NovelToon NovelToon
Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:6.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nani Anny

Perjodohan serta pernikahan yang tiba-tiba dari keputusan sepihak, membuat mereka pasrah dengan keputusan ayah mereka.

Bukannya tidak ingin menolak perjodohan itu. Justru jauh dari lubuk hati mereka yang paling dalam, mereka sangat menolak perjodohan tersebut. Tapi, yah! mau bagaimana lagi, ayah mereka sama-sama memiliki sifat yang keras dan tidak suka dibantah, itulah alasan sebenarnya mereka menerima perjodohan tersebut.

Kedua orang asing yang dipersatukan secara tiba-tiba dengan sifat yang sangat bertolak belakang. Si pria dengan sifat cuek, dingin dan tidak perduli dengan hal-hal yang menurutnya tidak penting. Sementara si Wanita yang sifatnya cerewet, ceria, kadang dewasa, kadang manja dan sangat peduli sosial.

Karena sifat yang bertolak belakang itulah yang sering menimbulkan konflik diantara mereka. Masalah-masalah kecil yang seringkali menjadi perdebatan berakhir menjadi sebab mereka lebih saling mengenal karakter satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani Anny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB Dua Empat "TSJC"

Setelah dari kafe Riko langsung pulang ke rumahnya dengan kesal karena Alex.

Riko masuk ke dalam rumah dan melihat Citra sudah tertidur di sofa sementara tv masih menyala.

"Kenapa sih dia tidur disitu." gumam Riko..

Riko membuang nafasnya kasar lalu berjalan ke arah Citra untuk mematikan tv. Riko mengambil remot tv yang ada di tangan Citra dan menatap wajah Citra sedang tertidur dan kembali teringat dengan perkataan Anton..

"Citra cantik, baik, manis imut...

Riko menyadarkan pikirannya sambil menggelengkan kepalanya lalu mengambil remote dengan kasar di tangan Citra yang membuat Citra mengeliat. Riko lalu mematikan tv, kemudian beranjak menuju dapur. Riko merasa lapar karna tidak makan apa-apa di kafe tadi..

"Masak apa yahhh??.." Gumam Riko sambil mencari-cari sesuatu apa yang bisa dia masak dan dia menemukan mie instan di dalam lemari. Riko kemudian memanaskan air.

Beberapa menit kemudian Citra mengeliat di atas sofa membuat dia terjatuh.

"Akhhh.." keluhnya memegang kepalanya karna terjedot di meja.

Citra yang setengah sadar melihat sekeliling dan melihat jam dinding yang sudah menunjukkan 22.00...

"Kok aku tidur disini sihh,," gumamnya dengan suara serak..

"Kok tv nya mati,, apa aku matiin sebelum tidur." gumamnya lagi lalu berusaha untuk berdiri..

Citra yang masih setengah sadar berjalan menuju tangga hendak menuju kamarnya.

Baaangggggg...

"Huwaaaa..." teriak Citra terkejut dengan suara panci yang jatuh di dapur..

"Siapa itu..." teriak Citra memasang kedua tinjunya lalu berjalan perlahan menuju sumber suara sambil mengawasi sekeliling..

Citra semakin dekat dengan dapur dan mendengar suara keluhan dari sana..

Citra bergegas ke dapur dan melihat Riko sudah berjongkok sambil meniup kakinya yang melepuh karna tersiram air panas..

"Kak Rikoo..." ucap Citra panik dan menghampiri Riko. Citra melihat kaki Riko sudah memerah akibat air panas..

Citra segera mencari kotak P3K di semua lemari di dapur.

Citra lalu menghampiri Riko dan mengoleskan salep di kaki Riko yang tersiram air panas sambil meniupnya.

Riko POV

Beberapa menit yang lalu Saat Riko sedang masak air...

Air yang dimasak Riko sudah mendidih lalu dia memasukkan mie instannya ke dalam panci sambil mengaduk-ngaduknya.

Pikiran Riko kembali terganggu saat mengingat perkataan Alex di kafe, membuat dia kesal tanpa menyadari kalau mie yang dia masak sudah matang,, tangan Riko panas akibat uap dari mie tersebut membuat dia tersadar dari lamunannya.

Riko panik saat melihat Mie yang dia masak sudah sangat bengkak.

Riko langsung mengangkat panci itu tanpa pengalas yang membuat dia refleks melepas panci itu dan terjatuh ke lantai dan mengenai kakinya..

Ok Next

"Ahhhh.." keluh Riko saat Citra mengolesi salep di kaki Riko.

"Maaf kak,, sakit yahh.." ucap Citra panik..

Riko memperhatikan wajah Citra yang sedang panik..

"Kok bisa kayak gini sih kak.?" tanya Citra khawatir sambil melihat miee yang tumpah di lantai,tapi tidak ada respon dari Riko.

Riko masih terus menatap Citra yang sekarang sudah memasang perban di kakinya.

"Kak Riko.." ucap Citra lalu mengangkat wajahnya melihat Riko.

