NovelToon NovelToon
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Dunia Masa Depan / Penyesalan Suami
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

SEQUEL JODOH SHAKIRA PERNIKAHAN KEDUA.
Kisah ARYA PRATAMA & RAKA BAGASKARA

Arya Pratama baru saja mengalami patah hati, di tengah kesedihannya dia mengalami kecelakaan beruntun yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Kecelakaan itu pula membuatnya harus bertanggungjawab atas bocah kecil, anak dari korban kecelakaan.

"Rawat dia seperti anakmu sendiri, sayangi dia sepenuh hati, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

Secara tidak terduga Arya bertemu perempuan yang berhasil membuat dadanya berdebar, sayangnya perempuan itu istri orang. Eh secara tidak disangka-sangka Arya malah berjodoh sama janda.

"Jodoh ketemu di jalan."

Sementara Raka Bagaskara, dia juga sama-sama terjebak dalam situasi sulit, ia juga menyukai istri orang.

"Janda dan gadis terlalu biasa, tapi bini orang, luar biasa, Mak. Raka suka sama bini orang Makkk!"

Akankah Raka menemukan jodohnya? Atau malah berusaha menjadi perebut istri orang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19 - Kebingungan soal status

Mendapatkan pertanyaan dari Arya, Andina malah diam menunduk. Ia mengaduk bakso yang ada di depannya.

"Andina, jawab saya! Kamu habis menangis? Kenapa? Ada masalah besar dalam hidupmu?" desak Arya, ia penasaran tentang hidup Andina sebelumnya.

Genggaman di sendok makin kuat sedangkan satu tangannya di atas paha juga mengepal kuat.

"Gak ada, aku hanya sedang merindukan ibu, udah lama tidak pulang dan tidak bertemu ibu yang udah terbaring kaku dalam tanah." Itu juga salah satu alasan Andina bersedih, tidak mungkin juga dia jujur perihal ketakutannya saat bertemu Galuh lagi, dia tidak mau Arya menganggap dirinya berlebihan, apalagi Arya menyukai Galuh dan mereka baru kenal, tidak menutup kemungkinan Arya lebih percaya Galuh dibandingkan dia.

"Din, maaf saya membuatmu bersedih." Arya menyadari penyebab kesedihan wanita di sampingnya di sebabkan oleh dia.

"Bukan salah kamu A, aku sedang rindu orangtuaku saja."

Tiba-tiba tangan yang di bawah meja Arya genggam, membawanya ke atas meja. Andina mematung, sentuhan itu begitu lembut, hangat, tersirat makna perlindungan.

"Saya tidak akan memaksa kamu bercerita, tapi jika suatu hari kamu siap berbagi kisah saya siap mendengarkan dan saya akan ada disamping kamu. Pertemuan kita memang terkesan dramatis, tapi saya percaya semua ini sudah jalan hidup saya. Sekarang, kamu punya saya untuk berbagi kisah, berbagi kesedihan, berbagi kebahagiaan, jadi jangan sungkan untuk bilang apapun pada saya." Tatapan lembut tanpa penghakiman, tanpa intimidasi, hanya ada tatapan tulus seorang laki-laki yang terlihat serius ingin menjaga.

"A.." bibir Andina sulit berkata, namun matanya berkaca-kaca menyiratkan ketakutan serta kerapuhan. Pertemuannya tadi sama Galuh menjadi beban bagi Andina, kembali bertanya-tanya apakah hubungannya dengan pria masa lalu sudah berakhir atau masih menggantung?

Arya tersenyum, ia mengusap air mata di pipi Andina. "Udah, kita makan, kasihan bakso nya dianggurin kamu."

Lalu Arya melepaskan genggamannya tapi Andina beralih menggenggam tangan Arya membuat pria itu menoleh bertanya-tanya. Dapat Arya rasakan tangan Andina dingin, gemetar serta wajahnya juga pucat dengan sorot mata bingung.

"Aku bingung kenapa sampai sekarang surat cerai dari pengadilan belum aku dapatkan? Aku takut kalau ternyata pernikahan ku dulu masih tercatat di pengadilan itu artinya pernikahan kita tidak sah," ucap Andina bimbang. Masalah statusnya sekarang ini apa? Kehadiran Galuh mengingatkannya pada perceraian dulu, ia hanya di talak tapi belum menjalankan sidang perceraian.

Deg.

Arya terperangah, tubuhnya menegang, kenapa ia juga baru kepikiran hal itu. Namun ia berusaha tenang disana gelisah melanda Andina.

"Nanti kita cari solusi sama-sama, saya akan cari tahu status kamu di pengadilan seperti apa. Kalaupun gak sah ya kita bisa nikah ulang setelah kamu resmi berpisah," balas Arya tenang.

"Tapi ..." Andina melepaskan genggamannya, menatap fokus ke mangkuk berisi bakso menghindari tatapan Arya.

"Tapi apa lagi, Din? Udah jangan banyak pikiran."

