NovelToon NovelToon
Perfect Wife

Perfect Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / CEO / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:222.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

Kisah ini berawal dari pernikahan Gisella Aurora Prastowo, seorang manager accounting di sebuah perusahaan multinasional dengan Sekala Langit Nalendra, seorang CEO perusahaan konstruksi. Kehidupan pernikahan keduanya sangat harmonis dan romantis sampai akhirnya mantan pacar Sekala yang bernama Syeira hadir kembali di kehidupan Sekala, sehingga membuat keharmonisan rumah tangganya terganggu.

Syeira bukan hanya ingin merebut Sekala kembali, namun ia juga ingin menyingkirkan Aurora dari jabatannya di kantor.


Bagaimana kelanjutan kisah Gisella Aurora Prastowo? Kelanjutan kisahnya ada di Novel Perfect Wife

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB - 24

"Pantas saja kehamilanmu bermasalah. Kamu terlalu malas, kerjamu hanya tidur saja. Apa kamu ini tidak tahu jika wanita hamil butuh bergera? Jagalah kandunganmu dengan baik! Anak yang kau kandung itu adalah anak putra sulungku." omel Aisyah, ia berdiri depan pintu kamar Aurora sembari melipat tangannya.

Aurora memegang keningnya yang terasa pusing, pasalnya ia baru saja memejamkan matanya, namun Aisyah datang dan langsung mengomelinya dengan suara yang cukup tinggi.

"Kapan suamimu pulang? Mengapa ia tidak bisa di hubungi? Biasanya tanggal segini dia sudah transfer uang arisan Mama."

"Aku tidak tahu," jawab Aurora singkat, ia enggan untuk menjawab pertanyaan ibu mertuanya, terlebih Sekala pun tak pernah menghubunginya.

"Istri macam apa kamu ini tidak tahu kapan suaminya pulang? " Aisyah semakin meninggikan nada bicaranya, membuat telinga Aurora semakin tak nyaman mendengar suaranya.

"Aku benar-benar tidak tahu, Mah. Mas Kala tidak pernah menghubungiku, dan handphonenya juga tidak aktif." jawab Aurora. Ia berjalan menuju lemari pakaiannya, untuk mengambil handuk dan pakaian ganti, ia berfikir dengan berendam akan sedikit menghilangkan kepenatannya dan menghindari omelan tidak berguna dari ibu mertuanya yang sangat menyebalkan.

"Harusnya sebagai istri kamu tahu rekan bisnis suamimu, kamu tahu bagaimana caranya menghubungi dia. Kalau seperti ini bagaimana dengan uang arisan mama? Apa kamu yang akan membayarnya?"

"Berapa?" tanya Aurora.

"Lima juta."

Aurora menghela nafas beratnya, "Maaf mah, aku tidak punya untuk membayar arisan mama." jawab Aurora. Selain memang tidak ada alokasi untuk pengeluaran yang menurutnya tak penting, ia pun menganggap itu bukan urusannya, lagi pula jika arisan itu dapat hanya mama mertuanya sendiri yang menikmati.

"Kamu bukan hanya malas tapi juga pelit, dan keterlaluan. Padahal kemarin hanya kram sedikot saja kamu di rawat di ruang VVIP, yang seharusnya kamu bisa di rawat di ruangan biasa. Kamu selalu menghambur-hamburkan uang putraku."

Braak..

Aurora menutup pintu lemari pakaiannya dengan kencang, kemudian ia menatap Aisyah dengan tatapan yang tajam sembari berjalan ke arahnya. "Asal mama tahu, sudah lebih dari empat bulan Mas Sekala tidak memberi saya nafkah. Listrik, air, dan kebutuhan dapur semuanya aku yang bayar, bahkan Mas Sekala tega mengambil uang tabunganku yang akan aku gunakan untuk membeli kebutuhan anakku." ucap Aurora dengan tegas.

Seketika dada Aisyah menjadi sangat sesak mendengar ucapan yang di lontarkan oleh Aurora "Jangan asal bicara kamu!"

Aurora mengambil buku tabungannya, kemudian memberikannya kepada mama mertuanya. "Buku tabungan ini buktinya!!"

Ia pergi meninggalkan Aisyah yang masih syok melihat mutasi pada buku tabungan Aurora, Aurora berharap Aisyah segera meninggalkan rumahnya sebelum ia selesai berendam.