Riko yang juga dari tadi menatap Citra membuat Mata mereka bertemu.

Riko terus menatap mata Citra, membuat pipi Citra memerah karna malu, Citra lalu menundukkan pandangannya dari Riko sambil menggigit bibir bawahnya, karna sudah kebiasaan Citra saat dia malu dia melakukan itu..

Riko yang melihat Citra seperti itu langsung mengecup bibir Citra..

Cup...

Citra tersentak kaget dan salah tingkah..

"Aaa... aaa.. apaa yang kak Riko lakukan.." ucap Citra gagap sambil menyentuh bibirnya.

Riko masih menatap Citra yang salah tingkah..

"Itu salah lo sendiri.." batin Riko masih menatap Citra dengan tatapan yang tidak bisa diartikan..

Citra melirik Riko yang masih terus menatapnya.. Citra segera berdiri dan hendak meninggalkan Riko..

"Ehhh ehhh.. kamu mau kemana..?" ucap Riko ke Citra.

"Mau ke kamar kak." ucap Citra berbalik ke arah Riko tapi tidak menatap Riko..

"Kamu mau ninggalin aku dalam keadaan kayak gini." ucap Riko..

"Ahhhh." ucap Citra lalu berbalik untuk membantu Riko berdiri..

Citra susah payah membantu Riko berdiri, saat berdiri Riko menerik kursi dan duduk disitu..

"Kok kak Riko duduk disitu sih,, bukannya kak Riko mau ke kamar." ucap Citra Heran..

"Aku lapar,, buatin makanan.." ketus Riko.

"Bukannya tadi kak Riko udah makan di luar.." ucap Citra..

"Nggak jadi,, tadi cuma nongkrong bereng temen.." ucap Riko datar.

"Bareng kak Anton.." ucap Citra lalu membersihkan lantai..

Riko melirik Citra dengan ujung matanya kesal..

"Kenapa jadi bahas Anton sih." batin Riko kesal..

Citra yang sudah selesai membersihkan lantai, kemudian mencari bahan-bahan di kulkas untuk dia masak..

"Kak Riko mau makan apa?" tanya Citra sambil mencari-cari bahan di kulkas.

"Terserah.." ketus Riko..

Citra merasa kesal dengan respon Riko yang sangat cuek,, Citra mengambil bahan-bahan untuk omlet,, jadi dia memasak omlet untuk Riko.

Setelah beberapa menit, Citra menghidangkan omlet itu di depan Riko beserta nasi..

"Kok omlet sihh,, aku mau makan mie instan.." protes Riko..

"Tadi kak Riko bilang terserah, ya udah Citra buatin ini." ucap Citra kesal..

"suka-suka aku,, buatin mie instan.." ketus Riko.

Dengan kesal Citra segera memasak mie instan untuk Riko,, setelah semuanya selesai Citra langsung bergegas menuju kamarnya meninggalkan Riko yang sedang makan..

Riko menatap Citra meninggalkannya dan berusaha menahan Citra, tapi Citra tetap meninggalkannya..

"Kok dia ninggalin gue sihh,, gimana nanti cara gue naik ke kamar.." Batin Riko sambil memakan mie dan omletnya...

Citra masuk ke kamarnya dengan kesal dan membanting pintunya dengan keras..

"Apa-apaan sih, dasar makhluk kutub utara, ngga tau terima kasih,, udah di tolongin malah ngelunjak.. iiiihhhhh..." gerutu Citra kesal lalu membuang dirinya ke kasurnya..

Citra membolak-balikkan badannya mencoba untuk tidur kembali. tapi tidak bisa karna dia sangat kesal dengan Riko..

Dia membuang nafasnya kasar lalu duduk tiba-tiba pikirannya kembali mengingat saat Riko mengecup bibirnya..

"Aahhhhhhh,, dia itu kenapa sihh,, huhuhu,,

ya ampun ciuman pertama akuu... huhu.." gerutu Citra merasa frustasi sambil menyentuh bibirnya kemudian mengacak-acak rambutnya..

Citra kembali mencoba untuk tidur, tapi tetap tidak bisa, dia merasa frustasi dengan kejadian yang menimpanya..

Pukul 01.30 Citra masih terjaga,, pikirannya kosong wajahnya berantakan beserta dengan rambutnya yang acak-acakan.

Citra merasa haus, kemudian dia turun ke dapur untuk menum,, tapi langkahnya terhenti saat di tangga..

"Apa kak Riko masih ada di bawah." gumam Citra sambil mengintip ke bawah di balik tangga.

Citra melihat sekeliling dan merasa Riko sudah tidak ada, Citra bergegas menuju dapur untuk minum, setelah minum Citra hendak kembali ke kamarnya dan melihat Riko sedang tidur di sofa tanpa selimut..

Citra menghampiri Riko dan menatap Riko yang sedang tertidur pulas..

"Ya Ampun,, Setelah kejadian itu dia masih bisa tidur senyenyak ini.." gumam Citra menatap Riko sinis.

