NovelToon NovelToon
Menikahi Teman Sendiri

Menikahi Teman Sendiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: riena

18 +

Brian, Ali dan Wisnu membawa ketiga teman perempuan mereka sendiri dan memperkenalkannya sebagai calon istri kepada orang tua mereka demi menghindari perjodohan.

Sementara para orang tua tahu jika mereka semua yang merupakan tetangga sekompleks perumahan adalah cuma sekedar teman.

Pernikahan diatur sedemikian rupa oleh orang tua mereka untuk mewujudkan permainan yang dimulai oleh anak anak mereka sendiri.

Bagaimana ketiga pasangan menjalani pernikahan yang terasa aneh itu ?


Ig.rii.ena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Tongkat ajaib pemberian mertua.

Kedatangan Jeng Wati dan mbak Ana membuat ketiganya tidak mempunyai aba aba untuk bersiap siap, bagaimana tidak ? Keasyikan ngobrol tentang cara membuat tanda kemerahan di leher Wisnu, dan Amira yang sangat penasaran dengan Riella yang mati matian mempertahankan kerah bajunya agar tidak terbuka, membuat kondisi dapur masih berantakan.

Ketiganya hanya bisa berdiri diam dan sedikit senyum kikuk ketika kedua ibu mertua menerobos masuk.

" Jangan perut saja yang berusaha di isi setiap harinya, tetapi rahim kalian diusahakan segera berisi calon cucu kami "

Mbak Ana mulai buka suara sembari duduk di kursi makan.

" Kalian bertiga sudah tidak bekerja kan ? Nah, jadi tidak masalah kalau kalian kecapean setiap malam " Jeng Wati ikut menambahi

Riella, Fifi dan Amira saling pandang lalu ikut duduk bersama mertua, sedikit kurang nyambung ke mana arah pembicaraan.

" Ini jamu diseduh dan diminumkan pada suami kalian satu jam sebelum pertempuran di mulai "

Mbak Ana menyodorkan tiga bungkus jamu kuat lelaki di hadapan ketiganya.

Riella, Fifi dan Amira melotot ngeri membayangkan, eh memandang cover depan pembungkus jamu.

" Kalau yang ini di oleskan sebelum kamu naik ke atas ranjang biar, huh...." Jeng Wati mengibas ngibaskan telapak tangannya seakan kepanasan lalu cekikikan.

Tangan Fifi meraih kotak persegi panjang dan membukanya, sebesar dan seukuran lipstik, tetapi seperti batu atau kapur barus, tidak bening tetapi buram berwarna hijau lumut.

" Ini dioles ke bibir Bu ? " Tanya Amira polos

" Ih enggak Mi, nih lihat ! Banyak di jual online dan kamu baca khasiatnya "

Mbak Ana menyodorkan ponselnya.

Amira dan Fifi membacanya secara bergantian, lalu disodorkan pada Riella agar membaca khasiat dan untuk apa barang barang yang ada di atas meja makan

" Bu, apakah ini perlu ? " Tanya Riella hati hati.

" Perlu, usia kalian semua sudah cukup matang untuk segera memiliki anak , dengan menggunakan ini, kalian semua biar tidak mengenal capek, jadi terus bekerja keras agar bisa segera hamil "

Mbak Ana menjawab lugas.

Tidak mau dibilang menantu yang suka membantah, ketiganya menerima jamu dan tongkat ajaib dengan sedikit berat.

Di dalam hati, setelah ibu mertua pulang, barang barang aneh itu akan berakhir di tong sampah atau diletakkan di atas lemari yang paling atas, kalau perlu diatas genteng biar tidak akan terlihat jejak jejak keberadaannya.

Untungnya mbak Ana dan Jeng Wati tidak terlalu lama berada di kediaman anak dan menantu mereka jika tidak....Entah tips apa lagi yang akan keduanya berikan kepada ketiga menantu.

******

" Ibu bilang apa tadi " Tanya Ali mewakili Brian dan Wisnu, ketika ketiganya makan siang.

Riella bingung mau menjawab apa, barang barang ajaib yang dititipkan ibu mertuanya sudah disingkirkan jauh jauh.

Mereka tidak membutuhkan energi pendukung seperti itu.

Mereka bertiga ingin semua berjalan sewajarnya saja.

" Rie "

Ali menghentikan kunyahannya.

" Gak ada, cuma obrolan sesama perempuan "

Fifi dan Amira menghembuskan napas lega karena Riella menjawab dengan sangat tepat.

" Fi, habis makan bisa kita ulang yang tadi malam "

Bisik Wisnu pelan.

Fifi yang sedang menelan makanannya tersedak.

Cepat Wisnu memberikan minum.

" Nu, kan Kenyang baru makan "

" Jangan banyak banyak makannya ! Anggap saja olah raga membakar kalori, hitung hitung pengganti senam aerobik mu hari ini "

Wisnu memberikan alasan

Setelah ketiganya berhenti bekerja, Riella, Amira dan Fifi memang hampir setiap hari melakukan senam Zumba, aerobik, kegel dan body language di depan televisi, mengikuti gerakan yang diputar pada CD player.

" Ini masih siang Nu, kau kan masih harus kembali ke bawah "

" Gak ada bedanya siang atau malam, Fi. Ada Brian dan Ali kan ?

