NovelToon NovelToon
MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Anak Genius / Penyesalan Suami
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: odee_eeeee15

Sepuluh tahun pernikahan, tujuh tahun penantian panjang yang diwarnai doa dan air mata, hingga akhirnya Aira lahir sebagai keajaiban pertama bagi pasangan Nala (30 tahun) dan Arka (33 tahun).

​Arka, seorang Lead Structural Engineer yang tegas, kaku, dan biasa menaklukkan proyek-proyek raksasa di lautan lepas, harus merelakan seluruh gengsinya runtuh tanpa sisa saat melangkah pulang. Kepulangannya ke rumah justru disambut kepolosan Aira (3 tahun) yang cadel dan dengan polosnya memanggil sang ayah "Om asing yang keluar dari HP".

​Di saat Arka sibuk meluluhkan hati putri kecilnya dan memanjakan Nala setelah bertahun-tahun terpisah jarak, kebahagiaan mereka kembali diuji dengan kejutan indah: kehadiran calon bayi kedua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon odee_eeeee15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kalau semua baik yang masuk neraka siapa?

Pukul dua siang, suasana di depan TK Pertiwi tampak ramai oleh deretan kendaraan orang tua yang bersiap menjemput anak-anak mereka.

Arka, yang sengaja menyempatkan waktu di tengah jam istirahat kantornya, melangkah mantap menuju gerbang sekolah. Pria tegap berotot itu tampil rapi dengan kemeja kerja yang lengan bajunya digulung hingga siku. Namun, begitu kakinya memasuki area halaman sekolah, langkah Arka mendadak terhenti saat mendengar keributan melengking dari area taman bermain.

"Papa aku yang paling ganteng! Papa aku punya mobil gede!" seru Kiki sambil berkacak pinggang di depan perosotan.

"Enggak ya! Papa Aila yang paling ganteng di seluruh dunia!" balas Aira tak mau kalah, gaun seragamnya sedikit kusut dan kedua tangan mungilnya berkacak pinggang tegas. "Papa Aila tinggi kayak raksasa! Mukanya ganteng kayak pahlawan! Mobilnya juga warna hitam gede!"

"Tapi kata Mama aku, anak nakal yang suka ngejek kayak kamu nanti bisa masuk neraka!" tembak Kiki dengan jurus pamungkasnya.

Mendengar kata 'neraka', Aira justru memiringkan kepalanya dengan raut wajah sangat polos tanpa dosa.

"Loh, ya enggak apa-apa!" celoteh Aira mantap dengan suara melengking. "Ada sulga ada nelaka! Kalau semua olang baik, udah kiamat dali dulu! Tluak yang isi nelakanya siapa kalau gak ada yang nakal kayak Aila?!"

Ruang taman bermain seketika hening total.

Arka yang menyaksikan kejadian itu dari balik tiang teras seketika mematung. Niat Arka yang tadinya ingin melangkah maju untuk menegur aksi nakal Aira mendadak buyar total. Tenaganya seolah terkuras habis, lemas tidak berdaya mendengar logika nakal nan konyol yang keluar dari mulut balita tiga tahun itu. Pria tegap itu hanya bisa memegangi jidatnya, mengelus dada sambil menghela napas panjang.

Melihat perdebatan yang makin melenceng jauh, Bu Rina selaku wali kelas langsung berlutut di samping Aira untuk meredakan suasana dan menasehati anak didiknya.

"Aira sayang, enggak boleh bicara begitu ya, Nak..." tutur Bu Rina sabar dan lembut. "Nakal itu bukan hal yang bagus untuk dibanggakan. Allah menyukai anak yang penurut, sopan, dan sayang sama temannya. Kalau Aira nakal terus, nanti teman-teman enggak ada yang mau bermain sama Aira, lho. Aira mau begitu?"

Mendengar nasehat lembut dari gurunya, Aira tidak menangis. Bocah kecil itu justru mengedipkan matanya polos, lalu mengeluarkan kata ajaib dengan kepolosan tanpa tanding.

"Gak apa-apa, Bu Gulu! Nanti kalau gak ada teman bermain di bumi, Aila main sama malaikat aja di sana!" sahut Aira santai.

Bu Rina seketika terpaku, kehabisan kata-kata untuk membalas ucapan Aira. Gurunya hanya bisa mengelus dada sambil menghembuskan napas pasrah.

Arka yang melihat gurunya pun ikut bungkam akhirnya menyeret langkah kakinya yang terasa berat mendekati mereka.

