NovelToon NovelToon
Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Anak Genius / Selingkuh / Duda
Popularitas:20.4k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Jika biasanya istri yang dikhianati suaminya, maka yang terjadi pada Rohan tidak demikian. Dia lah yang dikhianati oleh sang istri.

Pernikahan yang dibangun oleh cinta nyatanya tak selalu manis. Rohan harus menerima kenyataan pahit istrinya berselingkuh.
Perceraian pun tak terelakkan. Ia mendapatkan hak asuh putra putrinya yang baru berusia 5 dan 3 tahun.

Tak ingin berlarut dan mengingat sakit hatinya, Rohan menjual semua asetnya di kota dan berpindah ke desa.

Namun siapa sangka, di sana dia malah menjadi primadona.

"Om Dud, mau dibantuin nggak jemur bajunya? Selain jago dalam pekerjaan rumah, aku juga jago dalam hal lain lho."

Entah sejak kapan itu terjadi tapi yang jelas, gadis itu, gadis yang dijuluki Kembang Desa tersebut mulai mengusik kehidupan dan hati Rohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Boleeeeh 11

"Aku nggak mau punya ibu lagi kalau ujung-ujungnya dia nggak bisa ada buat kita. Lebih baik kayak gini aja bertiga selamanya."

Degh!

Rohan begitu tercengang mendengar pernyataan si sulung. Ia tidak pernah menyangka bahwa kata-kata seperti itu meluncur dari mulut anak berusia lima tahun.

Rohan sungguh merasa bersalah. Perceraian ini benar-benar anak yang jadi korban. Rishi yang seharusnya masih bermain, tiba-tiba sudah bisa mengemukakan pendapatnya yang begitu dalam soal kehadiran ibu dalam keluarga.

"Maafin Ayah ya, Bang. Ayah belum bisa jadi orang tua yang baik buat Abang dan Adik."

Rohan meraih tubuh mungil Rishi dan memeluknya dengan erat. Sungguh sakit hatinya saat ini.

"Kenapa ayah minta maaf? Ayah adalah ayah terbaik buat kami. Selama ini ayah lah yang selalu bersama kami. Ayah selalu ada buat kami. Jadi nggak perlu minta maaf, karena ayah sama sekali nggak punya salah," sahut Rishi.

Semakin sesak saja dada Rohan mendengar kata demi kata dari Rishi. Dia bahkan tak sanggup menjawabnya.

"Tapi Ban, kakak cantik tuh baik lho. Liesha suka sama kakak cantik. Kak Cantik tuh lasanya hangat. Liesha benelan suka,"ugkap Riesha. Gadis kecil itu sebenarnya tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh ayah dan kakaknya, akan tetapi tiba-tiba menyebutkan tentang Bestari.

Entah sejak kapan,pembicaraan Rohan dan kedua anaknya malah menjad serius seperti ini. Padahal tadi Riesha yang hendak memanggil Bestari dengan panggilan ibun, hanyalah gurauan semata.

"Tapi dia bukan ibu kita, Dek. Kita nggak boleh manggil orang sembarangan dengan panggilan kayak gitu. Terus, tadi ada om-om yang nggak suka kalau kita manggil kakak begitu,"sahut Rishi menanggapi omongan Riesha.

"Nda mau. Pokoknya Liesha mau mandil kakak cantik ibun. Boleh ya ayah, euhmmm." Riesha memohon dengan mengedipkan mata nya yang bulat. Sungguh sangat menggemaskan dan membuat Rohan lemah terhadapnya.

Akan tetapi ucapan si sulung sepenuhnya benar. Bestari adalah gadis yang tidak memiliki hubungan apapun dengan keluarga mereka. Mana bisa dipanggil demikian.

Rohan juga merasa tidak enak, selama ini sudah banyak merepotkan Bestari dan ayahnya. Meski Bestari nampaknya tidak keberatan dan dia senang-senang saja. Tapi Rohan merasa harus tahu diri untuk tidak mengambil keuntungan lebih banyak lagi.