"Jika aku masih tercatat sebagai istri orang lain di pengadilan artinya kamu bisa menikahi perempuan yang kamu sukai dan aku akan menjauh dari kehidupan kamu. Hubungan kita tidak sah dan pernikahan kita tidak sah juga."

Tenggorokan Arya tercekat, mendengar kesungguhan Andina membuatnya gelisah, kenapa mendadak ia tidak rela? Dan jika itu benar adanya berati dia sedang berurusan sama istri orang, artinya dia tergoda istri orang lagi.

"Sial, kenapa serumit ini sih?" gumam Arya mengusap kasar wajahnya.

*********

Yayasan Nurul Huda

Arya membawa Andina ke rumah orangtua, dia juga menitipkan Andina disana sedangkan dia harus mencari sesuatu tentang status Andina.

"Bun, Appa, Arya titip Dina dulu disini, ada urusan penting yang harus Arya selesaikan dan ini menyangkut kehidupan di masa depan." Meski bicara tapi tatapannya tertuju pada Andina yang sedang bermain dengan anak-anak pondok yang kebetulan ada di belakang yayasan, Syakir juga ikutan main.

Dia bisa melihat tawa Andina diantara anak kecil disana, tawa bahagia, tawa yang baru Arya lihat selama ini. Hatinya menghangat, sudut bibirnya tersenyum merasa tidak salah membawa Andina ke orangtuanya.

"Apa ini menyangkut Andina, Ar?" tanya Appa merasa putranya mulai tertarik sama Andina. Terlihat dari tatapan Arya tak lepas dari perempuan di samping rumah mereka.

Arya beralih menatap papanya. "Iya, Appa. Ini soal status Andina sebenarnya. Kita menikah dadakan atas desakan warga sedangkan kita tidak tahu pasti Andina ini janda atau masih jadi istri orang. Tadi dia bilang suaminya sudah memberi talak tapi surat cerai dari pengadilan belum dia dapatkan."

"Ya Allah. Ini rumit sekali," ucap bunda Nurul baru memikirkan hal itu. "Ar, maafin bunda."

"Arya tidak menyalahkan siapapun disini, mungkin ini cara Allah menuntun Arya untuk menjadi pelindung bagi Andina dan Rizki. Hati kecil aku ingin melindunginya, Bun, Pa."

Appa menghela nafas, menepuk pundak putranya. "Lakukan dengan ikhlas, kalau dia memang ditakdirkan untukmu maka terima dia dengan ikhlas dengan segala kekurangannya. Appa dan bunda tidak mempermasalahkan kamu menikah sama siapa, yang penting hati kamu tertuju padanya."

Arya mengangguk yakin.

*******

Toko Barak koleksi.

Raka membawa Galuh ke tokonya, mereka duduk di depan toko.

"Obati dulu luka mu, nih obatnya. Apa mau saya bantu?" ucap Raka menyodorkan kotak kesehatan.

Galuh menggelengkan kepalanya. "Saya bisa sendiri kok, sebelumnya saya ucapkan makasih karena kamu sudah nolongin saya."

"Hmm. Galuh, apa perlu kita lapor polisi?"

"Lapor pun percuma sebab tidak ada bukti apapun tentang siapa orang itu. Yang ada kita disangka ngarang." Tangan Galuh menuangkan alkohol pada kapas.

Raka memperhatikannya, lalu dia mengambil alih kapas di tangan Galuh. "Sini saya bantu."

"Gak usah, saya bisa kok."

"Udah, sini biar saya aja." Raka kekeh mengambil kapas itu lalu tangannya terulur menuju kening Galuh.

Wanita itu terdiam, dia terpaku sama kelakuan Raka padanya. Dapat Galuh lihat pria di depannya begitu tampan dan juga baik, meski kadang ngeselin tapi hatinya lembut.

"Raka." Suara pria menghentikan pergerakan tangan Raka, mereka menoleh.

"Arya." Tangan Raka turun, menyimpan kapasnya di atas meja.

Mata Arya menatap keduanya silih berganti, apa dia cemburu? tapi kenapa biasa saja.

"Gue mau tanya, Mario ada di rumahnya gak? Ada hal yang harus gue bicarakan kebetulan lewat sini lihat lo, jadi mampir buat nanya." Ternyata dia tidak sepeduli itu sama Galuh meski melihat luka di keningnya. Yang dia pikirkan saat ini ingin cepat mengetahui status asli Andina.

"Mario lagi di kebun, adek gue ngidam petis timun di tengah sawah."

"Ok, thanks." Arya berbalik melangkah tapi berhenti lagi lalu menoleh.

"Galuh?"

"Iya." Galuh menoleh.

"Saya minta jauhi Andina, jangan muncul di hadapannya karena salah satu kesedihannya berasal dari kamu."

Deg.

1
Hesty
mkn bnyk upnya thooor
falea sezi
astaga
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yuliana Tunru
jd raka nih yg bakal dapat janda perawan roki dan arya jg dapat janda abal2 yg ternyata msh perawan jg 🤭
Cimit: Hayo tebak2an. 😅
total 1 replies
Yuliana Tunru
lha arya nikah dgn andina bkn galur calon ya walaupun entah kapan 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!