NovelToon NovelToon
I Love You Om Tentara

I Love You Om Tentara

Status: tamat
Genre:Fantasi / Militer / Cintapertama / Kehidupan Tentara / Beda Usia / Romansa / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Herliyah

Satu harapan sebelum nafas ini berakhir, hanya ingin bertemu kembali dengan cinta pertama ku.

Rasa ini masih tetap sama mencintaimu, tak pernah berubah sedikit pun atau melupakan mu.

Ijinkan aku sekali saja , untuk kamu tahu bahwa aku mencintaimu sebelum tubuh ini tak bisa bergerak lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keajaiban

Monica duduk bersimpuh di kedua kaki Ibu Lena, urai air mata terlihat di kedua mata Monica.

" Maaf kan saya Bu, kalau selama ini saya banyak salah." Ucap Monica.

" Kamu nggak salah Nak, memang kami seperti ini. Ibu tidak pernah membenci kamu , Ibu tidak pernah dendam sama kamu dan keluarga kamu." Ucap Ibu Lena sambil membelai rambut Monica.

" Bang maaf kan saya Bang, kita mulai ini dari awal lagi Bang." Ucap Monica pada Rio.

" Kita mulai dari awal, kita perbaiki semuanya." Ucap Rio.

" Terima kasih Bang."

" Abang juga minta maaf sama kamu, abang minta maaf."

*******

" Bagyo, ini bagaimana Chika tidak bangun hanya suara alat itu saja yang berbunyi." Ucap Nenek Utami.

" Bagyo juga bingung Nek, Dokter juga sudah mengusahakan untuk yang terbaik bagi Chika." Ucap Kang Bagyo.

" Nenek takut kehilangan Chika Bagyo hiks... hiks... " Nenek Utami menangis dan Kang Bagyo pun memeluk tubuh Nenek Utami.

Tiiiittttt

Tiiiiitttt

" Bagyo apa itu? "

Kang Bagyo melihat layar EKG menampilkan tanda lurus dengan segara Kang Bagyo memanggil Dokter.

Dokter pun memasuki kamar rawat Chika, dengan segara menggunakan alat pacu jantung .

******

Uhuk.. uhuk.. uhuk..

Rio tiba - tiba batuk dan merasakan sangat sesak saat sedang berkumpul bersama Monica dan Ibu Lena.

" Bang kenapa? " Tanya Monica.

Uhuk.. uhuk.. uhuk...

" Nggak tahu tiba - tiba batuk dan sesak."

" Monica periksa Abang dulu."

" Nggak usah."

Nafas Rio merasakan sulit bahkan sesak pun semakin terasa, lalu terdengar suara ponsel milik Monica lalu Monica mengangkatnya.

" Hallo Bagaimana? "

#

#

#

#

#

Monica menatap ke arah Rio, dan Rio menatap ke arah Monica.

" Saya akan kesana sekarang." Ucap Monica menutup panggilan telepon nya.

" Ada apa? " Tanya Rio seakan tatapan mata Monica penuh pertanyaan di mata Rio.

" Chika meninggal dunia."

Rio bagai tersambar petir, seketika tubuh nya melemas dengan segera Rio berlari mengambil kunci mobil Monica. Lalu Monica pun mengejar Rio, dan membuat Ibu Lena penuh tanda tanya.

" Kalian mau kemana, ada apa? " Teriak Ibu Lena.

" Maaf Bu, kami ke rumah sakit dulu." Teriak Monica.

Rio mengendarai mobilnya di dampingi Monica, terlihat Rio menangis dan sesekali memukul kemudi mobilnya.

" Seandainya saya yang pergi, apa kamu akan seperti ini Bang?" Ucap Monica dalam hatinya.

******

Hiks.. hiks.. hiks...

" Chika... bangun Nak, hiks.. hiks..." Nenek Utami menangis di depan tubuh Chika yang kini tertutup selimut putih.

" Hiks.. hiks.. hiks... Cantik kamu jahat tinggal kan kami hiks.. hiks... kamu kenapa pergi sebelum kamu katakan sesuatu hiks.. hiks.. " Ucap Kang Bagyo yang menangis di samping tubuh Chika.

Rio berlari saat turun dari mobil dirinya tak menghiraukan Monica yang terus mengejar Rio yang berlari menuju kamar rawat Chika.

Braaakkk

Rio membanting pintu kamar rawat Chika, terlihat alat - alat pun sudah tercopot dan tubuh nya kini tertutup selimut warna Putih.

Rio berjalan ke arah tempat tidur dimana Chika terbaring dengan selimut putih yang menutupi tubuh nya.

" Chika hanya tidur kan Nek, Kang Bagyo?" Tanya Rio pada kedua nya yang sedang menangis.

Rio membuka selimut tersebut yang menutupi tubuhnya, terlihat wajah pucat. Air mata Rio pun jatuh sambil memeluk tubuh Chika.

Hiks... hiks... hiks...

" Kenapa kamu pergi Chika, hiks.. hiks.. kenapa kamu pergi, masih banyak hal yang belum kita lewati bersama. Apa kamu tidak ingin bertemu dengan saya lagi hiks.. hiks.. kamu jahat Chika, pertemuan kemarin yang terakhir kamu jahat Chika hiks.. hiks.. "

Rio. memeluk tubuh Chika sangat erat, wajahnya dia sembunyikan di sela leher Chika.