Keesokan harinya Aurora kembali ke rutinitasnya, mengelola usaha steak yang tengah di rintisnya.

"Hei, maaf ya kemarin aku tidak bisa mengantarmu pulang dari rumah sakit. Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan." Sapa Sky, ia menghampiri Aurora yang baru saja tiba dengan menggunakan transportasi online, dokter belum memperbolehkannya untuk berkendara sehingga ia memilih untuk menggunakan transportasi online.

"Engga apa-apa kok, aku pulang sama Aksara dan Kara, terus enggak lama mama juga ke rumah antar mobil sama bawain sup. Terima kasih ya." ucap Aurora sambil tersenyum.

Meski sambil tersenyum, Sky melihat ada awan kesedihan di pancaran mata Aurora "Sama-sama. Jadi, apa agendamu hari ini. Apa ada yang bisa aku bantu?" tanya Sky.

"Aku ada meeting dengan beberapa vendor, kemudian mengevaluasi serta menghitung ulang modal yang akan aku gunakan, karena ada penawaran kemitraan baru, dan terakhir meeting bersama mamamu sekitar jam 2 siang."

Aurora berjalan masuk ke rukonya, ia nampak terkejut dengan banyaknya perubahan yang terjadi di kedai steak miliknya. "Syk, ini semua pasti kamu deh!" ia menunjuk ke arah pantry dengan banyaknya rak penyimpanan bahan makanan serta freezer berukuran besar.

"Bukankah kemarin mama sudah bilang jika ia ingin menaruh freezer di sini?" Sky menarik salah satu laci rak kemudian ia mengambil jar tempat penyimpatan teh, Sky membuat teh chamomile untuk dirinya dan juga Aurora.

"Ke atas yuk!!" dengan membawa dua cangkir teh chamomile, Sky berjalan ke ruang kerja Aurora.

Seharian Sky menemani Aurora bekerja, ia banyak membarikan masukan mengenai strategi bisnis dan tata kelola keuangan.

Sky melihat jam di tangannya sudah menunjukan pukul 13.00 "Sudah jam satu, kita jalan yuk nanti mama malah nunggu lama." ucap Sky.

"Kita enggak jemput mama?"

"Mama sudah di sana, ia sedang belanja sama kakak iparku. Yuk!!" ajaknya.

Aurora menganggukan kepalanya, ia dan Sky berangkat menuju Kuningan City Mall, tempat di adakannya Jakarta Kulinary Edition.

Setibanya di sana, Aurora dan Sky langsung menemui Center Director Jakarta Kulinary Edition, ia menjelaskan bahwa tema Delicious Culinary. Event tersebut akan dihelat mulai tanggal 12 September hingga 6 November, mereka mengajak dan mengundang seluruh pecinta kuliner untuk dapat menikmati beragam makanan dengan cita rasa yang autentik. Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan akan ada beragam konten kejutan yang turut ditonjolkan dan kian menyempurnakan event Jakarta Kulinary Edition ini.

Setelah berbincang cukup banyak Pak Salman selaku Center Director, menunjukan stand yang akan di tempati oleh Aurora di program Steak and Burger Fest di tanggal 12-15 September.

Aurora pun bersedia dan menandatangani kontrak kerja samanya "Terima kasih banyak Pak Salman," ucap Aurora sembari mengulurkan tangannya.

"Sama-sama Bu Aurora, semoga semuanya lancar." Pak Salman menerima jabatan tangan Aurora kemudian beralih menjabat tangan Sky.

"Sky, mama mana? Bukankah kita janjian sama mama?" Sambil berjalan keluar, Aurora menoleh ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan Kinara.

"Mama di dalam mall lagi belanja sama kakak iparku, samperin yuk!" tangan kiri Sky menggandeng tangan Aurora sementara tangan kanannya memegang handphone, menghubungi ibundanya. "Dimana Mah?" tanya Sky "Oh ya sudah aku sama Aurora ke sana."

Rupanya Kinara dan Myria sedang berada di toko perlengkapan bayi, Myria yang kini tengah mengandung delapan bulan sedang mencari keperluan buah hatinya bersama ibu mertuanya.

