Pelakor adalah korban bukan salah dia mencintai lelaki yang sudah memiliki seorang istri tapi karena sebuah perasaan yang mempermainkannya.
Untuk menyelamatkan nyawa sang nenek, Vivian Cambriella terpaksa menikah dengan lelaki tampan yang tak lain adalah seorang CEO , atasannya sendiri.
Setelah dua tahun menikah Ia baru mengetahui suaminya telah memiliki seoarang istri.
Alasan Keanu mau menikah dengan Vivian adalah untuk menyewa rahimnya , supaya Ia memberikannya seorang anak.
Bagaimana nasib Vivian ?
Akankah Ia mendapatkan cinta dan kebahahiaan dari suami yang telah membohonginya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mora Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 24 : MELEPASKAN
...MELEPASKAN...
...MERELAKAN BUKAN BERARTI MENYERAH。。...
...TAPI MENYADARI BAHWA ADA HAL YANG TIDAK BISA DI PAKSAKAN。。...
...🌿...
...----------------...
Jika dia cintaimu
Melebihi cintaku padamu
Aku pasti rela
Untuk melepasmu
Walau ku tau ku kan terluka
Jikalau semua berbeda
Kau bukanlah orang yang kupuja
Tetapi hatiku
Telah memilihmu
Walau kau tak mungkin tinggalkannya
Jadikan aku yang kedua
Buatlah diriku bahagia
Walau pun kau
Takkan pernah
Kumiliki selamanya
Jadikan ku yang kedua yang kedua
Dan buat ku bahagia bahagia
Selamanya
Jadikan aku yang kedua
Buatlah diriku bahagia
Walau pun kau
Takkan pernah
Kumiliki selamanya
Yang kedua
Yang kedua
( Astrid Tiar _ Jadikan aku yang kedua )
Cuaca yang tadinya terik karena matahari bersinar , tiba-tiba segumpalan awan hitam datang menghampiri. Langit seakan mendukung, takdir mereka untuk berpisah.
" Apa persyaratnya ? " Tanya Mama sambil melipat kedua tangannya di dada.
" Aku akan menceraikan Vivian, setelah dia melahirkan " Jawab Keanu menatap mata Mama tanpa berkedip.
Mama mempertimbangkan syarat yang di ajukan putranya, jarak kehamilan Wanda dan Vivian hanya selisih dua bulan, tidak masalah baginya untuk menunggu lima bulan lagi, namun masalahnya adalah Wanda.
Akankah Wanda setuju dengan syarat yang Keanu ajukan ?
Sedangkan wanita itu menginginkan suaminya segera mungkin menceraikan Vivian.
" Mama akan pertimbangkan " Jawab Mama sambl memegangi kepalanya, Ia pusing memikirkan segala yang terjadi di dalam rumahnya.
Permintaan menantu dan Anaknya sangat bertolak belakang, sangat sulit untuk menyatukan keduanya. dan yang pasti, tidak ada yang mau mengalah di antara mereka.
Keanu meninggalkan Mama sambil tersenyum, Ia senang bisa menunda perceraiannya, setidaknya dia masih bisa berada di sisi Vivian dalam beberapa bulan kedepan.
Keanu sudah memikirkan sesuatu yang akan dia lakukan bersama dengan Vivian, dan masih banyak hal yang ingin dia berikan untuk Gadis kecilnya.
Waktu terus bergulir tidak terasa hari sudah malam, pagi tadi Keanu masih bisa tersenyum tapi ketika dia bertemu dengan Wanda yang sudah menungggunya di depan gerbang, senyumannya seketika menghilang, terbang begitu saja di terpa angin.
" Mas " Seru Wanda dengan sorot mata yang tajam, dan bibir yang di tekuk.
" Kita bahas setelah aku mandi, kamu tunggu saja di kamar. " Ucap Keanu dengan wajah yang masam.
Merasa kurang puas dengan jawaban Keanu, Wanda menarik tangan suaminya," Aku maunya sekarang "
" Nda, please " Keanu hanya bisa memohon kepada sang isteri untuk memahami dirinya, walau hanya sedikit saja.
Keanu menarik napas panjang, kepalanya sebentaragi akan pecah selalu di tekan oleh orang-orang yang dia sayangi. Ia melepaskan cengkraman tangan Wanda.
" Maaf...aku cuma butuh waktu beberapa menit saja untuk istirahat sebentar " Tanpa menunggu persetujuan Wanda, Keanu sudah pergi meninggalkan isterinya yang masih terus menatapnya.
Keanu membiarkan air dingin membasahi rambutnya, kenangannya bersama Vivian terlintas di kepalanya, membuatnya senyam senyum saat mengenang wajah isteri keduanya yang polos.
Keanu mandi selama satu jam, untuk mengenang masa-masa indahnya bersama Vivian, biarpun waktu mereka singkat tapi mampu memenuhi seluruh hatinya.
Wanda berjalan mondar mandir kesana kemari , hanya untuk menunggu Keanu selesai mandi. Saat pintu terbuka, Ia langsung mencecar suaminya.
" Mas " Ucapnya pelan tapi terdengar ketus.
