NovelToon NovelToon
Pesona Adik Angkat

Pesona Adik Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: bundaAma

Aaron Alexander Demian Dirgantara, seorang pria sukses yang memiliki perusahaan di Amerika yang bergerak di bidang infrastruktur dengan kekayaan yang tidak terhitung, memiliki paras tampan dengan tinggi badan ideal dan bentuk tubuh yang cukup bagus.

Ia merupakan seorang pria yang sangat di puja puja dan menjadi impian para wanita, namun ia hanya menganggap wanita sebagai tisu basah dan mainannya.

Setelah 10 tahun ia tak pulang ke negaranya, ia malah terpincut pada seorang wanita muda yang sering ia temui di sebuah club, wanita yang membuatnya penasaran dan ingin memiliki nya seutuhnya.

Namun takdir berkata lain, selain saingannya yang lumayan banyak ia tertampar dengan kenyataan jika wanita kecil incarannya adalah adik angkatnya sendiri yang sering ia temui di rumah dengan pakaian syar'i nya.

Bagaimanapun kelanjutannya, yuk ikuti kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundaAma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps-24

Di tempat lain seorang pria yang baru saja keluar dari mobil pribadi nya langsung berjalan menghampiri sang asisten yang menunggunya sejak tadi di basement apartment tempatnya menyimpan mobil

"Bagaimana? Apakah kamu menyelesaikan semuanya dengan baik?" tanya Demian pada Haris yang tengah berdiri di depannya.

"Sudah tuan!" jawabnya seraya merogoh saku celananya dan memberikan sebuah flashdisk yang membuat jantungnya berdegup kencang.

"Apa kamu sudah melihatnya?" tanya Demian datar.

"Ma-maaf tuan, saya tidak sengaja membukanya saat tengah memeriksa, saya takut file yang saya bawa bukan yang anda inginkan untuk itu saya dengan lancang memeriksa nya sendiri.." ucap Haris ketakutan setengah mati.

"Maaf tuan saya bersalah, dan saya siap menerima hukuman dari anda.." lanjut haris dengan keringat dingin yang mulai membasahi tubuhnya.

"Sudahlah, ada yang jauh lebih penting daripada menghukum mu!" ujar Demian seraya berjalan melewati asisten nya, yang langsung disusul pula olehnya.

"Cari tahu siapa saja yang terlibat, rasanya preman tengik tidak mungkin anggota kartel besar.." ucap Demian memberikan titah pada asisten nya.

"Baik tuan, saya akan mencari tahu semuanya, terimakasih telah memberikan keringanan untuk saya..."

"Its okey, kamu bukan hanya bawahan ku..." ucap Demian menepuk pundak Haris lalu masuk ke dalam lift yang sudah di tekan oleh Haris.

"Selamat malam tuan..." ucap Haris setelah mengantar atasannya sampai ke dalam lift.

"Hmmm..."

Tinggg

Pintu lift tertutup, Demian mulai naik ke atas dengan lift yang dinaikinya, dan Haris bergegas pergi untuk kembali mengerjakan sesuatu yang dimintai oleh atasannya.

Sedangkan di tempat lain, di sebuah kamar hotel seorang pria tengah mendesah memadu kasih dengan wanita yang sudah beberapa kali naik keranjangnya.

Jack, seorang pecinta satu malam dan sekali pakai, kini ia malah ketagihan bermalam dengan wanita yang kehilangan keperawanan nya olehnya saat mabuk.

Maspupah, seorang pelayan club malam xxx dan salah satu teman Hajeera, wanita yang saat ini tengah berada di bawah kukungan nya.

Ahhhhhh

Suara desahan panjang mengakhiri malam.panas mereka yang sudah berlangsung setelah beberapa jam, entah ini yang keberapa kalinya mereka mencapai klimaks bahkan di dalam mobilpun Jack sempat sempat nya mencapai klimaks setelah menurunkan Livia di depan gerbang rumahnya, ia yang tidak tahan berlama lama dengan maspupah berduaan tak bisa menahan keinginannya hingga terpaksa melakukan hal tak senonoh di dalam mobil

"Aku takut ..." ucap maspupah setelah mengakhiri malam panjang mereka.

"Hmm? Apa yang kamu takuti?" tanya Jack lembut, padahal jika bertemu di club mereka bak orang asing yang tak pernah saling menyapa.

"Aku yakin kamu tidak akan hamil, pertama karena aku melakukan vasektomi, dan kedua kamu pun selalu meminum pil nya, jadi tidak ada yang perlu kamu takuti..." ucapnya menenangkan maspupah, mengelus kepalanya dengan halus lalu memberikan secangkir air putih dan sejuah pil kontrasepsi.

