NovelToon NovelToon
Si Cupu Dan Si Cacat

Si Cupu Dan Si Cacat

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Obsesi / Anak Yatim Piatu / Trauma masa lalu / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: Harsie Alive

DALAM TAHAP REVISI
AUTHOR GAK JAMIN CERITANYA BAKAL SERU
KALAU PENASARAN SILAHKAN DIBACA
Arkan dan Arta si pria cupu dan gadis cacat di persatukan dalam ikatan pernikahan untuk menyelamatkan nama keluarga kedua belah pihak lebih tepatnya menyelamatkan nama keluarga Arkan dan mantan tunangannya yang merupakan sepupu Arta.

Arta dahulu gadis yang ceria dan cantik hingga sebuah kecelakaan tragis yang merenggut nyawa kedua orangtuanya mengubah segala hal dalam hidupnya.

Ia harus hidup terpisah dari sang kakak yang memiliki kepribadian ganda akibat kejadian di masa lalu, ia tinggal bersama keluarga Mahendra adik dari sang Ibu yang telah berpulang.

Bukannya disayangi, Arta justru mengalami kekerasan fisik dan tekanan mental di rumah itu, tak sampai disitu ia harus mengganti posisi sepupunya uuntuk menikah dengan Arkan karena pria cupu itu telah jatuh miskin.

Namun, ada rahasia dibalik semua kejadian yang mereka alami bahkan identitas keduanya adalah rahasia terbesar yang mereka simpan selama ini.

Sang kakak menaruh curiga pada keluarga Mahendra menyebabkannya mencari tahu penyebab kecelakaan keluarga mereka.

Kejadian demi kejadian saling bertautan, merangkai puzzle menjadi satu gambar yang utuh.

Kisah cinta mereka telah diulai, misteri dibalik kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orangtuanya akan diungkapkan oleh alter ego sang kakak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harsie Alive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak Angkat

Di sebuah Hotel mewah, tampak banyak tamu undangan yang terdiri dari orang-orang penting dan pebisnis-pebisnis ulung sedang menikmati pesta pertunangan putri Grup Mahendra dan Putra Grup Sanjaya.

Tania dengan angkuhnya menggandeng tangan Robin. Kini mereka sudah resmi bertunangan dan berita pertunangan mereka ini sampai ke seluruh penjuru negeri.

Bagaimana tidak, mereka mengundang begitu banyak awak media untuk menghadiri acara ini sekaligus mengumumkan kepada dunia bahwa dua perusahaan besar telah bersatu dan akan merajai dunia bisnis.

Banyak kolega dari masing-masing perusahaan datang hanya sekedar untuk mengucapkan selamat atas pertunangan itu. Perwakilan dari Star Company dan Mars Company juga turut hadir disana.

"Selamat atas pertunangan Anda tuan Robin dan nona Tania, " ucap Karin Sambil menyalam keduanya.

"Selamat nona, tuan," ucap seorang pria lain yang berada di dekat mereka.

"Terimakasih nona Karin, apakah Ms. Chan sesibuk itu hingga tak bisa hadir dalam acara ini?" sindir Tania karena jelas jelas ia mengundang pemilik Star Company itu.

"Maaf nona, beliau tengah sibuk dengan berbagai bisnisnya," ucap Karin sambil tersenyum manis.

"Sayang sekali, lalu Anda dari perusahaan mana?" tanya Tania yang memang tak mengenal pria asing tadi.

"Saya Vasko perwakilan Mars Company , tuan nona," jawab pria itu.

" Astaga mengapa presdir dua perusahaan ini sulit sekali ditemui," ucap Robin dengan nada menyindir.

"Maaf tuan, nona Presdir kami tak akan sempat menghadiri acara yang kurang penting, kalau begitu saya permisi," balas pria itu lalu pergi meninggalkan mereka.

