NovelToon NovelToon
Greta Oto: Glasswing Butterfly

Greta Oto: Glasswing Butterfly

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Keluarga / Persahabatan / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Greta Ela

Greta Oto Wright terlahir sebagai putri dengan mata yang berbeda warna (Heterochromia) sama seperti ayahnya, sebuah tanda yang diyakini membawa nasib buruk. Sejak dalam kandungan, seekor kupu-kupu kaca tembus pandang telah berterbangan di sekitar istana, seolah-olah menjaga dan mengawasinya.

Ketika tragedi menimpa kerajaan, Greta menjadi terisolasi, terperangkap oleh mitos, ketakutan, dan rahasia orang-orang terdekatnya. Dalam keheningan dan keterasingan, ia perlahan menyadari bahwa apa yang disebut kutukan itu mungkin adalah kekuatan yang tersembunyi dari dunia.

Note: Non Romance
Follow ig: gretaela82

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Greta Ela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Thaddeus Bertemu Hugo di Hutan

Kupu-kupu kaca itu masih hinggap diujung jari Thaddeus. Ia tidak mengusirnya, hanya membiarkannya saja.

Thaddeus duduk di tepi ranjang, menatap kupu-kupu kaca itu.

"Kenapa kau di sini?" gumamnya pelan

Kupu-kupu itu diam, lalu beberapa saat kemudian terbang pelan dan kembali hinggap di kusen jendela.

Suara batuk terdengar dari kamar Chelyne dan Arion. Sebenarnya Thaddeus ingin menemani ibunya lagi tapi mengingat ayahnya yang keras kepala, Ia lebih memilih mengalah saja.

Suara ketukan pintu kamar Thaddeus terdengar. Ia langsung berdiri dari ranjangnya dan membuka pintu.

Suara anak kecil memanggilnya

"Kakak" itu adalah Greta

"Greta, kenapa kau keluar dari kamar ibu?" tanya Thaddeus sambil berlutut didepan Greta

Greta hanya menggeleng.

Di kedua tangannya, ia memegang sesuatu dengan bangga.

"Kumbang," katanya ceria.

"Capung." lanjut Greta lagi

Thaddeus menunduk dan melihat seekor kumbang koksi merah mengilap merayap di jari Greta, sementara seekor capung biru kehijauan bertengger di telapak tangannya yang lain, sayapnya bergetar pelan.

"Apa kau bosan?" tanya Thaddeus

Greta mengangguk.

Thaddeus memegang tangan kecil Greta dan membawanya ke air pancur.

Ia juga sebenarnya tidak tega melihat adiknya yang selalu dikurung di dalam castle.

Greta perlahan melepaskan serangganya. Dalam sekejap, capung itu terbang ke luar castle.

"Hei." Greta memanggil capungnya.

Sebelum Thaddeus sempat bereaksi, gadis kecil itu sudah berlari mengejar capungnya.

"Greta!" panggil Thaddeus panik.

Pengawal yang berjaga digerbang sedang lengah, berbincang pelan, tidak menyadari sosok kecil lewat dari gerbang itu.

Thaddeus langsung berlari menyusul.

"Greta, berhenti!"

Namun Greta cepat. Terlalu cepat untuk anak seusianya. Ia hanya fokus pada capungnya saja.

Mereka melewati gerbang dan masuk ke jalur hutan yang pernah didatangi oleh Thaddeus. Hutan itu tempat dimana Thaddeus mengambil kupu-kupu kaca untuk Greta.

...****************...

Di dalam hutan itu, Greta akhirnya berhenti. Capung itu hinggap di sebuah dahan rendah, persis di tempat yang pernah Thaddeus datangi sebelumnya.

"Dapat kau." kata Greta puas

Ia melangkah mundur, tapi kakinya tersandung akar. Tubuh kecilnya terhuyung.

Refleks, seseorang bergerak lebih cepat dari Thaddeus.

Sepasang tangan kasar namun kokoh menangkap Greta sebelum ia jatuh.

Itu adalah Hugo.

Pemuda itu tertegun saat menatap wajah Greta dari dekat. Mata heterochromianya yang pertama kali ini dilihat oleh Hugo secara langsung.

"Maaf," katanya gugup, segera menurunkan Greta ke tanah.

Greta menatapnya balik tanpa takut. Justru ia mengangkat lengannya.

"Kumbangku," katanya polos.

Seekor kumbang koksi merah ternyata hinggap di lengan Hugo.

Hugo tersenyum kikuk. "Oh. Ini punyamu?"

"Iya. Itu kumbangku." jawab Greta

Hugo membiarkan Greta mengambilnya dengan hati-hati.

Thaddeus mendekat, napasnya tersengal-sengal karena mengejar Greta tadi.

"Hugo," katanya pelan.

Hugo terkejut, lalu buru-buru menunduk

"Maaf Pangeran–"

"Jangan," potong Thaddeus cepat.

"Jangan membungkuk."

Hugo ragu, tapi menurut. Ia perlahan menaikkan kepalanya namun ada rasa gugup yang terasa.