" Aku akan menceraikan Vivian " Sahut Keanu tanpa basa basi, dengan handuk masih melingkar di pinggangnya, dan membiarkan dadanya terbuka tanpa sehelai kain untuk menutupinya.
Wanda langsung memeluk Keanu, rambutnya yang masih basah menetes di rambut Wanda, " Terima kasih, Mas " sambil mengusap dada Keanu yang bidang.
Keanu mendorong tubuh Wanda, sambil menatap matanya," Tapi aku meminta syarat sebelum menceraikan, Vivian " Celetuk Keanu.
Wanda berpikir syarat yang di minta Keanu pasti berhubungan dengan uang, makanya Ia menanggapinya biasa saja," Apa itu ? " Seru Wanda sambil tersenyum tipis.
" Aku akan menceraikannya, setelah dia melahirkan. " Jawab Keanu tegas dan dengan wajah yang serius.
" Apa ? "Teriak Wanda.
" Tapi....aku maunya sekarang, mas " Ucap Wanda membentak suaminnya.
" Nda, dulu kamu gak kaya gini. sekarang, kamu berubah " Sahut Keanu mengeluarkan semua uneg-unegnya.
" Aku ? aku berubah ? bukannya kebalik ! semenjak Vivian hamil, kamu selalu tersenyum kepadanya " Kata Wanda masih dengan nada yang tinggi.
" Kamu cemburu karena masalah itu ? Tolong Nda, jangan seperti anak kecil, saat kamu hamil, aku lebih ngutamain kamu, perhatianku hanya untuk kamu, dan Vivian tidak pernah mengeluh " Ujar Keanu sambil mengambil kaos oblong dari lemari.
" Kamu bilang aku kaya anak kecil ? wajar donk seorang isteri cemburu, berarti dia mencintai suaminya " Oceh Wanda dan masih terus melanjutkan ucapannnya.
" Jangan pernah membandingkan aku dengan dia, karena status dan derajaat kita jauh bsrbeda " Seru Wanda mencibir Vivian.
Keanu membanting pintu lemari pakaian," Aku gak ngerti sama kamu, sosok Wanda yang dulu aku kenal gak begini " Seru Keanu sambil melewati Wanda, lebih baik dia mengalah dari pada terus berdebat tidak akan ada ujungnya, hanya akan saling menyakiti satu sama lain.
Hari ini hujan turun, Keanu merokok di halaman depan, dan menghisap rokoknya dengan berat, "Fuuuhhhh "
Vivian melewati halaman belakang, dan melihat Keanu berdiri di sana sambil mendongkakan kepalanya ke langit.
" Pak, ngapain berdiri di sini ? " Sapa Vivian mendekati Keanu.
" Cari angin " Jawab Keanu sambil mematikan rokoknya yang masih utuh.
" Angin kok di cari " Kata Vivian sambil tertawa kecil.
" Hahhahahaha " Keanu tertawa terbahak-bahak sambil mengacak-acak rambutnya.
" Terima kasih " Kata keanu sambil tersenyum.
Aku tidak mengerti alasan Keanu berterima kasih, tapi bisa membuatnya tersenyum, sudah cukup buatku.
" Sudah makan belum ? " Seru ku.
" Gak lapar " Jawab Keanu sambil menggelengkan kepalanya.
" Makan kok kudu lapar.trs kalau seharian gak lapar , jadi gak usah makan gitu. " Kata ku sambil pura-pura memarahinya, tapi Keanu malah ketawa karena ku marahi.
" Iihhh....di marahi malah cengegesan " Celetukku ikut tertawa.
Aku menarik tangan Keanu ke tengah hujan, menadah kepalaku ke atas langit, dan membiarkan hujuan menggugur tubuh kami berdua.Aku menowel hidungmya dengan lembut.
Dengan perut yang membuncit, aku mengajak Keanu untuk menari di bawah hujan, kami tertawa bersama, melupakan semua beban yang ada di kepala.
Aku melingkarkan tangan ku ke leher Keanu, menatapnya dengan lembut sambil tersenyum lebar.
Keanu menjedukan keningnya ke keningku, wajah kami sangat dekat, sampai aku tidak mampu untuk menatap matanya.
Bibir Keanu perlahan-lahan mendekat, dan menempelkannya di bibirku, bibirnya yang hangat bisa aku rasakan. Aku semakin erat melingkarkan tangan ku ke lehernya.
" Aku mencintaimu " Bisik Keanu pelan di telingaku, suaranya hampir bercampur dengan suara hujan.
Rasa haru dan bahagia menyimuti hatiku, dan aku menangis saking senangnya, mendengar ungkapan cinta dari suami sendiri.
Wanda mengintip dari balik jendela, Ia menatap dingin ke arah aku dan Keanu, matanya menyimpan rasa benci yang sangat mendalam, tangannya meremas tirai horden.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kira-kira syarat apa ya yang di ajukan Keanu ?
Yuk baca terus, dan jangan sampai ketinggalan 😁😁
Tunggu di chapter selanjutnyanya 😉
TERIMA KASIH sudah membaca novel dari seorang yang amatir ini , semoga dapat menghibur dan menyenangkan kalian.
Jangan lupa dukunagn dari kalian , seperti like , vote , dan share ato mau nampol pake bunga ****** juga boleh 😁😄😂🥰😍😍🤩