NovelToon NovelToon
Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu / Menjadi Pengusaha / Cinta Murni
Popularitas:25.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arias Binerkah

Aurely Tania Baskoro, dulu percaya hidup akan selalu memihaknya. Cantik, mapan, dicintai, dikagumi. Ia tak pernah mengenal kata kekurangan.

Namun ketika kebangkrutan merenggut segalanya, Aurely harus meninggalkan kota, kampus, dan orang-orang yang katanya mencintainya.

Desa menjadi rumah barunya, tempat yang tak pernah ia inginkan.

Di sana, ia melihat ayahnya berkeringat tanpa mengeluh. Anak-anak kecil bekerja tanpa kehilangan tawa, orang-orang yang tetap rendah hati meski punya segalanya... Dan Rizky Perdana Sigit, pemuda desa yang tulus menolongnya..

Pelan pelan, Aurely belajar bahwa jatuh bukan akhir segalanya. Harga diri tidak selalu lahir dari kemewahan. Dan kadang pertemuan paling penting… terjadi saat kita berada di titik paling rendah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arias Binerkah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 21.

Rizky tidak langsung menjawab.

“Aku sudah baca CV kamu. Kamu pernah kuliah di manjemen. Kamu pasti juga sudah ngerti ritme anak kampus. Dan…”

ia berhenti sebentar,

“aku juga butuh orang yang bisa dipercaya jaga depan.”

Aurely tersenyum kecil. “Aku hanya semester awal aja Mas.”

Rizky menoleh menatap wajah Aurely dengan tatapan serius, “Setidaknya kamu sudah memiliki dasar.”

Aurely terdiam, dan membalas tatapan mata Rizky. Jantung keduanya berdetak lebih cepat.. namun ada perasaan damai dan nyaman di hati kedua nya..

Reflek Aurely menunduk.. membuka kembali kotak makan yang tadi sempat ditutupnya kembali. Sebenarnya, belum ingin makan. Namun hanya untuk pengalihan.. Mengurangi debaran di dalam dadanya.

Rizky pun menunduk mengusap usap layar ponselnya. “Kamu mau kan?” tanya pelan lalu ia mengirim lokasi dan job diskripsi pada nomor ponsel Aurely yang sudah ia dapat dari menyalin di surat lamaran kerja Aurely

“Apa Bu Wiwid dan Bu Retno sudah pasti menerima aku?”

Rizky tersenyum, “Bu Wiwid sudah menerima dan setuju dengan usulku.” Jawab Rizky lalu ia menoleh ke arah Santi yang masih duduk makan di ruang packing itu.

“Santi juga ikut ke sana. Aku pilih empat orang yang muda muda.” Ucap Rizky selanjutnya.

Aurely kembali menoleh menatap Rizky, “Mas apa ini artinya kami dimutasi?” tanya Aurely jujur , sebab tadi ia mendengar informasi dari Santi. Kalau Bu Retno punya kuasa memindah karyawan.

Rizky tersenyum kecil sambil menggeleng pelan. “Tidak kalian malah diberi kepercayaan.” Jawabnya, “dan kesempatan untuk bisa lebih berkembang.” Suara Rizky pelan namun penuh nada optimis.

“Kita maju bersama. “ ucap Rizky lagi

Aurely menghela napas pelan. Kata maju bersama itu terasa sederhana, tapi entah kenapa menggema lebih lama di kepalanya. Ia kembali menunduk, menutup kotak makan itu dengan rapi.

“Kalau begitu… aku coba,” ucapnya akhirnya. Suaranya nyaris berbisik, tapi cukup jelas untuk Rizky dengar.

Rizky menatapnya beberapa detik, lalu tersenyum lebih lebar dari sebelumnya. “Terima kasih,” katanya singkat, namun tulus. “Aku yakin kamu bisa.”

Santi yang sejak tadi pura-pura fokus makan, melirik ke arah mereka sambil menyeringai kecil. “Wah, berarti kita satu tim ya, Rel?” godanya.

Aurely tersentak kecil, lalu tertawa pelan. “Iya, kayaknya begitu.”

Rizky berdiri dari duduknya. “Besok pagi kita berangkat bareng dari sini. Survey lokasi,” katanya sambil merapikan jaket. “Santai saja, anggap ini pengalaman baru.”

