Perjodohan yang sudah berlangsung selama 8 tahun, akhirnya kini berakhir dengan sebuah pernikahan. Ya, Jamie Shaga Richardo akhirnya resmi telah menikahi Sheana Zaen Xavier, putri dari Levi dan Lucia. Namun, dibalik pernikahan itu siapa sangka Jamie menyembunyikan sebuah rahasia besar dari semua orang.
Bahkan tidak hanya rahasia itu yang harus Shea hadapi dalam kehidupan pernikahannya? Akan tetapi, pihak lain yang sudah lama mengincar keluarga Richardo dan banyaknya rahasia dalam keluarga itu akan menjadi jalan terjal bagi pernikahan Shea dan Jamie?
Apakah Shea akan mampu bertahan dengan pernikahannya? Lalu rahasia apakah yang Jamie dan keluarga Richardo sembunyikan? Sheana Zaen Xavier yang akan mengungkap semuanya satu persatu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24. Harus Waspada
Melihat Jamie hanya hanya diam sembari menundukkan kepalanya, membuat Shea merasa bersalah karena sudah sempat memarahinya. Padahal Shea sendiri tahu bahwa Jamie juga tidak menginginkan semua itu terjadi, bahkan kalau bisa Jamie ingin menghilangkan kepribadiannya yang lain itu. Tapi tidak semudah itu menyembuhkan suatu penyakit, apalagi sebuah kepribadian lain yang bertolak belakang dengan kepribadian aslinya.
Shea pun berjalan mendekati Jamie yang masih duduk menundukkan kepalanya, memeluknya sembari berkata, “Maafkan aku yang sempat memarahimu tadi. Aku tahu, kau juga tidak menginginkan hal seperti ini terjadi, bukan?”
“Setidaknya kita semua tahu bahwa kedatangan Rega tidak memiliki maksud baik kepada keluargamu. Dia juga tidak tulus mencintai dan menikahi Kak Jovita,” sambungnya karena Jamie masih memilih diam.
“Kenapa aku sangat tidak berguna untukmu, Shea? Bahkan kau harus mengurus semua masalah yang aku perbuat selama ini, karena kepribadian lain yang ada dalam diriku ini,” batin Jamie.
“Tidak, Shea! Seharusnya aku yang meminta maaf kepadamu! Aku menikahimu dengan menjanjikan kebahagiaan, tapi kau malah terjebak dengan berbagai masalah karena diriku,” balas Jamie sembari menatap Shea dengan penuh penyesalan.
“Shea, ada baiknya jika kau kembali ke keluargamu untuk sementara waktu. Setidaknya sampai aku bisa menyelesaikan semua masalahku ini dan juga … Tentang kepribadian lainku ini,” ujar Jamie mengutarakan apa yang tengah dia pikirkan saat itu.
“Apa katamu? Apakah kau sedang mencoba mengusir istrimu sendiri, begitu? Apakah kau sudah tidak menginginkan aku lagi setelah kau berhasil mendapatkan kesucianku? Aaah … Jadi, seperti ini Jamie yang aku kenal?” cecar Shea dengan tatapan dan raut wajah tak percayanya dengan apa yang Jamie katakan.
“Buu-bukan seperti itu, Shea! Hanya saja aku—”
“Hust … Jangan katakan apapun lagi, Jamie!” potong Shea, “Aku tahu kau sangat mengkhawatirkan keselamatanku di sini. Namun, kau juga harus tahu bahwa aku juga sangat mengkhawatirkan keselamatanmu karena sekarang aku tidak bisa hidup tanpamu, Jamie! Jadi, jangan pernah mendorongku untuk pergi lagi. Karena kita akan menghadapi semua ini bersama-sama,” sambungnya.
“Shea ….”
“Jamie, dengarkan aku! Kita harus saling melindungi satu sama lain mulai sekarang. Karena aku dan kau sudah menjadi satu, kita tidak akan terpisahkan apapun yang terjadi. Kita hadapi semua bersama, bahagiamu pun harus bersama-sama. Apa kau mengerti?” sela Shea yang tidak membiarkan Jamie mengatakan apapun yang dijadikan alasan untuk bisa mengusirnya.
Hanya anggukkan kepala yang Jamie lakukan sebagai jawaban atas perkataan Shea. Namun, itu sudah cukup untuk membuat Shea menyunggingkan senyumannya dan berkata, “Kalau kau sudah mengerti, maka sekarang waktunya kita menemui doktermu itu. Kita harus memastikan apakah dia berpihak pada Rega sejak awal atau berada di pihak yang netral.”
Masalah perusahaan anggap saja telah selesai dibereskan, meskipun harus ada peninjauan lebih dalam lagi. Akan tetapi, Shea dan Jamie bisa melakukannya secara perlahan dan berkala. Keduanya pun langsung menuju ke rumah sakit untuk menemui dokter yang selama ini menangani kondisi kepribadian ganda Jamie.
...****************...
