NovelToon NovelToon
Young Wife (Wedding Contract)

Young Wife (Wedding Contract)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:264.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aisyaeva

Usia Alexius Calandra memang sudah tidak lagi muda. Dan dia dijodohkan dengan seorang gadis yang pemarah dan arogan. Bagaimana cara dia menghadapi gadis muda itu yang punya sikap sangat menjengkelkan menurutnya.

Beberapa kali Sarah dan Alex berusaha menggagalkan perjodohan tetapi selalu gagal karena Ibu Alex sangat pintar dan berpendirian teguh.

Dengan sangat terpaksa akhirnya mereka menikah agar tidak dicoret dari daftar warisan keluarga.

Selalu ada pertengkaran kecil dalam rumah tangga Alex dan Sarah di setiap harinya, tetapi mereka tidak menyadari bahwa hal itu justru semakin mendekatkan hubungan mereka.

Sebuah rahasia terungkap saat Alex mulai mencintai Sarah begitupun sebaliknya. Bagaimana jika tiba-tiba mereka harus bercerai karena anak kandung Adolf Chavali yang hilang telah kembali dan mengambil semua haknya yang dipinjam Sarah selama ini, termasuk perjodohannya dengan Alex.

Bagaimana sikap Alex selanjutnya? Dan akankah kedua orang tua Sarah tetap menyayangi gadis itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyaeva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Langkah Alex begitu pasti tanpa keraguan, pria itu tidak bisa menunggu untuk bertemu langsung dengan seseorang tanpa memikirkan rasa lelah setelah turun dari pesawat.

Setelah kembali dari Paris pria berusia tiga-puluh-tahun tersebut segera menuju gedung perusahaan keluarga Calandra, Alex meminta Sarah untuk pulang lebih dulu karena tidak ingin gadis itu terlibat masalah.

Alex mengetuk pintu kantor Marina dengan setengah dari kekuatannya, tanpa menunggu si pemilik Alex segera masuk dan bertanya tanpa basa-basi.

"Apa yang Mama inginkan sebenarnya?" 

"Alex? Sayang kau sudah kembali?" Tanpa menjawab pertanyaan Alex, wanita elegan tersebut bertanya dengan nada suara yang terdengar senang.

Alex mendengus, dia kesal karena sikap Marina. Wanita itu bersikap seolah tidak terjadi apapun, padahal Marina pasti mengetahui tujuannya datang ke tempat tersebut.

"Ayo istirahat! Kau pasti lelah." Marina menggandeng lengan Alex supaya duduk di sofa kantornya.

"Ma?!" rajuk Alex, "Aku datang ke sini bukan untuk bersantai," tambahnya dengan gestur penolakan dan melepas tangan ibunya.

"Iya, Mama mengerti. Memangnya tidak boleh jika menyambut anak kesayangan Mama?" rayu Marina pada Alex.

"Mama pikir kau mengerti bahwa yang Mama lakukan itu karena sayang padamu," ucap Marina dengan suara yang terdengar kecewa.

"Kau pria yang lemah. Kau mudah jatuh cinta dan percaya pada orang asing." Alex hanya mendengar ucapan Marina.

"Sebelum menikah dengan Sarah kau sangat yakin mencintai kekasihmu yang bernama Dillia. Tapi sekarang lihatlah! Dengan mudahnya kau terjatuh pada orang asing lainnya." Marina berucap panjang lebar.

Itu benar, saat itu Alex bersikeras bahwa dirinya hanya mencintai Dillia, tetapi sekarang berbeda, cintanya pada Sarah tidak sama, entahlah baginya gadis muda itu sangat berharga.

"Dia bukan orang asing, dia istriku," ucap Alex dengan nada suara yang dingin.

"Dillia Olive, punya ayah dan ibu yang cukup kaya. Tapi dia suka sekali berkencan dengan banyak pria. Berselingkuh dan menguras harta teman kencannya." Alex tidak terkejut mendengar ucapan Marina. Seperti dugaannya wanita itu mengawasi kehidupannya.

"Lima tahun kau menjadi pria bodoh dan terus dibohonginya. Itulah kelemahanmu yang buta karena cinta." Bukan kejutan jika Marina tahu segalanya. Alex hanya terkejut dan tidak percaya jika Dillia sudah menipunya.

Marina tidak mungkin berbohong dengan ucapannya, Alex merasa tidak sakit hati, sebaliknya dia merasa bersyukur ternyata tidak salah jika hatinya memilih Sarah.

Bahkan nama Dillia seperti sudah tidak berarti lagi bagi dirinya, tetapi Alex merasa cemas karena hal lain.

"Jika kau bisa dengan mudah jatuh cinta pada Sarah, maka tidak menutup kemungkinan kau juga bisa jatuh cinta pada Sierra." Alex mengepalkan tangan sampai buku jarinya memutih.