"Benar kata Abang, sayang. Riesha nggak boleh manggil Kak Bestari begitu. Kasihan nanti banyak yang ngomong buruk ke kakaknya." Rohan mencoba untuk menjelaskan mengapa Riesha tidak boleh memanggil ibun kepada Bestari.

"Apa nanti Kak Cantik juda akan peldi kayak bunda kalau Liesha mandil beditu?" sahut Riesha yang mana membuat Rohan tertohok untuk kedua kalinya.

Kali ini mulutnya terkunci rapat. Dia tak lagi bisa menjawab ucapan sang anak dan hanya membawa mereka ke dalam pelukannya.

"Ista, anak-anak mu sebenarnya sangat rindu sama kamu. Mereka masih sangat butuh kamu. Tapi kamu beneran nggak peduli. Bahkan selama sebulanan ini sekalipun kamu nggak nanya tentang mereka. Terbuat dari apa hatimu, Ista?"

Rohan hanya mampu bicara dalam hati yang begitu sakit. Rasa sakit dalam hatinya ini bukan lagi karena perselingkuhan Ista dengan pria lain, tetapi lebih kepada mantan istrinya yang tidak mengingat putra putri mereka.

Mereka memang berpisah, akan tetapi Rohan ingin Ista tetap berhubungan baik kepada kedua anaknya. Meski sikap Ista sangat buruk, tapi mau bagaimanapun dia adalah ibu dari Rishi dan Riesha.

Bukan kah ada ungkapan bahwa singa pun tak akan memakan darah dagingnya sendiri? Tapi mengapa Ista benar-benar tak acuh? Mengapa wanita itu bisa lupa begitu saja bahwa ada dua anaknya yang masih kecil dimana mereka masih membutuhkan ibunya.

"Hahaha, aku yang terlalu naif. Kalau dia memang masih inget sama anak-anaknya, dia nggak mungkin selingkuh. Bangun Rohan, percuma mengharapkan dia menghubungimu untuk tanya perihal anak-anak. Sudahi saja harapan nggak berguna itu. Sekarang ini yang lebih penting adalah membesarkan hati anak-anak."

Pria itu tersenyum kecut. Dia menertawakan dirinya sendiri yang tampak bodoh sekarang karena berharap sesuatu yang mustahil.

Pada akhirnya, Rohan hanya diam dan membawa kedua anaknya masuk kamar. Di sana duda tersebut merebahkan tubuh anak-anaknya dan juga dirinya. Dengan dalih saatnya tidur siang, Rohan ingin mengistirahatkan tubuh dan juga pikirannya.

Beda Rohan beda lagi Bestari. Jika Rohan sudah bisa istirahat, maka Bestari saat ini masih bersitegang dengan Nanta.

Perginya Nanta dari rumah Rohan tadi, Bestari pikir benar-benar pergi. Tapi ternyata tidak. Pria itu menunggu Bestari di depan rumah.

"Astaga, kamu ngapain sih di sini. Aku udah bilang, jangan ganggu aku lagi," ucap Bestari dengan sengit.

"Ya Tuhan, Bestari. Kenapa kamu begini banget sih sama aku? Best, aku kesini beneran buat minta maaf tulus ke kamu. Aku tahu aku salah, makanya aku mau ke sini minta maaf. Bestari, aku masih sangat mencintai kamu. Aku beneran mau kita balikan dan aku siap buat nikah sama kamu," ucap Nanta dengan sungguh-sungguh.

"Preeet, nikah aja tuh sama si siapa namanya. Ah nggak penting banget juga aku inget-inget nama tuh cewek gatel. Buset, ogah banget ya aku nikah sama cowok bekas. Iuhhh, kena penyakit nanti malah amsyong. Diiih geli banget juga bayangin nya. Heh cowok mesum, sekali aku bilang nggak maka artinya enggak selamanya. Dan kalau kamu masih kukuh minta balikan sama aku, maka aku akan hancurkan burungmu itu sampai nggak bisa digunain."

