NovelToon NovelToon
Bianca Adlova

Bianca Adlova

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Romansa
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Alkeysaizz 1234

Bianca Adlova yang ingin hidup tenang tanpa ada kemunafikan.
Dia gadis cantik paripurna dengan harta yang berlimpah,namun hal itu tidak menjamin kebahagiaannya. Dia berpura-pura menjadi gadis cupu hanya ingin mendapatkan teman sejati. Tapi siapa sangka ternyata teman sejatinya itu adalah tunangannya sendiri yang dirinya tidak tau wajahnya.
Lalu bagaimana Bianca akan terus menyembunyikan identitas aslinya dari teman sekolahnya? Apakah dia akan kehilangan lagi seseorang yang berharga dalam hidupnya? ikuti kisahnya disini.
Selamat membaca🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alkeysaizz 1234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibu Jojo....

"Berani banget tuh si Jojo! gak pernah ada habisnya dia bikin ulah di sekolah ini. " Frederick hanya diam mengamati ketika Dino mengatakan semua itu.

"Tapi gue penasaran sama si cupu yang semalam pada di bully oleh anak-anak. Dia masih berani gak yah,datang ke sekolah?" Frederick hanya tersenyum lalu menoleh ke arah Dino sekilas.

"Gue yakin, dia akan datang ke sekolah. Apa elo gak lihat perlawanan dia semalam?!" Dino pun mengangguk pelan lalu menoleh kearah Frederick lekat.

"Sekarang apa rencana lo?" Frederick hanya diam tanpa ekspresi membuat Dino menghembuskan nafasnya kasar.

"Ok, gue gak akan nanya lagi semuanya! Gue cuman mau ingetin sama lo, jika si cupu sama si Jojo itu kelihatan sama-sama memiliki sesuatu gitu gak sih? ini menurut gue ya Fred.."

"Maksud lo?" Sahut Frederick.

"Entahlah, cuman gue merasa mereka bukan tipe orang yang mudah di perdaya, bahkan memiliki sesuatu yang orang gak tau sehingga bisa seberani itu."

Frederick menghembuskan nafasnya pelan dan berjalan semakin mendekat ke arah jendela.

"Mungkin saja.. Tapi apa mereka akan bertahan dengan semua rahasia mereka?"

"Maksud lo? " kali ini Dino yang bertanya namun hanya di balas senyum oleh Frederick membuat raut wajahnya berubah kesal.

"Baiklah, gue ikut semua cara lo.. "

Jam pelajaran pertama pun berakhir, Bianca langsung keluar kelas dan menghampiri Jojo yang berjalan ke arah kantin.

"Udah geser ya otak lo!? bisa-bisanya elo bolos terang-terangan di pelajarannya pak Angkara?!"

"Terus gue musti ikut gitu? kan dia sendiri yang bilang jangan ikut pelajarannya? ya gue syukuri lah, itung itung diskon buat gue. "

Bianca tertawa sambil menggeplak lengan Jojo pelan. "Hidup lo penuh tantangan banget! pasti Nyokap lo tiap hari gak pernah untuk enggak tersenyum dan ketawa lihat kelakuan lo. " Jojo terdiam sesaat lalu menjawab. "Iya, Bonyok gue tiap hari ketawa karena mereka tipe orang tua yang humoris dan juga harmonis. "

Seketika Bianca menoleh saat mendengar jawaban Jojo. "Pasti di keluarga lo terasa hangat banget. " Jojo pun tersenyum lalu mendekatkan wajahnya di samping telinga Bianca. "Kenapa? elo mau coba juga gue angetin? " Bianca langsung melotot dan berbalik saat mendengar bisikan Jojo yang.. eeuhh..

"Mau gue goreng ginjal lo?!" Serunya dengan tangan siap memukul. Jojo hanya terbahak sambil berlari dari kejaran Bianca. Membuat sebagian mata yang menatap merasa iri dengan tingkah keduanya.