"Cih sombong sekali, lihatlah sebentar lagi kami akan menjatuhkan perusahaan kalian itu," ucap Tania dengan nada sombongnya.

Karina yang mendengar hal itu hanya tersenyum tipis lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

"Tapi aku tak melihat keberadaan pasangan miskin itu," ucap Tania pada Robin.

"Buat apa kau pikirkan mereka? untung saja mereka tak datang, bisa sial kita nanti," ejek Robin lagi.

"Aku hanya ingin mereka menikmati bagaimana rasanya pesta orang kaya hahaha," ucap Tania dengan sombongnya sambil menggoyangkan wine di tangannya.

"Selamat tuan, nona," ucap seseorang menghentikan percakapan mereka.

"Hei ternyata kau masih punya muka untuk hadir disini, bukankah Whitegar sudah hancur?" ledek Tania pada pria yang adalah Samuel itu.

"Hahahah nona nona, apa kau yakin kami sudah hancur? Saya ucapkan selamat dan saya permisi," ucap Samuel lalu pergi meninggalkan pesta itu.

"Hei ada apa ini mengapa Whitegar masih berani muncul disini?" bisik Robin pada Tania.

"Mana ku tahu. Lagian kau tak perlu khawatir karena kalau pun mereka tak benar-benar bangkrut mereka bukan apa apa. Saingan kita sekarang adalah Star dan Mars Company," ucap Robin penuh keyakinan karena kini Sanjaya Grup dan Mahendra Grup sudah bergabung menjadi satu aliansi.

Mereka tidak mengetahui betapa besar kekuatan kedua perusahaan yang selalu menjadi misteri karena pemiliknya yang jarang menampakkan dirinya.

Sementara pesta pertunangan berlangsung, Arkan dan Arta sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit Ibu dan Anak tempat si kembar di rawat secara intensif.

Saat mereka masuk ke rumah sakit itu, seluruh mata tertuju pada mereka. Bukan mengagumi tapi justru mengejek penampilan mereka berdua.

"Astaga mengerikan sekali pasangan itu," ejek seorang wanita .

"Lihatlah wajah cacat perempuan itu!" bisik yang lain menunjuk Arta.

"Lihat pria Cupu itu, astaga aku jijik dengan kacamatanya itu," ledek yang lain.

Arkan hanya diam mendengar semua cibiran orang-orang itu. Sedangkan Arta yang sudah geram langsung menggandeng tangan Arkan hingga membuat Arkan cukup terkejut namun ia tersenyum bahagia karena sepertinya Arta mulai membuka hati untuk dirinya.

"Kau kenapa?" tanya Arkan pada Arta.

"Entahlah, ingin rasanya ku sumpal mulut orang-orang itu," gerutu Arta.

"Ehehehh ternyata istriku ini cerewet ya," ledek Arkan.

"Huh aku hanya tak suka mendengar mereka meledek orang lain. Memangnya mereka sudah lebih sempurna? dari dulu aku selalu mendengar cibiran, ejekan dan hinaan seperti itu. Sungguh memuakkan!!" ucap Arta kesal.

"Hahahah biarkan saja mereka," balas Arkan.

"Setidaknya kita tidak seperti mereka yang hanya menilai orang dari penampilan dan hartanya," lanjut Arkan hingga membuat Arta tertegun.

"D**ia benar-benar pria yang baik. Ku harap aku bisa bahagia dan aku akan merubah penampilan ku ini. Aku akan membuatnya bangga punya seorang istri sepertiku, tapi apa dia mencintaiku? mengapa kami bisa sedekat ini?" ucap Arta dalam hatinya.

"Hei kenapa malah diam?"tanya Arkan menyadarkan Arta.

"Eh maaf maaf kak heheh," ucap Arta terkekeh.

Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di ruang perawatan VVIP si kembar. Tampak Celo dan orangtua Arkan disana. Sedangkan si kembar sedang tertidur lelap.

