NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:58.2k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Sesampainya di rumah setelah menghadiri makan malam di kediaman utama keluarga Romano, Alina langsung meletakkan tasnya di atas sofa. Tubuhnya terasa lelah setelah seharian bekerja sebagai sekretaris Lorenzo, ditambah suasana makan malam keluarga yang membuat pikirannya semakin penuh. Namun, sebelum dia sempat masuk ke kamar, dia teringat satu hal yang harus disampaikan kepada suaminya.

“Lorenzo, sebelum kamu tidur, sebaiknya cuci baju dulu,” ujar Alina sambil melepas sepatu. “Besok pagi-pagi kamu juga harus mempersiapkan sarapan.”

Lorenzo yang baru saja berjalan menuju kamar langsung berhenti. Dia menoleh dengan wajah cemberut karena harus menjalani hukumannya mengerjakan semua pekerjaan rumah.

Namun, hari ini setelah seharian bekerja, menghadapi tumpukan dokumen, memeriksa laporan, menghadiri rapat, dan mengurus berbagai hal di kantor, satu-satunya yang ada di pikiran Lorenzo sekarang hanyalah kasur.

“Besok saja,” jawab Lorenzo dengan suara lelah. “Toh, cuci baju juga pakai mesin cuci.”

Lorenzo berjalan dengan langkah lunglai menuju kamar.

Alina menyilangkan kedua tangannya di depan dada. “Kamu juga sekarang yang bertugas membersihkan lantai, menyetrika, dan memasak.”

Langkah Lorenzo terhenti lagi. Dia menoleh pelan. Namun, bukannya membantah, pria itu justru mengembuskan napas panjang.

“Tidak masalah,” jawabnya pasrah sambil kembali berjalan. “Santai saja. Aku bakal kerjakan semua.”

Alina memperhatikan punggung suaminya. “Bagaimana kalau kamu tidak sempat?”

Lorenzo berhenti di depan pintu kamar. “Aku lelah dan ngantuk,” keluhnya. “Sudah tidak ada tenaga.”

Alina berdecih pelan. Dia sebenarnya tidak bermaksud benar-benar menyiksa Lorenzo dengan pekerjaan rumah. Semua pekerjaan itu sebagian besar memang bisa dibantu oleh alat elektronik. Mesin cuci bisa bekerja sendiri. Robot penyedot debu juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Setrika uap membuat pekerjaan menyetrika jauh lebih mudah, sementara memasak pun bisa dilakukan dengan berbagai alat otomatis. Mereka juga biasa berbagi pekerjaan rumah.

Sejak awal menikah, Lorenzo melarang mereka mempekerjakan orang lain untuk mengurus rumah. Alasannya sederhana. Rumah itu menyimpan banyak barang penting bagi keluarga Romano. Lorenzo tidak mau sembarang orang keluar-masuk dan mengetahui apa saja yang ada di dalamnya. Jadi, selama ini semua pekerjaan rumah mereka lakukan sendiri.

Alina menguap. “Sudahlah. Besok juga masih ada waktu.” Dia kemudian masuk ke kamar.

Lorenzo sudah lebih dahulu berbaring di kasur. Begitu kepalanya menyentuh bantal, matanya langsung terasa berat. Sementara Alina mengambil posisi di sisi lain tempat tidur. Keduanya masih tidur terpisah dengan jarak yang cukup jauh dengan pembatas bantal yang berjajar.

Alina memejamkan mata. Namun, baru beberapa detik kemudian, ingatannya kembali pada percakapan di rumah utama. Ucapan Alessandro tadi kembali terngiang-ngiang.

“Sekarang sudah saatnya kalian memikirkan keturunan Romano.”

Alina langsung membuka mata. Tubuhnya menegang. Dia menatap langit-langit kamar dalam diam.

“Apa yang harus aku lakukan agar bisa hamil?” Pertanyaan itu muncul begitu saja.

Di sebelahnya, Lorenzo yang kesadarannya sudah tinggal sekitar lima puluh persen tiba-tiba membuka mata. Dia menoleh. Alina sedang berbaring menyamping membelakanginya.

Lorenzo terdiam beberapa saat. Kemudian senyum kecil muncul di wajahnya. Dia hampir lupa dengan ucapan ayahnya tadi. Kini, mendengar pikiran Alina, rasa kantuknya perlahan menghilang.

“Alina.”

Tidak ada jawaban.

Lorenzo mendekat sedikit. “Kamu belum tidur, kan?” bisiknya.

“Hmmm...” Alina menjawab dengan suara lemah. “Ini sudah mau ke alam mimpi.”

Lorenzo tersenyum. “Apa kamu lupa dengan perintah Papa tadi?”

Alina mengerutkan kening. “Perintah Papa?”

Wanita itu belum sempat berpikir lebih jauh ketika Lorenzo meraih tubuhnya dan membalikkan posisinya agar menghadap kepadanya. Mata Alina langsung terbuka lebar. Rasa kantuk yang tadi hampir membuatnya tertidur lenyap dalam sekejap. Kalau sebelumnya kesadarannya tinggal seperempat, sekarang rasanya seluruh otaknya menyala bersamaan. Dia menatap Lorenzo dengan wajah campuran antara terkejut, takut, dan belum siap.

Lorenzo justru tersenyum manis. “Ayo, kita buat anak!”

Alina membeku. “Hah?”

Lorenzo masih tersenyum.

“A-apa?” Alina menatap wajahnya beberapa detik. Kemudian dia mengingat sesuatu. “Bukannya tadi kamu bilang sudah ngantuk dan tidak ada tenaga lagi?”

Senyum Lorenzo langsung menghilang. Ucapan itu terasa seperti pukulan telak. Dia baru saja lupa bahwa dirinya sendiri yang mengeluh kelelahan beberapa menit lalu.

