Halooo Ini karya pertama saya,, silahkan dibaca.
"Menceritakan tentang beberapa orang pria yang mencari gadis mereka,,
Salah satu nya adalah Adrian Wiratama, seorang pembisnis sukses di bidang perhiasan, yang mencari gadis masa kecilnya, gadis yang selalu menyita sebagian pikiran nya.
Ada lagi Leon Adiputra, pengusaha sukses yang juga rekan bisnis dari Adrian, Leon yang mempunyai kisah masa lalu dengan seorang wanita yang ternyata mama dari gadis yang Adrian cari.
Apakah Adrian akan bertemu dengan gadis nya,,? Bagaimana pertemuan mereka,,?
Apakah anak dari wanita masa lalu Leon akan bertemu dengan nya, dikemudian hari,,? Apakah gadis itu akan mengakuinya sebagai papa,,? Bagaimana dengan istri Leon sendiri, apakah akan menerima kenyataan itu,,??
Nah,, penasaran kan, makanya baca terus dan jadikan novel ini favorit kamu.
Nikmati setiap alurnya
Jangan lupa Like, Komentar,dan Vote nya ya.
Sebagai masukan untuk saya
Lope you 🍅
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Murniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.24 Sama-sama Galau
"kak Yon kenapa lama sekali ya ma,,?" tanya Cindy
Hingga akhirnya yang ditunggu-tunggu keluar juga dari arah toilet, dengan muka yang masih meringis, berjalan kearah Cindy dan mama.
"kamu gak apa-apa Yon?" tanya mama
"gak tau nih Tante, perut gak beres, tapi setelah dibuang agak mendingan,," jawab Yon
"gimana jadi gak, ke swalayan nya,,?" tanya Yon
"gak usah deh kak, kita ke kampus aja yukk,,tadi kan Cindy belum sempat keliling kampus kak,,?" ajak Cindy
"Hah,, ke kampus lagi, ya udah tapi kak Yon dan mama nunggu dikantin aja kali ya,, males jalan-jalan muterin kampus, mending ngemil sambil minum jus,,ya gak Tante?" ajak Yon
"iya Cindy, nanti yang muter-muter kampus kamu aja yah, mama mau duduk ajah,," ucap mama
"iya mama dan kak Yon diam dikantin aja,, Cindy mau lihat-lihat sekeliling kampus" ucap Cindy
Berjalan keluar Cafe menuju parkiran, kemudian bergerak ke arah kampus Cindy lagi. Mobil berbelok memutar karena untuk ke kampus harus memutar. Hingga sampa diarea kampus memarkir mobil, lalu semua turun.
Mereka berjalan kearah tukang sapu halaman bertanya letak kantin, agar tidak perlu berlama-lama mencari kantin.
"permisi maaf pak, kantin dimana ya?" tanya Yon
"oh, kantin ada di lorong sebelah sana pak,, bapak ikuti saja jalan setapak ini nanti lorong pertama itu kantin" sambil menunjuk
"oke terimakasih pak," jawab Yon
Berjalan mereka menuju kantin yang sudah ditunjuk oleh tukang sapu tadi. Menyusuri jalan setapak yang lumayan rindang karena masih ada pohon besar, hingga sampai di lorong pertama tempat kantin berada.
Memasuki kantin, bau harum berbagai masakan, membuat mereka laper lagi, padahal baru aja makan. Mengambil tempat duduk dibawah pohon, berdiskusi ingin memesan apa.
"Tante pengen makan batagor sama es teh manis ya Yon,," ucap mama Cindy
"kalau aku mau mie ayam sama es teh manis ya kak," ucap Cindy
"oke, tunggu ya, dipesenin dulu" jawab Yon sambil berjalan kearah penjual.
Kantin itu telah sepi, karena memang waktu istirahat telah usai, hanya ada beberapa gelintir orang yang makan, mungkin karena mereka belum ada jam kuliah.
Yon memesan menu Cindy dan mama nya juga untuk dirinya sendiri, dan langsung membayar serta menunjuk ke arah dimana mereka duduk. Ibu penjual mengangguk kan kepala.
Yon kembali ke meja dibawah pohon,,
menatap lumayan sejuk usaha disini, angin sepoi-sepoi datang membuat ngantuk. Tak lama makanan pesanan mereka pun datang. Tanpa pikir panjang langsung menyantap.
****
Dikantor Adrian memanggil Bella melalui telepon khusus kantor, untuk datang keruangan nya.
