NovelToon NovelToon
Aturan Main Sang CEO

Aturan Main Sang CEO

Status: tamat
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Pernikahan Kilat / CEO / Office Romance / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Lyra Graceva hanyalah seorang sekretaris teliti yang hidup dalam bayang-bayang trauma ibunya dan status "anak haram". Namun, dunianya runtuh sekaligus bangkit saat bosnya yang obsesif, Sean Nathaniel Elgar, menjeratnya dalam sebuah pernikahan kontrak yang berubah menjadi kepemilikan mutlak. Di balik gairah panas dan sikap posesif Sean, tersembunyi rahasia kelam masa lalu yang melibatkan kedua orang tua mereka. Lyra yang awalnya rapuh, bertransformasi menjadi "Ratu" yang dingin demi membalaskan dendam ibunya dan mengungkap kebenaran tentang asal-usulnya, sementara Sean bersumpah akan menghancurkan siapa pun—termasuk keluarganya sendiri—demi menjaga Lyra tetap di sisinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Terbongkarnya Topeng

Kediaman mewah keluarga Wijaya yang biasanya tenang kini terasa mencekik. Sean Nathaniel Elgar berdiri di tengah ruang tamu yang luas, auranya sudah kembali menjadi CEO yang dingin dan tak tersentuh. Di sampingnya, Lyra berdiri dengan tangan yang digenggam erat oleh Sean, menjadi saksi kehancuran orang-orang yang telah merusak hidup ibunya.

"Sean, apa maksud semua ini?! Kenapa kau membawa polisi ke rumahku?!" teriak Diana, ibu Celia, wajahnya pucat pasi namun tetap berusaha memasang topeng kemarahannya.

Sean melempar sebuah map hitam ke atas meja marmer. "Buka, Diana. Lihat betapa rapinya kau menyusun kebohonganmu selama tiga puluh tahun ini."

Gunawan Wijaya meraih map itu dengan tangan gemetar. Ia membaca lembar demi lembar hasil investigasi dan laporan medis yang selama ini disembunyikan.

"Kau..." Gunawan menoleh ke arah istrinya dengan mata yang memerah karena amarah dan kekecewaan. "Kau membohongiku, Diana? Tiga puluh tahun ini kau membohongi ku, Diana! Tiga puluh tahun aku hidup dalam bayang-bayang dosa yang aku pikir aku lakukan padamu. Setiap kali aku mencoba mendekatimu, setiap kali aku ingin menyentuhmu sebagai seorang suami... aku selalu mendengar jeritan itu!" raung Gunawan.

"Mas, itu tidak benar! Sean hanya memfitnahku!" Diana mencoba meraih lengan suaminya, namun Gunawan menepisnya dengan kasar.

"Jadi ini kejanggalan yang ada dihatiku setiap kali aku ingin berhubungan intim denganmu, selalu dibayang-bayangi jeritan perempuan setiap kali melihat wajahmu dan menyentuhmu! Dan itu sebabnya aku tidak pernah bisa memberikan nafkah batin untukmu lagi setelah malam pengakuanmu" Gunawan terisak, sebuah pengakuan yang membuat seluruh ruangan membeku.

Celia yang baru saja turun dari tangga, terdiam di anak tangga terakhir. Wajahnya pucat pasi mendengar pengakuan ayahnya. "Papah... apa yang Papah katakan? Kenapa Papah tidak pernah menyentuh Mamah?"

"Lihat lembar terakhir di map itu, Gunawan," perintah Sean dengan nada yang sangat datar.

Gunawan membalik halaman terakhir. Sebuah hasil tes DNA antara dirinya dan Celia. Hasilnya: 0% Kemiripan Genetik.

"Bukan... ini tidak mungkin!" Gunawan berteriak, suaranya parau hingga urat lehernya menonjol. Ia menatap Diana dengan pandangan mengerikan. "Katakan padaku, Diana! Anak siapa Celia?! Jika aku tidak pernah menyentuhmu, siapa pria yang kau bawa ke tempat tidurmu untuk menjebakku?!"

Diana jatuh bersimpuh, tubuhnya gemetar hebat. "Mas... aku melakukannya karena aku mencintaimu, aku tahu kau butuh pelarian setelah kejadian dengan suster itu..."

"Diam!" Gunawan menyentak, langkahnya mendekat hingga bayangannya menutupi tubuh Diana yang meringkuk. "Selama tiga puluh tahun aku merasa menjadi monster karena mengira aku memerkosamu. Selama tiga puluh tahun aku memberikan segalanya untuk Celia karena kupikir dia darah dagingku! Katakan, siapa ayahnya?!"