Begitu tiba di rumah sakit, Jamie dan Shea langsung menuju ke ruangan dokter tersebut karena memang sudah membuat janji sebelumnya. Dr. Ivano, itulah nama dokter yang menangani kondisi Jamie sejak kecelakaan itu terjadi.
“Tuan Jamie, aku cukup terkejut anda meminta jadwal bertemu secara mendadak seperti ini. Dan siapa—”
“Aku istrinya! Kedatangan kami ke sini hanya untuk meminta semua laporan kesehatan Jamie selama dalam perawatanmu. Bisakah kau memberikan salinannya,” potong Shea yang tidak ingin berbasa-basi lagi.
“Benar, dia istriku! Dia ingin melihat sendiri laporan kesehatanku selama ini. Jadi, itulah tujuan kedatangan kali.” Jamie langsung membenarkan perkataan Shea.
“Ba-baiklah! Kalau begitu saya akan segera menyiapkannya,” ujar Dr. Ivano yang kemudian beranjak dari tempat duduknya untuk mengambilkan apa yang Jamie dan Shea inginkan. Meski dalam hatinya berkata, “Meskipun aku memberikan berkas kesehatan Jamie yang telah aku rekayasa selama ini begitu saja kepada mereka. Aku yakin mereka tidak akan menyadari bahwa berkas itu tidak sesuai dengan kondisi yang Jamie alami selama ini, terutama untuk resep obatnya.”
“Silahkan, ini semua berkas tentang kondisi Jamie dari semenjak dia mengalami kecelakaan hingga pemeriksaan terakhirnya beberapa minggu yang lalu. Ini versi cetaknya dan ini versi file nya. Di situ juga telah tertulis dengan jelas resep obat yang aku berikan selama ini.”
Dr. Ivano menyerahkan berkas kesehatan Jamie dengan penuh percaya diri. Dia tidak tahu saja, bahwa Shea telah meminta bantuan suami saudari kembarnya yaitu Nathan untuk membantu memeriksa semua berkas kesehatan miliki Jamie. Shea segera menyalin file tersebut dan mengirimkannya kepada Nathan.
“Kak Nath, butuh berapa lama untuk kau bisa memeriksa semua berkas yang telah aku kirimkan padamu?”
Itulah isi pesan yang Shea kirimkan kepada Nathan, setelah sebelumnya dia sudah mengirimkan filenya lebih dahulu.
“Aku tidak yakin, Shea! Namun, aku akan mencoba secepatnya memberitahukan hasilnya kepadamu. Akan lebih baik kau juga memeriksa isi kandungan obat yang di resepkan oleh dokter itu untuk lebih memastikannya.” Balasan pesan dari Nathan segera Shea dapatkan beberapa detik kemudian.
“Baiklah, aku akan melakukan sesuai arahanmu, Kak Nath!”
Setelah mempercayakan sisanya kepada Nathan, Shea pun kembali fokus berhadapan dengan dokter paruh baya yang telah merawat Jamie selama ini. Ada satu hal yang membuat Shea masih merasa penasaran hingg detik ini.
Hingga akhirnya Shea memutuskan untuk langsung menanyakannya, “Dok, apakah kau sudah lama mengenal Allan Zarega Erlanzion? Dan apakah kau menjadi Dokter pribadi suami saya, karena permintaan darinya?”
“Aaah … Bisa dikatakan bahwa saya seniornya saat kuliah dulu, kami cukup dekat satu sama lain. Namun, alasan saya menjadi dokter pribadi Tuan Jamie sama sekali tidak ada kaitannya dengannya. Kebetulan saja saya ditugaskan di rumah sakit ini, di saat Tuan Jamie mengalami kecelakaan dan membutuhkan dokter pribadi,” jelas Dr. Ivano.
“Benarkah?” Shea menatap dokter itu dengan penuh curiga, “Baiklah, sepertinya keperluan kami datang ke sini sudah selesai. Jadi, kami akan pamit undur diri sekarang!” sambungnya.
Shea dan Jamie langsung beranjak dari tempat duduk mereka, tidak lupa Jamie membawa berkas yang di berikan dokter tersebut bersamanya. Begitu keluar dari ruangan itu, Shea kembali memberikan perintah kepada Noah dan Tristan.
Dengan mengirimkan pesan yang berisi, “Cari tahu lebih banyak tentang dokter itu! Dan jangan lupa tempatkan beberapa orang untuk mengawasinya mulai sekarang!”
“Siap laksanakan!”
Shea dan Jamie kembali masuk ke dalam mobil mereka, dimana Hugo dan Lysa masih menunggunya. Tidak ada pembicaraan sama sekali, karena Shea yang larut dalam pemikirannya sendiri begitu juga dengan Jamie yang merasa bahwa Shea terlalu berlebihan.
“Shea, apakah kau juga mencurigai Dr Ivano?” tanya Jamie untuk memastikan dugaannya.
Bersambung ….
nah lo rasain Rega penderitaanmu,,, apalagi kau akan jadikan kambing hitam oleh saudara tirimu
Semangat terus Thor .