Karya ini Aku tulis dari beberapa sebuah pengalaman yang pernah terjadi namun aku kemas dengan versi ku sendiri.
Berkisah tentang seorang pengusaha muda yang terkenal Satya Wijaya, pemilik perusahan Wijaya group, Satya terlahir dari keluarga yang Agama nya bagus, Satya juga memiliki 1 Kakak dan 2 Adik mereka sangat kompak dan harmonis. Sampai suatu kejadian Satya sedang menginap di luar kota karena ada acara meeting, dan ternyata dia di jebak oleh seseorang, sampai dia menghamili seorang perempuan yang bernama Sandra Viola gadis Cantik dan Alim dia juga merupakan pembisnis muda yang memiliki beberapa bisnis di usia mudanya, walaupun begitu hidup nya tidak seberuntuk Satya, karena Sandra Adalah Anak yatim piatu yang diurus oleh Asisten rumah tangganya, yang sudah sandra anggap sebagai orangtua asuh nya.
Dan kesedihan tidak sampai disitu saja, Sandra masih di perlakukan tidak Adil oleh suami nya sendiri.
Mau tau kisah nyaa..??
Ikutin terua yaakk..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adriana Niandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
Sandra keluar dari kamar nya, saat keluar dari kamar dia berpapasan dengan Arka.
"Sand? Mau ke meja makan juga? " sapa Arka
"Eh. Iya bang " ucap Sandra
"Kalau gitu bareng aja " ucap Arka
Sandra dan Arka pun berjalan beriringan ke ruang makan, ternyata di sana sudah ada Meira, Naila, Umi dan Abi nya.
"Sayang?? Udah bangun?? " ucap Umi Alma menghampiri Sandra
"Umi kapan datang nya? Maaf Sandra tidak menyambut umi? " ucap Sandra sambil mencium tangan Uminya.
"Engga apa-apa, umi datang semalam, umi juga tidak mau ganggu Istirahat kamu, ayo duduk sini" ucap Umi Alma.
"Iya umi" ucap Sandra.
Sebelum duduk Sandra menghampiri Abi Ruslan, mencium tangan Abi nya.
"Kamu sehat Nak? " ucap Abi
"Alhamdulilah Sandra sehat Bi" ucap Sandra sambil duduk di dekat Umi Alma.
"Gimana kamu nyaman kan tinggal disini? " tanya umi Alma
"Nyaman Mi, sangat nyaman terimakasih" ucap Sandra.
"Kaka mau makan apa? Biar Naila ambilin? " ucap Naila.
"Minum nya mau apa? Jus atau susu? Meira ambilin ya? " ucap Meira
"Wah.. Wah.. Sejak kapan adek-adekku ini jadi rajin sekali?? Kalau gitu boleh dong abang juga di ambilin? " ucap Arka.
"Yeee abang ambilah sendiri" ucap Meira dan Naila berbarengan.
Umi dan Abi nya pun tertawa melihat tingkah anak-anaknya.
"Engga apa-apa biar kakak ambil sendiri aja? " ucap Sandra.
"Engga apa-apa kak, nasi nya segini aja apa lagi? Mau ikan atau ayam? " tanya Naila melihatkan isi piring pada Sandra.
"Udah cukup dek, ayam aja, terimakasih ya " menerima piring dari Naila.
"Ini air putih nya, ini susu nya?? Kemarin kak Arka beliin susu hamil untuk kakak, tadi aku udah suruh bibi buatin" ucap Meira.
Dan semua pandangan pun terfokus pada Arka.
"Ah.. Sekalian aja, soalnya semalam pas abang ke dapur, abang lihat susu nya hambis jadi sekalian beli aja, biar engga repot" ucap Arka.
"Terimakasih ya nak, kamu memang sangat perhatian " ucap Umi Alma.
"Terimakasih ya bang Arka, Sandra memang belum sempat beli" ucap Sandra.
"Iya sama-sama, kalau ada apa-apa kamu bilang saja tidak perlu sungkan" ucap Arka
"Benar kata Arka, kalau kamu butuh apapun bilang saja, jangan sungkan ya sayang?? " ucap Umi Alma.
"Baik umi " ucap Sandra.
"Seandainya selamanya aku bisa merasakan kasih sayang keluarga ini, aku pasti sangat bahagia, bahkan suamiku sendiri aja tidak pernah memperhatikan aku" batin Sandra.