Riko terlihat meringkuk karna kedinginan. Citra merasa kasihan dengan keadaan Riko. Citra kemudian menatap jari Riko yang juga melepuh karna terkena panci yang panas..

Tiba-tiba rasa kasihan itu hilang dari benak Citra.

"Biarin aja dia membeku, dan biarin aja lukanya tambah parah,, ngapain sih ngurusin orang yang ngga tau terima kasihh.." ketus Citra lalu meninggalkan Riko menuju kamarnya.

Beberapa menit kemudian Riko semakin terliah meringkuk. Tiba-tiba Citra datang membawa selimut untuk Riko lalu menutupi tubuh Riko.

"Kamu itu terlalu baik Cit,, harusnya kamu biarin dia membeku, lagian sifat dia kan udah dingin, jadi sekalian aja badannya membeku.." omel Citra sambil menutupi badan Riko dengan selimut, dia kemudian beranjak ke dapur untuk mengambil kota P3K sambil masih terus mengomel..

Citra lalu mengangkat tangan Riko pelan-pelan agar Riko tidak bangun, dan berhasil.

Citra kemudian mengolesi tangan Riko yang melepuh dengan salep sambil meniupnya.

Tanpa Citra sadari ternyata Riko terbangun saat dia merasa perih.

Riko membuka matanya dan menatap Citra yang sedang membalut tangannya dengan perban dengan sangat hati-hati..

Riko memperhatikan ekspresi Citra, yang mengerutkan keningnya, memutar bola matanya dan menutup matanya seolah-olah dia sedang berhati-hati..

"Dasar gadis bodoh." batin Riko sambil tersenyum.

Riko kembali menutup matanya saat Citra telah selesai membalut lukanya. Citra kembali meletakkan tangan Riko di dada Riko dengan hati-hati,, Riko mengintip Citra dengan membuka matanya sebelah batin Riko tersenyum melihat Citra yang begitu perhatian..

Citra kemudian menutupi seluruh tubuh Riko dengan selimut kecuali kaki Riko yang i perban.

Citra melirik Riko,, dan segera Riko kembali menutup matanya..

"Kenapa sih aku baik sama orang yang sudah mencuri ciuman pertama kamu.." gumam Citra dalam hati, lalu kembali ke kamarnya meninggalkan Riko.

1
Dewi Agustin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Bodoh bin Bego di bujuk dgn tiket korea aja langsung luluh🙄🙄🙄 Setelah itu nangis2 lagi,sakit hati lagi🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
wkwkwk itu bukan cuman Anton yg cemburu,ada seseorg yg kebakaran jenggot🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Bodoh banget Citra,,Hadeeh kesel aku,,,
Qaisaa Nazarudin
Telat loe Rik,Citra udah gak butuh bunglon kayak kamu lagi,,
Qaisaa Nazarudin
Aneh sewaktu di Amerika Riko kayak org kesurupan pengen pulang cepat karena Citra,sampe di rumah malah di vuekin,Tilo kayak bunglon,,
Qaisaa Nazarudin
Oh mereka sepupuan ya??
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener apa ku bilang,,,
Qaisaa Nazarudin
Disini tuh pasti mamanya Riko,dan papanya pergi ke kantornya Beam..
Qaisaa Nazarudin
Lho kapan mereka dtg ke bandung?? bukannya td mereka menyuruh Riko utk mencari alamatnya Bram dan Ratna dulu,kok mereka udah nyampe aja,,,aah pasti itu akal akalan mereka utk mempertemukan Riko dan Citra ya😂😂
Qaisaa Nazarudin
Cih pasti pernah ditolak sama Riko nih atau di cuekin Riko nih di masa lalu,makanya ssh move on..
Qaisaa Nazarudin
Diawal gini aja bilang gak pernah deketin cewek apalagi pacaran,Ntar udah nikah aja pasti ada mantan yg nongol,heran aku..biasa aku baca di novel lain sih gitu,semoga disini benar2 gak ya🤭🤭😅
Qaisaa Nazarudin
Karena Citra sudah di jodohkan vin,yg sabar ya,,banyak kok cewek cantik dan baik di luar sana..
Qaisaa Nazarudin
Ouh berarti Citra tinggal di bandung ya??
Mampir thor🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️
Ruth Humapi
critax ko muter2 d stu trus
Ruth Humapi
ni bru critax bgus skli
Efvi Ulyaniek
ini cerita nya horang kaya yg merakyat ya pembokat nya cm sebiji bi Ina aja...habis pesta makan"tamunya cuci piring sendiri😀🙏
Efvi Ulyaniek
ganteng "keringat'e bau🤦‍♀️
Efvi Ulyaniek
citra no anak orang kaya tp hp nya jadul,naik pesawat jg katrok....kok Ndak mencerminkan orang kaya yah....ni dikasih hp baru binggung...yah sudah lah nyimak Bae😀😀
Aeyma Rahma
Mulai suka🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!