Menceritakan dua orang sahabat yang tumbuh bersama sejak kecil .
Meysa dan Rere sudah berteman sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Meisya memiliki kekasih yang bernama Reymon, pria tampan yang di gandrungi para gadis di kampusnya, ternyata diam-diam Rere pun menaruh hati kepada Reymond kekasih sahabatnya itu.
Hingga pada suatu malam mereka melakukan sebuah kesalahan yang sangat besar .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon raisya ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
Meisya terlihat sedang duduk melamun di tepi kolam renang, kakinya menggantung di dalam air, matanya terlihat sembab dan tatapan nya terlihat kosong karna pikirannya melayang entah kemana.
"Rey duduk di samping istrinya ia bingung harus memulai pembicaraan dari mana"
"Untuk apa kamu kesini mas" ucap Meisya datar, tatapan nya masih lurus ke depan tanpa menoleh sedikit pun ke sebelahnya, Meisya seolah mengetahui siapa yang baru saja duduk di sebelahnya.
"Maafin mas sayang... mas gak bermaksud bikin kamu kecewa, mas akan jelasin semuanya sama kamu"
"Alasan apa lagi yang akan kamu katakan sama aku mas, selama ini kamu sudah terlalu sering memberikan alasan padaku" Meisya memberanikan diri menatap wajah suaminya
"Tolong jangan bicara seperti itu sayang, mas gak pernah berniat sedikitpun bohongin kamu"
"Selama ini aku selalu percaya sama kamu mas, tapi kali ini aku sudah mulai Ragu dengan semua yang kamu ucapkan mas, entah aku harus percaya atau tidak dengan semua yang kamu ucapkan selama ini"
"tolong beri mas waktu untuk menjelaskan semua ini, tolong kasih mas kesempatan sayang"
"Tolong tinggalkan aku sendiri disini mas, aku lagi pengen sendiri dulu"
"nggak... mas gak akan pergi dari sini sebelum kamu maaafin mas"
"Entah sudah berapa kali kamu minta maap sama aku selama ini, tapi kali ini kamu sudah bener-bener keterlaluan, asal kamu tau mas kemarin aku nunggu kamu sampai larut malam, tapi kamu malah gak pulang, bahkan kamu gak ngasih kabar ke aku sama sekali, kamu anggap apa aku ini mas, apa kamu aku gak ada artinya sama sekali buat kamu, berulang kali kamu ngelakuin hal yang sama sama aku, dan berulang kali juga aku maapfin kamu"
"Mas minta maap sayang.. mas tau selama ini mas sudah terlalu sering mengecewakan kamu, tapi mas bener-bener gak sengaja melakukan semua ini, Semalam kepala mas tiba-tiba pusing, lalu mas tiba-tiba tak sadarkan diri, lalu Client mas membawa mas ke rumah sakit" Rey berbohong demi meyakinkan Meisya.
"Lalu kenapa kamu gak angkat telpon aku dan kenapa clientmu tidak memberikan kabar padaku" Ucap meisya yang tidak percaya dengan ucapan suaminya, meski dalam hati nya khawatir dengan keadaan suaminya, jikalau cerita itu memang benar adanya.
"Ponsel ku ketinggalan di mobil sayang... tolong percaya sama mas" Rey menutupi kebohongannya dengan kebohongan lainya.
"Aku bingung mas, aku gak tau saat ini aku harus percaya padamu atau tidak, aku sudah tidak mengenal dirimu yang sekarang, kamu sudah terlalu sering mengingkari ucapan mu"
"Baiklah.. Mas akan buat kamu percaya sekarang, mas akan menemui Client mas ke bandara, mas akan memintanya untuk menunda keberangkatannya ke luar negri, mas akan memintanya untuk menjelaskan semuanya padamu" entah dari mana ia mendapatkan alasan itu, ide itu datang begitu saja di pikirannya.
Rey beranjak bangun dari duduknya, ia hendak melangkah pergi meninggalkan tempat itu, namun tiba-tiba tangan Meisya Meraih pergelangan tangannya, membuat Rey menghentikan langkahnya.
