NovelToon NovelToon
My Baby Boy 'A'

My Baby Boy 'A'

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Badboy / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mawar Jk

Tidak mudah hamil di usia muda, apalagi jika itu kembar lima. itu lah yang dirasakan oleh Alya, setelah orang tua nya meninggal, mahkota Alya di ambil oleh orang yang tidak ia kenal sehingga ia hamil.
Bagaimana Alya menjalani kehidupan nya itu?



Silahkan pada mampir siapa tau suka kan,
jangan lupa like komen dan vote nya yaa makasih

Follow Instagram author
@mawarjk_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar Jk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22

Hi, Assalamualaikum semua

#Like sebelum membaca

Taypo bertebaran...

...Happy reading...

.......

.......

Keesokan harinya, Gara berencana menjemput kelima anak nya pulang sekolah dan saat ini ia tengah menunggu mereka di luar bersama dengan para orang tua yang juga menunggu anak mereka

Selang beberapa saat gerbang sekolah sudah terbuka dan itu artinya kalau mereka semua sudah pulang, Gara sudah berdiri dengan senyum hangat nya menyambut kelima putra nya Itu

Anak anak sudah berlari keluar tapi Gara belum melihat batang hidung putra nya, hingga mata nya tertuju kepada tujuh anak-anak yang berjalan keluar

Sudah di ketahui bahwa mereka bertujuh adalah Argan, Afkan, Arsan, Arkan, Alfan, Dava dan yang terakhir Andra.

Tak banyak anak perempuan menunggu mereka pulang hanya untuk melihat mereka saja

"Aku memang sangat tampan sampai sampai anak perempuan menunggu ku hanya sekedar melihat aku aja hingga pulang" ujar Dava dengan PD nya sembari mengusap rambut sok keren (emang keren sih)

"Dih pede banget" ucap Alfan

"Iya" timpal Andra

"Yee itu namanya bukan pede tapi kenyataan bro fakta" ucap Dava

"Iya deh Dav terserah kamu" ucap Arkan

"Baiklah para sahabat ku kita berpisah untuk saat ini, besok jumpa lagi ya bye" ujar Andra berpamitan

"Aku juga bye" ucap Dava

Saat melihat kepergian Andra dan Dava tatapan Afkan terpaku melihat Gara melambaikan tangan nya kearah mereka berlima

"Papa" gumam Afkan dapat di dengar oleh saudaranya, sehingga mereka mengikuti arah pandang Afkan dan membuat mereka terdiam disana

"Ayo pulang" ajak Arsan membuyarkan lamunan mereka semua

Mereka berlima berjalan pulang, disaat mereka ingin melewati Gara, namun Gara malahan memanggil mereka sehingga mereka berlima berhenti tepat di hadapan Gara

"Kalian pulang lah sama Papa" ujar Gara menatap ke-lima putra nya

"Maaf tapi kami bisa pulang sendiri" ucap Argan

"Tidak apa nak, Papa sudah memberitahu Mama kalian kalau Papa yang akan menjemput kalian jadi ikut lah sama Papa" jelas Gara

"Ayo kak Argan" ucap Arkan menarik lengan sang kakak

"Ayo Pa kita pulang ujar Arkna semangat lalu tersenyum kearah Gara

Gara tersenyum membalas senyuman putranya itu lalu membukakan pintu mobil agar mereka memasuki mobil nya

Arkan mendorong pelan keempat saudara nya untuk memasuki mobil Gara, sedangkan diri nya sendiri ia duduk di depan bersama sang Ayah

"Siap semuanya" tanya Gara setelah mereka semua duduk di tempat nya

"Siap" seru Arkan dan Alfan bersamaan

Gara mengendarai mobil dengan sangat senang sesekali mengajak anak nya berbicara hingga tak terasa mereka sudah sampai di toko kue Alya

"Sampai" ucap Gara memarkirkan mobilnya di depan toko kue Alya

"Makasih Papa" ujar Arkan lalu mendekati Gara dan mencium pipi nya membuat Gara mematung memegang pipi tak percaya

Sedetik kemudian Gara tersenyum semanis mungkin sampai sampai mengalahkan manisnya gula

Gara mendekati Arkan yang masih duduk di sampingnya lalu mencium kedua pipi putranya " Sama sama anaknya Papa"

Terlihat kalau keempat nya juga ingin seperti tapi ego mereka lebih kuat sehingga mereka hanya menatap datar Gara dan Arkan tapi mungkin tidak dengan Alfan "Papa Alfan juga mau" teriak Alfan

Gara melihat kearah putranya dan tersenyum. "Sini" panggil Gara, Alfan mendekati Gara dan mendapatkan kecupan manis di pipi kanannya

Karena senang dan juga malu mungkin, Alfan keluar dari mobil dan berlari memasuki toko kue Alya, lalu Gara menatap ketiga putra nya yang lain "Kalian juga mau?" tanya Gara kepada Argan Afkan dan Arsan

"Tidak" ujar Arsan lalu keluar dari mobil bersama Argan. Kini sisa Afkan dan Arkan yang ada disana

Gara tidak berbicara ia langsung mendekati Afkan dan mencium kedua pipi nya membuat Afkan mematung.