Diana mendongak, matanya merah karena tangis ketakutan. "Celia... dia anak asisten pribadimu yang dulu, Mas. Aku melakukannya karena kau tidak pernah mau menyentuhku! Setiap malam kau hanya menyebut nama Hana... kau dingin padaku meski kita sudah menikah!"

Gunawan tertawa getir, tawa yang terdengar seperti tangisan. "Tentu saja aku tidak menyentuhmu! Karena di dalam lubuk hatiku, aku merasa ada yang salah. Lalu kenapa pagi itu... kenapa pagi setelah kejadian terkutuk itu, kau yang ada di samping tempat tidurku?!"

"Itu rencana ibumu!" teriak Diana tiba-tiba, suaranya melengking tajam. "Ibumu tahu kau mencintai Hana, suster rendahan itu! Ibumu tidak setuju dan mengancam Hana agar menjauhimu. Saat kau frustrasi karena Hana menolakmu, aku datang... aku mencoba menghiburmu."

"Menghiburku? Kau meracuniku!"

"Aku hanya mencampurkan obat perangsang ke minumanmu agar kau melihatku, Mas! Tapi kau malah menolakku dan lari ke rumah sakit tempat Hana bekerja," Diana menyeringai di balik air matanya, sebuah seringai gila. "Jadi jangan salahkan aku! Itu salahmu sendiri, atau salah Hana kenapa dia muncul di depanmu saat kau sedang di bawah pengaruh obat itu!"

Gunawan membelalak. "Jadi... pemerkosaan itu terjadi karena kau?"

"Ibumu yang memuluskan semuanya," lanjut Diana dingin. "Dia tahu kejadian yang menimpa Hana, lalu dia menyuruhku masuk ke kamar rumah sakit dan berbaring di sampingmu seolah-olah akulah korbannya. Dan ibu mu juga menyingkirkan Hana yang hamil setelah kejadian itu, dan memintaku seger hamil. Ibumu ingin menantu yang 'layak', dan aku ingin menjadi kaya. Kami bekerja sama, Gunawan!"

Gunawan mundur, menabrak meja kerjanya. Dunia yang ia bangun selama tiga puluh tahun ternyata hanyalah panggung sandiwara yang disutradarai oleh ibunya sendiri dan diperankan oleh wanita ular di hadapannya.

"Kau dan ibuku membuat Hana trauma hingga merusak kejiwaannya," bisik Gunawan dengan suara bergetar. "Kau mencuri hidupnya, mencuri posisinya, dan kau membiarkan anak kandungku—Lyra—hidup menderita di luar sana tanpa tahu dia lahir dari perbuatan bejatku?"

"Lyra hanyalah noda yang seharusnya tidak pernah ada!" desis Diana.

PLAK!

Satu tamparan keras mendarat di pipi Diana hingga wanita itu tersungkur. Gunawan menatap tangannya sendiri yang gemetar, lalu menatap Diana dengan kebencian yang tak terlukiskan.

"Anak... asisten?" suara Celia bergetar, nyaris tidak terdengar.

Gunawan menoleh, matanya yang merah menatap Celia dengan campuran rasa jijik dan pedih. "Kau mendengar semuanya, Celia. Darah yang mengalir di tubuhmu bukan darah Wijaya. Kau adalah monumen hidup dari perselingkuhan dan tipu daya ibumu."

Celia menggeleng kuat-kuat, langkahnya mundur teratur. "Tidak... Papa bohong! Aku adalah putri mahkota Wijaya Group! Aku ahli warismu!" Ia beralih menatap Diana yang masih bersimpuh. "Ma, katakan kalau Papa hanya bercanda! Katakan kalau aku bukan anak dari asisten rendahan itu!"

Diana hanya bisa menunduk, bahunya terguncang hebat oleh tangisan yang tak lagi memiliki harga diri. Diamnya Diana adalah jawaban yang paling menghancurkan bagi Celia.

"Jadi selama ini..." Celia tertawa histeris, air matanya merusak riasan matanya. "Aku menghina Lyra, aku menyebutnya anak haram, aku menginjak-injak harga dirinya karena aku pikir dia sampah... tapi ternyata, akulah sampah itu? Aku anak dari pria yang bahkan tidak punya nama di keluarga ini?!"