Ayolah Fi ! Dosa lho tidak melayani keinginan suami, aku pernah mendengar salah satu Ustadz mengatakan, jika suami sedang menginginkan, diatas pelana onta

pun harus dilayani "

" Susah dong Nu, kalau harus diatas pelana onta ? "

Suara Fifi sedikit keras membuat Brian, Ali, Amira dan Riella melihat ke arah Fifi dan Wisnu.

Fifi nyengir, Wisnu cuek.

" Mau ya Fi ! Ya ya ya "

Wisnu merayu rayu lucu.

Membuat Ali dan Brian menaikkan sebelah alis mereka.

" Aku akan mentransfer lebih ke rekening mu untuk bulan ini dari bulan kemarin "

Wisnu mengiming imingi Fifi.

Fifi terlihat berpikir, sebenanya itu kewajiban dia sebagai seorang istri, tetapi kalau mendapatkan bonus ? Bukankah itu jackpot namanya ?

" Benar ya ? Kalau bohong, tidak aku kasih jatah sebulan lho ? "

Ancam Fifi.

" Tetapi seperti tadi malam ya dan seminggu berturut turut "

Senyum mesum Wisnu mulai terbit.

Ali dan Brian mulai curiga dengan bisik bisik Fifi dan Wisnu.

Apalagi melihat senyuman menjijikkan di bibir Wisnu.

" Kenaikannya berapa persen ? "

" Tiga puluh persen "

" Kau pelit sekali, tambahin ! "

Fifi mencebikkan bibirnya.

Ketika masih bekerja, Fifi menginginkan sebuah kalung berbandul oval yang sangat cantik berwarna hijau muda yang di pajang di etalase salah satu toko perhiasan di Mal tempat Ketiganya bekerja.

Bentuk liontin itu masih tergambar dengan jelas dalam pikiran Fifi, kalaupun sudah dibeli oleh orang lain, ia bisa meminta dibuatkan dengan model baju sama.

Zaman sekarang apa yang tidak bisa ? Ada uang ada barang.

Tabungannya belum cukup untuk membelinya, kalau membelinya dari jatah bulanan yang diberikan Wisnu, tidak mungkin karena terancam biaya pengeluaran rumah tangga.

" Lima puluh persen "

Fifi membuat penawaran, kali ini keduanya tidak berbisik-bisik.

Riella, Amira, Ali dan Brian bisa mendengarkan tetapi tidak tahu kemana arah pembicaraan sebenanya.

Wisnu berpikir dan menghitung, tidak ada salahnya memberikan lebih pada istrinya sendiri, bukankah jika seorang suami membahagiakan istrinya, lalu sang istri senang, maka Alloh akan melebihkan rezeki baginya ?

Ingat itu Wisnu menganggukan kepalanya.

" Oke, hitungan di mulai dari nanti malam, tapi siang ini bonus "

Wisnu tersenyum smirk.

" Nu "

Fifi sebal melihat Wisnu yang licik.

" Lima puluh persen banyak lho "

Wisnu mulai melancarkan rayuannya.

Fifi memutar bola matanya malas, gara gara mempraktekkan apa yang pernah ditonton Fifi, Wisnu jadi ketagihan.

Fifi berniat akan mengambil kembali tongkat ajaib ( Kata iklannya ) Ditempat ia menyembunyikan barang barang pemberian mertuanya tadi

Brian dan Ali semakin semakin sebal dengan omongan absurd keduanya.

Wisnu segera menyudahi makannya.

" Fi, aku menunggumu ! "

Ujar Wisnu mengedipkan matanya genit

Riella dan Amira terkikik geli melihat tingkah Wisnu yang kementelan.

Wajah Fifi memerah.

Brian dan Ali melongo menatap Wisnu yang melenggang naik ke lantai atas bukan turun ke bawah kembali berkerja.

Bisa menduga Wisnu dan Fifi akan melakukan apa.

*****

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

1
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼
Ulil Baba
dua bulan 🤔🤔
Siti Sofia
aduh gusti ampun /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Siti Sofia
untung ganteng ...kalo gak di keplok pake sendal tuh si ali 🤦‍♀️🤦‍♀️
Siti Sofia
mbak ana kena batunya /Joyful//Joyful/
Siti Sofia
astagoy ...ngakak aku /Facepalm//Facepalm/
Siti Sofia
si wisnu sekalinya dapet langsung full service ,,,,kereeen👍🏿👍🏿👍🏿
Siti Sofia
Luar biasa,alurnya rapi lucu realistis ,suka lah pokok nya karya kk rie selalu suka
Siti Sofia
Lumayan
Siti Sofia
rasain
Siti Sofia
tamu gak ada akhlak memang si alli ,,,bobol gawang pertama di rumah orang 🤦‍♀️🤦‍♀️ tapi emang bawaan perkebunan gituh sih vibes nya pengen yg anget anget pasti
Siti Sofia
brian suhu gess
Siti Sofia
kebayang nyengirnya .../Facepalm//Facepalm/
Siti Sofia
aneh memang tapi kadang hidup sebecanda itu sih ...🤦‍♀️
Siti Sofia
itu mah besanan namnya ....hadeeeuh ada ada aja 🤣
Siti Sofia
padahal byanganku artis turkey atau malaysia hadeeuh yg nongol oppa oppa ...😊😊
Ran Aulia
aduh Wisnu bikin ngakak terus 😂😂😂
Ran Aulia
baca taelan lagi , lAngsung ngakak 😂😂😂😂
Ran Aulia
asli ngakak banget di part inj 😂😂😂😂
Ran Aulia
Luar biasa menghibur ceritanya 😍😍😍😍

terimakasih ya Kak ❤️❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!