"Oia Abi mau kasih kabar buat kalian, besok malam akan di adakan Anniversary perusahan kita, jadi Abi minta kalian bisa meluangkan waktu untuk menghadiri perayaan" ucap Abi
"Wah?? Besok kita harus belanja baju, kita harus pergi ke salon juga, iya engga dek? " tanya Meira pada Naila.
"Itu wajib sih hehe, kak Sandra juga besok ikut yaa?? " tanya Naila.
"Kayanya kakak dirumah aja deh" ucap Sandra.
"Tidak bisa.. Kamu harus datang besok malam sekalian Umi dan Abi akan mengenalkan kamu pada klien-klien kami" ucap Umi.
"Tapi Umi?? " ucap Sandra menggantung.
"Pokoknya kamu harus dateng ya sayang.. Besok kamu bisa pergi mempersiapkan diri bareng Naila dan Meira" ucap Umi.
"Baiklah umi" ucap Sandra.
Selesai sarapan, Sandra pun kembali ke kamarnya.
"Bagaimana ini?? Satya pasti tidak mengizinkan aku untuk pergi, karena disana pasti akan banyak media, tapi aku tidak bisa menolak Umi?? " gumam Sandra.
"Bahkan membayangkan wajah nya yang sedang marah saja membuat aku takut?? Aku harus bagaimana sekarang?? " sambung Sandra. Merebahkan tubuhnya di sofa.
Saat Sandra tenggelam dalam lamunannya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar nya.
Tokk.. Tokk.. Tokk.. (Suara pintu di ketuk)
"Iyaa.. Sebentar?? " ucap Sandra. Membuka pintu kamarnya.
"Sekertaris Andika?? Ada apa? " tanya Sandra
"Maaf mengganggu waktu nona, saya kemari diminta tuan muda untuk mengambil berkas yang berwarna biru, yang ada di ruangan tuan, apa nona bisa mengambilkannya? " ucap Andika.
"Kenapa tidak kamu ambil sendiri saja, aku takut dia marah" ucap Sandra.
"Saya tidak berani nona, tolong nona ambilkan saja" ucap Andika.
"Kalau begitu kamu tunggu sebentar" ucap Sandra.
Sandra pun berjalan ke ruang tidur Satya dia mencari berkas yang berwarna biru.
"Dimana berkas nya?? Disini tidak ada warna biru?? " ucap Sandra.
"Apa kamu tau Satya simpan dimana?? Disini tidak ada?? " teriak Sandra agar Andika mendengar suaranya.
"Mungkin di laci nona " ucap Andika.
"Dilaci yaa.. Apa laci ini?? " ucap Sandra, Sandra pun membuka laci tersebut dia mencari di tumpukan berkas yang ada
"Ah ini dia " saat dia mengambil berkas itu, tiba-tiba beberapa berkas terjatuh, di balik berkas-berkas itu dia melihat satu buah foto yang terselip.
Sandra pun melihat foto itu, ternyata itu foto Satya bersama dengan Wanita..
"Cantik sekali?? Mungkin ini wanitanya, pantas saja dia bersikap seperti terbebani menikah dengan ku, ternyata dia mempunyai Wanitanya sendiri" ucap Sandra.
Sandra pun kembali merapihkan berkas-berkas itu dan menyimpan kembali fotonya.
"Ini berkas nya" ucap Sandra memberikan pada Andika.
"Terimakasih nona, saya permisi" ucap Andika dan berlalu meninggalkan Sandra.
Sandra pun kembali merebahkan tubuhnya diatas sofa..
"Huh tubuh tidak di gerakkan begini jadi mudah lemas " ucap Sandra.
"Tapi Wanita itu apa benar kekasih nya? Kalau begitu berarti aku merebut kekasih orang dong?? Tapi Ade-ade bilang Satya tidak pernah mengenalkan wanita manapun... Stopp Sandra kamu tidak perlu terlalu jauh mengurusi kehidupan dia, yang memaksa menikah juga Dia bukan kamu, walaupun setelah bayiku lahir kita akan pisah " ucap Sandra menundukkan kepalanya.
Bersambung...
ditunggu up nya Thor...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, atau Caraku Menemukanmu.
Yang (Siapa) Aku Tanpamu searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng😶