Saat suamimu merundungmu dan mengataimu hanya karena fisikmu yang berukuran XXL, bagaimanakah perasaanmu?
Kanaya Salsabilla, Penulis Novel Digital yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya merundungnya, melakukan kekerasan verbal, hingga bermain api dengan mantan terindahnya di depan matanya.
Darren Jaya Wardhana, Direktur Pemasaran Jaya Corp yang merupakan pria mapan dan gagal move on dari cinta masa lalunya itu, justru memperlakukan Kanaya sebagai istrinya dengan buruk.
Di satu sisi, ada Bisma Adi Pradana, seorang Dokter yang membantu Kanaya dan terus memotivasi gadis itu untuk mengubah penampilannya.
"Tidak ada yang lebih menyakitkan selain hidup seatap dengan suami yang terang-terangan terjebak dengan mantan terindanya." Kanaya Salsabilla.
"Aku menolakmu. Menikahi Kalkun Jelek sepertimu, justru membuatku mendapatkan kutukan." Darren Jaya Wardhana.
"Teruslah berusaha, karena pintu selalu terbuka bagi mereka yang mau berusaha dan tidak menyerah." Bisma Adi Pr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Pramudya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Diet dan Kebugaran
Mendengar pertanyaan Kanaya, Dokter Bisma menarik satu kesimpulan bahwa mungkin saja Kanaya benar-benar ingin berubah. Tidak dipungkiri masing-masing orang memiliki motif atau niatan tersendiri saat melakukan diet, sama halnya dengan Kanaya. Sementara bagi Bisma, tujuan dirinya diet dan berolahraga waktu itu adalah untuk hidup sehat.
...🍁🍁🍁...
Beberapa tahun yang lalu di masa Putih Abu-Abu ….
Hari itu adalah jam mata pelajaran olahraga. Di masa SMA, mata pelajaran olahraga atau yang masa itu sering disebut Pendidikan Jasmani dan Kesehatan terdiri dari dua penilaian yaitu penguasaan materi dan juga praktik.
Saat itu, guru olahraga akan mengambil nilai praktik dari Siswa Kelas XI IPA 3, kelas tempat Kanaya dan juga Dokter Bisma. Instruksi yang diberikan adalah para siswa akan melakukan lari sprint dengan jarak 200 Meter. Masing-masing siap bersiap untuk mengambil ancang-ancang berlari sesuai dengan nama yang dipanggil oleh Pak Guru.
Tibalah giliran Bisma, yang di masa SMA dia sering disebut dengan nama Adi.
“Selanjutnya Adi ….” panggil Guru Olahraga itu.
Saat itu, Bisma yang masih bertubuh begitu gemuk bersiap di belakang garis ‘Start’. Pria itu berjongkok mengikuti aba-aba yang diberikan mulai dari Siap, Bersedia, dan Ya!
Seorang bertubuh gemuk dan diminta untuk berlari rasanya benar-benar membuat Bisma begitu kesusahan. Saat dia berlari dan memacu dirinya untuk bergerak lebih cepat, dia tidak bisa. Rongga paru-parunya rasanya begitu berat, baru beberapa langkah dia berlari rasanya ingin sekali dia menyerah.
Bertubuh gemuk dan bisa berlari cepat hanyalah gajah. Ya, gajah adalah binatang yang gemuk, berjalan pelan-pelan, tetapi saat berlari binatang itu bisa berlari dengan cepat, seolah berat badannya tidak menjadi penghalang bagi binatang berbelalai panjang itu untuk berlari.
Merasa ada yang salah dengan dirinya, Bisma menginginkan untuk mengurangi bobot tubuhnya. Dia ingin lebih sehat dan bisa lebih tangkah bergerak, itulah kenapa dia mulai menjalani program diet dengan serius begitu lulus dari SMA. Bisma menjalani diet bukan sebatas untuk penampilannya, tetapi karena dia ingin sehat dan bugar.
Flashback Off
...🍁🍁🍁...
Saat ini ….
Bisma kembali menatap Kanaya. “Semua orang punya motivasi untuk berubah. Dulu aku bertubuh gemuk, sangat gemuk malahan. Ada satu hal yang membuatku ingin berubah yaitu aku ingin lebih sehat dan bugar. Kebanyakan orang melakukan diet untuk mengurangi berat badannya, terlihat langsing, sexy, atau sebagainya. Akan tetapi, ada satu yang mereka lupakan yaitu menjaga kebugaran.” ucapnya.
Kanaya mendengar penjelasan Dokter Bisma dengan membuka telinganya lebar-lebar. “Kebugaran?” tanya Kanaya sembari memikirkan arti kata tersebut.
Bisma pun menganggukkan kepalanya. “Ya … kebugaran. Bisa beraktivitas setiap hari dengan penuh energi dan usai melakukan kegiatan tersebut kita masih punya cadangan tenaga dan penuh semangat, itu namanya bugar. Dulu waktu aku gemuk, rasanya aku keberatan membawa bobot tubuhku sendiri. Aku susah bergerak, sebatas berjalan sepuluh langkah saja rasanya berat. Makanya pertama yang harus aku ubah adalah mindset-ku terlebih. Perubahan apa yang aku mau harus aku tanam dalam otakku. Setelah itu aku berusaha melakukannya.” penjelasannya begitu panjang kepada Kanaya.