"Halo, Pa Ma dan Celo kami datang," sapa Arkan pada mereka bertiga.

"Cie pengantin baru sudah sampai, kenapa langsung kesini? nggak mau santai-santai dulu gitu mumpung kita yang jagain si kembar," ledek Celo pada pasangan itu.

"Apaan sih Celo! mau ku potong gajimu hah?" celetuk Arta sambil melotot ke arah Celo.

" Maaf Pa, Ma Celo ini agak geser sedikit," ucap Arta sambil terkekeh.

"Ihk kakak ini jangan bilang yang nggak-nggak sama Mama Lily dan Papa George," ucap Celo.

"Hei sejak kapan Mama dan Papaku jadi orangtuamu?" tanya Arkan mengerutkan keningnya.

"Sejak tadi kak , gue sudah diangkat jadi anak, iya kan Ma,Pa?" ucap Celo sambil memandang Mama Lily dan Papa George yang di balas anggukan oleh mereka.

"Celo kau ini ada ada saja," ucap Arta memelototi Celo.

"Hahahah, ga apa apa sayang. Oh iya kalian sudah makan ?" tanya Mama Lily.

"Sudah tadi Ma, kalau Mama, Papa?" tanya Arkan.

"Belum sih, rencananya kita mau makan bareng kalian tapi kalian sudah makan," ucap Papa George.

"Ya sudah Mama dan Papa makan saja, biar kami yang jaga disini," ucap Arkan.

"Baiklah kalau begitu kami pulang dulu ya nak," ucap Mama Lily.

"Iya Ma, Pa, hati-hati di jalan," ucap Arta pada mereka.

"Kami permisi ya," ucap Celo mengikuti kedua orang tua itu.

"Eh eh eh kau mau kemana?" tanya Arta.

"Mau makan bareng Mama dan Papa, Mama sudah janji mau buatkan Sup buat gue," ucap Celo mengekori mereka berdua.

"Haduh pergilah, dan thanks udah jaga mereka Cel!" seru Arta.

"Wokkay kak, bye bye. Yuk Ma Pa,Celo udah lapar," ucap Celo menggandeng kedua orang tua itu seperti seorang anak kecil yang begitu bahagia karena akan dibeli mainan baru oleh orangtuanya.

"Celo Celo, maaf ya kak. Dia memang begitu, dulu Arta ketemu sama Celo di pinggir jalan dia masih sangat muda, dia anak yang ditelantarkan oleh kedua orangtuanya. Makanya dia sangat senang bertemu dengan Mama dan papa," ucap Arta sambil duduk disamping Arkan.

"Nggak masalah kok, toh aku menyukai sifatnya itu," ucap Arkan.

"Papa! Mama!"

Terdengar suara seorang anak lelaki yang terbangun dan duduk memandang mereka berdua sambil mengucek matanya.

Sontak Arta dan Arkan menghampiri Josua yang sudah bangun dari tidurnya. Wajahnya sudah lebih segar dan bekas luka serta memar di tubuhnya mulai menghilang.

"Jagoan Papa Mama sudah bangun?" ucap Arkan mengelus pipi Josua.

"Jo Rindu hiks hiks hiks Papa Mama kemana ? Jo pikir Papa dan Mama buang Jo dan Jen hiks hiks hiks," tangis Josua dalam pelukan Arkan.

"Sayang, Papa dan Mama nggak akan ninggalin Jo dan Jen. Papa dan Mama sayang kalian," ucap Arta sambil memeluk Josua dari arah yang lain.

"Mama! Papa!" teriak Jenni yang ikut terbangun.

"Putri Papa Mama sudah bangun ya sayang," ucap Arta memeluk Jenni kecil dengan erat.

"Tadi Jen mimpi Papa dan Mama pakai pakaian bagus banget, terus cincin yang kita kasih juga Papa dan Mama pakai terus. Jo dan Jen juga disana sama adik adik kecil. Ada kakek dan nenek juga, Om-om tampan juga, ada tante-tante cantik juga Ma. Semuanya tertawa bahagia, Jenni senang sekali," ucap Jenni antusias menceritakan mimpi indahnya.

