JANGAN DIBACA!!!!!!!!!!
LAGI TAHAP REVISI
Mira gadis cantik berusia 23th, bertemu dengan Adam, seorang pengusaha muda saat mereka sedang berada di Korea. Mira jatuh cinta pada pandangan pertama pada Adam.
Cinta Mira tidak bertepuk sebelah tangan, karena ternyata Adam yang sudah menutup hatinya selama 13th karena kehilangan cinta pertamanya, akhirnya jatuh cinta pada Mira. Tapi cinta mereka sulit untuk bersatu karena status Adam yang sudah menikah.
Adam menikah dengan perempuan bernama Kinan atas perjodohan orang tua mereka.
Akankah Adam dan Mira mampu memperjuangkan cinta mereka?
Akankah cinta Adam dan Mira bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KECELAKAAN
Mira terus berjalan tanpa tujuan. Air matanya tak henti menetes. Dia bingung dengan perasaannya. Hati dan pikirannya saling bertentangan.
Hatinya mengatakan kalau dia sangat mencintai Adam. Tapi akal sehatnya mencoba menyangkalnya. Bagaimanpau Adam suami Kinan, saudara sepupu yang sudah dianggapnya seperti saudara kandung.
Mira duduk dikursi taman, dia ingin menenangkan diri. Bayangan Adam terus saja melintas dipikirannya.
"Kenapa harus seperti ini, kenapa aku tidak bisa berhenti mencintainya. Aku tidak boleh terus begini, ini tidak benar. Aku tidak boleh menyimpan perasaan apapun padanya. Begitu juga dengan Adam, seharusnya dia tidak mencintaiku." Guman Mira dalam hati.
Bruakkkk....
Terdengar suara hantaman yang sangat keras.
Mira melihat beberapa orang berlari kearah sumber suara. Suasana hatinya yang sedang kacau membuatnya merasa tak peduli dengan keadaan sekitar. Saat ini dia hanya ingin menenangkan diri.
Mira merasa tenggorokannya sangat kering, terus menangis membuatnya merasa haus.
Dia ingin membeli minum, di mencari tasnya.
"Tasku, astaga aku lupa membawanya tadi." Mira baru sadar kalau saat keluar mobil tadi ia tidak sempat membawa tas maupun ponsel.
Mau tidak mau dia harus kembali ke mobil, dia tidak mungkin bisa pulang tanpa membawa uang sepeserpun.
Mira berjalan menyusuri jalan yang tadi ia lewati. Jalan itu terlihat begitu ramai, tak seperti tadi.
Terdengar suara sirine ambulan.
"Ada apa pak didepan?" Mira bertanya pada seseorang yang sedang ada disana.
"Ada kecelakaan neng, sebuah mobil menabrak mini market. Kasian sekali, ada 2 orang didepan minimarket yang tertabrak." Kata orang itu.
Mira sebenarnya tak mau melihat, tapi karena mobilnya dekat dengan tempat itu, dia terpaksa harus melewati tempat kecelakaan itu.
Saat Mira melewati TKP, ada banyak polisi disana. Mobil itu ringsek, ada banyak darah, dipelataran minimarket. Mira seketika merasa ngeri dan sedikit mual melihat banyaknya darah.
"Ini Hp korban tadi ya?"
"Sepertinya begitu."
Mira mendegar obrolan orang disekitar TKP. Mira memandang sekilas, hp itu mirip punya Adam. Hp keluaran terbaru yang masih sedikit orang yang memiliki.
Mira mendekat kearah orang itu, dia penasaran ingin melihat HP itu dari dekat.
"maaf pak bisa saya lihat sebentar, hp ini mirip punya teman saya ?" Mira meminta ijin untuk melihat HP itu. Mira ingin memastikan apa benar itu ponsel punya Adam.
"Ini neng." Orang tersebut menyodorkan ponsel itu kepada Mira.
"semoga saja ini bukan ponsel milik Adam," gumam Mira. Tangan Mira gemetar memegang ponsel tersebut.Mira coba menyalakan ponsel itu. Dia ingin melihat wallpapernya. Dia hafal betul gambar wallpaper ponsel Adam.
Sayangnya ponsel itu tidak bisa menyala.
Tiba tiba mata Mira lihat sesuatu yang sangat ia kenal. Sebuah jas yang teronggok didekat seorang polisi yang sedang memeriksa TKP. Ya dia yakin itu jas yang tadi dipakai Adam.
Mira mendekati polisi itu. Dia ingin melihat jas itu dari dekat. Dia begitu terkejut melihat banyak noda darah pada jas itu.
"Apa jas itu milik korban? " Mira bertanya dengan suara gemetar.
"Benar mbak, apa anda mengenal pemilik jas ini?" pak polisi itu bertanya balik.
Mira mengangguk. "Dimana dia sekarang pak?" Mira langsung menangis, dia sangat cemas.
"Dia dibawa ke rumah sakit Pelita husada." jawab Polisi itu.
Mira segera berlari menuju mobilnya. Dengan buru buru dia menarik gagang pintu mobil. Dia ingin segera menyusul Adam ke rumah sakit.
Tapi sayang mobil itu terkunci, Adam mengunci mobilnya sebelum dia tadi keluar untuk mencari Mira.
"Shit, kenapa terkunci. Adam pasti menguncinya tadi."
Mira semakin bingung, bagaimanapun dia harus ke rumah sakit. Sedangkan sekarang dia tidak membawa uang maupun ponsel.
Akhirnya Mira kembali ke Tkp, dia minta bantuan polisi untuk mengantarnya ke rumah sakit pelita husada.
Definisi laki laki itu kalau ga cinta sama cewek ga bisa dipaksa untuk cinta melakukan hubungan sexxx tanpa cinta pun bisa.