Sekilas Aurora sempat menudukan kepalanya, ada rasa iri melihat kedekatan antara Kinara dengan Myria. Kedekatan yang tak pernah ia rasakan dengan ibu mertuanya, jauh dari ibu kandungnya membuat Aurora terkadang merasa hidup sendiri meski ia telah menikah karena Sekala sendiri sangat jarang menemaninya.

"Ra, kok bengong? Gimana tadi meetingnya? Tante enggak temani karena Sky pun kenal dengan Pak Salman."

"Alhamdulillah lancar tante."

"Semoga lancar ya, oh iya Tadi tante pilihin baju dan perlengkapan bayi untuk babymu. Semoga kamu suka ya, lagi di bayar sama Myria." Kinara menunjuk ke arah Myria dan dua orang asistennya yang tengah berdiri di depan kasir.

"Enggak usah tante, aku sudah beli kok."

"Enggak apa-apa, buat ganti-ganti. Sudah di bayar, masa di kembalikan." ucap Kinara.

Tak lama kemudian Myria datang menghampiri Kinara, Aurora dan Sky. "Nih Mah kartu kredit mama, terima kasih ya."

"Sama-sama, punya Aurora yang tadi mama pilih mana My?"

"Itu di Bik Wati, sudah aku minta pisahin kok sama kasirnya." Kinara mengambil barang belanjaannya dari tangan asistennya kemudian memberikannya kepada Aurora.

Selesai berbelanja, Kinara mengajak semuanya untuk makan malam bersama sebelum mereka pulang.

"Sekali lagi terima kasih banyak ya, kamu dan keluargamu sudah banyak membantuku, aku kadang sering ngerasa enggak enak." ucap Aurora, saat Sky menepikan kendaraannya di depan kediamannya.

"Kamu ini kaya sama siapa aja sih Ra, kita temenan dah hampir delapan tahun loh, jadi enggak usah ngerasa enggak enak, toh kamu juga kan dulu sering bantuin aku." ucap Sky, ia keluar dari mobilnya kemudian mengambil barang belanjaan Aurora.

"Aku balik ya, bye." Sky kembali masuk ke dalam mobilnya setelah ia menaruh barang belanjaan Aurora di teras rumahnya.

"Hati-hati ya Sky."

Melihat kendaraan Sky sudah pergi meninggalkan kediamannya, barulah Aurora masuk ke dalam.

"Kemana aja kamu jam segini baru pulang?" tanya Sekala.

1
RithaMartinE
luar biasa
Wahidah Husni
Luar biasa
it's me oca -off
up
Sriza Juniarti
luaaar biasa,ceritanya keren bingit,penggalan katanya serta alur ceritanya baguuussss 👍🥰💕💕
Elvi
waduh, dajjal laknat nih si sekala😱
Evelyne
Kecewa
Irma: Loh kenapa kak? Kalau kakak enggak suka sama ceritanya jangan rate bintang 1 dong, cukup di skip saja.
total 1 replies
YK
salah paham apaan. jelas2 elu selingkuh!!!
YK
berat badan 2 kilo utk bayi prematur itu sudah sangat lumayan...
YK
udah digadein neng...
YK
pengin nimpuk pake cobek... gemes akunya... 😤
YK
sakit lho diremehin orang, apalagi orang yg terdekat, yg seharusnya support... 😔
YK
lha elu ngasih duit belanja gak???
YK
huekkk, pengin muntah liatnya...
YK
innalillahi wa innailaihi rojiuun... Ya Allah semoga hamba tidak menjadi mertua yg seperti ini...
YK
kurang ajar banget sih skala sama keluarga nya... 😤
YK
wong kok goblok... lah jelas udah ditinggal kok mau balikan lagi. harga diri sebagai lelakimu mana???
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Ummi Na Ssya
gila.....gila...
astaghfirulloh
Rika Rahayu
kok kalinatnya sama dengan episode akhir novel othor yg " sebelum berpisah"..
Irma: Loh kenapa kak? itu kalimat kan saya yang buat, jadi tidak ada unsur plagiat. Memakai kalimat yang sama selagi buntu atau di kejar deadline sah2 saja asalkan tidak menggunakan kalimat punya author lain. Lagi pula jalannya ceritanya juga berbeda.

Tapi btw, terima kasih sudah membaca😊
total 1 replies
Patrish
Sky sakit apa ya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!