"Ini adik perempuanku." ujar Thaddeus pada Hugo

"Ini Greta Oto Wright." Lanjut Thaddeus menyebutkan nama lengkap adiknya.

Hugo mengangguk. "Saya tahu... maksud saya, saya sudah mengetahui dari orang-orang.

Sebenarnya Thaddeus tidak ingin secanggung ini dengan Hugo. Ia ingin memakai bahasa layaknya seorang teman bukan dihapit oleh status sebagai pangeran dan rakyat biasa.

Thaddeus melihat Hugo yang sedang mengumpulkan kayu di hutan itu

"Untuk apa itu?" tanya Thaddeus ingin tahu

"Kayu ini untuk ajir tanaman diladang kami." Jawab Hugo agak gugup.

Sudah lama mereka tidak berbicara seperti ini. Andai masalah itu tidak menimpa keluarga Hugo, pasti sekarang mereka masih bermain bersama tanpa memandang status mereka.

Sebelum ada yang bisa berkata lagi, terdengar suara langkah dan panggilan pengawal dari kejauhan.

Thaddeus langsung menggendong Greta.

"Ayo," bisiknya.

Saat Thaddeus berbalik, seorang pria paruh baya yang sedang memanggul kayu berhenti dan menatap mereka sekilas. Tatapannya jatuh pada Greta, lalu pada Hugo.

Ia berkata pelan.

"Putri kerajaan selalu buat masalah" gumamnya pada Hugo.

"Bahkan dia tidak bisa diam di castle."

Hugo tidak menjawab. Ia hanya memegang kayunya lebih erat, menatap ke arah Thaddeus yang menjauh ke dalam bayangan.

Pria paruh baya itu lalu pergi meninggalkan Hugo sendirian di hutan.

Hugo menatap ke arah pohon besar disampingnya. Terlihat kupu-kupu kaca berterbangan disekitar pohon itu.

Kupu-kupu kaca itu indah seperti mata Greta. Seolah-olah memang heterochromia itu ditakdirkan untuk Greta sebagai simbol yang cocok.

"Jadi itu putri kerajaan. Putri Greta tidak seperti pembawa sial." batinnya.

1
Blueberry Solenne
Pede banget tu orang ngatain S Greeta kek gitu
Blueberry Solenne
Kasihan Greeta gak sebebas bermain kayak kakaknya
Serena Khanza
makin buat penasaran dan makin seru ceritanya🥰🥰🥰 ini fiksi tapi kek fantasi tapi seru tiap baca bab per bab tuh,, aku baru pertama kali sih baca tentang yang ada kupu kupu ini 🥰🥰🥰 suka aku
Serena Khanza
aku masih penasaran kupu kupu itu apa gitu apakah bakal ngasih kekuatan atau hal apa gitu ke greta.. jujur aku masih penasaran thor.. kek masih teka teki gitu
Jing_Jing22
kenapa nggak di bongkar aja, awalnya aku respect loh aku pikir dia benar-benar baik ternyata jahat banget 🙉
Mingyu gf😘
ihhh penjahat
Mingyu gf😘
karena itu bukan membaik yang sebenarnya
MARDONI
Wahh bikin penasaran banget nih! 😯 Pas kupu-kupu kaca masuk terus Greta langsung sadar tuh bikin aku merasa ada aja sesuatu yang spesial dari Greta! Beneran deh dia bisa denger suara kupu-kupu dan tau kalau Chelyne bohong, padahal orang lain bilang itu cuma imajinasi... Thaddeus yang mulai curiga sama hubungan Greta sama kupu-kupu juga bikin suasana jadi makin seru! 😱 Terus pas Grace sama pelayan ngomong Greta pembawa sial, padahal mata dia cantik banget, dan Thaddeus kebetulan denger tuh bikin aku khawatir sama nasib Greta nanti!
Wida_Ast Jcy
Makanya kamu jangan jahat donk. Heran anak nya baik mak nya kok jahat begitu😤😤😤
Wida_Ast Jcy
wow... sangat indah memang thor. aku juga tidak pernah lihat lho🥰🥰
Indira Mr
kupu-kupu saja tahu kalo kamu berniat jahat grace..🙀
Indira Mr
kupu kupu nya kasih kode ke Thaddeus..🥰🥰🥰
Indira Mr
Akhirnya racunnya hilang, good job Thaddeus 🥰🥰🥰
Jing_Jing22
jahat banget deh🤧
Jing_Jing22
greta itu istimewa bukan pembawa sial
Mingyu gf😘
semoga hugo tetap baik
Mingyu gf😘
tepat apanyaa itu hanya bom waktu
Blueberry Solenne
ngasih isyarat. kali itu kupu-kupunya
Blueberry Solenne
Hati-hati aja takutnya diem2 dia juga sadar kamu curiga sama dia thad, jangan kelamaan bertindak selamatkan ibu kamu weh...
Wida_Ast Jcy
gak baik tau berprasangka buruk begitu😤😤😤
Greta Ela🦋🌺: Tampar aja thor hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!