"Selamat siang, Bu Rina... Maafkan Aira ya," ujar Arka dengan nada suara lemas. Pria tegap itu merengkuh tubuh mungil Aira ke dalam gendongannya tanpa sanggup berkata apa-apa lagi karena sudah terlalu lelah menghadapi kelakuan sang Bos Kecil.

Sesampainya di rumah, Arka melangkah masuk dengan bahu melorot dan wajah yang tampak pasrah luar biasa. Pria yang biasanya selalu tegas dan tegap itu kini terlihat seperti prajurit yang kalah perang.

Nala yang sedang menyusun cangkir di meja makan seketika mengernyit heran melihat raut wajah suaminya.

"Mas Arka...? Kamu kenapa? Kok mukanya lemas banget kayak gak punya tenaga gitu?" tanya Nala cemas.

Arka mendudukkan Aira di sofa, lalu menyandarkan tubuhnya lemas di samping istrinya. Pria itu memejamkan mata sejenak, mengelus wajahnya dengan kedua telapak tangan.

"Nala... Mas pusing banget," curhat Arka dengan suara pelan dan pasrah. "Tadi di sekolah Aira berantem sama Kiki. Dia pamer ke satu sekolah kalau Papanya paling ganteng."

Nala menahan senyumnya. "Terus?"

"Terus pas Kiki bilang anak nakal masuk neraka, kamu tahu Aira jawab apa?" Arka menatap Nala dengan pandangan tak berdaya. "Dia bilang, 'Ada surga ada neraka, kalau semua orang baik udah kiamat dari dulu, terus yang isi neraka siapa?' Nala... Mas mau negur langsung lemas, gak ada tenaga sama sekali!"

Nala seketika melotot tak percaya, lalu meledak dalam tawa riuh di ruang tengah. "Astaga, Mas! Aira ngomong gitu di depan orang banyak?!"

"Iya, Nala! Bu Rina aja sampai nasehatin panjang lebar, eh dibalas lagi sama Aira katanya dia mau main sama malaikat aja kalau gak punya teman!" ringis Arka pasrah sambil menggelengkan kepalanya. "Pusing Mas, gak tahu lagi harus ngomong apa sama anak kamu itu."

Aira yang sedang asyik bermain boneka di karpet menoleh ke arah Papa dan Mamanya, lalu menyengir lebar tanpa dosa.

Nala mengelus bahu kekar Arka yang lemas untuk menenangkan nya . Namun, saat Nala hendak berdiri mengambilkan minum untuk Arka, gelombang mual dan pusing yang tajam kembali menyapu perutnya. Nala memegangi dadanya pelan, menahan rasa aneh itu dalam diam sambil tersenyum menatap kelelahan suaminya hari ini.

(Hari ini Aila bikin Papa Alka lemas banget! Aila bilang ke Kiki sama Bu Guru kalau neraka itu ada buat diisi sama orang nakal. Bu Guru sampai bingung, terus Papa Alka cuma bisa geleng-geleng kepala gak punya tenaga. Tapi Aila tahu, Papa Alka tetap sayang sama Aila!)

1
lokiii
suka ceritanya lucu,plus ringan ,papa arka itu tipe bapak bucin plus suka alay
Irmaputri
aku kira nggak bakalan up kak ,hari ini 😭😭😭
Irmaputri
lanjut kak😭
sekarang mama Nala ,juga ikut dramatis
Afifah
hahaha lucu kak, aku suka 😭❤️❤️
Irmaputri
😭😭😭lucu banget🤭
Irmaputri
😭😭😭ngaka
Irmaputri
pusing tiap hari ortunya Aira ,hadapin tingkahnya 😭😭
Irmaputri
Aira ceplas ceplos mulutnya 😭😭
Irmaputri
🤣🤣Aira gen alpha ya 😭😭
syora
kuarga yang wow ambyarrrr 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus, lucu dan bikin gemes...😍
Luffytaro
ceritanya lucu 😍😍
Laila Jalil
ceritanya lucu😍😍
Laila Jalil
Aira lucu banget 😭🤣
Laila Jalil
hahahh🤣🤣😭
mau di bilang benar tapi nggak benar juga
Laila Jalil
hahaha lucu🤣
Nur Atika Hendarto
suka sangat ceritanya 😍😍tidak berat jalan alurnya
Nur Atika Hendarto
suka banget cerita nya tak terlalu berat tapi lucu😍😍😍
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
Irmaputri
ceritanya lucu
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!