Kali ini Alex benar-benar yakin bahwa dia hanya mencintai Sarah seorang. Dia tidak akan pernah meninggalkan gadis itu walau apapun yang terjadi.

"Jadilah anak yang berbakti. Kecuali jika kau ingin mendiang Papamu tidak tenang di alam sana," ucap Marina, kali ini nada suaranya terdengar dingin.

"Atau jadilah pembangkang, dan kita lihat apa yang terjadi!"

"Jangan pernah mengganggu istriku? Aku ingatkan pada Mama, berhentilah mengatur hidupku!" Alex berkata dengan menahan emosi.

"Alex! Sejak kapan kau berani melawanku?" Marina mulai menaikkan nada suaranya.

"Jangan sampai Mama berucap untuk kedua kalinya!" Ucapan Marina seperti cambuk dan mengingatkan Alex pada lalu yang sedikit menyakitkan.

"Bukankah kau tidak ingin melihat kemarahanku lagi?" Alex terdiam dengan nafas yang tersendat.

"Kau mungkin tidak akan meninggalkan Sarah, tapi dia yang akan meninggalkanmu." Marina segera berlalu setelah berkata demikian, membuat putera tunggalnya itu terdiam menahan emosi.

London, Great Avenue 12

Sarah masih menunggu Alex, dia merasa cemas dan khawatir, selain karena sang suami belum beristirahat, dia juga tidak mau terjadi sesuatu pada pria itu.

Setelah membersihkan diri dan beristirahat sejenak, dia hanya menunggu sang suami di dalam kamar saja. Dia bahkan mengabaikan panggilan para pelayan untuk makan malam.

Kriet …

Senyum Sarah mengembang saat sosok pria yang ditunggunya sudah terlihat. Alex yang baru masuk ke kamar juga terpaku saat melihat istri kecilnya begitu bahagia karena kedatangannya.

Alex tersenyum dan merentangkan tangan saat Sarah berlari kecil untuk menyambutnya. Pria itu memeluk erat sang istri dengan sayang. Rasanya pelukan Sarah menjadi satu-satunya pengobat yang dia butuhkan.

"Belum dua jam kita berpisah tapi sepertinya kau sudah merindukanku?" bisik Alex sambil menenggelamkan wajah di ceruk leher Sarah.

"Memangnya kau tidak begitu?" rajuk Sarah sambil memberi kecupan di bahu sang suami.

"Ini hari yang buruk, aku sangat membutuhkan dirimu," ucap Alex pelan, tapi dia tahu Sarah pasti mendengarnya.

Wajah Sarah terlihat sendu tanpa Alex ketahui. Wanita itu tahu Alex pasti mengalami masalah rumit tentang pernikahan mereka. 

Baik dirinya ataupun Alex, mereka sama-sama tidak memiliki kekuatan untuk membangun benteng pertahanan.

Mereka seperti boneka yang dipermainkan. Apa semua sudah terlambat karena dia terlanjur mencintai Alex dengan sepenuh hati?

"Sebaiknya kau mandi dan istirahat dulu! Kau lelah," ucap Sarah sambil mengusap punggung Alex yang masih berbalut jaket. 

"Hmm, jangan jauh-jauh dariku!" Alex masih enggan melepas pelukannya pada sang istri.

"Aku di sini. Memangnya aku mau ke mana?" Sarah mengerucutkan bibirnya karena tingkah manja suaminya.

"Baiklah, Nyonya Alex!" Sambil tersenyum Alex melepas pelukan kemudian memberi kecupan di pipi dan bibir Sarah.

Alex segera berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri, sementara Sarah hanya menatap punggung pria itu dengan tatapan sendu.

"Semoga kau selalu bahagia, Alex!" gumam Sarah dengan senyuman yang sendu.

Alex mengguyur tubuhnya di dalam kamar mandi, air yang segar tidak mampu mendinginkan pikirannya yang berkecamuk.

Dia cemas, perkataan Marina terus terngiang dalam ingatannya. Apa yang akan dilakukan ibunya untuk memisahkah tali pernikahan suci antara dia dan sang istri?

Ancaman Marina bukanlah hisapan jempol semata, cepat atau lambat wanita itu pasti bertindak jika dia tidak mau bekerja sama.

Setelah membersihkan diri dan makan malam bersama, pasangan suami istri Sarah dan Alex hanya berbenah dan merapikan kembali barang-barang yang digunakan untuk liburan, tidak lupa memberi sedikit buah tangan untuk para pelayan mereka.

"Besok aku akan kembali kuliah, apa boleh?" tanya Sarah sambil menaruh pakaian bersih di lemari. "Apa kau akan pergi ke kantor?" 

