NovelToon NovelToon
HARIMAU PENJAGA DESA

HARIMAU PENJAGA DESA

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Cinta Beda Dunia / Tamat
Popularitas:420.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: FDR

Aulia Raja, 22 tahun. Seorang pemuda biasa di sebuah desa. Suatu ketika ia melawan seekor harimau yang sudah sering menggangu ternak warga.

Pria itu tidak menyadari bahwa dirinya sebenarnya adalah keturunan harimau putih. Hingga suatu waktu ketika ia menyadarinya ia ingin menolak takdirnya tersebut.

Mampukah Aulia menerima kekuatan itu untuk hal yang baik? Atau malah sebaliknya?

Nantikan kisahnya hanya di Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FDR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Pak Musim

Siang itu Aulia dan Bara pergi ke rumah Pak Musim tanpa sepengetahuan sang nenek.

''Ini kan desa seberang?'' tanya Aulia yang masih berdiri di tepi sungai yang airnya cukup deras.

''Iya kata Ibu aku disini desanya,'' sahut Bara. Mereka pun kembali berjalan melewati jembatan.

''Itu ada orang, coba kita tanya sama mereka aja,'' ujar Bara sambil mendekati warga tersebut.

''Pak saya mau tanya, rumah Pak Musim dimana ya Pak?'' tanya Bara.

''Kamu jalan saja terus rumah yang paling terakhir itulah rumah Pak Musim,'' sahut Warga itu.

''Terimakasih Pak kalau gitu kami pergi dulu,'' ujar Bara.

Mereka terus berjalan menyusuri. Desa seberang itu. Tidak butuh waktu lama Mereka pun sampai di rumah Pak Musim.

''Sepertinya ini rumahnya,'' ujar Aulia, ''Assalamualaikum,'' ucap Aulia.

''Waalaikumsalam,'' sahut Pak Musim Pak Musim menatap Aulia dari ujung kaki sampai ujung kepala begitu juga dengan Bara pak Musim menatap mereka berdua.

''Kalian siapa?'' tanya Pak Musim.

''Kami berdua dari desa Indah Pak, kami kesini ingin bertemu dengan Pak Musim,'' ujar Aulia.

''Saya sendiri,'' sahut Pak Musim''ayo silahkan masuk,'' ucap Pak Musim.

Aulia dan Bara pun masuk ke dalam rumah Pak Musim.

''Apa membuat kalian datang ke rumah saya?'' tanya Pak Musim.

''Apa Bapak mengenal kakek saya yang bernama Rahman,'' ujar Aulia.

''Iya saya tahu, saya juga tahu dia telah meninggal,'' sahut Pak Musim.

Aulia dan Bara saling tatap, lalu Aulia menganggukkan kepalanya membenarkan bahwa kakeknya sudah meninggal.

''Saya juga tahu kakek kamu meninggal gara-gara harimau jadi-jadian itu,'' ujar Pak Musim.

''Apa Bapak bisa melihat saya atau ada ke anehan dalam diri saya?'' tanya Aulia.

''Iya saya tahu, dan saya sudah mengetahuinya sejak lama bahwa kau adalah keturunan harimau putih, dan kau sendiri juga sudah mengetahuinya,'' ucap pak Musim menatap Aulia, ''kamu bukanlah cucu kandung dari Pak Rahman, orang tua kamu keturunan harimau putih,'' ujar Pak Musim memberi tahu identitas dirinya.

Mata Aulia melebar tidak percaya bahwa dia bukan cucu dari kakek dan neneknya. Yang membuat Aulia semakin terkejut bahwa dia adalah keturunan dari seorang. Harimau jadi-jadian.

''Terus dimana keluarga saya yang sebenarnya?'' tanya Aulia.

''Kedua orang tua kamu memang sudah meninggal. Tapi kakek kandung kamu masih hidup. Dia tinggal di dalam hutan terlarang dia adalah Raja sekaligus seorang guru bangsa harimau putih,'' ujar Pak Musim.

''Apakah saya bisa pergi ke hutan itu?'' tanya Aulia.

Pak Musim hanya menganggukkan kepalanya bawah Aulia bisa mengunjungi hutan terlarang itu.

Berapa jam berlalu Aulia dan Bara berpamitan pulang Aulia sudah mendapatkan jawaban yang dia butuhkan selama ini.

''Jika kamu ingin pergi ke tempat itu maka kembali lah pulang ke desa Indah, karena warga desa indah sangat membutuhkan kamu, dari bangsa harimau kuning,'' ujar Pak Musim.

''Insya Allah pak, kalau seperti itu kami berdua pulang dahulu,'' sahut Aulia.

.

.

''Tadi Pak Musim membisikkan apa? sama kamu?'' tanya Bara.

''Tidak ada apa-apa,'' sahut Aulia mencoba menyembunyikan sesuatu dari Bara.

''Apa rencana kamu selanjutnya apa? kamu akan pergi ke hutan terlarang itu?'' tanya Bara. Menghentikan langkah Aulia.

''Sepertinya,'' sahut Aulia kembali melangkahkan kakinya.

''Aku ikut ya, aku juga penasaran sama tempat itu,'' ujar Bara.

''Kamu tidak bisa pergi ke sana itu sangat berbahaya buat kamu,'' sahut Aulia.

''Tapi Aulia akukan bisa menjadi teman kamu saat di perjalanan, kalau tiba-tiba kamu di hadang sama harimau kuning di jalan bagaimana,'' ujar Bara dia lupa kalau sahabatnya itu adalah seorang Harimau juga.

Aulia hanya tersenyum menangkapi perkataan Bara, mereka pun sampai ke rumah mereka masing-masing, Aulia melihat sang nenek sedang menyiapkan makan siang.

''Aulia kamu dari mana saja?'' tanya Bu Lilis.