Maspupah tak menunggu lama, ia sudah mengerti, memasukkan pil nya ke dalam mulut lalu meminum segelas air hingga tandas.

"Good..." ucap Jack tersenyum seraya mengecak acak rambut wanita nya.

Ia kemudian berdiri dari tempatnya duduk berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket karena malam panas mereka. Sedangkan Maspupah hanya terdiam termenung meratapi hidupnya yang sudah keluar dari jalur hidup yang sesuai dengan norma agama.

Ternyata benar, syetan begitu lihai menggoda kaum manusia yang tengah berduaan dengan lawan jenisnya, pertama hanya kecelakaan namun akhirnya membuatnya ketagihan. Hubungan tanpa ikatan yang Sah ternyata semendebarkan ini, ia merasa jika hidupnya penuh warna dan cerita tanpa ia sadari ia tengah berada di dalam jebakan syetan yang berupa zina.

Alasannya klasik, ia melakukannya demi masa depannya, padahal masa depan yang di awali dengan dosa tidak akan bertahan lama jika berhasil ia gapai.

"Ya Allah, ternyata hamba semenjijikan ini..."

Maspupah berkata dalam hatinya, menyekak air mata yang mulai membasahi pipinya, menatap tubuh bulatnya di depan cermin hingga sebuah tangan besar melingkar kembali di pinggangnya hingga dirinya terperanjat kaget.

"Astaghfirullah..." pekik nya menatap tangan di perutnya lalu melihat ke arah cermin di depannya yang menunjukkan sosok Jack yang tengah memeluknya dari belakang seraya mengendus-endus leher jenjangnya.

"Jangan mas, badan saya udah capek!" tolak maspupah melepas pelukan Jack yang melingkar di perutnya.

Jack terdiam seraya menatap wajah Maspupah yang berbeda dari biasanya.

"Why? Apa ada yang salah?" tanya Jack panik seketika.

"Apa aku menyakitimu?" tanya Jack lagi yang mendapatkan jawaban gelengan kepala dari maspupah.

"Aku ingin mandi!" jawabnya datar lalu melewati tubuh Jack yang tengah berdiri di dekat sofa yang hanya memakai handuk sepinggang.

Srekkkk

"Jawab aku, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Jack menarik lengan maspupah lalu memojokkan nya ke dinding hingga kini maspupah berada dalam Kungkungan badannya.

Maspupah tersenyum getir, dengan mata memerah hingga tanpa sadar matanya menetes Jan air mata.

"Mungkin kamu gak akan pernah paham, aku merasa jijik pada tubuhku!" jawab maspupah bergetar.

"Why baby? Tubuhmu bagus, mengapa kamu merasa jijik?" tanya Jack bingung dengan wajah mengkerut tak mengerti.

"Bagus? Apanya yang bagus?" tanya Maspupah diiringi senyuman getir.

"Tubuh tidak akan selamanya bagus, saat sudah tua tubuhku akan ikut menua, dan di masa nanti aku mungkin akan menyesal karena pernah melakukan hal yang menjijikan.."

"Maksudmu..."

"Kita selalu melakukan dosa besar, ini zina, hanya karena aku butuh kekuatan mu agar aku bisa lulus sekolah dan belajar di universitas baik aku sampai rela naik keranjang mu berkali kali, perbuatan ini dosa dan aku malu karena aku merasa tak bersalah atas dosa yang telah aku lakukan"

"Aku ingin bantuan mu, karena dunia ini benar benar sulit di gapai hanya karena aku putri dari keluarga miskin, namun sayang ketika aku ingin menggapai duniaku, aku harus rela jadi wanita panggilan mu!" ucap maspupah dengan kepala berdenyut hebat hingga akhirnya ia tumbang begitu saja yang langsung membuat Jack memekik ketakutan.

"Maspupah... Hei, bangun baby!"

"Sayang!!"

Jack panik ia mengangkat tubuh maspupah ke atas ranjang lalu tangannya mengambil ponsel miliknya dan mengetik sebuah nomer rumah sakit.

"Saya butuh bantuan anda, teman saya pingsan karena syok dan kelelahan.." ucapnya setelah panggilan miliknya tersambung.

Sembari menunggu dokter, ia memakaikan pakaian untuk menutupi tubuh maspupah yang tak memakai pakaian sehelai benang pun.

Pikiran kembali pada setiap ucapan yang keluar dari mulut maspupah, seolah wanita nya keberatan jika naik keatas ranjang nya, namun seingatnya ia tak pernah meminta apapun pada maspupah, ia hanya meminta maspupah agar memanfaatkan miliknya untuk keperluannya sendiri.

Entahlah maksud maspupah apa ia yang berjiwa ons tidak mengerti dengan ucapan yang keluar dari mulut maspupah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!