"Tidak, aku akan menjadi pengawalmu untuk beberapa hari." Sarah tertawa pelan mendengar jawaban dari sang suami yang menurutnya sangat lucu.

"Apa ada yang lucu?" tanya Alex saat melihat gadis muda istrinya tertawa.

"Hey, kemarilah!" Alex yang sedang berada di seberang tempat tidur menggerakkan jari telunjuk dengan gestur memanggil.

Sarah mengernyit. "Aku belum selesai," jawabnya.

"Aku sangat merindukanmu," ucap Alex dengan suara yang kecewa.

Sarah yang merasa bersalah segera menghampiri sang suami yang sedang menyilang tangan di dada.

"Aku juga rindu padamu," ucap Sarah sambil melingkarkan tangan di pinggang sang suami.

"Kau sangat menggemaskan." Alex mencubit hidung mancung Sarah kemudian memeluk gadis itu sambil mengecup puncak kepalanya.

Suasana sederhana tetapi sangat berharga bagi Alex. Dia berharap kebahagiaan itu terus berlanjut tanpa ada kendala.

Pria itu juga berpikir keras dan tidak ingin hanya menunggu tentang apa yang akan terjadi. Tugasnya hanya melindungi dan menjaga supaya pernikahannya tetap kuat untuk menghadapi badai yang menghadang.

"Percayalah, kita berdua tidak akan pernah berpisah!"

Tbc 

Kelamaan up … masih pada ingat ga sih sama cerita ini?

Semoga kalian suka

See you next chap …

I Love you all ...

1
saleha widjaja
seru kisahnya buat penasaran aja
Ulil Zamhariroh
Baru buka
dan lihat 37 bab
ku pikir
berhenti di tengah jalan atau Hiatus atau pindah ke aplikasi lain nya karena ada tulisan end

eh ternyata emang bener di bab 37 tamat
keren bisa tamat
walaupun hanya 37 bab




semoga bisa berkarya lagi ya Thor 🤲 Aamiin 🤲
Rehta Ta
keren ceritanya😘
Thirta Nata
pikiran mereka sama².keren cerita nya
krisan
lanjut
Aba Bidol
ini bab yang bener2 bikin tegang..., ayoo Lex..bersihkan semua wanita2 ulet keket itu...
Aba Bidol
Karya ke 3 othor yang akhirnya tamat di baca. Cerita yang ringan, singkat dan nggak muter2 berepisode panjang nggao jelas......., sangat menghibur di dunia halu...., Karya yang keren tor...👍👍👍🎉🎉
tetap semangat berkarya yah thor....🤟💪💪💪👍👍👍👍👍🎉🎉🎉🎉
Sri
keren thor ,,, 👍 👍👍
Lilis Ferdinan
ngak ngerti,,,,dng jalan pikiran mamanya alex,,
Lilis Ferdinan
ttp bersama ya,,, bersama akn lbh kuat,, thor jng jahat2 yah, 😇😇
Lilis Ferdinan
indahnya kebersamaan mereka,, smg ngak ada yg mngusik,,,😁
Lilis Ferdinan
smg cinta kefuannya cukup kuat, untk mnhan semua cobaan yg akan dtg,,, hmmmm,,,
Lilis Ferdinan
beneran ikut esmosi nih,,, tu, mamanya sama mertuanya, kgak punya perasaan apa yah,,, emng nikah bs seenaknya ditukar2,gitu,,,, pengen ketok lambungnya tu emak2,biar pada sadar,,, smg kepalsuan sierra segera trungkap,,,😔
Lilis Ferdinan
Greb,,,, nya bang alex bikin kesemsem deh,,jd ngak sabar nunggu keromantisan nya di Paris,,, tp,,, kok takut2 bakal ada yg batalin,,, hiiii☹️
Lilis Ferdinan
kayaknya tebakan alex benar deh,,, sierra penuh tipu muslihat,,,, smg alex ngak berubah, ttp mncintai dan percaya sm sarah,,, haaa,,,, ikutan esmosi nihh,,,, 😁
Lilis Ferdinan
visualnya bikin meleleh,, aihhhh,,,
Lilis Ferdinan
aihhhh,,,, kok udh ngerasa nyesek duluan , sblm konflik,,, ngeri2 gmnnaa,,,,gitu ngebayangin nya,,, 😟
Lilis Ferdinan
makin kesini, smkin suka,,,, bang alex kok esmosi,, situ yg selingkuhhh,,, pengen cubit ginjalnya deh,,, 😌
Lilis Ferdinan
dedegan nih,, ngebayangin gmn sifatnya sierra, jahatkah,,, haduhhhh,,,,, 😌
Lilis Ferdinan
semakin menarik,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!