"Masih berani juga dia datang kesini? " lyra dengan tatapan sinis berbicara tegas pada Ami.

"Kita kasih pelajaran lagi nanti! Gara-gara dia, Aluna gak bisa masuk sekolah hari ini! entah apa yang udah di bisikin si cupu saat tadi malam! "

"Elo bener! kita hajar dia lagi nanti saat jam istirahat! " sahut Ami kemudian mereka masuk ke kelas.

"Siang anak-anak.. "

"Siang juga bu... "

"Oke, sekarang taruh semua tas dan buku kalian di atas meja masing-masing. Kita akan ulangan sekarang! "

"Yah bu.. ko' dadakan banget sih bu?" ujar salah satu siswa.

"Kenapa? kalian masih belum siap juga? begitu? tapi maaf..bukankah ujian datangnya selalu tiba-tiba ya? buka begitu anak-anak?! " Mereka tak menjawab hanya sibuk memeriksa soal ulangan yang Remon bagikan kepada semuanya.

"Oke, waktu kalian 30 menit untuk mengerjakan semua soal itu dengan benar! Selamat mengerjakan!" ujar bu Amanda tak ingin lagi merespon setiap ucapan anak yang ada di kelas Jojo. Karena sekali menanggapi maka akan berkepanjangan dan berakhir membuat suasana hatinya kesal.

Jojo hanya diam sambil tiduran di mejanya, menutup wajahnya dengan kertas soal ulangan yang ibu Amanda berikan. Bianca menatap Jojo sekilas namun tak ingin banyak komentar, dia langsung mengisi semua soal itu begitu mudah.

"Cup.. " panggil Remon pelan.

"Apa? "

Remon pun memberikan gulungan kertas kepada temannya untuk di estafet pada Bianca. Saat ia membacanya Bianca mengerti dan langsung memberikan contekan semua jawaban dari kertas ujiannya.

"Waktu kalian tinggal 15 menit! jangan gaduh dan jangan nyontek!" tegas bu Amanda menatap sekeliling lalu fokus pada layar ponselnya kembali.

Bianca memberikan jawaban secara estafet yang langsung mereka salin. Satu persatu menunggu dengan sabar hingga akhirnya sampai ke tangan Remon. Ia pun menatap ke arah bu Amanda yang masih sibuk dengan layar ponselnya. Tiba-tiba kertas itu terjatuh membuat atensi bu Amanda berubah.

"Kertas apa itu Remon?! "

Degh!

Seisi kelas langsung senyap dengan mata mengarah pada wajah Remon yang berubah pucat.

"Bukan apa-apa bu, itu cuman... "

"Cuman apa? jangan bilang kalau kamu nyontek! "

"E-enggak bu...! " jawab Remon gelagapan.

Bu Amanda langsung berdiri dan berjalan mendekat ke meja Remon. Tatapan matanya berkilat semakin mempercepat degup jantung Remon saat itu juga.

"Jangan di ambil pleaseee... " Batin Bianca.

Pluk!!

Beberapa kertas jatuh tepat di atas meja Remon membuat Bu Amanda berbalik dan tak jadi memungut kertas itu.

"Siapa yang melempar kertas barusan?! " tanyanya sedikit marah.

Jojo menggeliat dan mengepalkan beberapa kertas di tangannya. "Saya bu.. " jawabnya santai.

Bianca terperangah kaget dengan ucapan Jojo,begitu juga dengan yang lainnya.

"Apa maksud kamu melempar kertas begitu ke arah Remon? kamu sengaja? atau kamu minta contekan sama Remon?! " pertanyaan beruntun yang begitu tegas ia layangkan ke arah Jojo.

"Saya hanya pengen lihat wajah ibu saja ko! biar berbalik sama saya dan berbicara banyak seperti sekarang. "

Wajah bu Amanda seketika berubah merah, merasa malu sekaligus kesal dengan ucapan Jojo barusan.

