NovelToon NovelToon
System Villain

System Villain

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Time Travel / Barat / Tamat
Popularitas:103.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Khusayni

Arven seorang manusia yang berasal dari Bumi Tahun 2893. Ia membawa mini atom S5 di mana, atom tersebut dapat menghancurkan berbagai planet dalam sekali luncuran.

Para professor ingin menyita atom tersebut, mereka bertujuan untuk menghancurkan Bumi dan pindah ke Planet yang lebih jauh.

Arven tidak menyerahkannya. Namun, ia mengaktifkan atom tersebut. Sehingga Bumi hancur bersama dengan meteorit yang tersebar di angkasa.

Namun, hal yang menakjubkan terjadi ketika ia bangun. Arven bangun tepat di ruangan penuh tengkorak. Lalu, sosok makhluk tengah berdiri di tengah ruangan.

Apa yang akan dilakukan Arven? Dunia apa yang menanti dirinya?

Silakan Baca, perjalanan Arven.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusayni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24 - Sasha Bertemu Rodney

Silakan Dibaca.

Seluruh penginapan lantai satu menjadi senyap ketika melihat Lis yang duduk di singgasana es yang ia buat. Mereka terpana dan merasa ngeri ketika melihat kekuatan yang ditunjukkan perempuan itu.

Lis sama sekali tidak peduli terhadap pandangan orang lain, ia menjentikkan jarinya dan seluruh es yang dirinya buat mulai meleleh, kecuali es yang membekukan pemimpin pemburu.

Lis segera kembali ke tempat Lask dan yang lainnya berada. Ia melangkah dengan anggun, akan tetapi berbagai orang yang berada di depannya seketika membuka jalan.

Jelas mereka takut akan kekuatan Lis. Mereka benar-benar tidak menyangka bahwa orang yang mereka anggap lemah tersebut, sebenarnya kuat.

Perempuan yang menjadi pemilik penginapan berdiri di konter, ia memandang kekacauan dengan senyum menggoda. Kemudian, Lask yang berdiri bersama para rombongan mulai mendekat.

“Apakah kamarnya masih ada?” tanya Lask, kepada pemilik penginapan. Ia juga melirik sebentar ke arah resepsionis yang berada di sebelahnya itu.

“Masih ada, ini kunci untuk kamar kalian.” Pemilik penginapan berkata dengan ringan, ia menyerahkan kunci tersebut dan Lask menerimanya.

Namun, Lask mengeluarkan dua koin emas dan menyerahkan kepada pemilik penginapan. “Ini untuk membayar kamar serta kerusakan akibat pertempuran sebelumnya. Jika kurang harap datang ke kamar kami.”

Lask menyampaikan dengan nada sopan. Pemilik penginapan jelas mengerutkan keningnya ketika melihat koin emas tersebut. Ia tidak menyangka akan melihat koin emas dari rombongan itu.

‘Koin emas, mereka bukanlah orang sembarangan. Apakah tebakan sebelumnya benar? Mereka berasal dari Klan yang telah hilang, sama dengan leluhur desa?’ batin pemilik penginapan dengan penuh rasa antisipasi.

Lask sendiri tidak mengetahui pemikiran dari pemilik penginapan. Namun, ia dapat merasakan kerumitan hati perempuan itu. Lask mengambil langkah menuju ke tangga lantai dua.

Rombongan lainnya juga mengikuti Lask. Para pelanggan masih diam, sampai akhirnya Lask dan yang lainnya menghilang dari pandangan. Baru mereka semua langsung tersadar dari keadaan terkejut.

“Kuat, orang itu sangatlah kuat.”

“Ingatkan aku untuk tidak  menyinggung orang-orang itu.”

Diskusi para pelanggan semakin memanas. Pemilik penginapan sendiri terbangun dari pemikirannya. Ia segera mengambil dua koin emas dan berbalik pergi.

“Selanjutnya, kuserahkan kepada kalian. Aku ada hal yang ingin kulakukan terlebih dahulu.” Pemilik penginapan melangkah menuju ke tangga tempat kantornya berada. Ia berkata dalam hati. ‘Masalah ini, aku harus memberitahu kepala desa terlebih dahulu.’

“Baik, pemilik!” Resepsionis dan Pelayan menunduk hormat ke arah perginya pemilik penginapan. Mereka kemudian berbalik dan merapikan keadaan yang terjadi di lantai pertama.

Di sisi lain, Lask dan para rombongan sudah memasuki ruangan mereka masing-masing. Meski dikatakan mereka memesan tiga kamar, akan tetapi mereka berkumpul dalam satu kamar.

“Jadi, selanjutnya kita akan melakukan apa, Lask?” tanya Tao, ia ingin memastikan rencana Lask terlebih dahulu.

“Memancing Klan tersembunyi itu sangatlah susah. Apalagi sekarang kita mulai terkenal akibat kerusuhan sebelumnya. Kemungkinan besar, Klan tersebut akan semakin waspada.” Lask berkata dengan nada serius.

Ann dan Lis menunduk, mereka paham bahwa mereka salah. Jadi keduanya berkata, “Maaf, Pemimpin.”

Lask menggelengkan kepalanya, ia kemudian berkata, “Ini bukan kesalahan kalian. Tindakan kalian sendiri benar, mereka sudah mengejek kita terang-terangan. Apalagi mayat 25 pemburu itu kelihatan bagus, Tuan pasti akan senang.”

Ann dan Lis mengangkat kepalanya, mereka melihat Lask tersenyum tulus. Melihat hal itu, kedua perempuan segera nyaman di hati. Mereka berdua menghela nafas lega bahwa mereka tidak bersalah.

