Kehidupan yang di jalani Hana sangat bahagia, apalagi saat kekasihnya menikahinya. Namun kehidupan bahagia itu hanya sebentar saja berpihak padanya. Kehidupannya yang dulu bahagia kini perlahan hilang saat sang suami berselingkuh dengan seorang wanita yang sangat dia percaya. Bahkan mereka pun mencoba untuk membunuhnya. Lalu apa yang akan di lakukan oleh Hana setelah menyadari semua itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Foto kedekatan
Mayang melemparkan lembaran foto hasil tangkapannya kemarin di depan Rangga pagi itu, saat rangga sedang bersiap untuk ke kantor
" Apa ini Mayang?" tanyanya masih kesal pada Mayang
" Lihat saja sendiri. wanita itu telah membodohimu, dia bersama pria itu sudah menjalin hubungan di belakangmu" jawabnya
Mendengar ucapan Mayang, Rangga mengambil foto itu dan memperhatikannya, memang dalam foto itu angel terlihat sangat dekat dengan Krisna
" Kapan kau mengambil foto mereka?"
" Kemarin. sebelum kau menemuinya di mall, dia sedang bersama pria itu. mungkin mereka sedang merencanakan sesuatu untuk menipumu" ucap Mayang
" Tidak mungkin. aku tidak percaya. aku akan mencari tau sendiri" ucap Rangga kemudian berlalu
" Mampus kau angel.. kau pikir kamu akan berhasil membodohiku dan Rangga? jangan mimpi. aku dan Rangga adalah pemain lama" gumamnya tersenyum menyeringai
Rangga tak tenang setelah melihat foto itu, dia tidak fokus pada pekerjaannya. pikirannya selalu terbayang dengan perkataan Mayang yang mengatakan jika angel dan Krisna telah menjalin hubungan di belakangnya
" Aku harus bertanya langsung pada angel. tidak, aku sendiri yang harus menyelidiki nya" ucapnya
Baru saja berucap, tak lama ponselnya pun berdering dan menampilkan nama angel di layar. Rangga segera menjawabnya
" Halo mas, kamu dimana? aku ke sana ya" ucapnya
" Ya datang saja. aku di kantor, kebetulan juga ada yang ingin aku pastikan darimu" ucapnya
Angel merasa penasaran dengan perkataan Rangga. apa yang ingin dia pastikan? Pikirnya
Tak lama, angel pun tiba dan masuk ke ruangan Rangga. dia berlari kecil dan memeluk Rangga yang masih duduk di kursinya
" Kamu tak senang aku kemari?" tanyanya menopang dagunya di pundak rangga
" Aku senang kok" jawab Rangga tersenyum sembari memutar kursinya menghadap angel
" Lalu mengapa wajahmu seperti tak senang melihatku?" tanya angel
" Aku hanya ingin kau menjelaskan ini" ucapnya memberikan beberapa foto yang tadi di berikan oleh mayang
Angel mengambil salah satu foto itu dan tersenyum, lalu meletakkan kembali ke atas meja kerja Rangga
" Jadi kau begini karena foto itu? memangnya siapa yang memberimu foto itu? apa mungkin pembantumu itu?" ucapnya menebak
" Jelaskan saja" pinta Rangga
Angel melangkah dan duduk di sofa yang tak jauh dari meja kerja Rangga. dia menyilangkan kakinya dan memperlihatkan paha putih nan mulusnya
" Baiklah aku akan menjelaskan semuanya padamu" ucapnya
" Kemarin aku memang sempat jalan dengannya sebelum bertemu denganmu di mall" ucapnya lagi
" Jadi benar kau menjalin hubungan dengannya?" tanya Rangga
" Aku belum selesai bicara, dengarkan saja aku dulu" ucap angel
" Dia mengajakku bertemu untuk membahas pernikahan. dia ingin jika aku memilihnya, dia juga menawarkan vila miliknya yang bernilai tiga miliar jika aku bersedia memilihnya" ucap angel berbohong. di ingin tau apa benar Rangga juga punya vila seperti yang di katakan pak widodo
" Jadi apa keputusanmu?" tanyanya
" Aku belum memutuskannya. aku sebenarnya mau saja memilihnya, tapi aku merasa kurang cocok dengannya" ucapnya lagi
" Jadi dia mengajakmu ke vila miliknya? dan ingin agar kau menjadi istrinya?"
" Iya, vila miliknya lumayan besar dan nyaman" ucapnya lagi
" Hah, hanya vila kecil saja dia sudah sombong dan membanggakan nya padamu? baiklah aku juga akan mengajakmu ke vila milikku"
" Benarkah? Memangnya kau juga punya vila?" tanya angel sengaja terkejut
" Iya, dan vila milikku jauh diatas vila milik pria sombong itu" jawabnya
" Tapi apa kau masih marah dan curiga padaku?" tanya angel
" Maafkan aku, aku hanya salah paham. Mayang yang memberikan foto itu padaku"
" Berarti kamu lebih percaya padanya?"
" Bukan begitu. aku hanya tidak suka jika kau jalan dengan pria sombong itu"
" Lalu kapan kau akan mengajakku ke vila milikmu?"