"Kamu tidak perlu melakukan hal itu mas, aku gak mau melibatkan orang lain dalam masalah kita"
"Tapi aku ingin membuktikan semuanya pada sama kamu"
"Aku percaya sama kamu mas" Lagi-lagi hati Meisya luluh dengan ucapan Rey, saat itu Meisya berpikir, jika Rey memang berbohong padanya, tidak mungkin Rey sampai harus Repot-repot meminta batuan pada Clientnya, untuk menjelaskan semuanya pada dirinya.
Padahal saat itu, alasan yang rey buat, hanya spontan saja keluar dari mulutnya, ia pun pasrah kalo akhirnya kebohongannya akan terbongkar tapi di luar dugaan nya ternyata Meisya mempercayai perkataanya, membuat Rey sedikit bernapas lega
"Mas gak salah denger kan sayang, kamu bener-bener percaya sama mas.." Rey tidak menyangka Meisya akan mempercayainya
"Ia aku percaya pada sama kamu mas"
"Itu tandanya kamu mau maafin mas kan"
"Ia Aku maafin kamu mas"
Senyum mengembang di bibir Rey, Ia menarik tubuh istrinya membenamkannya di dalam dekapannya, Ia sangat takut kehilangan istrinya.
"Maafin mas sayang... mas janji, mas gak akan bikin kamu kecewa lagi"
Meisya melepaskan diri dari dekapan suaminya, ia menangkup wajah suaminya dengan kedua tangannya, Terselip kekhawatiran dihatinya kepada suaminya itu.
"Tapi sekarang kamu gak apa-apa kan mas... apa kamu masih pusing, sebaiknya kamu istirahat mas"
"mas sekarang udah gak kenapa-napa sayang... mas cuma kecapean aja, senyuman kamu yang udah bikin mas lebih sehat, maapin mas ya karna udah bikin kamu khawatir"
"Di saat seperti ini kamu masih sempet-sempetnya ngegombal mas"
"Mas serius sayang... mas udah merasa lebih sehat sekarang, bahkan mas kuat gendong kamu ke kolam renang.
Rey mengangkat tubuh langsing istrinya ke dalam pangkuannga Meisya yang merasa kaget dengan perbuatan suaminya langsung mengalungkan Tangannya di leher suaminya. Rey menjatuhkan tubuh nya masuk kedalam kolam Renang, hingga tubuh mereka basah kuyup.
"Mas... kenapa kamu malah ngajak aku nyebur ke kekolam, nanti kamu sakit lagi mas, lagi puka gak enak kalau di liat sama momy"
"Momy lagi keluar sayang, disini cuma ada kita berdua"
Rey menarik tubuh istrinya agar semakin mendekat kepadanya, kemudian ia melingkarkan tangannya di pinggang istrinya, perlahan Rey membenamkan ciuman di bibir istrinya dengan lembut, Meisya memejamkan kedua matanya, dan kembali mengalungkan tangan nya di keher suaminya menikmati sentuhan lembut suaminya yang selalu membuatnya Merasa nyaman. Semakin lama ciuman mereka semakin memanas, tangan Rey mulai menjalar ke semua bagian tubuh Meisya, mereka tidak peduli dengan tubuh mereka yang sudah mulai membeku karna terlalu lama berendam di dalam air, Rasa dingin itu malah membuat mereka semakin bergairah. Rey menumpahkan semua kerinduannya terhadap istrinya itu Rasanya ia tidak ingin mengakhiri semua ini. namun jauh di lubuk hatinya yang paling dalam ia memikirkan entah sampai kapan ia akan terus membohongi Meisya seperti ini, ia membayang kan kemungkinan buruk yang akan terjadi saat Meisya mengetahui semua perbuatan nya saat ini.ia sungguh tidak ingin memeikirkan hal itu. sebisa mungkin ia akan berusaha menutupi semua ini dari Meisya.
kalau apa yg ia miliki di curi sukurin aja
apa² ajak Rere beli cincin lihat rumah pergi selalu ber 3 kalau sampai si Rere jatuh cinta n kejadian salah sendiri .harusnya kalau punya pacar ya privasi jangan di umbar kek gitu
.
nahh loh ketikung kan
kmu pria yg baik,setia,ganteng,perhatian,syng Keluarga,ga sombong,prnh membeda-bedakan org....pokoknya okt komplit.....💞😍😘
buat dia menyesal seumur hidup.