''Tadi Aulia pergi ke rumah Pak Musim nek'' sahut Aulia tanpa Berbohong kepada neneknya.

Bu Lilis sangat terkejut mendengar bahwa Aulia pergi ke rumah pak Musim.

''Buat apa kamu ke sana?'' tanya Bu Lilis.

''Aulia sudah tahu semuanya nek,'' sahut Aulia.

''Kamu tahu apa?'' tanya Bu Lilis, Bu Lilis terus bertanya apa maksud dari omongan Aulia.

''Aulia sudah tahu bahwa Aulia bukan cucu nenek dan kakek tapi Aulia hanya cucu angkat saja,'' terlihat dua netranya berkaca-kaca Aulia merasa sedih bahwa dia bukan dari keluarga Pak Rahman dan Bu Lilis.

''Siapa yang memberi tahu kamu semua ini?'' tanya Bu Lilis mentap cucunya itu.

''Pak Musim,'' sahut Aulia tanpa berbohong.

''Jadi kamu pergi ke desa seberang hanya untuk bertemu Pak Musim dan hanya untuk mencari! tahu siapa orang tua kamu?'' tanya Bu Lilis.

Aulia hanya menganggukkan kepalanya.

''Kalau Aulia tanya sama nenek, nenek tidak akan menceritakannya, Aulia sudah bertanya sama nenek berkali-kali tapi, nenek tetap merahasiakannya,'' sahut Aulia.

Bu Lilis pun menangis 😭 dia tidak ingin ke hilangan Aulia cucu satu-satunya itu, dia tidak sanggup jika Aulia juga pergi meninggalkannya.

''Maafkan nenek Aulia bukan nenek merahasiakan semua ini dari kamu, karena semua ini ada perjanjian antara nenek sama kakek kandung mu,'' ujar Bu Lilis tersedu-sedu.

''Perjanjian apa nek?'' tanya Aulia.

''Perjanjian agar nenek tidak akan menceritakan semua ini sama kamu, karena menurut kakek mu, biar kamu sendiri yang tahu siapa jati diri kamu, Maka dari itu nenek tidak pernah menceritakannya sama kamu,'' ujar Bu Lilis.

Aulia menundukkan wajahnya dia tidak tahu harus berbuat apa.

''Apa nenek sudah tahu siapa Aulia sebenarnya?'' tanya Aulia.

''Iya, nenek tahu bahwa kamu adalah keturunan harimau itu,'' sahut Bu Lilis.

''Jika nenek sudah tahu, apakah nenek mengizinkan Aulia pergi ke hutan terlarang itu?'' tanya Aulia.

Deg...

''Buat apa kamu kesana,'' sahut Bu Lilis menatap wajah cucunya itu.

''Aulia hanya ingin memastikan apakah benar Aulia adalah keturunan dari mereka atau tidak, karena Aulia sering bermimpi tempat itu,'' ujar Aulia.

Bu Lilis begitu terkejut dia tidak menyangka bahwa Aulia juga pernah bermimpi desa terlarang dan terpencil itu.

''Apa? kamu yakin mau kesana? nenek hanya takut kamu tidak lagi kembali kesini,'' ujar Bu Lilis.

''Aulia pasti kembali lagi ke sini nek, Aulia tidak akan meninggalkan nenek sendiri,'' sahut Aulia.

''Tapi untuk apa kamu ke sana? bukankah kamu sudah tahu siapa kamu sebenarnya'' tanya Bu Lilis yang masih tidak mengizinkan Aulia pergi.

''Hanya ingin memastikan saja nek, apakah di hutan terlarang itu ada bangsa harimau putih atau tidak,'' sahut Aulia.

''Tapi nenek takut terjadi sesuatu sama kamu,'' ujar Bu Lilis.

''Nenek jangan khawatir aku pergi sama Bara,'' sahutnya meyakinkan sang neneknya.

''Kamu tidak bisa membawa Bara ke sana dia manusia biasa itu bisa membahayakan dirinya,'' ujar Bu Lilis.

''tidak apa-apa nek, Aulia akan menjaganya tapi nek, apa nenek tahu jalan ke hutan itu? ke arah mana?'' tanya Aulia.

''Nenek tidak tahu, nenek juga ngak pernah ke sana,'' sahut Bu Lilis, ''kapan kamu akan pergi ke hutan itu?'' tanya Bu Lilis.

''Besok Aulia akan pergi.''

.

.

.

.

.

.

.

.

BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE NYA DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT

...CERITA FIKSI SAJA...

...****************...

1
Nining Msb
bagus bget, aku suka ceritax n jga prsahabatan mereka sgat kuat....
FDR: terimakasih sudah mampir
total 1 replies
A. H. Daniel
mantap ceritanya
Beti Hartati
lanjut thor
Beti Hartati
pasti s hasna
Beti Hartati
semangat thor
Beti Hartati
mudah"n ayah Bara gak pingsan
Beti Hartati
ya masa bara mati thor
Beti Hartati
si bayu apakah suami nya naura thor
Beti Hartati
lanjut thor
Beti Hartati
semangat thor
kalea rizuky
bentar knp llo g ada geh tala mati kn bara punya nyawa sendiri kn aneh
kalea rizuky
harusnya di panggil raja aulia kek nama cwek kali
Sari
panjang baget ceritanya sampai 300 episode, hebat authornya .👍👍
Sari
panjang baget ceritanya sampai 300 bab, authornya hebat 👍👍
Sari
panjang baget ceritanya sampai 300 episode, hebat authornya .👍👍
Sari
panjang baget sampai 300 episode, hebat authornya .👍👍
Beti Hartati
Bagus dan seru
dia
sukses selalu Thor
dia
Aduh ternyata pak Sury meninggal
dia
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!