"Kamu ya! kenapa tidak bisa sopan sekali bicara sama guru!? "

"Siapa bilang saya tidak sopan! saya sopan ko' bu. Bahkan saya suka pas lihat ibu marah. Jadi berlipat ganda kecantikannya! "

Bu Amanda terlihat menarik nafasnya perlahan lalu menghembuskannya. Dia menatap ke arah Jojo tajam sambil membenarkan pakaiannya.

"Selesai ini! menghadap ibu di kantor!!" Jojo hanya tersenyum dan itu terlihat sangat menyebalkan di mata bu Amanda, membuatnya langsung berteriak.

"Kumpulkan kertas ulangannya sekarang juga!! dan kamu Jojo!! cepat ikut ibu ke ruangan kepsek!! "

Bu Amanda pergi dengan langkah tegas penuh kekesalan, di ikuti oleh Jojo dari belakang. Ia pun melirik ke arah Remon sebentar lalu berbisik membuatnya mengangguk.

Remon mengumpulkan semua kertas ulangan, berkat Jojo seisi kelas tidak sampai di hukum karena ketahuan menyontek. Bianca tak habis pikir dengan isi kepala seorang Jojo. Yang bahkan rela mendapat hukuman untuk menyelamatkan satu kelas.

"Bu Amanda kenapa cantik banget sih Bu? Lagi kasmaran ya?!" Langsung saja Bu Amanda menghentikan langkah dan berbalik menatap ke arah Jojo tajam.

"Apa kamu tidak pernah melihat ibumu berdandan cantik setiap hari di rumah,Jojo?! Sudah cukup,ibu sudah benar-benar marah sama sikap kamu! Sekarang kamu masuk dan menghadap pada semua guru yang mengeluh tentang kamu di depan pak kepsek!!" Bu Amanda langsung masuk ke dalam meninggalkan Jojo yang merenung di luar. Perlahan ia pun masuk dan menatap guru-guru yang kini menatapnya sengit.

"Saya ingin Jojo di beri peringatan pak!" ujar pak Angkara pada kepala sekolah yang duduk menatap ke arah Jojo.

"Paling tidak,bisa membuatnya jera dan berprilaku sopan di kelas!" sambung Bu Amanda.

Jojo hanya tersenyum tipis tanpa menghiraukan semua keluhan guru.

"Sekarang apa lagi pembelaan yang akan kamu berikan? Sudah sangat banyak dari guru yang mengeluhkan kamu!" Jojo menggelengkan kepalanya pelan .

"Saya tidak memiliki pembelaan apapun! Bapak bisa hukum saya sesuai permintaan dari semua guru." Bu Amanda hanya menggelengkan kepalanya pelan lalu mulai angkat bicara.

"Kenapa kita gak panggil orang tuanya ke sekolah saja pak! Bila perlu ibu nya mungkin yang bisa menasehati putranya untuk bersikap lebih baik lagi!"

Hening.

Kali ini tak ada satu guru pun yang menimpali perkataan Bu Amanda yang nampak kesal.

"Itu gak perlu Bu! Lagi pula ibu saya tak akan bisa hadir ke sini." sahut Jojo.

"Kenapa?apa ibumu terlalu sibuk sehingga membuat kamu bertingkah di luar kendali?!" Pak Angkara mencoba menenangkan bu Amanda yang terbawa emosi akan ketidak tahuannya perihal ibu dari Jojo.

"Cukup Bu Amanda!" tegas pak kepsek membuat Bu Amanda merespon balik.

"Ada apa pak? bukankah yang saya katakan itu benar!"

"Ibu saya tak bisa hadir karena di sudah meninggal dan menyatu dengan tanah tiga tahun lalu!"

Bu Amanda langsung terdiam saat mendengar jawaban Jojo yang mengejutkan nya, begitu juga Bianca dan juga Remon yang tak sengaja mendengarkan percakapan itu di luar sambil membawa kertas ulangan.