Aurely mengangguk. Ada rasa gugup, tapi juga sesuatu yang hangat, seperti pintu yang perlahan terbuka ke arah yang belum ia kenal.

Namun sebelum Rizky melangkah. Ia menatap lagi wajah Aurely, “Sekarang kamu makan, keburu jam istirahat habis.” Suara Rizky lembut penuh perhatian.

Aurely mengangguk lagi dan cepat cepat membuka lagi kotak makannya. Tangannya sedikit gemetar karena tatapan mata Rizky. Cara Rizky menatap dan memperhatikan dirinya benar benar beda dengan Kevin atau teman temannya dulu.

Suara Rizky kembali mengagetkan dirinya saat ia baru akan menyendok nasi, “Kamu tidak bawa ponsel lagi?” tanya Rizky.

Aurely mendongak menatap Rizky, “Bawa.”

“Aku sudah kirim lokasi dan job diskripsi ke nomor mu.” Ucap Rizky selanjutnya.

“Ooh Aku off Dan ku taruh dalam tas di laci karyawan.” Jawab Aurely sambil menatap ke sisi dinding ruang packing. Ada lemari berkotak kotak menempel di dinding, setiap kotak terkunci.

Saat Rizky melangkah pergi, Aurely sempat menatap punggungnya. Bukan dengan harapan berlebihan, hanya perasaan tenang yang aneh… seolah keputusan barusan memang sudah semestinya ia ambil.

Beberapa menit kemudian Aurely sudah selesai makan. Ia makan dengan cepat. Agar tidak kehabisan waktu istirahat. Saat ia melangkah akan menyerahkan kotak kosong di bagian dapur.

Di lorong , ia mendengar sayup sayup suara Bu Retno, nadanya tinggi.

Langkah Aurely melambat tanpa sadar. Tangannya yang memegang kotak makan berhenti di udara, sedikit gemetar.

“Ingat Rizky, aku tidak seratus persen setuju dengan keputusan ini,” ucap Bu Retno dengan nada tegas namun ditahan. “Anak-anak itu masih baru. Terutama Aurely. Aku tidak mau ada kesalahan di depan klien.”

Aurely menelan ludah. Namanya disebut.

Ia refleks ingin menjauh, tapi kakinya terasa berat. Ada rasa tidak enak, seperti sedang menguping, padahal ia tak berniat mendengar apa pun.

“Aku paham, Ma,” suara Rizky terdengar lebih tenang dari dugaan Aurely. “Justru karena itu aku mau turun langsung. Aku tidak akan lepas tangan. Aku yang bertanggung jawab.”

“Hm,” Bu Retno mendengus pelan. “Kamu terlalu percaya pada orang, dan keras kepala. Rizky.”

“Kalau tidak diberi kepercayaan, mereka tidak akan pernah berkembang,” jawab Rizky mantap. “Dan aku siap bertanggung jawab kalau terjadi apa-apa.”

Hening beberapa detik.

Aurely memejamkan mata sejenak. Dadanya terasa sesak, campuran antara gugup, takut, dan… tersentuh. Ia tidak tahu kenapa, tapi mendengar Rizky berbicara seperti itu membuat matanya panas. Rizky sungguh berbeda dengan Kevin, yang meninggalkannya begitu saja. Meskipun ini beda.

“Aku kasih waktu tiga bulan,” kata Bu Retno akhirnya. “Kalau tidak ada progres, aku tarik mereka kembali.”

“Terima kasih, Ma.”

Aurely buru-buru melangkah pergi sebelum pintu show room terbuka. Ia tidak ingin ketahuan. Saat sampai di dapur, ia meletakkan kotak makannya dengan tangan sedikit gemetar.

“Kenapa ya aku jadi kepikiran begini…” gumamnya pelan.

Sepanjang sisa jam kerja, pikirannya tidak benar-benar fokus. Kata-kata aku siap bertanggung jawab terus terngiang. Rasanya terlalu besar untuk seseorang yang bahkan belum lama mengenalnya.

Sore hari, sebelum pulang, Aurely membuka laci karyawan dan menyalakan ponselnya. Notifikasi langsung masuk.

Dari Rizky.

Ia membuka pesan itu perlahan.