Tok,,Tok,,Tok,,
"masuklah Bella" jawab Adrian
"ada apa Bapak memanggil saya?" jawab Bella
"duduklah,, begini ternyata ucapan kamu saat saya melepon kamu malam-malam itu terbukti Bella,,!" ucap Adrian
"ucapan yang mana ya,, saya lupa?" jawab Bella
"yang kamu bilang jangan-jangan dia Cindy gadis kecil yang aku cari." ucap Adrian
"jadi beneran dia Cindy yang bapak cari selama ini,, terus kenapa bapak jadi murung, harus nya senang,?" tanya Bella
"saya senang, kaget, juga tidak menyangka, tapi semua itu diluar pikiran saya, saya bahagia bertemu kembali dengan Cindy, tapi kenapa tadi saya melihat wajah Cindy seperti nya tak senang bertemu saya,, apa dia tidak merindukan saya,??" ucap Adrian lesu
"malah tadi saya kembali menawarkan dia pekerjaan dikantor, jawaban Cindy seperti tidak berminat sama sekali, berbeda dari waktu saya tak sengaja bertemu dia saat dia menabrak mobil saya, waktu itu saya beri dia perkerjaan dikantor dia semangat sekali menerima nya,,saya jadi bingung?!" ucap Adrian lagi
Bella yang baru kali ini melihat lagi wajah galau dan bingung dari Adrian setelah dulu yang pertama saat tau Cindy pindah dari kontrakan, dan ini yang kedua, merasa prihatin, seorang Adrian Wiratama hatinya bisa dibolak-balik seperti ini.
"terus untuk kost nya jadi ditempat saya atau tidak pak,,?" tanya Bella
"kalau untuk kost, tetap ditempat kamu Bella, karena mama nya Cindy juga setuju agar Bella langsung mendapat kan teman." ucap Adrian
"ya sudah pak,, tenang saja masih banyak waktu, gak perlu bapak bingung seperti itu, lagipula Cindy akan dalam pengawasan saya juga, dan lagi yang terpenting kan bapak sudah menemukan gadis bapak kembali,," ucap Bella
"iya kamu benar Bella, yang penting saya sudah menemukan Cindy,, itu sudah buat saya senang," ucap Adrian
"oiya pak, apakah Cindy sudah pernah bertemu dengan fans bapak, mba Stella dan mba Susan?" tanya Bella nyengir
"fans apaan sih,, males banget punya penggemar seperti mereka itu, bikin ribet.. udah pernah bertemu mereka dengan Cindy,, memang kenapa?" tany Adrian
"yah semoga dengan teguran dari bapak kemarin, membuat kedua wanita itu berhenti mengejar bapak, walaupun seperti nya sih saya ragu, kalau mereka akan berhenti ngefans sama pak Adrian,,karena kalau memang iya, bisa jadi nanti mereka akan sering bertemu dengan Cindy,, harapan saya sih kedua wanita itu tidak nekat." ucap Bella
"oiya, kamu betul juga Bella,, Susan dan Stella itu termasuk wanita yang tidak pandang bulu, dan selalu mengejar apa yang mereka mau, apa perlu pengawal untuk Cindy?" tanya Adrian mulai panik
"ya gak usah juga pak,, itukan baru dugaan saya saja, justru kalau ada pengawal dan Cindy tau, nanti dia malah semakin menjauhi bapak, sudah biarkan saya untuk sekarang berjalan biasa saja." ucap Bella
"apa kamu hari ini bawa motor,,?" tanya Adrian
"iya pak, nanti biar saya dan keluarga Cindy pulang bersama, pak Adrian langsung pulang saja,!" jawab Bella
"oke lah kalau begitu, kamu kabari saya kalau ada apa-apa dengan Cindy, oiya hari ini metting say hanya tadi pagi saja ya,, oke lah sebentar lagi waktu pulang kantor, silahkan kamu bersiap-siap, saya akan menyuruh mereka datang kesini, terimakasih Bella" ucap Adrian
"sama-sama pak,," jawab Bella
****
15:30 Lelah juga ternyata muter-muter mengelilingi kampus yang luas gini, setelah puas Cindy kembali ke kantin dimana mama dan kak Yon menunggu. Sampai di kantin Cindy langsung meminum es jus mama, ternyata mama sambil menunggu Cindy kembali memesan Jus, dan untungnya masih setengah.
Tak lama telepon genggam Yon berbunyi pesan masuk,,
"Yon, bisa kekantor sekarang gak,, jam kerja sudah hampir habis," begitu bunyi pesan dari Adrian
"oke" dibalas dan dikirim oleh Yon
"udah yukkk, ini Adrian udah selesai kerja nya, dia nunggu kita di kantor nya,,yukk" ucap Yon berdiri berjalan menuju parkiran mobil.
Sampai diparkir, mereka langsung masuk kedalam dan mobil pun langsung berjalan keluar kampus menuju kantor.