“A-aku ...” Lorenzo berdeham. “Energi aku sekarang sudah terkumpul lagi.”

Pria itu kemudian duduk sambil menatap Alina.

Alina ikut memperhatikan perubahan sikap suaminya. Entah kenapa, di bawah cahaya lampu kamar yang redup, senyum Lorenzo terlihat berbeda. Tatapannya juga berbeda.

Alina perlahan mundur. Dalam pikirannya, wajah Lorenzo mendadak seperti sosok pria-pria jahat yang sering dia lihat di film-film.

“Kenapa tatapannya seperti pria mesum begitu?”

Lorenzo semakin mendekat.

Alina menelan ludah. “Jangan-jangan dia benar-benar serius.”

Lorenzo mengulurkan tangan.

Alina langsung panik. “Kyaaaa!” Dia berguling menjauh. “Lorenzo, kamu kerasukan setan!”

Tubuh Alina terus berguling sampai melewati tepi kasur. Dia jatuh ke lantai.

“Aduh!”

“Hah?!” Lorenzo membeku. Matanya membulat. Dia menatap sisi kasur yang sekarang sudah kosong.

Alina terduduk di lantai sambil memegang pinggangnya. Rambutnya sedikit berantakan dan wajahnya masih menunjukkan ketakutan.

Lorenzo memandangi istrinya dengan ekspresi tidak percaya. “Kenapa aku yang dianggap kerasukan?”

Alina menunjuk Lorenzo dari lantai. “Jangan mendekat!”

Lorenzo mengusap wajahnya. Dia benar-benar tidak menyangka ajakannya yang menurutnya sederhana justru membuat istrinya kabur sampai jatuh dari tempat tidur. Dan yang lebih menyebalkan, dia masih bisa mendengar pikiran Alina.

“Ya Tuhan, ini benar-benar bukan Lorenzo yang biasanya!”

Lorenzo menatapnya dengan wajah datar. “Memangnya aku harus seperti apa?”

Alina yang duduk di lantai menatapnya dengan waspada.

***

Semoga hari ini bisa crazy up, ya 🤗

1
Inooy
kamu y Reen mulai nakal kamuu,,kasian tau jantung Alina pasti g bisa d kondisikan gara2 serang ngedadak kamu 😆
Uthie
Kalaauuuuu... ?!???
penasaran niii Thor 😆😍🙏🙏
Inooy
itu kamu tau sendiri,,ada yg udh halal knapa masih ngurusin yg lain..nyesel kan kamu Ren!? 🤦‍♀️
Inooy
ckckck,,mulai curi2 ciuman nih Lorenzo..ketagihan y kamuu 😁
Inooy
waduuuhh, gara2 ciuman kamu ngedadak garang Aal...😆
Inooy
nyesel kan kamu Reen, punya istri selama 3 taun d anggurin..kamu malah sibuk dengan kekasih kamu, yg jelas2 udh selingkuhin kamuuu...😮‍💨
Uthie
Duhhhhh... jadi makin sukkkkaaa BANGETTT sama chemistry mereka 😍😍😍
Eka Haslinda
Kamu kira Alina bahagia dgn pernikahan mereka.. nggaaaakkk.. kamu kira Alina suka sama Lorenzo.. nggaaakkkk 🤣🤣🤣
Inooy
koq y pengen ketawa yaaa,,kamu kaya remaja yg baru kesentuh hati nya oleh seorang pria, Al..klo d dekat nya pasti aj salah tingkah 😁
Esther
Lorenzo bibirmu ada lipstiknnya🤣🤣🤣
Uba Muhammad Al-varo
hadeuh....... Bianca perkiraanmu meleset dikira Alina wanita lemah tak tahunya Badas dan nggak gampang ditindas 😊😊😊
Desifa Juni Raya: ini klanjunjutan nya mana
total 1 replies
ryuka
bagusss.. lucuuu menyenakan baca nya bikin senyum senyum sendirii 😂😂😂
ryuka
kalau apa thooorrr ??? kamu bikin penasaran
ryuka
🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Aidil Kenzie Zie
kalo Lorenzo bercerai dari aku maka dia akan miskin 🤭🤭🤭🤭
Aidil Kenzie Zie
lipstik Alina pindah ke Lorenzo 🤣🤣🤣
Muslimah Adn
maraton dari bab 1 Sampek sekarang kesimpulan ku adalah : terlepas dari suasana humor, kayaknya terlalu cepat baikannya, kenapa gak ada sanksi buat Lorenzo ?
1. dia selingkuh selama pernikahan, berniat menceraikan istrinya demi menikahi wanita lain, membiarkan istrinya diperlakukan semena-mena dikeluarganya, tapi tidak dihargai dirumah, 2.Alin dibuat bertahan 3 tahun dengan suami yang dingin, tidak menghargai istri dan selingkuh dengan pacarnya, sekaligus tekanan dari keluarga suami, tidak punya Sandaran, mengurus rumah dan sekaligus masih bekerja dikantor suami yang mana entah itu privat / disembunyikan.
coba kesampingkan humor tentang membaca pikiran, yg aku tangkap dari rumah tangganya itu semua, rasanya terlalu mudah dimaafin, padahal untungnya cuma Alin gak cinta, dan Lorenzo gak celap celup. sisanya kalo dipikir sakit ya
Muslimah Adn: btw semangat Thor, jangan buat Alin gampang disentuh ya, soalnya kalau sudah hamil, padahal rumah tangganya masih stuck rasanya cuma Alin yg rugi
total 1 replies
Uthie
ditunggu double or more update nya lagii 😍🙏🙏
ros
ceritanya menarik 👍
Inooy
karena kamu mulai menyukai nya,,dn kamu tidak menyadari nyaaa....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!