Juga, mereka senang ketika mendengar bahwa kemungkinan tuannya akan senang dengan mayat yang mereka siapkan tersebut.

Lask kemudian memandang ke arah jendela, ia mengingat penampilan dari pemilik penginapan. Entah mengapa, perempuan itu sama sekali tidak sederhana.

“Tao, apakah kamu memiliki informasi terkait pemilik penginapan?” Lask bertanya dengan cepat, firasat miliknya tidak mungkin salah.

“Belum, aku akan menyelidikinya. Juga, apakah kita memerlukan peta untuk desa ini?” tanya Tao, ia sudah bersiap untuk pergi menyelidiki sesuatu.

“Ya, dapatkan seluruh informasi. Kita akan menyebar dan berkumpul di sini. Juga, mulai gunakan kamuflase agar tidak diketahui setiap orang.” Lask berkata dengan nada tenang.

Jelas ia melupakan hal itu, mereka lupa untuk mengubah postur wajah dan berbagai hal fisik agar tidak diketahui banyak orang. Kesalahan dasar itu, benar-benar membuat mereka sadar.

“Dimengerti!” para kelompok lainnya mulai melangkah keluar dari jendela. Mereka perlahan-lahan dalam berjalan di atap rumah sebelum turun di gang.

Lask sendiri segera berganti menjadi orang asing. Ia menyelinap pergi melewati jendela dan turun di gang yang sepi. Tepat saat dirinya turun, Lask melangkah cepat menuju ke kerumunan.

***

Di sisi lain, tepatnya di ujung desa terdapat sebuah rumah dua lantai. Rumah ini dapat dilihat dari gerbang desa, juga rumah ini menjadi pusat bagi desa tersebut.

Ya, rumah itu ialah tempat bagi kepala desa tinggal.

Jauh dari depan rumah kepala desa, terdapat seorang perempuan berambut pirang tengah berjalan cepat. Seakan-akan ada sesuatu hal penting yang harus segera ia laporkan.

Perempuan itu tak lain ialah pemilik penginapan Sasha. Dirinya menuju ke tempat kepala desa hanya untuk melaporkan tentang kejadian yang terdapat di penginapan sebelumnya.

Tak butuh waktu lama untuk pemilik penginapan tiba di depan pintu rumah kepala desa. Ia mengatur nafasnya dan mengetuk pintu segera.

“Kepala Rodney, segera buka pintunya. Ada sesuatu hal penting yang ingin kusampaikan.” Pemilik penginapan berkata dengan nada rendah, meski begitu dapat terdengar di dalam.

“Tunggu sebentar!” suara ringan terdengar di dalam rumah, kemudian mulai terdengar suara langkah kaki dari dalam. Selanjutnya, pintu mulai terbuka.

Terlihat sosok tinggi dua meter, tubuh kekar dan wajahnya terlihat garang. Ia memandang ke arah pemilik penginapan dan bertanya dengan suara sedikit berat.

“Sasha, apakah ada sesuatu?” tanya laki-laki itu.

Sasha, ia adalah pemilik penginapan tempat Lask dan rombongan berada. Sasha memandang ke arah laki-laki yang tak lain Kepala Desa Molan, Rodney.

“Kita berbicara dalam. Aku takut, ini akan terdengar oleh banyak orang!” kata Sasha dengan ekspresi serius. Rodney menyusutkan matanya dan mengangguk.

Ia membuka pintu dan Sasha masuk ke dalam rumah. Rodney sendiri menutup pintu dan menguncinya. Tidak ada yang tahu apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.

***

Di sisi lain, Tao yang mengintai sebelumnya. Hanya berhenti di kios dekat rumah kepala desa. Keramaian desa tidak membuat dirinya lengah. Beruntung indra pendengarnya relatif kuat, sehingga dapat mendengar suara yang ia fokuskan.

Tao sendiri juga memesan makanan, ia memesan sambil mendengar pembicaraan Sasha dan Rodney.

“Ada sekelompok orang yang memiliki ciri-ciri fisik sama, aku menduga mereka berasal dari Klan lama.”

“Klan lama? Kau tahu leluhur tidak pernah memberitahu adanya Klan lain sebelumnya.”

“Tidak, kemungkinan besar itu Klan selepas Klan leluhur menghilang.”

“Apakah kamu yakin, Sasha? Atau lebih baik kita pergi ke Reruntuhan. Mari kita tanyakan kepada leluhur Serigala Putih.”

To be Continued.

1
FANSNYA PARA AUTHOR (JEPARA)
sial, napa adegan selanjutnya harus berhenti nyampai sini...
apkh author emg sengaja /Cry//Angry/
di tunggu kelanjutannya,ekekeke
Toyib Sr.
mana nih thor
smile:•
berarti deket indonesia dong?!!
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
Chek juga novel ku ya/Scowl/
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
Chek Juga Novel ku ya/Scowl/
????
semangat✨
????
kapan lanjut?
????
cita-cita yang aneh🗿
Ghost_the_comments
................
.
.....
..........
.......
....... . . . .... ..... .... .
.........
.... ......
..........
..... ........ ....
.....
... ..... ..
.... .... ..
..... ........
Adam Iskandar
experience atau poin pengalaman
na han ken tut
mantap
Xean
gada update kah?
rws
mantan
rws: mantap
total 1 replies
Sei
b
Sei
shittt mennnnn
Sei
b
Sei
a
UNKNOWN
👍👉👈
T.L.S 01
hmm sayang sekali bukan komik kalo komik pasti laris ini dari prolog ya aja bagus
Fantasy_Master: sayangnya ga bisa gambar
total 1 replies
Frando Kanan
tahun 2893!? tahun yg skrg udh 2023....beda 870 tahun bah 😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!