Lihat komentar, dan Baca dulu, dan Mari ikuti Kisahnyaaa ......
Semoga kalian sukaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titayy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pembokatt!!!
Setelah dexter mandi, Dia melihat aleya masih terlelap dalam tidurnya..
"Kebiasaan kalo tidur gak kaya mati.. gmna kalo irang lain yang masuk kamar"
Dexter berlalu mengganti pakaiannya dan segera ke bawah..
Rumah rusdiantara masih sepi, karena Herawati pergi ke puncak, Daffa menyusul Ardi ke singapura, dan Rania sedang di sumedang bersama Rissa..
Dexter kali ini terlihat sedang santai, tanpa pekerjaan yang menunggunya, sebenarnya cutinya masih beberapa hari lagi.. namun dia tidak bisa membiarkan pekerjaan menumpuk tanpa ia kerjakan, Dexter duduk di gazebo taman belakang untuk menikmati taman dengan sunset sore hari yang begitu indah..
Aleya terbangun dan melihat ada sebuah berkas dan jass di kasur,
Dia heran pasalnya setau dia dexter akan pulang nanti
akhirnya aleya memutuskan untuk mandi dan berganti pakaian.. Aleya tidak keluar kamar juga sampai makan malam tiba,,
Saat makan malam, aleya turun ke bawah dan melihat dexter ada di bawah.. dia mengucek matanya, takut salah lihat. tapi ternyata itu beneran dexter
"Hai" sapa dexter
Aleya nampak tersenyum bahagia melihat dexter ada di rumah
"Kamu sudah pulang dex?"
"Menurutmu?"
"Hmm yaa yaa yaa, katanya kau bilang akan pulang tahun depan"
"Tadinya begitu. tapi aku merubah rencana, aku tidak mau mebiarkan ada orang mati karena menahan rindu untuk suaminya haha" ucap dexter
"Heyy percaya diri sekali anda tuan muda!!"
Mereka makan malam dalam diam.. hening dan tidak ada suara..
setelah makan malam selesai, Mereka duduk di ruang keluarga
Dexter kembali berkutit dengan laptopnya.. dan aleya kesal melihatnya
"Kemarin ke bali ngapain aja sih" gumamnya
"Aku masih bisa mendengarnya" ucap dexter
"Aku mau tidur saja ahh.."
aleya naik ke atas dan baru 2 tangga ia naiki saat hendak naik di tangga ke 3 langkahnya terhenti karena ucapan dexter
"Diatas kamarku, dan aku akan tidur dikamarku.. kamar tamu letaknya di bawah"
Aleya menghentakkan kakinya menuju kamar tamu,
Pagi pagi aleya bangun dan melihat dexter dengan pakaian santainya di ruang keluarga
dengan 1 cangkir teh, dan tv yang menyala
"Pagi sekali bangunnya dia"
Dexter menoleh mendengar gumaman aleya
"Kau sudah bangun" beranjak
Aleya mengangguk, dan mengikuti langkah kaki dexter menuju meja makan..
Aleya bengong setelah di depan meja makan, entah apa yang ada di pikirannya..
"Sarapan dulu.."
"i..iyaa"
Ditengah tengah sarapan, aleya membuka suara
"Dex.."
"Hmm" hanya gumam kecil tanpa memandang wajah aleya
"Omaa belum pulang?"
"Kau bisa melihat sendiri, jika oma tidak ada di rumah ini" jawab dexter acuh tanpa menoleh ke arah aleya
"Dasar Es"
"Kalau begitu kau istri es"
Aleya mencebikan bibirnya, Dan keduanya segera menghabiskan sarapan mereka..
Setelah sarapan selesai..
"Kita pulang sekarang!" titah dexter
"Kemana?" tanya aleya bingung
"Kau pikir ini rumah kita"
Aleya memurar bola matanya jengah
"Tinggal jawab ke rumah kita, apa susahnya sih"
Dexter berlalu meninggalkan aleya di dalam
"Punya suami gak ada akhlak banget sih,, Meuni kitu ihhh" desah aleya pelan
Aleya menyusul dexter keluar dan naik mobil bersama dexter untuk pulang kerumahnya
Setelah sampai rumah mereka, mereka masuk kedalam rumah.. Aleya mendudukan bokongnya di kursi ruang tamu rumahnya
"Ahh lelahnya" keluhnyaa
"Kerjakan," melempar sapu dan pelan ke arah kaki aleya
"Apa!!!"
"Kerjakan tugasmu!!"
"Lu pikir gue pembokat apa!!"
"Bahasamu kondisikan!! yasudah kalo tidak mau, Biar nanti siang ku adukan saja pada papa ardi"
"Menyebalkan!!!!" bangkit dan segera mengambil sapu dan juga pel
"Mana rumahnya luas begini lagi.. huftttt nasibkuuu"
Aleya menyapu dan membersihkan seluruh rumahnya sementara dexter ongkang ongkang kaki di sofa sambil menonton tv.. Saat hendak mengepel bawah sofa di ruang tv, dia sengaja mengenai kaki dexter
"Upsss maaf, tidak sengaja" dengan senyum manisnya
"Lakukan dengan baik, atau..."
"Yayaya tuan mudaa, tenang sajaa, Hamba akan membersihkanya dengan baik" dengan senyum yang di paksakan
Dexter tertawa melihat aleya yang terpaksa mengerjakan tugasnyaa itu