" Kapan pun kau mau"
" Kalo hari ini gimana? kebetulan aku masih di sini. besok aku akan kembali ke kotaku" jawabnya
" Baiklah, ayo kita berangkat" ucapnya memberi tangannya untuk di rangkul angel
Perjalanan memakan waktu satu jam untuk tiba di vila itu. tak lama akhirnya mereka tiba di sana
Vila itu sangat besar, dan memiliki pemandangan sangat indah dan sejuk. tempat yang benar-benar bisa menenangkan pikiran
" Apa ini vila milikmu?" tanya angel
" Ya, bagaimana? apa vilaku sebanding dengan vila pria sombong itu?" tanyanya
" Jelas saja tidak. vila milikmu jauh lebih besar dan mewah dari pada milik pak Krisna. di sini sangat indah" ucap angel tersenyum
" Apa kau suka?" tanya Rangga memeluknya dari belakang
Mendapat perlakuan seperti itu, membuat angel menutup mata dan menahan rasa muaknya
" Iya aku suka. tapi berapa harga vila ini? dan apa mendiang istrimu tau tentang vila ini?" tanya angel masih dengan posisi mereka
" Tidak, istriku tidak tau soal ini. karena aku membelinya saat dia sudah tiada. dan harganya saat itu sekitar sepuluh miliar" jawabnya
" Sial sekali istrimu itu, ya. dia tak ada di saat suaminya sudah sukses. padahal jika dia masih ada, pasti dia akan menikmati semua ini" ucapnya
" Tidak usah membicarakan wanita sial itu. meskipun di masih ada juga, aku tidak akan memberitahu soal ini"
" Kenapa?" Tanya angel penasaran
" Karena vila ini hasil kerja kerasku selama mengabdi di perusahaannya. Anggap saja ini imbalan atas kesuksesanku" jawabnya membuat angel mengepalkan tangannya
" Jadi hanya aku wanita yang tau soal vila ini?"
" Iya hanya kamu"
" Apakah kau sangat mencintaiku sampai kau memberitahuku tentang semua ini?" ucapnya membalikkan tubuh dan saling berhadapan dengan Rangga
" Iya, aku mencintaimu" Ucapnya mengecup bibir angel
" Buktikan kalo kau mencintai dan mempercayaiku" ucapnya manja
" Aku akan memberikan vila ini padamu. jadilah istriku" ucapnya memeluk angel
Angel segera mengeluarkan ponselnya dan memotret dirinya saat di dalam pelukan Rangga
Dia menyalakan kamera untuk membuat video dirinya dan Rangga di vila itu. dia pun meminta Rangga untuk berfoto dengan sedikit mesra
Rangga merasa sangat gemas pada angel, dia selalu menelan ludah saat menatap tubuh angel. dia pun tak mau bersabar, dia segera menarik tangan angel dan menggendongnya ke atas kasur
Angel sedikit panik, karena dia tak berpikir jika hal ini akan terjadi. dia sedikit ketakutan saat Rangga sudah menindih tubuhnya. dia berharap seseorang menolong nya
Kriing.....
Akhirnya ponsel milik angel pun berdering, dia segera bangkit dan menghindari Rangga, dia beralasan untuk menjawab panggilan
Dia pun menjawab panggilan itu dengan menggunakan bahasa inggris yang sangat fasih
" Halo pak, ada apa?"
" Apa? baiklah, katakan padanya, mungkin besok aku akan kesana" ucapnya sebelum menutup teleponnya
" Ada apa? siapa yang menghubungi mu?" Tanya rangga
" Itu dokter Jack. dia memberikan info jika keadaan mamaku semakin parah. dan mamaku memintaku untuk segera kesana" ucapnya berbohong, padahal yang menghubunginya barusan adalah Krisna
" Maafkan aku, aku harus pergi" ucapnya lagi segera keluar dari vila
Dengan sedikit terburu-buru, angel segera memasuki taksi. dia sangat takut dan membayangkan jika hal yang tak di inginkan tadi terjadi
******
Dia kembali ke hotel. di sana Fira dan Krisna sudah menunggunya
" Ada apa? kenapa tadi kau langsung menjawab panggilan ku dengan bahasa inggris?" tanya Krisna
" Aku mencari alasan untuk keluar dari vila pria itu"
" Vila? jadi benar yang di katakan ayahku, jika pria itu punya vila yang besar?" ucap Krisna
" Iya, tidak hanya besar tapi mewah. aku gak menyangka dia diam-diam membeli vila untuk dirinya sendiri. bahkan dia berkata jika harganya mencapai sepuluh miliar" ucap angel
" Bagaimana ceritanya kamu bisa sampai ke villanya?" tanya Fira penasaran
" Ini gara-gara Mayang memberikan foto kita berdua. ternyata di mendapati kita di mall kemarin. dan dia curiga jika kita menjalin hubungan di belakang Rangga untuk menipu mereka"
" Lalu apa hubungannya dengan vila?"
" Dia meminta penjelasan ku tentang foto itu. ya... aku bilang saja jika kau menawarkanku vila milikmu yang seharga tiga miliar jika memilihmu menjadi suami"
" Hahahaha... jadi dia termakan omonganmu? lalu villanya gimana? apa dia bersedia memberikan padamu?"
" Iya dia bersedia memberikannya padaku, jika aku bersedia menjadikannya suami"
" Baiklah, taruhan terakhir nanti aku akan mengalah padanya, agar dia bisa memberikan vila itu padamu"
" Oke. tapi untuk saat ini aku tidak akan muncul dulu. karena aku katakan padanya jika aku ingin ke luar negeri untuk menjenguk mamaku"
" Tidak masalah, kamu juga butuh istirahat dan menyusun rencana berikutnya" ucap krisna