"Jadi..Nyokap Jojo.."

Bianca tak melanjutkan ucapannya saat melihat Jojo keluar ruangan dengan tergesa,ia menatap Bianca sekilas dan mengusap kepalanya lembut sambil tersenyum. Setelah itu ia pergi dengan ekspresi wajah yang begitu suram dan juga keruh.

Bu Amanda nampak menyesali semua ucapan yang sudah terlanjur terlontar dari mulutnya karena tersulut emosi. Dia pun duduk di kursinya begitu kasar sambil memijit pelipisnya pelan.

"Tidak apa-apa Bu Amanda. Ini juga salah saya yang tidak memberi informasi itu pada ibu sebelumnya," Kata pak Angkara padanya.

"Maaf Bu. Hasil ulangannya harus saya taruh dimana?!" Ujar Remon memecah ketegangan yang terjadi.

"Taruh saja di sini,Remon." Titahnya dengan wajah berubah kusut.

Bianca segera pergi menyusul Jojo yang entahlah pergi kemana,bahkan di kelasnya pun tak ada.

"Elo gak akan nemuin si Jojo disini,cup. Sejak nyokapnya meninggal tiga tahun lalu,sikap Jojo mulai berubah seperti itu." Bianca pun duduk di depan meja Remon.

"Ko elo gak bilang sih,Re?!"

"Gak ada gak tau tentang Jojo. Gue juga tau karena dulu sempat satu sekolah sama Jojo waktu kita SMP. Saat itu dia sedang tanding basket waktu nyokap nya kecelakaan." jelas Remon langsung merubah wajah Bianca.

"Dan yang paling membuat Jojo terpukul saat itu...Nyokapnya tewas mengenaskan masuk kedalam jurang dan tak pernah di temukan jasadnya hingga sekarang!" lanjut Remon sedikit memelankan nada suaranya." Dan hari itu..tepat di tanggal dan jam yang sama saat ini..."

Degh!

Hati Bianca langsung bergemuruh saat mendengar semua penjelasan Remon. Bagaimana bisa Jojo masih bersikap seceria itu saat tadi pagi Bianca membahas Nyokapnya?

Bianca langsung bergegas berlari melewati kerumunan setiap orang, mengedarkan matanya mencari sosok Jojo yang entah bagaimana perasaannya sekarang. Bianca terus berlari mencari ke tiap sudut tanpa menghiraukan bunyi bel yang sudah masuk.

Bruk..

Tubuh Bianca langsung terjatuh dan ambruk tersungkur ke tanah saat melewati taman belakang sekolah. Dia pun menatap langkah seseorang yang kian mendekat ke arahnya sesaat setelah mendorong tubuhnya.

"Sekarang..Siapa yang akan nolongin elo,cupu?!"

"Lyra...Ami...." Gumam Bianca menatap kedua nya bergantian.

1
Alkeysaizz 1234
maaf sedikit telat up
hapoy Reading semuanya 🥰🥰🤗
Alkeysaizz 1234
masa sih kak? perasaan aku up date tiap hari. Apa seting waktunya yang salah ya?
Siska Amelia
yang rajin updatenya
Alkeysaizz 1234: Siap kak, makasih untuk support nya🥰🥰🤗
total 1 replies
Siska Amelia
ini kok belum update update ya
Elsa Tyongf
Tulisannya bagus. enak dibaca 🥰❤️
Elsa Tyongf: Sama-sama 🤗
Alkeysaizz 1234: makasih kaka udah mampir 🤗🥰
total 2 replies
✨Wyn한✨
Buku-buku sebelumnya sudah seru, tapi yang ini bikin aku ngerasa emosi banget.
Alkeysaizz 1234: makasih ka udah mampir 😁
total 1 replies
Lia_Vicuña
Kereeeen!
Alkeysaizz 1234: makasih kak udah mampir 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!