Mendengarkan, otak Kanaya pun ikut mencernanya. Benar sekali apa yang dikatakan Dokter Bisma, ada satu hal yang banyak orang lupakan yaitu tentang kebugaran. Juga tentang mengubah mindset terlebih dahulu.
“Benar juga … terkadang aku membawa bobot tubuhku saja berat rasanya.” ucap Kanaya dengan lirih.
“Lakukan olahraga, Nay … bukan sebatas membakar lemak di dalam tubuh, tetapi juga membuat tubuh kita lebih bugar.” sahut Bisma dengan sedikit menggerakkan alis matanya yang tebal dan begitu simetris.
“Olahraga apa yang cocok untuk mereka yang juga ingin melakukan diet?” tanya Kanaya dengan serius.
Bisma pun tersenyum. “Kamu mau mencobanya?”
Nampak Kanaya menganggukkan kepalanya. “Ya, aku mau. Euhm, sapa tahu aku bisa mencobanya terlebih dahulu.”
“Muay Thai.” jawab Bisma dengan cepat.
Mendengar kata ‘Muay Thai’ justru Kanaya bergidik ngeri, membayangkan memakai sarung tinju meninju dan menendang rasanya sangat tidak cocok untuknya.
Sangat tidak lucu, jika Kanaya dengan bobot sebesar itu meninju dan menendang, dia justru terpikirkan pada sosok Kungfu Panda, Si Panda yang bertubuh tambun berlatih keras melakukan Kungfu. Dirinya akan sama dengan sosok Panda itu. Kanaya pun menggelengkan kepalanya. “Harus Muay Thai ya?” tanyanya.
Bisma justru tertawa. “Muay Thai tidak hanya bagus untuk membakar lemak, tetapi juga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Gerakan menekan pada Muay Thai bisa meningkatkan kinerja kardiovaskular. Orang bertubuh gemuk rawan terserang sakit jantung bukan? Nah, di Muay Thai ini kita bisa membuat jantung kita lebih sehat. Selain itu, otot-otot di kaki kita akan semakin kuat. Salah satu gerakan yang khas pada olahraga Muay Thai adalah Roundhouse Kick yaitu menendang dengan gerakan kaki berputar setengah lingkaran dengan kaki bagian depan. Gerakan ini akan memperkuat otot-otot bagian bawah. Cobalah dulu, Nay … ingat tidak hanya kurus, tetapi bugar. Anggap saja kamu mengupayakan kebugaran tubuhmu dan kurus adalah bonusnya.”
Penjelasan yang diberikan Bisma memang menggiurkan, tidak hanya membakar lemak , tetapi juga menyehatkan. Sudah tentu Kanaya ingin sehat, bugar, dan kurus tentunya.
“Kamu mau mencoba Muay Thai? Kita coba mencobanya seminggu dua kali. Aku punya instruktur yang dahulu melatihku. Kamu mau? Aku bisa menghubunginya dan menyuruhnya untuk melatihmu di kediamanmu.”
Kanaya berusaha berpikir dan menimbang-nimbang, jika memang instrukturnya bisa diminta untuk datang ke tempatnya adalah keuntungan baginya, tetapi bagaimana jika Darren melihatnya, yang ada justru pria bermulut pedas itu akan semakin menertawakan usahanya.
“Instruktur cewek ada tidak? Jujur, aku sungkan jika dengan lawan jenis.” ucap Kanaya dengan tegas.
Bisma pun tertawa mendengar ucapan Kanaya. “Ada … ada kok Instruktur cewek. Jadi gimana mau mencoba? Pikirkan untuk sehat dan bugar terlebih dahulu, Nay … kurus itu anggap saja bonusnya.” lagi ucap Dokter Bisma yang menjelaskan kepada Kanaya untuk mengejar kesehatan dan kebugarannya terlebih dahulu.
“Ya, aku mau … tetapi, mulai minggu depan saja Dok. Aku masih harus membeli peralatannya. Semoga saja aku berhasil. Sungguh, aku ingin sekali kurus. Aku ingin orang melihatku dengan cara yang berbeda, membuang stigma negatif yang selama ini dilabelkan pada orang yang bertubuh gemuk.” ucap Kanaya dengan jujur.
“Nikmati prosesnya, Nay … karena semua keinginan membutuhkan proses. Tidak hanya satu atau dua hari, aku membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk membuang semua lemak dalam tubuhku. Kuncinya adalah konsisten dan terus nikmati prosesnya.” lagi ucap Dokter Bisma kepada Kanaya.
Sejak saat itu, Kanaya mengingat-ingat ucapan Dokter Bisma itu. Menanamkan pada dirinya sendiri untuk konsisten dan terus berproses untuk membuang jauh-jauh semua lemak dalam tubuhnya.
tubruk aja itu laki laki..hingga terjungkal
terimakasih thor atas ilmunya aku yg hanya tinggal baca novel dngan gratis , kadang suka ngeluh kalau nunggu lama up