juga kaki, saling melengkapi" Ujar Aldi.

Mendengar penuturan Aldi, Lolita semakin dibuat malu, rona merah pun terlihat sangat jelas dipipi gadis itu hingga menjalar sampai ke telinga.

Lolita pun akhirnya membuka mulutnya, dan suapan pertama pun lolos.

Melihat itu Aldi pun terseyem senang. Ia kemudian menyendok nasi dan memasukkan kedalam mulutnya.

"Kita pura pura ngga denger sama ngga lihat aja" Ucap Nita yang duduk di depan Lolita.

"Gue masih sendiri masih sendiri mah diem" Ucap Satya.

"Papa tuh mama kode keras" Ucap Lolita untuk mengurangi rasa malunya.

"Mama juga mau disuapin nih?" Goda Doni.

"Ngga, apaan sih papa udah tua juga" Elak Nita.

"Halah" Ucap Doni sambil mengulurkan sendok kemulut Nita. Nita yang melihat itu pun langsung memerah wajahnya, ia malu. Tak kalah malu dengan Lolita.

"Ingat disini masih ada yang sendiri, jangan pada suap suapan" Ucap Satya dengan nada melas.

"Berasa double date versi anak dan orang tua" Ucap Lolita.

"Sad Boy" Timpal Satya dengan gaya sok sad.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

1
Novia
si bocil nya Lolita sudah tau ngambek, 🤣🤣🤣gn tidak bisa di lwan
Novia
hmmmm
Novia
harusnyaa kn cuci darah loh
Novia
jdi pelakor ja bnga ya re, tpi gagal terus🤣🤣🤣
Novia
ngeri si Rere tetep maju walaupun si aldi udah tau menikah dengan Lolita tetep ja maju
Novia
labil pake bnget ya
penyuka ultra milk 😋
wkwk tpi kita sama an
Windi Rasyid
Lumayan
Neneng Yuningsih
suka banget sama cerita nya 💖💖💖
Liiee
udah pernah baca,, tapi tetep nangiss pasbacalagi
kadek15
oooh pantes pas lolita sama aldi belum akur si evan kq baik²in loli ternyata benar dugaanku evan ada rasa wkt itu sama loli😂😂😂
kavena ayunda
skit ginjal yang di donorin jantung 🙄 baru tau jantung bs nrima pendonor bukannya harus nunggu mati dlu baru ba donorin jantung ya kalo cangkok hati baru q paham
Uul Fajriyah
rasa nya pgn bantui si lolita jmbak rmbut pelakor
Marlita Indriana
kek nya loli pergi karna hasil pemeriksaan ginjal nya dech,dh mulai skt2 jado gak pengen jadi beban buat aldi...yg sabar ya loli..kamu pasti bisa
Marlita Indriana
knp juga aldi sama felisha gak jujur cerita sebenernya ke loli,klo semua hanya sandiwara dan loli pasti ngerti gak harus buat loli luka ke sekian kali nya...tapi semua di tangan author sih so suka2 author donk😁😁
Gita Oktasari
aku nangis Thor bacanya 😭😭😭😭
💜_Vicka Villya_💜
ouhh bengeek 🤣🤣
Annisa Pasila
luar biasa
Sary Bhulank
👍
Monah
PD sekali dia gak tau aja kalau Aldi udah punya istri dan anak 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!