Jegleeer

Nanta bergidik ngeri mendengarkan ucapan Bestari. Ucapan itu bukan hanya sekedar ancaman semata. Dua tahun mereka membina hubungan, jadi Nanta tahu mana yang bercanda dan mana yang serius daru ucapan sang mantan.

Dan, soal ini Bestari sungguh serius. Matanya yang menatap dengan tajam lalu nafasnya yang menggebu serta tak ada suara yang bergetar barang sedikitpun membuktikan bahwa Bestari tak main-main.

Nanta pun mundur, ia memilih untuk pergi saat ini. Dalam pikirannya, saat ini mundur adalah pilihan yang tepat sebelum Bestari merealisasikan ucapannya.

"Cewek itu bener-bener nggak mudah buat ditaklukin. Sialan, kenapa juga sih bisa ke gap waktu itu. Jadi kayak gini kan semuanya. Ah brengsek emang," umpat Nanta sepanjang jalan menuju ke mobilnya.

Dia mengusap wajahnya kasar juga mengacak rambutnya dengan rasa kesal. Hubungan yang sudah dua tahun dan tinggal menunjukkan kesungguhkan kepada ayah dari Bestari itu harus kandas begitu saja karena ulahnya sendiri.

Nafsu yang tak tertahan membuat Nanta menceburkan dirinya dalam kenikmatan sesaat. Namun setelahnya dia pun terlena. Dan pada akhirnya sang kekasih mengetahui perbuatan bejatnya.

Kecewa, sakit hati, hancur perasaan, itulah yang dirasakan oleh Bestari ketika melihat Nanta bercumbu panas di ruang kantornya. Saat itu, Bestari hanya tertegun. Tak ada air mata barang satu tetes pun, lalu dia beringsut pergi dari tempat itu.

TBC

1
Esther Lestari
cocok nih anak2 mau ketemu Ista kalau Bestari ikut.
Esther Lestari
Dani sudah sadar akan perbuatannya dan tahu bagaimana Ista, makanya dia datang ke Rohan untuk meminta maaf.
mustika ikha
nah ini nih baru seru pertemuan pertama antara masa lalu dan masa depan, siapakah yang menang dan apakah 2 bocil cuek bebek sm bundanya dan welcome sm ibunnya, eit masih ada apakah masalah antara ista dan rohan juga bakal bestari ketahui, semangaaaat 💪💪💪💪
marie_shitie💤💤
lagi rugi bgt KLO mpe balik m model wanita jalang seperti itu
marie_shitie💤💤
uuuuh Dani kirain si jalang
Nie
bagus anak2 biar bundamu yg sableng itu kepanasan kalo liat kalian bawa ibun baru
ElHi
🤣🤣🤣tuing tuing jadinyaa
GiZaNyA
wahhh kayaknya bakalan seru nihh nanti klo ketemuan antara Ista dan anak2nya... ada Bestari juga gitu lohh🤣🤣
Dew666
💥🪻
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Dew666
Bagus Dani kasih tau rohan tentang ista biar rohan gak rujuk lagi sama ista
Dewi kunti
semangat mas duda
GiZaNyA
Ista seorang petualang soalnya sekarang... makanya kelakuannya out of the box...
meita
ceritanya bagus tdak berbelit,
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Attaya Zahro
Sama..Q juga gitu,meski habis minum kopi kalo dah rebahan ujung²nya juga merem 😅😅
mustika ikha
wah siapa tuh? dani kah ?
GiZaNyA
wahhh si Dani itu yang dateng...
Vie
tamu be like : "iya aku" 🤭🤭🤭🤭🤭
Vie
kayaknya kafein dalam kandungan kopi tidak berpengaruh pada rohan... 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!