"Benarkah Sayang?" ucap Arta bahagia mendengar celoteh Jenni yang menggemaskan itu.

" Iya Pa, Ma terus Papa sama Mama super duper tampan dan Cantik!" ucapnya girang.

"Hahahahhahaah," mereka tertawa girang mendengar celoteh gadis kecil itu .

"Ada ada saja kamu sayang," ucap Arta memeluk Jenni kecil.

"Tapi, Papa dan Mama jangan tinggalin Jo dan Jen ya hiks hiks hiks," ucap Jenni murung.

"Nggak Sayang, Mama dan Papa akan selalu bersama Jo dan Jen sampai kapan pun," ucap Arta sambil tersenyum tulus.

"Iya sayang, Kalian jagoan dan putri Papa dan Mama. Selamanya akan begitu dan Papa Mama punya hadiah buat kalian," ucap Arkan.

"Hadiah apa Pa?" tanya mereka bersamaan.

"Kalian sudah resmi jadi anak Papa dan Mama, jadi kalian punya nama baru!" ucap Arta.

"Josua Hillary Argaka dan Jenni Hillary Argaka, itu nama baru kalian sayang. Nama keluarga kita, dan kalian akan tinggal bersama Papa dan Mama, sekolah dan besar bersama kami," ucap Arkan pada keduanya.

"Argaka gabungan nama Mama dan Papa Arkan Lukas Whitegar dan Arta Chan Kartier. Kalian suka dengan nama baru itu?" tanya Arta.

"Suka Ma, Pa Terimakasih!!" ucap mereka kompak sambil tersenyum bahagia.

1
Meta Meta
season 2 nya mana kak othor
Meta Meta
kak othor season 2 nya mana
Meta Meta
bagus lanjut season 2 dong thor
Nova Evita
cerita nya bagus . author pinter sekali cari ide cerita
Rizky Anindiya
kapan bales dendam nya kak.
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Tiwik
Luar biasa
Dyah Oktina
lah... kelompok mafia yg d takuti kok bisa teledor... 😔🤔🤐
Dyah Oktina
iya... siapa yg d culik ... siapa yg teraniaya... 😆😆😆😆😁😁😁😁😁
Dyah Oktina
aduh... kasihan banget... Mia.... mau ngusik anaknya sendiri mark&ziko.. sementara baron mau jo&jen semua ada D rumah arkan&arta... wah... masalah berat u mereka... kasihan anak2... dasar orang2 biadab.. 😠😡😡
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭orang2 berengsek...
Dyah Oktina
Luar biasa
Puji zaim
cerita yg menarik
Esih Mulyasih
oke sich...wlu byk masalah yg terpendam semoga ceritanya sesuai ekspektasi para pembaca 😉😁
Nora♡~
Semangat terus thor... Akhirnya ceritanya berakhir dengan penuh kebahagiaan... tahniah thor dan teruslah berkarya...
Welda Arsy❤
karya mu bagus thorrrr,,,kok karya mu nggak yg lain thorrr,,,penasaran aq dg karya mu yg lain,,,ud aq klik profil kosong.
Welda Arsy❤
aq mampir kecerita mu thooor
Marsella Ciotang
keselbngt sama ibu Tri si indahh
Qilla
prettttttt coba bukan istri presedir apa iya ngomong gitu prettttt prettttt prettttt
Rina Aisya
maaf cerita nya terlalu banyak drama, cuma saran aja, klo cerita nya mafia biasa'nya ngk bertele tele sat set gitu ini JD kesannya mafia amatiran.dan untuk Arta yg bos mafia please jgn dikit-dikit pingsan. boleh sedih tp hrs ada sisi kuatnya mafia. maaf sekedar saran aja🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!