" Bangun Chika hiks.. hiks... Om sayang sama kamu, Om cinta sama kamu hiks... hiks.. "

Monica yang melihat nya ikut menangis, bukan menangis karena kepergian Chika tapi melihat suaminya yang menangisi kepergian Chika.

" Sudah nak, Chika sudah pergi. Chika sudah bahagia sekarang." Ucap Nenek Utami.

" Nggak Nek, Chika belum meninggal dia hanya tidur. " Ucap Rio yang masih memeluk tubuh Chika.

" Kamu yang ikhlas Rio, harus ikhlas hiks.. hiks.." Ucap Nenek Utami.

Rio lalu menatap wajah Chika, membelai pipi nya dan mencium kening nya.

" Kalau ini memang kita tak bisa lagi bertemu, tunggu Om disana, saat nya tiba kita bisa tersenyum kembali. Om Ikhlas melepaskan kamu, terima kasih untuk cintanya, terima kasih kamu menjaga hati kamu hanya untuk saya. Semoga kamu bahagia di sisi nya."

Rio mencium bibir Chika dengan sangat lama, hingga air matanya menetes ke salah satu pipi Chika.

Monica langsung pergi meninggalkan Rio dan kedua keluarga Chika.

Hiks.. hiks.. hiks...

" Kamu sangat mencintai Chika Bang, hiks.. hiks.. sebegitu besarnya cinta kamu dengan nya." Ucap Dokter Monica di dalam hati sambil bersandar di balik pintu.

Tiba - tiba tangan Chika pun bergerak, dan Rio pun merasakan nya. Dari sudut kedua mata Chika keluar air mata.

" Chika. " Ucap Rio saat melihat Chika kembali merespon, bahkan Rio merasakan nafas Chika kembali.

" Dokter... cepat kemari Dokter..!!! " Teriak Rio.

Monica yang mendengar Rio berteriak langsung memasuki kamar rawat tersebut.

" Ada apa? " Tanya Monica.

" Chika hidup kembali." Jawab Rio.

Nenek Utami dan Kang Bagyo tak percaya apa yang di katakan oleh Rio namun Nenek Utami pun percaya saat melihat jari - jari tangan Chika bergerak.

Dokter Monica pun memeriksa Chika dengan stetoskop, dan merasakan detak jantung Chika kembali.

" Bagaimana dia? " Tanya Rio.

" Ini mukzijat, Chika kembali." Jawab Monica.

" Alhamdulillah..!! " Ucap Nenek Utami, Kang Bagyo dan Rio.

Rio kembali mencium kening Chika, tangis haru bahagia di hadapan Chika.

" Terima kasih ya Allah, terima kasih engkau kembali kan dia lagi."

" Kita pasang alatnya lagi, ini yang di sebut mati suri ternyata Chika mengalami hal ini." Ucap Dokter Monica.

Uhuk.. uhuk..

Tiba - tiba Chika bangun dan membuka matanya secara perlahan.

" Chika." Panggil Rio.

" Chika cucu Nenek." Panggil Nenek Utami.

" Cantik nya Kang Bagyo." Panggil Kang Bagyo.

Chika diam dan masih menatap sekeliling, lalu Dokter Monica pun memeriksa kondisi Chika.

" Haus." Ucap Chika pertama kali.

Lalu Rio pun mengambil air yang berada di atas nakas dengan di bantu oleh sedotan untuk di minum kan pada Chika.

" Sebaiknya jangan dulu di ajak banyak bicara, karena masih belum stabil." Ucap Dokter Monica.

" Baik Bu Dokter." Ucap Kang Bagyo.

Monica menatap ke arah Rio yang terus menatap wajah Chika, terlihat senyum bahagia terpancar di wajah nya.

1
Maryana Fiqa
maaf ya kang Bagyo aku slalu salah baca nama akang dgn Baygo🙏🙏
Irni Yusnita
sedih ceritanya gk bikin bosan
Dewi Oktavia
sedih x baca y tor
Dewi Oktavia
asyik,,, seperti y seru...
Dewi Oktavia
sedih x y😭
Dewi Oktavia
cika-cika jadi ingat pacar ku dulu di bth ma polisi tapi synk tak jodoh karena saya ikut ortu pindah tugas🤦
Dewi Oktavia
astaghfirullah,,,bocah,,,
Dewi Oktavia
astaghfirullah,,,cinta boleh ingat laki itu sudah nikah atau sudah punya pacar Lum jangan jadi pelacur atau pelakor😁
Aspri Yuliatii
bagus
Ara Dhani
ngakak aq di part ini
Ara Dhani
main solo nich si rio
Anonymous
Aduh kok melehoy Zio nya 💔
Afternoon Honey
cerita yang bagus, menjungkir balikkan emosi jiwa saya yang membacanya... 💖
Puspa Herliyah: makasih.. 🥰😘😘 tunggu versi cetak nya y kak..
total 1 replies
Maru Lita
mengandung bawang ceritanya...
Puspa Herliyah: ada versi cetak nya loh kak tunggu y. . sebentar lagi launching
total 1 replies
Maru Lita
sedih banget sampw nangua aq nih....
Hr sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
Puspa Herliyah: makasih
total 1 replies
Andi Maulana
berbunga bunga💜💜💜smga cpt sembuh ya chika
Andi Maulana
aduhhh....kirain si zalimah jahat,,ternyata sgt baik ya🤗🤗🤗
Andi Maulana
aduh,,,itu siapa lgi yg cari tau rmh rio sma ibunya🤔🤔🤔
Dian Kurdi
😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!