Setelah sadar Afkan keluar dari mobil dan berlari memasuki toko kue Alya

"Ayo Papa" ajak Arkan kepada Gara

Kedua Ayah dan anak itu turun dari mobil dan berjalan memasuki toko kue Alya secara berdampingan dengan tangan yang saling bertautan

"Kalian sudah pulang, sini sayang" ucap Alya melihat anak anak nya

"Assalamualaikum Ma" ujar Argan lalu mencium punggung tangan Alya di ikuti oleh adik adiknya

"Waalaikumsalam"

"Mama" panggil Arkan yang datang bersama Gara

"Sini duduk" ajak Alya

Mereka berenam duduk di kursi yang Alya tunjukkan, lalu Alya beranjak pergi entah kemana dan datang membawa rantang

Dalam rantang yang Alya bawa ada masakannya yang ia bawa dari rumah yang selalu ia bawa untuk anak-anak nya makan

Hari ini Alya memasak tempe goreng, telur, nasi dan juga sayur kangkung. Argan, Afkan, Arsan, Arkan, dan Alfan tidak memilih milih makanan, mereka makan apa adanya yang tampa mengeluh sedikitpun

Kadang kadang Alya juga memasakkan mereka ayam tepung, atau ayam kecap kesukaan anak-anak nya

"Ayo makan, maaf ya pak Gara kalaupun lauk nya seperti ini" ujar Alya

"Tidak apa Al" ucap Gara

"Sini biar Papa yang ambilkan" ucap Gara mengambil kan makanan untuk Arkan lalu Alfan, Afkan dan Arsan. Argan sudah di ambilkan oleh Alya

"Makanlah" ucap Gara setelah mengambilkan mereka makanan

Sebelum memulai makan mereka berdoa terlebih dahulu lalu menyantap makanan nya masing-masing

"Pak Gara juga makanlah" ucap Alya

"Iya, dan tidak udah memanggil saya pak, Gara aja" ujar Gara

"Saya tidak enak pak, kan bapak lebih tua dari saya" kata Alya

"Tidak apa-apa Alya panggil Gara aja" ucap Gara

"Baiklah pa- eh Gara" ujar Alya

Setelah itu Gara ikut makan bersama anak anaknya dan Alya kembali membantu melayani para pembeli di toko nya

bersambung.

Sampai jumpa lagi Chap selanjutnya

^^^See u^^^

^^^Mawar Jk^^^

1
Dewiendahsetiowati
aneh nih othor masak gak ada niat untuk cari anak kandungnya si Gara dan malah ngerawat yang bukan cucu sendiri..keluarga Gara katanya kaya masak gak bisa gunakan uang, kekuasaan untuk cari cucu aslinya hadeh
Salma Suku
Katanya ada bodyguard...eeh kena culik jg hadeeww...
Salma Suku
Siapa kira2 perempuan itu,musuh barukah
Salma Suku
Garanya kurang tegas...si Manda itu akan menjadi duri dlm perkawinan mereka...
Leha Rahman
knp Hendrik gk diundang biar liat penampilan Rangga anaknya di panggung
Leha Rahman
di bab 52 Gara kan sdh tau kalo Rangga anaknya Hendri. knp skrng gara malah gk tau
Salma Suku
Mampir thor
Irene Rambing
Terimah kasih Author yg baik semoga sukses dengan karya" nya ya..
Irene Rambing
akhirnya ketemu juga jawaban nya klu menyakiti orang yg sudah baik
Irene Rambing
itulah pembalasan
Irene Rambing
💪💪💪💪💪 lanjuuuut
Irene Rambing
pembalasan 💪
Irene Rambing
👍👍ini baru seru
Irene Rambing
yup harus ajarkan balas Budi sama mereka yg lebih senior
Irene Rambing
kasihan deh sudah tidak
Irene Rambing
tidak ada tempat bagimu Manda hukum tabur tuai
Irene Rambing
lanjuuuuttt biar seru baca nya
Irene Rambing
terlalu baik sama manusia kardus itu
Irene Rambing
seruuu
Irene Rambing
iya memangkonsekwensi jadi model bgitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!