Keluarga Alana jatuh bangkrut hingga semua orang meninggalkannya. Mulai dari sahabat, kekasih bahkan ibu dan juga adik kandungnya.
Sebuah kecelakaan maut yang mengakibatkan ayahnya kritis, membuat Alana terpaksa harus meminjam uang kepada seorang rentenir.
sialnya, rentenir itu hampir saja menjualnya kepada seorang laki-laki tua. Namun, nasib baik masih berpihak kepadanya.
Karna sangat kebetulan sekali Alana di tolong oleh Kendrick, laki-laki asing yang belum pernah temui sebelumnya. Namun, karna kesan buruk pertemuaan pertama kali kendrick dengan Alana di bar miliknya. Membuatnya salah paham dan menganggap Alana bukanlah seorang wanita baik-baik.
Padahal Alana bukanlah wanita yang seperti ia tuduhkan selama ini
Karna suatu hal, Kendrick terpaksa menikahi Alana.
akankah Alana si gadis periang ini mampu menakhlukan hati Kendrick yang begitu dingin dan susah untuk ditakhlukan oleh wanita manapun?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona lancaster, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Merasa di bohongi
Jesslyn membuka pintu rumahnya , namun lagi lagi Jesslyn kecewa karna yang bertamu bukanlah Alana melainkan keluarga tuan Afford yang tak lain ialah keluarga Caleey .
" Hallo Jesslyn " sapa Caleey seraya memeluk Jesslyn .
" Hai Caleey , ayo masuklah .. Om , Tante Ayo masuk " ajak Jesslyn.
" Dimana mama papamu nak ? " tanya Tuan Afford .
" Ada didalam Om bersama bibi Carrol dan paman Andrew " ucap Jesslyn , ia pun mengantarkan keluarga Caleey ke ruang tengah untuk menemui orang tuanya .
disana Merry dan Gio menyambut keluarga tuan Afford dengan sangat baik . sementara Jesslyn hendak ke belakang taman.
" Jesslyn .. " panggil Merry .
" Iya ma ? " saut Jesslyn
" Kamu mau kemana ? " tanya Merry .
" Mau kebelakang membantu kakak " ucap Jesslyn.
" Ajak Kak Caleey kebelakang juga sayang , 10 menit lagi kita makan malam bersama ya " tutur Merry . Jesslyn mengiyakannya.
" Ayo Caleey " ajak Jesslyn.
" Jesslyn .. kenapa kamu tidak sopan kepada Kak Caleey , panggil kakak " seru Merry .
" Mama , Umurku dan Caleey hanya terpaut beda satu tahun saja . jadi tidak masalah , iya kan Caleey? " tanya Jesslyn.
" Iya tante , tidak apa apa lagi pula Jesslyn sudah terbiasa memanggil nama Caleey jadi tidak masalah " tutur Caleey .
" Tuh kan , mama bisa mendengar sendiri . Caleey saja tidak masalah , kenapa mama jadi mempermasalahkannya " ketus Jesslyn .
" Jesslyn kenapa kamu jadi tidak sopan seperti itu ? ." seru Gio..
" Hmm, Jesslyn serba salah " saut Jesslyn seraya berlalu pergi meninggalkan semua orang yang ada di ruang tengah . Caleey pun mengikuti langkah kaki Jesslyn .
" Entahlah kenapa dia bisa seperti itu " tutur Merry dengan menggeleng - gelengkan kepalanya karna melihat tingkah laku anak perempuannya tersebut.
" Biarkan saja Nyonya Merry , anak muda jadi maklum " saut Nyonya Afford .
" Sangat mirip seperti dirimu waktu muda " saut Gio . Kedua mata Merry melirik tajam ke arah suaminya tersebut .
" Kau baru saja bilang apa ? " tanya Merry .
" Aku hanya bercanda sayang " ucap Gio dengan sedikit takut . Carrol dan Andrew menahan tawanya saat melihat raut wajah Gio yang takut kepada istrinya itu .
" Hey kenapa kalian berdua tertawa ? " tanya Gio dengan kesal.
" Tidak , kami tidak tertawa " saut Andrew semakin menahan tawanya.
" Sialan kau ini " Gio menggerutu kesal kepada Andrew.
Di taman belakang rumah terlihat para laki laki muda itu duduk berhadapan di kursi dan meja panjang di dekat pemanggangan sembari berbincang bincang kecil .
Caleey yang melihat Ken dari belakang seketika langsung tersenyum , dan meletakan kedua tangannya menutup mata Ken .
" (Menghela nafas) Caleey lepaskan tanganmu " perintah Ken.
" Yah kenapa Kak Ken bisa tau " ucap Caleey . Ken hanya diam saja.
" Ashley tolong dudukmu sedikit bergeser aku ingin duduk di samping Kak Ken " pinta Caleey .
" Tidak usah Ashley , banyak tempat duduk . biar Caleey mencari tempat duduk lain " ucap Ken.
" Kak Ken . " ucap Caleey.
" Ken biarkan saja! Ashley minggirlah kau " saut David .
" (Berdecak) baiklah " saut Ashley , ia menggeser duduknya dan Caleey langsung duduk di samping Ken .
Sementara Jesslyn duduk menyendiri di dekat pintu taman mencoba menghubungi Alana berulang kali , namun tetap saja Alana tidak mengangkat ponselnya karna ponsel miliknya berada di dalam tas dan dalam mode vibra bahkan tasnya tersebut terletak cukup jauh dari jangkauannya. jadi wajar jika Alana tidak mengetahui bahwa ada telpon masuk dari Jesslyn . bahkan karna sibuk akan ayahnya , alana lupa jika sudah memiliki janji dengan Jesslyn.
" Jesslyn duduklah kemari jangan menyendiri " panggil Jasson . Jesslyn mengiyakannya dan bergabung duduk dengan mereka semua .
" Sayang kau kenapa ? " tanya Ken.
" Temanku belum datang kak , aku mencoba menghubunginya tapi dia sama sekali tidak mengangkat panggilanku " ucap Jesslyn dengan wajah yang memelas.
" Mungkin temanmu tidak bisa datang, " saut Ken .
" Jesslyn kau jangan seperti anak kecil , yang memaksa semua orang agar mengikuti kemauanmu " seru Jasson.
" Tapi dia sudah berjanji kepadaku bahwa malam ini akan datang " saut Jesslyn.
" Mungkin dia ada halangan " seru Jasson.
" Tapi kenapa dia tidak menghubungiku " saut Jesslyn.
" Jesslyn sudahlah temanmu tidak akan datang , ayo kita kembali kedalam rumah untuk makan malam setelah itu melakukan BBQ party ." Ajak Ken .
" Kakak , tunggu teman Jesslyn sebentar saja " pinta Jesslyn memohon .
" Jesslyn , kakak tidak suka sikapmu seperti ini , berdiri dan masuk kedalam rumah " seru Ken ia pun berdiri dan mengajak teman teman berserta adiknya masuk kedalam rumah untuk makan malam .
" Jesslyn " panggil Kendrick kembali . Jesslyn terpaksa mengiyakan perintah kakaknya tersebut . Dengana hati yang sedikit kecewa dan kesal Jesslyn mengikuti kakaknya dari belakang.
" Alana membohongiku " gumam Jesslyn dengan raut wajah yang begitu bersedih .
.
.
.
.
.
.
jangan lupa setelah membaca tekan Like