NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan / Tamat
Popularitas:23.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12 Celoteh yang Menghangatkan

Suasana haru dan serius di dalam ruang ICU itu tiba-tiba pecah oleh suara derap langkah kaki yang tidak sabaran. Pintu besar itu terdorong kasar, dan sesosok gadis remaja dengan kerudung yang sedikit berantakan berlari masuk.

Itu Ila. Begitu melihat Rina sudah membuka mata, ia tidak peduli lagi siapa yang ada di depannya. Dengan kekuatan penuh, Ila mendorong Gus Azkar dan Bian hingga keduanya terhuyung ke samping.

"Ya Allah, Bak Rina! Aku kira Bak sudah metong!" seru Ila pecah dalam tangis. Ia langsung menghambur, memeluk Rina yang masih terbaring lemas dengan hati-hati namun sangat erat.

Gus Azkar dan Bian hanya bisa saling pandang, tak berkutik melihat aksi nekat gadis berusia 14 tahun itu.

Rina, meski tubuhnya masih terasa sangat berat, tak bisa menahan senyum kecilnya. Ia mengelus lembut kepala Ila yang terbenam di bahunya.

"Kalau Bak mati, yang ada Bak nggak akan bisa marah-marah lagi sama kamu," bisik Rina parau, mencoba bercanda di tengah rasa sakitnya. "Kamu itu sering banget bikin Bak kesel, sering narik-narik tangan Bak... malah cengkeramannya erat banget, udah kayak cowok tahu nggak."

Ila mendongak dengan wajah yang sudah ingusan dan mata sembap. "Ya kan biar Bak nggak pergi! Aku takut Bak beneran mau nyusul malaikat!"

Rina terkekeh lemah, lalu pandangannya beralih pada Gus Azkar yang sedang merapikan baju kokonya setelah didorong Ila tadi. Ada rasa hangat yang aneh di hati Rina melihat suaminya itu hanya diam dan tersenyum sabar menghadapi kelakuan sahabatnya.

Kesadaran Baru

"Gus..." panggil Rina pelan.

Azkar mendekat, kali ini ia berdiri di samping Ila. "Iya, Dek?"

"Makasih ya... udah nggak marah lagi," ucap Rina tulus.

Gus Azkar mengangguk, ia mengusap pucuk kepala Rina dan juga kepala Ila secara bergantian. "Mas yang harusnya makasih karena kamu sudah mau bangun. Sekarang, jangan pikirkan yang berat-berat dulu. Ada Ila di sini, ada Mas, dan ada Kak Bian juga. Kita semua akan jaga kamu."

Ila melepaskan pelukannya sebentar, lalu menoleh sinis ke arah Gus Azkar. "Awas ya Gus kalau bikin Bak Rina sedih lagi, aku laporin ke Pak Polisi!" ancamnya dengan gaya khas anak SMP.

Bian tertawa kecil melihat keberanian Ila, sementara Gus Azkar hanya bisa menghela napas pasrah. "Iya, Ila... Mas janji. Mas nggak mau berurusan sama polisi, apalagi sama kamu."

___________________________________________________

Suasana di kamar rawat menjadi jauh lebih hidup berkat kehadiran Ila yang ceplas-ceplos.

___________________________________________________

Suasana di ruang ICU yang tadinya tegang dan penuh drama, seketika berubah menjadi seperti pasar karena kelakuan Ila. Gus Azkar dan Bian hanya bisa berdiri mematung di sudut ruangan, menyaksikan interaksi "kakak-adik" yang sangat kontras dengan suasana rumah sakit itu.

Ila mengusap air matanya dengan kasar ke lengan bajunya, lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Rina dengan ekspresi wajah yang tiba-tiba berubah sangat serius—ekspresi khas orang yang memegang rahasia besar.

"Bak Rina..." bisik Ila, suaranya naik turun penuh intrik.

Rina yang masih lemas hanya bisa mengerutkan keningnya. "Kenapa, Dek?"

"Bak tau gak? Aku punya gosip hot banget!" seru Ila, matanya berbinar-binar, seolah lupa kalau sahabatnya itu baru saja melewati maut.

Rina mengembuskan napas panjang, mencoba menahan senyum meski kepalanya masih sedikit pening. "Astaghfirullah, Dek... Embak baru bangun ini. Baru juga melek, sudah mau setor dosa. Gosip itu dosa, loh."

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh gak ada basa basinya,To the point banget..Noh Gus langsung punya Rival tuh..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Masih pake seragam SMA bukan kah tadi Azkar sudah nyuruh tukar ya bajunya saat di kamar? Atau Outhornya lupa 🤔🤔
Rina Casper: hhehe iya saya lupa kak maaf ya🙏soalnya saya buat novel gak cuma ini doang😭trimakasih sudah mampi☺️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
gak pake kerudung Rina?
Qaisaa Nazarudin
Apa bedanya,tetap juga kata talak dengan kesedaran nya,apapun alasannya..seorang yang lebih faham agama pasti nya dia akan tau dengan apa yg diucapkannya..
Qaisaa Nazarudin
Ini anak maunya apa sih? Katanya mau bebas,tapi saat mau dibebasin malah gak mau..Kebanyakan DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Nih baru Nongol mereka,noh liat dari Ulah kalian..
Qaisaa Nazarudin
Baru nongol sekarang heran deh,Pesakit di ICU dibiarin orang membesuk sesuka hati,mana ada kayak gitu..🤦
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya ruang ICU dibesuk gitu?? mana nih dokternya? Harusnya kalo masih diruang ICU gak diizinkan besuk kerap gitu,harus satu orang yg masuk dlm satu waktu,itu juga gak boleh lama2 ,kalo mau lama2 sambil cerita itu mah nunggu dipindahkan ke ruang perawatan ya..
Nih anak kecil ngenyel banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Orang mana ya yg panggil BAK bukan MBAK?? 🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget sadarnya,Kima seminggu dua minggu kek,biar sampai Ortu kamu dtg menyaksikan penderitaan kamu kayak gini,aku oengen liat,ada gak rasa bersalah dan penyesalan dlm hati dan diri mereka..ckk gak sesuai dengan Ekspektasi aku..🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Bak Rina?? BAK itu apa? 🤔🤔MBAK maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hanya Azkar yg Hancur?? Harusnya keluarga Rina sekalian,Kemana mereka?? kenapa tdk dikabarin??
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Doktor mengatakan ke Ortunya Rina yg gila itu gimana keadaan anak mereka selama ini dan hingga saat ini..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran cewek yg TEGAS,BAR-BAR,JUDES,TANGGUH,dan BUKAN CEWEK LEMAH..tapi disini peran utama ceweknya adalah CEWEK LEMAH..yang taunya CUMAN NANGIS mulu 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Seorang Gus nekad banget menikahi anak dibawah umur? Aku jadi tambah penasaran,Kayaknya Gus Azkar emang udah lama mengenali dan mencintai Rina,Gak mungkin kan saat kuliah dan diluar pasantrennya gak ada wanita dewasa yg dia suka? Kenapa harus Rina yg masih sekolah yg jadi pilihan nya?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Oh Bian udah 23 tahun? Ku pikir Kakel nya Rina gitu??
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu, Kenapa kalian paksa?? 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget mereka,Tuh pak ustaz apa gak ada ustazah dan santri dipondok yg dia sukain,kenapa harus Risa yg sudah punya KEKASIH juga masih sekolah yg menjadi pilihannya??ckk
muna aprilia
lanjut
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!