Sean melangkah maju, kehadirannya seperti bayangan maut yang menyelimuti ruangan. Ia menatap Celia dengan tatapan yang jauh lebih dingin daripada es.

"Kau bukan hanya sampah, Celia," desis Sean tajam. "Kau adalah parasit yang tumbuh di atas luka istriku. Kau menikmati kemewahan yang seharusnya menjadi milik Lyra, sementara kau dan ibumu terus mencoba menghancurkannya."

"Sean, tolong aku..." Celia mencoba meraih lengan Sean, namun Sean menepisnya dengan kasar seolah Celia adalah wabah yang menjijikkan.

"Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu," ujar Sean dingin.

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
maaf Thor kebanyakan drama masalahnya ga habis² jadinya kerasa blunder jadi aku stop bacanya sampe sini.🙏
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kebiasaan Arsen suka jadi penyelamat tapi ujung²nya kecolongan terus menjadikan nyawa yang lain dalam bahaya... hadeuuhh sok patuh aturan hukum.🤣🤣
Ariska Kamisa: terimakasih kakak🙏🙏
bisa baca ceritaku yang lainnya yang mungkin tidak menguras emosi kakak nya...🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ini kan yang kalian mau Arsen Lyra agar terbebas dari Sean karna merasa terpenjara padahal dia melakukannya demi kalian sekeluarga tapi masih saja sok egois bertindak tanpa berpikir semua pengorbanan Sean.
mungkin dia salah karna terlalu protektif tapi lihat lah sekarang kalian bisa bebas seauai keinginan kalian dari belenggu Sean dengan dia mengorbankan lagi nyawanya sendiri.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhh dramanya ga tepat, sudah tau darirat masih di kasih peluang buat penjahat.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: untung ga esmosi sampe darting aku.😄😄
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya ampuunn Author mengorbankan Gunawan dengan ajalnya.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: iya takdir dari ide Authornya.👍🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
berarti Arsen kakanya Sean kah atau adiknya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ujian penjahat sudah mulai di basmi, terus sekarang bakal ada apa lagi ya... jawabannya cuma Author yang tau.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lyra ngapain nyalahin Sean juga, dia ga bersalah bahkan dia sudah banyak.berkorban buat kamu dan ibumu masa masih saja tutup mata hati kamu, ga adil buat Sean... justru kamu egois kalau menyalahkan Sean karna dosa ibunya sedangkan Sean sudah kamu lihat sendiri gimana dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
syukurlah satu persatu kebohongan terbongkar dan penjahatnya tertangkap... tinggal Martha aja yang belum tuh... 😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
yuhuuu... aku suka banget drama kehancuran Celia dan Diana.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
buka lembaran baru dengan suasana hati yang baru.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Depresinya Bu Hana masih bisa melihat ketulusan seorang Sean.👍👍
tinggal menunggu gimana tuh nasih siluman sama demit ntar setelah apa yang akan pak Gunawan lakukan setelah tau keburukan istri dan anaknya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Suami dan menantu idaman Sean, meskipun arogan tapi setiap perjuangan mu untuk Lyra luar biasa.👏👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
nah kan bener tebakanku kali ini kalau Lyra sama siluman Celia sodara tiri... 🤣🤣
pantes angkuh dan kayak benci banget sama Lyra waktu di kantor... tingkahnya sombong kayak emak bapaknya kali.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sean 👍👍👍
cukup beri kepercayaan sama Lyra semoga dia bisa jaga diri dan kepercayaanmu dan kamu coba sedikit merubah sifat over protektifmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sean gentayangan terus kayak bayangan... tau aja Lyra di mana.👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hubungan lumayan rumit semoga Sean dan Lyra bisa bersama² berjuang dan bu Kirana bisa menerima Sean lagi... dan kalau suatu saat kamu bisa dapatin Lyra lagi jangan kekang trrus Sean karna Lyra istrimu bukan boneka mu yang terlalau posesif dan protektif tanpa membiarkan Lyra bernafas.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
duuuhhh legaknya.. 🤭🤭
ternyata tebak²an buah manggisku salah.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kayaknya Sean bukan anak kandung Edward tapi anak Martha dari pria lain makanya dulu ortu mereka menjodohkan untuk menutupi rahasia kehamilan Martha termasuk keluarga Martha sendiri... tanpa keluarga Edgar tahu.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmm... ternyata Martha cuma menantu toh di kiraiiinnn.... beneran nyonya besaarr ternyata cuma besar numpang doang.🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!