Lokasi sudah aku kirim. Besok jangan terlambat. Sarapan dulu ya sebelum berangkat.

Aurely menatap layar itu cukup lama. Bibirnya tanpa sadar membentuk senyum kecil.

Ia mengetik balasan singkat.

Iya Mas. Terima kasih.

Sesederhana itu. Tapi jantungnya kembali berdetak sedikit lebih cepat.

Di luar kios, langit mulai berwarna jingga. Aurely melangkah ke luar dengan perasaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.. bukan jatuh cinta, namun bukan juga sekadar senang.

Lebih seperti… sedang memulai sesuatu.

Langkah Aurely terasa lebih ringan. Bukan karena sakit atau kekurangan oksigen. Tapi ada sebagian ruang hatinya yang menghangat dan membuatnya sangat bahagia..

Ia terus melangkah mencari Ayahnya yang masih di kios Koperasi..

Saat melewati lorong pasar yang menuju ke los paling belakang... tempat cahaya senja terlalu sulit menjangkau.. Satu sosok muncul di ujung lorong..

1
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lha dalah kenapa mlh jd 2 orang yg menjatuhan sih
ohh ndak kapok2 nya
apa mau dekam di pe jara lebih lama lagi
boar di intilin om wowo di teroro bru tau
Arieee
😡😡😡Nurul si biang kerok yang gak kapok kalo belum masuk penjara
Arias Binerkah: Iya tuh Nurul anak Pak Sastro pelit bin licik
total 1 replies
Lisa
Moga setelah diadakan pengajian org² yg biasa makan.di warung itu lebih yakin bahwa warung itu bersih dr hal² mistis
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
ini si Nenek Lyncah kenapa jadi ikut2an Nurul 🙄🙄
Ai Emy Ningrum: bikin duet maut 😹😹 nyanyi dangdut sambil ngedebus 👻👻
total 12 replies
Siti Naimah
woalah..itu kok ada aja orang yg mau disuruh sama Nurul dan Nelly..maklum mungkin diberi upah yg banyak ya?
nurul supiati
masuk penjara om wowo sekalian 🤣🤣🤣 nurul dan bpknya🤣🤣
Arieee
Nurul kalo gak masuk penjara gak mungkin kapokkkkkkK 😡😡😡😡😡
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lahfalah piye too iki
mlh dadi kocar kacir
mg2 wae dang di out ben dang kapok
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ehhh hayoo siapa neror itu

nahh udh di pringatin kok mlh ttp ngeyel aja
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lhaaa udh mimpi kek gtu malah masih di terusin lagi mau nyebar rumor klo pake pesugihan .blm kapok rupanya
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ehh di bilang om wowo nanti ya kok pake pesugihan segala hadehh cari mati rupanya
udh kalah tp g ngaku mlah mau bikin masalh baru lagi wis iki fix dek e ora waras utek e
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
pas para mahasiswa ngecek dapur dan gudang harusnya sekalian di videoin, biar ada bukti tuuh /Shy/
Ai Emy Ningrum: hmm 🧐🤔 ada mungkin seksi video2 nya ...sungguh sangat ngeselin 😕🫤
total 1 replies
Lisa
Moga rumor itu terkalahkan oleh pernyataan dr mahasiswa² yg udh liat ke dapur.
Lisa
Wah jgn sampe para mahasiswa itu percaya pd rumor itu..
Lisa
Pak Sastro ini udh tau anaknya salah eh malah dibelain dgn cara spt itu..liat aj tuh mana yg akhirnya kalah..
Siti Naimah
hari gini masih percaya sama hal2 klenik.ingat lho Nurul..kamu itu mahasiswi.. seharusnya logika dipakai😄
Nancy Nurwezia
fitnah emang kejam ya..
Thewie
manusia Dajjal si Nurul ini ya. untung bacanya pas HBS magrib KLO gak hampir batallah puasa
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
gak mungkin ini om wowo kan..? om wowo kan gak punya hape 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🤣🤣🤣 atau skrg om wowo udah melek teknologi, udh punya akun efbi, igoy, dll 🙄
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ: yoi.. om wowo kan siaga selalu 👻👻👻
total 7 replies
Nancy Nurwezia
dasar anak dan bapak sama2 sifatnya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!